Dalam pengamatanku, banyak muda-mudi belum tahu kapan saat terbaik untuk pacaran secara islami. Akibatnya, ketika saatnya tiba, kesempatan ini berlalu begitu saja. Aktivitas pacaran mereka malah lebih digiatkan pada waktu-waktu yang bukan saat terbaik.
Sebenarnya, saat terbaik untuk pacaran islami adalah saat puasa (terutama puasa Ramadhan). Mengapa inilah saat terbaiknya? Sebabnya, antara lain:
-
Hakikat pacaran islami adalah menjaga kesucian diri pasangan pra-nikah bagaikan sedang berpuasa. (Lihat Gaul Gaya Rasul, Bab IX, terutama Sub-Bab “Pacaran = Puasa di Musim Panas”.)
-
Allah SWT berfirman, “Dan orang-orang yang belum mampu menikah, hendaklah mereka menjaga kesucian diri mereka, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya. …” (QS an-Nur [24]: 33)
-
Rasulullah saw. bersabda, “… Dan siapa pun belum mampu [menikah], hendaklah ia berpuasa. Sesungguhnya puasa itu merupakan perisai baginya.” (HR Bukhari & Muslim, dari Abdullah bin Mas’ud r.a.)
-
Rasulullah saw. bersabda, “Ketika tiba [bulan] Ramadhan, dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka, dan dibelenggulah semua syetan.” (HR Bukhari & Muslim, dari Abu Hurairah r.a.)
Wallahu a’lam.
Ditulis dalam 1 - Siagakan pelaku