Ayat-Ayat Mesra (buku pertama panduan pacaran islami)

Alhamdulillah. Telah terbit buku pertama yang berisi panduan pacaran islami. Sebelum ini, belum pernah ada buku yang menguraikan dengan rinci bagaimana melakukan pacaran secara islami. Buku-buku terkait sebelumnya barulah sebatas mengungkapkan ada-tidaknya pacaran dalam Islam.

Sebelum baca isinya keseluruhannya, kau ingin tahu lebih dahulu gambaran isinya? Silakan simak naskah “Kata Pengantar”-nya, yaitu “Mesra Tanpa Zina“. Adapun daftar isinya adalah sebagai berikut.

1. Perlukah Rahasiakan Cinta
1.1. Buat Apa Sembunyikan Cinta
1.2. Cinta Bukanlah Aib
1.3. Cinta Tersembunyi Yang Terpuji
1.4. Kalau Berusaha Lenyapkan Cinta

2. Perlukah Pamerkan Cinta
2.1. Buat Apa Banggakan Cinta
2.2. Cinta Yang Terhormat
2.3. Pameran Cinta Yang Tercela
2.4. Kalau Mengumbar Ekspresi Cinta

3. Langsung Mesra
3.1. Jangan Sia-Siakan Kesempatan
3.2. Manfaatkan Isyarat Mata
3.3. Manfaatkan Isyarat Lisan
3.4. Perhatikan Tanggapan Si Dia

4. Mesra Terus
4.1. Mahadaya Surat Cinta
4.2. Kiat Menulis Surat Cinta
4.3. Agen Cinta Yang Bisa Diandalkan
4.4. The Power of Agents of Love

5. Batas Kemesraan
5.1. Kendalikan Tabiat, Ikuti Akal
5.2. Kendalikan Nafsu Birahi Pria-Wanita
5.3. “Ciuman Mesra” = Islami?
5.4. “Dekati Zina” = Tolol

6. Selamanya Cinta
6.1. Jangan Tenggelam di Puncak Asmara
6.2. Sengaja Jauh di Mata
6.3. Supaya Dekat di Hati
6.4. Berlayarlah di Puncak Asmara

About these ads

19 gagasan untuk “Ayat-Ayat Mesra (buku pertama panduan pacaran islami)

  1. Assalamualaikum

    Bukunya udah sampe pak hehehe
    Kemaren ini orang rumah udah sms…makasih ya
    Tapi sayang g bisa langsung dibaca ni… n_n!

    Wassalam

  2. assalamualaikum.
    saya ingin memesan buku ini, tetapi saya dr malaysia..jadi bagaimana cara nya untuk saya membuat pesanan? sila bg respon secepat mungkin ya…

    sekian terima kasih…..

  3. ternyata malah jadi sebuah buku, dulu baru sebatas blog doank..anda memang militan…semoga anda tahu dan segera taubat…karena apa yang anda sampaikan tidaklah seharusnya ada dari seorang muslim yang baik….

  4. @ zaleha
    Sila hubungi teman/famili yang tinggal di Indonesia. Mintalah mereka membelikan buku itu dan mengirimkannya ke alamat Anda di Malaysia. Sampai saat ini, penerbit bukut tersebut belum melayani pembelian dari luar Indonesia.

    @ asuna17
    Terima kasih telah menyerbarluaskan informasi ini. Saya senang sekali.

    @ abadi
    Tidak selayaknya seorang muslim yang baik itu memberi komentar terhadap suatu buku tanpa membacanya lebih dahulu. Semoga Anda membaca isi (bukan hanya judul) buku tersebut, sehingga tahu bahwa isinya bersumber dari sebuah kitab terkemuka karya seorang muslim yang baik, ulama terkemuka, yaitu Ibnu Hazm.

  5. Assalamu’alaikum wr.wb
    TIDAK ADA ISTILAH PACARAN DALAM ISLAM ! ! !
    Wassalamu’alaikum wr.wb

  6. Mas, ada program hadiah gratis gak (lewat komen-komen atau reviu–dari bocoran naskahnya). Mo ikutan nih.

  7. ehmmmm….

    jadi ada pacaran islami toch…
    tapi gimana ya kata pacaran kan identik dengan sesuatu hubungan pria dan wanita tanpa ada ikatan pernikahan (berdu’an, zina mata dan hati ) jadi ya…
    gak cocoklah kalau digabungkan cuma untuk menarik pembaca

  8. menurut saya di dalam islam tidak ada yang namanya pacaran islami,karena melihat saja sudah zina mata apalagi sudah berduaan,jadi didalam agama tidak ada istilah pacaran islami

    KECUALI MENIKAH….

    • @ neny

      Menurut ushul fiqih, pernyataan “tidak ada pacaran dalam Islam” itu keliru secara metodologis. Sebab, pacaran merupakan muamalah, sedangkan menurut kaidah dari ushul fiqih, semua muamalah itu halal kecuali bila ada dalil qath’i yang mengharamkannya.

      Mestinya, kita bertanya, “Adakah dalil qath’i yang mengharamkan pacaran?” Jawabnya: Tidak ada larangannya. Yang ada adalah larangan mendekati zina, sedangkan pacaran tidaklah identik dengan mendekati zina. (Lihat “Ciuman dengan Pacar (PR untuk Penentang Pacaran Islami)“.)

  9. DO NOT COPY! siapa juga yang mau kopi, amit-amit, biar dibayarpun seisi dunia saya tidak mau kopi, saya mengharamkan mengambilnya

  10. assalamualaikum
    pak….
    apa kabar nya>>
    saya adalah remaja yang masih dalam tahap seperti diatas..
    saya bingung harus pacaran atau tidak

    saya…
    ..
    juga bingung

    mw nulis apa lagi….
    ..oh salah
    ..maksudnya…
    apakah saya tdk akan mendapat dosa kalau pacaran…
    terima kasih

    tolong di repz

    • @ lenting
      wa’alaykumussalaam
      1) Yang membutuhkan pacaran adalah yang perlu mempersiapkan pernikahannya sedini mungkin.
      2) Kita berpahala atau berdosa itu tergantung pada amal kita. Bila dalam pacaran itu kita beramal baik, maka kita berpahala. Namun bila di dalamnya kita beramal buruk, maka kita berdosa.

  11. saya belum baca bukunya, yang pasti setiap orang bertanggung jawab atas tiap perbuatannya, baik buruknya, bermanfaat tidaknya, hanya Allah dan orang yang bersangkutan yang tahu. semoga tiap amalan kita mendapat balasan terbaik, amin.
    tentang pacaran, saya sendiri segera akan berpacaran,segera, setelah ijab kabul diucapkan. indah dan halal, insya Allah

    • @ Nendra Susanti
      Semoga ada kesempatan bagimu untuk membaca buku tersebut. Aamiin.
      Makna asli pacaran adalah persiapan nikah. Kalau ada yang “pacaran” setelah nikah, maka itu bukanlah pacaran yang sebenarnya. (Sebenarnya, hal ini sudah seringkali aku utarakan di blog ini. Silakan baca artikel-artikel terkait di blog ini, minimal halaman “Wajib Baca“.)

  12. Ping-balik: Definisi & Bentuk Nyata Pacaran Islami « Pacaran Islami

Komentar ditutup.