Kecanduan masturbasi: Cara mengatasinya

2008 September 3
by M Shodiq Mustika

ustadz tolong saia ustadz sebelum saia terus melakukannya… berdosakah saia bila saya melakukan hal ini: bila saia kangen sama pacar saia berimaginasi bahwa bantal guling atau kasur seolah pacar saia. sehingga saia memeluk, mencium, ‘mestubui’, aneh memang tapi itulah yang saia lakukan. saia merasakan kepuasan tersendiri saat melakukannya, bahkan sampai ‘tumpah’ dan mesti mandi besar. saia melakukan hal tsb tentunya karena tidak berani melakukan dengan pacar saia. sekian…terimakasih ustadz.

Mengenai hukum onani/masturbasi, sebagian besar ulama mengharamkannya. Sebagian ulama seperti Imam Hanbali dan Ibnu Hazm menghalalkannya. Sedangkan ulama-ulama Hanafiah membolehkannya dalam keadaan “takut berbuat zina” dan “tidak mampu kawin”. (Lihat Halal dan Haram dalam Islam.)

Di sini aku tidak hendak memperdebatkan hukumnya. Aku lebih tertarik untuk mengemukakan solusinya. Cara-cara untuk mengatasi kecanduan masturbasi itu diantaranya sepuluh langkah berikut ini.

1) Yang terpenting, yakinlah bahwa kau mampu mengatasi masalah ini. Kau sudah mampu menahan diri untuk tidak berzina dengan pacarmu, tentulah kau juga mampu menahan diri untuk tidak membiasakan diri melakukan onani.

Untuk memperkuat keyakinan diri itu, biasakanlah diri mengucap dzikir yang relevan, seperti: “Tetapi di sisi Allah-lah tempat kembali terbaik.” (QS Ali ‘Imran [3]: 14)

2) Cari tahulah apa saja keadaan-keadaan dirimu yang memicu dirimu membiasakan diri melakukan masturbasi. Misalnya, kau biasa bermasturbasi setiap kali merasa kesepian, bosan, atau tertekan (stres). Kalau memang begitu, waspadalah dirimu setiap kali berada dalam keadaan begitu.

Dalam keadaan begitu, tanamkanlah kembali keyakinanmu bahwa kau mampu menahan diri untuk tidak membiasakan diri melakukan onani. Atasilah berbagai keadaan yang tidak nyaman itu dengan solusi lain yang tidak bersifat seksual. Misalnya dengan cara berdzikir.

3) Temukanlah sebab-sebab mengapa kau mampu menahan diri untuk tidak berzina dengan pacarmu. Lalu berlakukanlah hal-hal yang relevan dengan kasus kebiasaan masturbasimu. Misalnya, kalau kau mampu menahan diri untuk tidak berzina dengan pacarmu karena kau menghargai dirinya setinggi-tingginya, maka hargailah juga dirimu sendiri setinggi-tingginya.

4) Hindari menyendiri! Selalulah bersama orang lain (yang tidak membangkitkan rangsangan seksual), kecuali bila terpaksa.

Bila terpaksa menyendiri, misalnya di kamar mandi, jangan berlama-lama! Lima menit sudah cukup.


Fabbriciuse learns masturbation

Bila kau membutuhkan waktu yang relatif lama ketika menyendiri (misalnya di kamar mandi) lantaran berbagai aktivitas sekaligus, pisahkanlah aktivitas-aktivitas itu. Jadi, mandi, keramas, gosok gigi, dan lain-lain, hendaknya dilakukan dalam waktu yang tidak bersamaan.

5) Di tempat tidur, singkirkanlah jauh-jauh guling dan barang-barang lain yang dapat kau gosok-gosokkan ke alat kelaminmu. Selain itu, pakailah celana dan baju tertentu yang membuatmu sulit bermain-main dengan alat kelaminmu.

Setiap kali kau merasa nafsu birahimu memuncak di tempat tertentu (misalnya di kamar mandi atau tempat tidur), beranjaklah dari situ. Pergilah ke tampat lain. Temuilah orang-orang, ngobrollah tentang apa saja yang jauh dari rangsangan seksual.

6) Di mana pun, hindari pornografi atau pun yang semi porno. Jagalah pandangan mata dan pendengaran telingamu dari segala yang membangkitkan birahi.

7) Setiap kali bangun tidur, segeralah bangkit dengan penuh antusias. Jangan bermalas-malasan.

8) Sibukkanlah dirimu dengan berbagai aktivitas yang kau sukai dan jauh dari rangsangan seksual. Utamakanlah aktivitas yang dilakukan bersama orang lain.

Misalnya, kau suka membaca buku dan main catur. Ketika kau merasa nafsu seksualmu bangkit alias terangsang, lebih baik main catur bersama orang lain daripada membaca buku sendirian.

9) Sibukkanlah juga pikiranmu dengan berbagai hal yang kau sukai dan jauh dari rangsangan seksual.

10) Bila perlu, mintalah bantuan profesional dari ahlinya, seperti psikolog dan psikiater.

69 Tanggapan leave one →
  1. 2008 September 4

    hm…m…m..m ” sampai segitunya…”

  2. 2008 September 4

    terima kasih pak atas jawabannya
    ternyata apa yang saia lakukan sama dengan onani ya
    saia kira berbeda sehingga saia terus melakukannya
    sekali lagi terima kasih pak ustadz

  3. 2008 September 5
    sisuma permalink

    argumentnya profesional sekali, seperti sudah pengalaman saja..
    padahal gampang klu mau menghindar dari hal yang tidak bermanfaat, selalu sibukkan dirimu dengan membaca dan mengkaji Al-qur’an, beres..!!!

  4. 2008 September 6

    bagus it memang solusi yg tepat. trima kasih

  5. 2008 September 6
    Rini Oktavia permalink

    sibukkan diri dengan aktivitas positif dan banyak bergerak. Dan seringlah mengingat Allah

  6. 2008 September 6
    MNR permalink

    detil sekali pejelasananya…
    Tapi kenapa ada gambar orang yang mandi yaaaa hem…..

  7. 2008 September 7

    nonton film SUPERSTAR,
    makes you feel stupid kalo sampe masturbasi.
    hahaha…

  8. 2008 September 8
    AlvinTardy permalink

    Shaum/shiyam (puasa) ok juga.

  9. 2008 September 9
    virna permalink

    pak ustadz, saya masturbasi sejak kls 1 smp, sekarang saya sudah kuliah, dan sulit sekali menghentikan kebiasaan ini, bapak ada alamat pesantren / pengobatan untuk terapi kebiasaan saya ini?, saya bingung mau curhat ke mana, karena saya wanita..

  10. 2008 September 11

    kuk bisa sape bgitu

  11. 2008 September 12

    tapi, tetep susah paak…

  12. 2008 September 16

    @ Virna
    Di semua pesantren diajarkan cara-cara mengendalikan segala hawa nafsu, termasuk nafsu birahi. Walau yang kusarankan adalah pesantren yang dikelola oleh orang Muhammadiyah, boleh-boleh saja kau pilih pesantren lain.

    @ Nyurian
    Yach emang gak mudah. Namanya juga kecanduan. Perlu upaya keras untuk mengatasinya.

  13. 2008 September 19
    cew_gila permalink

    Pak uztazah sya jg gk bsa brenti2 sampe udh sumpah serapah g akn masturbasi lg tpi tetep aj tdi masturbasi..

  14. 2008 September 23

    cara yang paling mudah adalah membuat tubuh ini tidak berdaya..
    gmana caranya?
    gampang :)
    1. tidak makan; jadi kurangi makannya..
    2. olahraga; banyakin olahraga biar sehat..
    3. banyak pikiran..

    silahkan dicoba

  15. 2008 September 24

    3. banyak pikiran..
    (asal bukan pikiran masturbasi mlulu) hehehe….

  16. 2008 September 25

    waduh…..
    teorinya sih gampang tapi….
    prakteknya yang sulit……
    gimana nih?

  17. 2008 September 30
    soraya permalink

    aku juga kecanduan masturbasi nih, awalnya dulu sih iseng-iseng, sekarang aku hampir tiap hari lakuin itu. sudah dicoba dengan olah raga, membaca, tapi hal tersulit kalau mau pergi tidur, pasti ngga tahan buat lakuin lagi.. tolongin dong..

  18. 2008 Oktober 1
    giyztar permalink

    hmmm..masturbasi seperti narkoti ya bikin kecanduan hiiii

  19. 2008 Oktober 2
    Zain Abdillah permalink

    Assalamu’alaikum… Seseorang tidak bisa dianggap sesat karena satu hal hasil pemikirannya saja. Untuk masalah masturbasi, sy mendukung apa yang dikatakan Pak Shadiq. Namun, untuk urusan yang lebih kompleks yaitu Pacaran Islami, saya betul-betul menentangnya! Pak Shadiq, tnggalkanlah pikiran Moderat-liberal Anda. Sy khawatirkan suatu saat Bpk akn menghalalkan masturbasi sebagaimana penganjuran ahli kesehatan modrn bhwa mstrbasi itu sehat. Bagaimanapun, akan terkuak kbnaran Islam ttg pelarangan masturbasi

  20. 2008 Oktober 2
    AM Putra permalink

    Mendefinisikan ‘cara mengatasi kecanduan masturbasi’ bisa membuka beberapa tafsiran, terutama pada kata ‘mengatasi’: apakah ini berarti menghentikan sama sekali? Atau lebih menekankan pada mengurangi kekerapan sebuah kegiatan? Karena seturut pengakuan si Fulan ini dia hanya menyatakan seperti apa cara bermasturbasinya, dan BUKAN seberapa kerap dia melakukan masturbasi. Jadi kurang tepat judul ini kalau menggunakan termin ‘kecanduan’. Terima kasih.

  21. 2008 Oktober 2

    saya pengalaman masturbasi. Tapi kemudian aku berusaha berhenti. Dengan jalan:
    1. Hilangkan gambar porno di kamar, walaupun berat tapi [paksakan]
    2. Lakukan pus up 1 kali jika melakukan masturbasi. JIka dua kali ya push up 2 kali
    3. Mulai dari yang kecil dulu… mungkin sehari biasanya masturbasi 4 kali sekarang kurangi jadi 3 kali gitu terus. Kalo dulu setiap 1 minggu sekali sekarang coba 2 minggu sekali. kalo udah berhasil lakukan peningkatan terus menerus. Dan keep positif. Bahwa masturbasi tidak dosa. Ingat masturbasi tidak dosa. Itu menunjukkan bahwa kita sudah dewasa dan butuh kreatifitas lebih agar waktu kita lebih banyak untuk hal lain. Oke…semangat terus. NIkamati aja masturbasi itu

  22. 2008 Oktober 3
    Ali permalink

    Masturbasi?Weleh weleh weleh,sdah lama pngin stop tp susah bnget.Saranku->perbanyak cari bacaan bacaan tentang hukum masturbasi dalam islam.Lmyan mnjur uey :)

  23. 2008 Oktober 3
    Ali permalink

    Masturbasi?Weleh weleh weleh..Sdah pngin brhnti susah bnget.Saranku->>perbanyak cari bacaan2 tntang hukum masturbasi dalam islam.Lmyn mmbntu uey.Kl kt msih tkut dosa :)

  24. 2008 Oktober 18

    sebaiknya qt banyak2 shaum. diantaranya shaum senin kamis ataw shaum yang di lakukan oleh nabi Daud as. mgkn tu dapat terhindardari hal2 yg berbau nafsu birahi. dekatkan diri qt dgn ibdh.

  25. 2008 Oktober 20
    ayat2 cinta Ω permalink

    emang berat sekali yah rasanya untuk tidak melakukan nya lagi ( ato mungkin karna saya sudah janda)….,saya sudah berusaha untuk tidak,..tapi semua yg saya lakukan sia2,bahkan dengan mendengaenya pun saya sudah terbayang enaknya,…
    ya allah tolong saya tidak berdaya dengan apa yang saya rasakan saat ini, tolong kalo ada yg bisa kasi solusi terbaik call me +6281318599558

  26. 2008 Oktober 20
    oink permalink

    mau dunk..

  27. 2008 Oktober 21
    KecanduanBerat... permalink

    Thx bgt saranya…
    Akan saya coba!!

  28. 2008 Oktober 24
    abdullah permalink

    TERJERAT KEBIASAN BERONANI/MASTURBASI

    Oleh
    Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan

    Pertanyaan.
    Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan ditanya : Saya seorang pelajar muslim (selama ini) saya terjerat oleh kabiasaan onani/masturbasi. Saya diombang-ambingkan oleh dorongan hawa nafsu sampai berlebih-lebihan melakukannya. Akibatnya saya meninggalkan shalat dalam waktu yang lama. Saat ini, saya berusaha sekuat tenaga (untuk menghentikannya). Hanya saja, saya seringkali gagal. Terkadang setelah melakukan shalat witir di malam hari, pada saat tidur saya melakukannya. Apakah shalat yang saya kerjakan itu diterima ? Haruskah saya mengqadha shalat ? Lantas, apa hukum onani ? Perlu diketahui, saya melakukan onani biasanya setelah menonton televisi atau video.

    Jawaban
    Onani/Masturbasi hukumnya haram dikarenakan merupakan istimta’ (meraih kesenangan/kenikmatan) dengan cara yang tidak Allah Subhanahu wa Ta’ala halalkan. Allah tidak membolehkan istimta’ dan penyaluran kenikmatan seksual kecuali pada istri atau budak wanita. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

    “Artinya : Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki” [Al-Mu’minun 5-6]

    Jadi, istimta’ apapun yang dilakukan bukan pada istri atau budak perempuan, maka tergolong bentuk kezaliman yang haram. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberi petunjuk kepada para pemuda agar menikah untuk menghilangkan keliaran dan pengaruh negative syahwat.

    Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam besabda.

    “Artinya : Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian telah mampu menikah, maka hendaklah dia menikah karena nikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Sedang barangsiapa yang belum mampu maka hendaknya dia berpuasa karena puasa itu akan menjadi tameng baginya” [1]

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi kita petunjuk mematahkan (godaan) syahwat dan menjauhkan diri dari bahayanya dengan dua cara : berpuasa untuk yang tidak mampu menikah, dan menikah untuk yang mampu. Petunjuk beliau ini menunjukkan bahwa tidak ada cara ketiga yang para pemuda diperbolehkan menggunakannya untuk menghilangkan (godaan) syahwat. Dengan begitu, maka onani/masturbasi haram hukumnya sehingga tidak boleh dilakukan dalam kondisi apapun menurut jumhur ulama.

    Wajib bagi anda untuk bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan tidak mengulangi kembali perbuatan seperti itu. Begitu pula, anda harus menjauhi hal-hal yang dapat mengobarkan syahwat anda, sebagaimana yang anda sebutkan bahwa anda menonton televisi dan video serta melihat acara-acara yang membangkitkan syahwat. Wajib bagi anda menjauhi acara-acara itu. Jangan memutar video atau televisi yang menampilkan acara-acara yang membangkitkan syahwat karena semua itu termasuk sebab-sebab yang mendatangkan keburukan.

    Seorang muslim seyogyanya (senantiasa) menutup pintu-pintu keburukan untuk dirinya dan membuka pintu-pintu kebaikan. Segala sesuatu yang mendatangkan keburukan dan fitnah pada diri anda, hendaknya anda jauhi. Di antara sarana fitnah yang terbesar adalah film dan drama seri yang menampilkan perempuan-perempuan penggoda dan adegan-adegan yang membakar syahwat. Jadi anda wajib menjauhi semua itu dan memutus jalannya kepada anda.

    Adapun tentang mengulangi shalat witir atau nafilah, itu tidak wajib bagi anda. Perbuatan dosa yang anda lakukan itu tidak membatalkan witir yang telah anda kerjakan. Jika anda mengerjakan shalat witir atau nafilah atau tahajjud, kemudian setelah itu anda melakukan onani, maka onani itulah yang diharamkan –anda berdosa karena melakukannya-, sedangkan ibadah yang anda kerjakan tidaklah batal karenanya. Hal itu karena suatu ibadah jika ditunaikan dengan tata cara yang sesuai syari’at, maka tidak akan batal/gugur kecuali oleh syirik atau murtad –kita berlindung kepada Allah dari keduanya-. Adapun dosa-dosa selain keduanya, maka tidak membatalkan amal shalih yang terlah dikerjakan, namun pelakunya tetap berdosa.

    [Al-Muntaqa min Fatawa Fadhilah Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan IV/273-274]

    [Disalin dari Majalah Fatawa Volume 11/Th I/14124H-2003. Alamat Redaksi Islamic Center Bin Baz, Karanggayam, Sitimulyo, Piyungan-Bantul, Yogyakarta]

  29. 2008 Oktober 24
    abdullah permalink

    Soal Jawab: Kiat Membuang Pikiran Kotor
    Kategori: Tazkiyatun Nufus

    Pertanyaan:

    Assalamu’alaikum,
    Ustadz, saya ingin bertanya: Bagaimana caranya untuk menghilangkan pikiran kotor? karena hal itu membuat saya tidak bisa konsentrasi dalam belajar. Apakah saya harus diruqyah? dan apakah saya harus segera menikah? terima kasih. Wassalamu’alaikum.

    Jawaban Ustadz:

    ‘Alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,
    Cara untuk menghilangkan pikiran kotor dapat dilakukan dengan beberapa hal
    berikut:

    Pertama,
    Menjauhi segala sebab yang dapat menimbulkan hal tersebut seperti menonton film, membaca cerita porno atau berita tentang terjadinya pemerkosaan, begitu juga melihat gambar porno, serta menjaga pandangan dari melihat wanita (apa lagi di negeri kita porno aksi sebagai santapan yang biasa dinikmati), semoga Allah melindungi kita dari fitnah wanita dan fitnah dunia.

    Kedua,
    Mengambil pelajaran dari kisah para nabi atau orang sholeh yang mampu menjaga diri ketika dihadapkan kepada fitnah wanita, seperti kisah nabi Yusuf ‘alaihissalam, betapa beliau saat digoda oleh wanita yang bangsawan lagi cantik, tapi hal itu tidak mampu menebus tembok keimanan beliau, bahkan beliau memilih untuk ditahan dari pada terjerumus ke dalam maksiat.

    Ketiga,
    Ingat akan besarnya pahala diri di sisi Allah yang dijanjikan bagi orang yang mampu menjaga kehormatan diri sebagaimana yang disebutkan dalam hadits tujuh golongan yang akan mendapat naungan dari Allah pada hari yang tiada naungan kecuali naungan Allah disebutkan di antaranya adalah seorang pemuda yang diajak untuk melakukan zina oleh seorang wanita cantik lagi bangsawan, anak muda itu menjawab: “Aku takut pada Allah”. Di samping mengingat tentang balasan yang akan diterimanya dalam surga yaitu bidadari yang senyumnya berkilau bagaikan cahaya, silakan baca bagaimana kecantikan bidadari yang diceritakan Allah dalam Al Quran.

    Keempat,
    Ingat betapa besarnya azab yang akan diterima bagi orang yang melakukan zina silakan baca ayat-ayat dan hadits-hadits yang mengharamkan zina, seperti yang disebutkan dalam hadits bawa para pezina akan diazab dalam gerbong yang berbentuk kerucut, yang arah kuncupnya ke atas di bawahnya dinyalakan api bergelora dan membara, mereka melayang-layang dalam gerbong yang berbentuk kerucut tersebut karena disembur api dari bawah, tapi tidak bisa keluar karena lobang atas gerbong itu sangat kecil. Mereka berteriak dan memekik sekuat-kuatnya, sehingga pekik satu sama lainnya pun menyiksa. Semoga Allah menjauhkan kita dari api neraka.

    Kelima,
    Menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, jangan banyak menyendiri dan berkhayal. Di samping selalu berdoa kepada Allah supaya dihindarkan dari berbagai maksiat.

    Keenam,
    Bila memiliki kemampuan untuk berkeluarga ini adalah jalan yang paling terbaik yang dianjurkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, bila tidak mampu maka usahakan berpuasa Senin Kamis, wallahu a’lam.

    ***

    Penanya: Dian
    Dijawab Oleh: Ustadz Dr. Ali Musri
    dicopy-paste dari http://muslim.or.id/

  30. 2008 November 4
    biBLIO_GRAFIe permalink

    Yuup…banyak hal yang ternyata harus kita kaji ya…,
    ustadz, apakah onani/masturbsi, merupakan hadast besar yang apabila setelah melakukakannya harus mandi besar? atau cukup berwudhu saja?

    syukron

  31. 2008 November 4
    samson_cantik permalink

    yahhh.pengennya seh cepet nikahhhhhhhh???!!!!!! btw calonnya nggak ada tuh………….,

    dah jaga diri,

    doapun dah meluncur

    .tapi belum ada satupun yang melamur tuh!!!!!!!!!!lah terus masa’puasa terus.

    gimana duoooooooooooooong??/

  32. 2008 November 5

    @ biBLIO_GRAFIe
    Jawabannya baru saja kupajang di artikel “Usai onani, haruskah mandi besar?

    @ samson_cantik
    Yang melamar itu nggak harus pihak lelaki. Pihak perempuan pun boleh “melamar” lebih dulu (atau minta dilamar). Kalau memang ada pria yang kau suka untuk jadi suamimu, nggak usah menunggu dilamar. “Lamar”-lah dia!

  33. 2008 Desember 3
    Aan pTA permalink

    G!Mana ya,,, cara ngatasin supaya kita gak masturbasi lagi???

  34. 2008 Desember 10
    beJO permalink

    wah banyak juga ya yg kena jeratan masturbasi, taunya cuman aku seorang… huuh mw berhenti susahnya minta ampun euy…. tp saran dan masukan dari diskusi2 ini sgt membantu, q takut pada Allah. Mulai saat ini sampai kapanpun q akan menghentikan masturbasi. semoga Allah menjaga hamba-Nya dari segala keburukan.

  35. 2008 Desember 20
    Taufik permalink

    Alhamdulillah, jazakumullahi katsiron pada temen2 dan para ustadz yang telah memberi pencerahan terhadap masalah ini…….semoga ALLAH SWT mengampuni dosa2 kita yang telah telah kita lakukan sebelum tau akan akibat yang akan kita terima bila masih melakukan kemaksiatan.

  36. 2009 Januari 2

    Ya Allah,, semoga kita dihindarkan dari kemaksiatan masturbasi. Nasihatnya alhamdulillah lengkap. Intinya ma banyak aktifitas, olahraga mungkin

  37. 2009 Januari 4

    Assalam……..
    Masturbasi/Onani, wah ngeri juga dengan kayak gitu, namun jika diri kita telah tau manfaat dan akibatnya, mending jauhi hal itu dengan kegiatan organisasi saja atau ikut kegiatan olahraga,
    Wassalam……….

  38. 2009 Januari 5

    Absen Pacaran dulu dah, biar nafsunya ngedrop gitu, biz klo lg deket2 pacar aura nafsunya jd menggebu-gebu, wek wek wek……..

  39. 2009 Januari 6
    Dedi Hz permalink

    ONANI adalah Kesalahan tangan dan otak serta hati anda sendiri!!!!!!! anda pasti BISA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  40. 2009 Januari 9

    Tulisan yang bagus dan solutif bung.. tetap berkarya untuk amal sholeh kita …

  41. 2009 Januari 12
    C. M. Putra permalink

    Asslmkm…..alhamdulillah tenyata inilah jawaban yang aku cari selama ini, mulai dari SMP saya sering banget ngelakuin itu……udah banyak sumpah untuk tidak ngelakuin itu, tapi tetep ja gak berhasil….tapi,alhamdulillah sekarang sudah ada jawabannya……doain ya,smoga saran pak ustadz bisa saya jalankan…amin

    ALLAHU AKBAR…^_^

  42. 2009 Januari 25
    riq riq permalink

    ayoo…kamu BISAAA..!!!!
    JIHADDD broo.. sis..!!!

  43. 2009 Januari 28

    ass.wr..wb.. apa ya…? nikah aja..?

  44. 2009 Januari 29
    ipoel permalink

    Saya sudah lama berhenti onani,… efeknya, saat ini saya jadi tidak mudah terangsang.

  45. 2009 Januari 31

    q jg sring….ngelakuin..kya gtu..boz……
    tp krng da ga brkrng…
    ya…
    lama2…q jg jd bosen..tu ngelakuina..
    jd…ikutinnja tu pesa2 dia tas..
    mudah2an sukses ya bozzzzzzzzzz….

  46. 2009 Februari 2

    Bahaya juga atuh…

    Pustaka Eidariesky
    http://eidariesky.wordpress.com

  47. 2009 Februari 4
    Vever permalink

    Wah gimana ya…bingung juga ya..mempersibuk diri aja entar juga lama2x ilang sendiri. .gitu

  48. 2009 Februari 5
    ahmadz permalink

    trimz

  49. 2009 Februari 9
    malu ah.. permalink

    Saya juga..apa ya???bingung,marah,malu,judegh,sedih,takut,pokoknya semua nyampur

  50. 2009 Februari 9
    putra permalink

    banyakan gabung2 deh…….trus jangan sampe lho mrsa kesepian.
    kalo mrsa kesepian cpat2 cari yang rame deh,,,,

Lacak Balik & Ping Balik

  1. Bersuara sexy berdosakah? « Pacaran Sehat
  2. Usai onani, haruskah mandi besar? « Muslim Moderat
  3. Aktivis dakwah kecanduan VCD porno & onani haruskah segera nikah? « Tanazhur PraNikah
  4. MOTIVASI | RENUNGAN | Kecanduan Masturbasi Onani Coli & cara mengatasi kebiasaan tsb | YauHui.net
  5. Usai onani, haruskah mandi besar? « Panduan Shalat

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS