<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Pacaran Islami &#187; 1 &#8211; Siagakan pelaku</title>
	<atom:link href="http://pacaranislami.wordpress.com/category/1-siagakan-pelaku/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pacaranislami.wordpress.com</link>
	<description>Persiapan Menikah Melalui Tanazhur Pra-Nikah</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Dec 2009 22:26:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='pacaranislami.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/30cb6a007ee4daea355dadafbd17ae78?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Pacaran Islami &#187; 1 &#8211; Siagakan pelaku</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Konsultasi: Pernah ciuman dalam pacaran</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/03/14/konsultasi-pernah-ciuman-dalam-pacaran/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/03/14/konsultasi-pernah-ciuman-dalam-pacaran/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 10:23:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[ciuman]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi cinta]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[taubat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=624</guid>
		<description><![CDATA[Aku pernah pacaran. Kami berniat pacaran selamanya sampai menikah, tapi 1 tahun kemudian, aku memutuskannya. Karena apa? Aku tak tau. Tapi intinya, karena aku merasa tersiksa pacaran, selalu kangen ma dia, bahkan kami pernah berciuman. Namun setelah itu aku sadar, aku telah keluar dari jalan Allah. Aku pengen balik ke jalan Allah. Aku merasa hina [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=624&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Aku pernah pacaran. Kami berniat pacaran selamanya sampai menikah, tapi 1 tahun kemudian, aku memutuskannya. Karena apa? Aku tak tau. Tapi intinya, karena aku merasa tersiksa pacaran, selalu kangen ma dia, bahkan kami pernah berciuman. Namun setelah itu aku sadar, aku telah keluar dari jalan Allah. Aku pengen balik ke jalan Allah. Aku merasa hina karena telah melakukan itu. Aku benar2 ingin bertobat. Tapi semakin aku pengen berubah, cintaku pada mantanku semakin besar. Aku rindu padanya, bahkan aku sempat mimpi dia menikah dengan orang lain, dan itu membuatku sedih. Aku pengen dia jadi suamiku karena sifatnya yang baik, tapi dia tidak begitu taat beragama dan bukan imam yang akan membawaku ke surga</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika: <span id="more-624"></span></p>
<p>Terhadap niatmu untuk bertaubat, aku menyambut hangat. Dengan bertaubat, kau takkan menjadi hina, tetapi justru  menjadi mulia. Sebab, “<strong>Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang suka membersihkan diri.</strong>” (QS al-Baqarah [2]: 222). </p>
<p>Memang, bertaubat itu tidak selalu mudah. Selalu saja ada tantangannya. Bagaimanapun, pasukan iblis takkan rela bila kita bertaubat. Namun, setiap masalah itu selalu ada solusinya.</p>
<p>Mengenai masalahmu dalam memendam rasa rindu, aku dapat merasakan kegundahanmu. Jangankan orang biasa, ulama terkemuka pun merasakannya. </p>
<p>Di antara ulama yang menghadapi persoalan rindu itu ialah Ibnu Hazm. Dalam hal ini, beliau menganjurkan sejumlah &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/05/31/aktivitas-pengobat-rindu/">Aktivitas Pengobat Rindu</a>&#8220;.</p>
<p>Mengenai pergolakan hatimu antara ingin bersuamikan dia, tetapi meragukan ketaatannya dalam beragama, kuharap kau menyimak artikel &#8220;<a href="http://shodiq.com/2007/09/20/kriteria-terpenting-bukanlah-agama-melainkan-din/">Kriteria Terpenting Bukanlah Agama, Melainkan <em>Dîn</em></a>&#8220;. </p>
<p>Jika <em>dîn</em>-nya <u>sudah</u> cukup baik, silakan kau berikhtiar untuk menjalin kembali hubungan cinta yang tadinya terputus itu. Namun kalau <em>dîn</em>-nya <u>masih</u> buruk, kau belum perlu merajut kembali hubungan percintaan itu, bahkan walaupun kau yakin akan dapat mengubah <em>dîn</em>-nya menjadi baik setelah kalian &#8220;jadian&#8221; kembali. <strong>Sebelum &#8220;jadian&#8221;, hendaklah kau berusaha mempengaruhi dia supaya <em>dîn</em>-nya menjadi baik. </strong> (Lihat &#8220;<a href="http://shodiq.com/2009/01/14/daripada-menunggu-jodoh-lebih-baik/">Daripada menunggu jodoh, lebih baik…</a>&#8220;.) Bila berhasil, baguslah kalau kau kembali menjalin hubungan dengannya. Tapi andai belum berhasil, terimalah kenyataan bahwa Allah menyediakan jodoh lain yang lebih baik daripada dia bagi dirimu.</p>
<p>Intinya, apabila kita mencintai kebaikan, maka ini merupakan kebaikan pula bagi kita. Namun andai kita &#8220;mencintai&#8221; keburukan, maka itu bukan lagi cinta, melainkan nafsu kotor. Tentu saja, yang kotor-kotor itu perlu kita bersihkan. Sebagaimana telah kusebut di atas, “<strong>Sesungguhnya Allah &#8230; mencintai orang-orang yang suka membersihkan diri.</strong>” (QS al-Baqarah [2]: 222).</p>
<p>Untuk membersihkan hati dari berbagai &#8220;nafsu kotor&#8221; itu (misalnya: &#8220;ketergila-gilaan&#8221; kepada si dia), sering-seringlah berzikir dengan zikir yang relevan. Kalau belum tahu zikir manakah yang relevan dengan kasusmu, aku sarankan kau baca buku <a href="http://shodiq.com/2008/06/11/cara-dzikir-untuk-atasi-segala-masalah-cinta/">Doa &amp; Zikir Cinta</a>. Insya&#8217;Allah kau dapat menemukannya di situ.</p>
<p>Demikianlah masukan dariku. Semoga Allah Sang Maha Pengasih dan Maha Penyayang senantiasa membimbing dirimu dengan Kasih-Sayang-Nya. Aamiin.</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, Evaluasi Tagged: ciuman, konsultasi cinta, pacaran, taubat <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/624/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=624&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/03/14/konsultasi-pernah-ciuman-dalam-pacaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manakah situs ta&#8217;aruf yang bertujuan nikah?</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/02/24/manakah-situs-taaruf-yang-bertujuan-nikah/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/02/24/manakah-situs-taaruf-yang-bertujuan-nikah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 13:09:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Tata tempat]]></category>
		<category><![CDATA[islami]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[taaruf]]></category>
		<category><![CDATA[tanazhur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=617</guid>
		<description><![CDATA[Saya ingin sekali untuk ber ta&#8217;aruf tanpa pacaran dengan tujuan menikah,  karena usia saya juga sudah dewasa 28 tahun , karena saya pikir dengan pacaran hanya membuat dosa. Saya juga telah membaca seluruh artikel dan profile anda, juga bagaimana anda menikah dengan Ta&#8217;ruf tanpa pacaran &#8230; disitulah saya tertarik untuk melakukan Ta&#8217;ruf secara islam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=617&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Saya ingin sekali untuk ber ta&#8217;aruf tanpa pacaran dengan tujuan menikah,  karena usia saya juga sudah dewasa 28 tahun , karena saya pikir dengan pacaran hanya membuat dosa. Saya juga telah membaca <a href="http://shodiq.com/feed/">seluruh artikel</a> dan <a href="http://profiles.friendster.com/muhshodiq">profile anda</a>, juga <a href="http://shodiq.com/2009/01/26/pengalaman-pranikah-diriku-pranikah-rasulullah-saw/">bagaimana anda menikah dengan Ta&#8217;ruf tanpa pacaran</a> &#8230; disitulah saya tertarik untuk melakukan Ta&#8217;ruf secara islam dengan Tujuan menikah. Jujur saja, sudah beberapa situs perkenalan  Ta&#8217;ruf saya masuki dan berkenalan dengan member nya ternyata orang-orangnya hanya untuk tujuan Just Fun (Free sex) saya kecewa sekali , karena tujuan saya memang untuk membangun kebaikan bukan menambah dosa &#8230;. Sesama muslim saya minta tolong , sekira di mana tempat untuk berta&#8217;ruf yang mempunyai tujuan yang baik (tujuan untuk menikah)?</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika: <span id="more-617"></span></p>
<p>Niatmu untuk segera menikah itu bagus. Aku mendukungnya. Namun yang kusarankan bukanlah sekadar ta&#8217;aruf. Di halaman depan <a href="http://taaruf.ning.com/">Ta&#8217;aruf Network</a> telah kupaparkan:</p>
<blockquote><p>Menurut Al-Qur’an (al-Hujurat 13), kita diperintahkan untuk bertaaruf (berkenalan) dengan semua manusia, baik dengan sesama jenis maupun dengan lawan jenis, baik sebangsa maupun dengan bangsa lain, dan sebagainya. Pembatasan taaruf untuk pranikah saja justru merupakan bid’ah. (Lihat “<a href="http://shodiq.com/2008/07/04/awas-taaruf-pranikah-bid%e2%80%99ah-sesat/">Awas! Taaruf praNikah = bid’ah sesat!!!</a>“.)</p>
<p>Atas dasar itu, marilah kita terima semua tawaran untuk bertaaruf. Hanya saja, perlu kita tegaskan sejak awal bahwa kita bersedia bertaaruf ini dalam rangka mengamalkan Al-Qur’an, terutama surah al-Hujurat ayat 13. Kita tegaskan pula bahwa menurut ayat ini, taaruf itu bermakna luas, bukan sebatas untuk pranikah. Seandainya taaruf ini berlanjut ke pernikahan, khususnya yang berstatus single, ya syukur alhamdulillah. Namun seandainya lanjutannya sebatas persahabatan belaka, maka mestinya tiada pihak yang merasa dikecewakan.</p></blockquote>
<p><strong>Untuk pranikah, Islam tidak mengajarkan ta&#8217;aruf (perkenalan), tetapi tanazhur (penaruhan perhatian).</strong> (Lihat &#8220;<a href="http://shodiq.com/2007/01/21/taaruf-sebuah-istilah-yang-asal-keren/">Taaruf, Sebuah Istilah yang Asal Keren?</a>&#8220;.) Apabila ta&#8217;aruf itu lebih menekankan informasi (lahiriah), maka tanazhur itu lebih menekankan interaksi (batiniah).  (Lihat &#8220;<a href="http://shodiq.com/2008/09/05/10-perbedaan-taaruf-dan-pacaran-islami/">10 Perbedaan Ta’aruf dan Pacaran Islami</a>&#8220;.)</p>
<p>Saranku, perbanyaklah interaksi dengan orang-orang yang kau pandang baik (shalih) tanpa pamrih tertentu, termasuk pamrih untuk berjodoh. Orang Jawa bilang, witing trisno jalaran soko kulino (tumbuh cinta lantaran sering berinteraksi). Bila orang yang berinteraksi denganmu itu menyukaimu, maka dia akan turut berusaha membantu perjodohan dirimu (atau bahkan berjodoh denganmu). Untuk keterangan lebih lanjut, silakan simak buku <a href="http://shodiq.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">Istikharah Cinta</a>, terutama Bab 3, &#8220;Matematika Jodoh&#8221;, sub-bab &#8220;<a href="http://shodiq.com/2009/02/22/dalam-bercinta-wanita-membutuhkan-foreplay/">Seleksi Jodoh secara Sistematis</a>&#8220;.</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, Tata tempat Tagged: islami, komunikasi, pacaran, pranikah, taaruf, tanazhur <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/617/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=617&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/02/24/manakah-situs-taaruf-yang-bertujuan-nikah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Perempuan tanpa rahim</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/02/17/konsultasi-perempuan-tanpa-rahim/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/02/17/konsultasi-perempuan-tanpa-rahim/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 17:44:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[cari jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan menikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/2009/02/17/konsultasi-perempuan-tanpa-rahim/</guid>
		<description><![CDATA[Izinkan saya memperkenalkan diri, nama saya riskiyah, 29 tahun, Nona. skarg sibuk mengajar di sekolah sd swasta islami. saya tinggal di jakarta. Mohon sarannya untuk masalah saya ini. Saya gadis 29 thn, tapi belum menemukan calon/teman baik untuk pandangan hidup saya. Tapi saya juga bingung/minder karena saya tidak sama seperti perempuan seumuran saya. Di umur [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=606&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Izinkan saya memperkenalkan diri, nama saya riskiyah, 29 tahun, Nona. skarg sibuk mengajar di sekolah sd swasta islami. saya tinggal di jakarta. Mohon sarannya untuk masalah saya ini. Saya gadis 29 thn, tapi belum menemukan calon/teman baik untuk pandangan hidup saya. Tapi saya juga bingung/minder karena saya tidak sama seperti perempuan seumuran saya. Di umur saya 25 thn yang lalu saya mengalami operasi angkat rahim, krn penyakit kista dan miom disertai dgn pendarahan. artinya saya skrag adalah perempuan tanpa rahim dan kelak tidak bisa memberikan keturunan.</p>
<p>Menurut, Bapak bagaimana cara saya berikhtiar agar saya tidak minder untuk mendapatkan teman baik saya? Apakah masih ada laki-laki yang dengan ikhlas kelak bisa menerima saya apa adanya??????? Apakah ada bacaa/doa/zikir yang bisa membantu saya. Mohon bimbingannya pak. TErima kasih sebelumnya, semoga Allah meRahmati kehidupan Bapak. Amien</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika: <span id="more-606"></span></p>
<p>Aamiin. Terima kasih atas doamu padaku. </p>
<p>Aku mendukung ikhtiarmu untuk mendapatkan teman hidup. Oleh karena itu, berikut ini aku sampaikan beberapa saran untuk meningkatkan rasa percaya dirimu dan mengurangi rasa mindermu.</p>
<p>1) Perempuan pada umumnya merasa minder lantaran membandingkan keadaan dirinya dengan perempuan-perempuan lain di sekitarnya. Bila lingkungannya penuh dengan wanita yang tidak berkekurangan seperti dirinya, maka mungkin saja akan sering muncul rasa minder itu. Untuk mengatasinya, <strong>sering-seringlah bergaul dengan perempuan-perempuan lain yang kau pandang lebih &#8220;berkekurangan&#8221; daripada dirimu</strong>. Misalnya: anak yatim piatu, fakir miskin, wanita cacat tubuh, dsb.</p>
<p>2) <strong>Kembangkanlah sifat-sifat pada dirimu yang diminati oleh para lawan-jenis pada umumnya</strong>. (Lihat &#8220;<a href="http://shodiq.com/2007/04/26/yang-sesungguhnya-diinginkan-cewekcowok/">Yang Sesungguhnya Diinginkan Cewek/Cowok</a>&#8220;.)</p>
<p>3) <strong>Berprestasilah sesuai dengan bakatmu</strong>. Prestasi itu akan meningkatkan rasa percaya dirimu. Bagaimanapun, setiap orang pasti mempunyai bakat tersendiri. Kalau belum tahu bakatmu, kau bisa mengikuti tes bakat di lembaga psikologi. (Di Jakarta, lembaga psikologi ada banyak, &#8216;kan?)</p>
<p>4) Bila berkenan, <strong>berjodohlah dengan pria yang sudah beranak dan/atau tidak menginginkan anak darimu</strong>. Mereka takkan menghiraukan keadaan dirimu yang tanpa rahim.</p>
<p>5) <strong>Sering-seringlah berdoa atau berdzikir yang relevan dengan masalahmu ini</strong>. Kalau mau tahu doa/zikir yang relevan, silakan simak buku <a href="http://shodiq.com/2008/06/11/cara-dzikir-untuk-atasi-segala-masalah-cinta/">Doa &amp; Zikir Cinta</a>.</p>
<p>6) Terutama ketika kau merasa minder, <strong>sering-seringlah membaca kembali bacaan-bacaan yang dapat meningkatkan rasa percaya dirimu</strong>. Misalnya, artikel-artikel:</p>
<ul>
<li><a title="Cara mudah mencari pacar" rel="bookmark" href="http://shodiq.com/2008/08/12/konsultasi-cara-mudah-mencari-pacar/"><span style="color:#c22d55;">Konsultasi: Cara mudah mencari pacar</span></a></li>
<li><a title="Aktivis Rohis yang Merasa Kurang Cantik" rel="bookmark" href="http://shodiq.com/2008/10/17/konsultasi-aktivis-rohis-yang-merasa-kurang-cantik/"><span style="color:#c22d55;">Konsultasi: Aktivis Rohis yang Merasa Kurang Cantik</span></a></li>
<li><a title="Supaya PeDe Katakan Cinta" rel="bookmark" href="http://shodiq.com/2008/09/19/konsultasi-supaya-pede-katakan-cinta/"><span style="color:#c22d55;">Konsultasi: Supaya PeDe Katakan Cinta</span></a></li>
</ul>
<p>Demikian saran-saranku. Semoga kau pun dirahmati Allah Sang Maha Penyayang. Aamiin.</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, Siapkan diri Tagged: cari jodoh, islam, persiapan menikah <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/606/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=606&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/02/17/konsultasi-perempuan-tanpa-rahim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Efisien Peroleh Jodoh</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/02/14/cara-efisien-peroleh-jodoh/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/02/14/cara-efisien-peroleh-jodoh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 21:40:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Tata tempat]]></category>
		<category><![CDATA[biro jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[pranikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=600</guid>
		<description><![CDATA[Berkali-kali melewatkan Hari Kasih Sayang tanpa pasangan? Mungkin situs perjodohan (seperti Ta&#8217;aruf Network) perlu dicoba untuk mencari pasangan hidup. Sebab, menurut survei, seperlima pengguna situs perjodohan di internet ternyata sukses menikah dengan jodoh yang mereka temui secara online itu. Apalagi, cara online ini sangat efisien: biayanya sedikit, tapi bisa menjangkau banyak sasaran yang secara fisik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=600&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Berkali-kali melewatkan Hari Kasih Sayang tanpa pasangan? Mungkin situs perjodohan (seperti <a href="http://taaruf.ning.com/">Ta&#8217;aruf Network</a>) perlu dicoba untuk mencari pasangan hidup. Sebab, menurut survei, seperlima pengguna situs perjodohan di internet ternyata sukses menikah dengan jodoh yang mereka temui secara <em>online</em> itu. Apalagi, cara <em>online</em> ini sangat efisien: biayanya sedikit, tapi bisa menjangkau banyak sasaran yang secara fisik berada jauh dari kita.</p>
<p><span id="more-600"></span>Ini dia beritanya:</p>
<p><span style="font-size:xx-small;"><span class="date">Jumat, 13/02/2009 17:19 WIB </span></p>
<p></span><span style="font-size:x-large;"><span class="judul"><a href="http://www.detikinet.com/read/2009/02/13/171924/1084651/398/seperlima-pemakai-situs-kencan-temukan-jodoh">Seperlima Pemakai Situs Kencan Temukan Jodoh</a> </span><br />
</span><span class="reporter"><strong>Fino Yurio Kristo</strong> &#8211; detikinet</span></p>
<p><img src="http://www.detikinet.com/images/content/2009/02/13/398/GirlComputerHugweb150.jpg" class="alignright" border="0" alt="" hspace="0" /></p>
<p><strong>London</strong> &#8211; Berkali-kali melewatkan Valentine tanpa pasangan? Barangkali situs kencan perlu dicoba untuk mencari teman kencan atau malah pasangan hidup. Sebab menurut survei, seperlima pengguna situs kencan sukses menikah dengan jodoh yang mereka temui secara <em>online</em>.</p>
<p>Survei tersebut dilakukan Which?, website mengenai perkencanan di Inggris. Dari ribuan responden yang ditanyai, lebih dari separuhnya akhirnya memang sempat berkencan dengan seseorang yang mereka temui di internet.</p>
<p>Sejumlah 62 persen responden juga mengakui bahwa lebih mudah bertemu dengan seseorang via internet ketimbang dengan cara lainnya.</p>
<p>&#8220;Kencan <em>online</em> telah merevolusi cara orang bertemu satu sama lain,&#8221; kata Jess Ross, editor Which? seperti dikutip <strong>detikINET</strong> dari Telegraph, Jumat (13/2/2009).</p>
<p>Which? sendiri adalah situs yang memberi berbagai tips agar orang dapat sukses mencari jodoh di dunia maya. Misalnya saja dengan memakai <em>username</em> yang mudah diingat untuk menarik perhatian lawan jenis.</p>
<p>Survei itu dilakukan pada 1504 orang yang telah menggunakan situs kencan dalam 12 bulan terakhir di Inggris.<br />
<strong>( fyk / faw ) </strong></p>
<p>Untuk penjelasan atau diskusi lebih lanjut, silakan <a href="http://shodiq.com/2009/02/14/cara-efisien-peroleh-jodoh/#respond">klik di sini</a>.</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, Tata tempat Tagged: biro jodoh, internet, kasih sayang, komunikasi, pranikah <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/600/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=600&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/02/14/cara-efisien-peroleh-jodoh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.detikinet.com/images/content/2009/02/13/398/GirlComputerHugweb150.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Luar biasa!! Seorang lelaki muda mengakui kesalahannya dan minta maaf kepadaku.</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/30/luar-biasa-seorang-lelaki-muda-mengakui-kesalahannya-dan-minta-maaf-kepadaku/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/30/luar-biasa-seorang-lelaki-muda-mengakui-kesalahannya-dan-minta-maaf-kepadaku/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 14:42:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[3 - Arungi makna]]></category>
		<category><![CDATA[Benahi pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[blogwalking]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[ciuman]]></category>
		<category><![CDATA[ikhwan]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[islami]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Penulisan]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Tasawuf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=589</guid>
		<description><![CDATA[Konon, anak muda &#8220;maunya menang sendiri&#8221;. Paling tidak, begitulah kata Rhoma Irama dalam salah satu lagu legendarisnya, &#8220;Darah Muda&#8221;. Konon pula, eh&#8230; bukan lagi &#8220;konon&#8221;. Berbagai penelitian mutakhir (antara lain oleh Deborah Tannen) menunjukkan bahwa para pria pada umumnya enggan meminta maaf atas kesalahannya. Jadi, kalau ada seorang lelaki muda yang ternyata mau mengakui kesalahannya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=589&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Konon, anak muda &#8220;maunya menang sendiri&#8221;. Paling tidak, begitulah kata Rhoma Irama dalam salah satu lagu legendarisnya, &#8220;Darah Muda&#8221;. Konon pula, eh&#8230; bukan lagi &#8220;konon&#8221;. Berbagai penelitian mutakhir (antara lain oleh Deborah Tannen) menunjukkan bahwa para pria pada umumnya enggan meminta maaf atas kesalahannya. Jadi, kalau ada seorang lelaki muda yang ternyata mau mengakui kesalahannya dan kemudian minta maaf kepadaku, maka kesimpulan kita: dia itu luar biasa, lain dari yang lain!</p>
<p>Siapakah lelaki muda yang aku maksudkan ini? Bagaimanakah profilnya? </p>
<p><span id="more-589"></span>Namanya Hidayat. <a href="http://profiles.friendster.com/tukanginsinyur">Profilnya di Friendster</a> bisa kita saksikan dengan leluasa. </p>
<p>Usianya 24. Kuliahnya di TRISAKTI Teknik Mesin 2003. Status? <em>Single</em>! (Wahai akhwat sekalian, silakan berta&#8217;aruf dengan dia!)</p>
<p>Kasusnya, kemarin-kemarin Hidayat bertamu ke beberapa blogku yang membicarakan masalah pacaran islami. Antara lain, dia menyampaikan <a href="http://wppi.wordpress.com/2008/01/17/ciuman-dengan-pacar/#comment-230">sebuah komentar</a>:</p>
<blockquote><p>assalamualaikum, waduh pak shodiq ini, ente macam politikus ajah pak, masyaAllah pintar mengelak dengan mengadakan bukti2 yang dibenar2kan dan di hubung2kan, ku nggak habis pikir pak apa yang ada di pikiran ente, mang dulu masa mudanya gimana pak, bapak rohis yah, trus pacaran, trus di sidang ma dewan suro rohis, trus dendam kesumat merasa dipermalukan, saking dendamnya jadi buat yang kaya beginian, untuk membenarkan masa muda yang dulu ente lakukan jadi menganjurkan para pemuda pemudi khususnya islam untuk pacaran, aduh pak kasiahan bangat ente, katahuan pak bapak tuh egois, orang yang ga mau disalahkan, orang yang ga bisa mengakui kesalahan, jadi ente ngeracunin deh tmen2 ane, saudara2 ane lewat pacaran islami, parah bangat dah ah, ku jadi malu sebagai sesama manusia, btw bapak manusia kan yah, alhamdulillah kalo gitu, afwan sebelumnya niy kalo ente marah hehe, oh iya pak satu lagi, wajah ente lucu, kliatannya baik, mending jadi orang baik ajah pak, ditunggu konfirmasi ente yah, mudah2an berita baik, ente mau mengakui kesalahan ente, jadi orang bijak lah pak, ente keliatannya intelek dengan analisa2nya, sayang banget analisa sebagus itu buat yang begini2an… ok, salam hangat pak shodiq, assalamualaikum…</p></blockquote>
<p>Terhadap komentar yang kurang sopan tersebut, kami sampaikan nasihat kepada dia, &#8220;Kalau tak mampu mengerjakan <a href="http://wppi.wordpress.com/2008/01/17/ciuman-dengan-pacar/">PR di atas</a>, jangan melancarkan fitnah dan prasangka buruk gitu, dong! Bertindak sopanlah selaku tamu blog ini sebelum para pengunjung lain meminta kami mengusir Anda.&#8221;</p>
<p>Alhamdulillah, nasihat kami itu dia terima dengan sebaik-baiknya. Tadi sore, melalui Friendster, dia sampaikan pesan kepadaku sebagai berikut.</p>
<blockquote><p>pa kabar pak shodiq mudah2an antum sekeluarga sehat semua yah, sebelumnya ana mau minta maaf niy soal comment ana yang kemaren-kemaren, maklumlah ana rada kaget, n gejolak anak muda suka meledak ledak, tapi ana mau tanya, pacaran islami yang pak sodiq ungkapkan itu seperti apa jelasnya, apakah boleh pegangan tangan, trus mesra2an di telpon, bilang sayang, cinta, ngegombal, kan itu semua pak yang biasa dilakukan orang yang pacaran, &#8230; mohon penjelasannya pak, jangan yang ribet2 ya pak, saya juga baru belajar niy, mencoba memperbaiki kesalahan yang udah2.. thanks pak, afwan, sukron&#8230;</p></blockquote>
<p>Tentu saja, permintaan maafnya aku terima. (Untuk penjelasan yang dia minta, aku menyarankan dia untuk membaca artikel &#8220;<a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2009/01/26/pengalaman-pranikah-diriku-pranikah-rasulullah-saw/">Pengalaman PraNikah Diriku &amp; PraNikah Rasulullah SAW</a>&#8221; dan halaman &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/">Fiqih Pacaran</a>&#8220;.) Bukan hanya memaafkan, aku pun merasa salut kepadanya. Sikapnya itu luar biasa, bukan?</p>
<p>Ataukah kau belum yakin bahwa sikapnya itu luar biasa? Untuk pembanding, marilah kita perhatikan sikap sejumlah lelaki muda lainnya yang pernah kami beri nasihat serupa pada kasus yang juga serupa.</p>
<p>Walau sudah kami nasihati untuk bertindak sopan, si X (seorang penggemar mobil mewah yang anti pacaran) malah menyampaikan pesan-pesan yang lebih biadab. Diantaranya: &#8220;[kowe] iki koyo’e wong EDAN, wis ta’lah C*K, gak usah ngomong agomo, RAIMU iku pantes-e doyan WEDOKAN ae, g usah dihubung2no ambek agomo.&#8221; (Kata-kata yang berbahasa Jawa kasar tersebut bermakna: &#8220;[Kamu] ini sepertinya orang GILA, sudahlah Bung, tak usah bicarakan agama, TAMPANGMU itu pantasnya suka MAIN PEREMPUAN saja, tak usah dihubung-hubungkan dengan agama.&#8221;)</p>
<p>Meski sudah kami nasihati untuk bertindak sopan, si Y, si Z, dkk, justru mengajak para pengunjung blog mereka masing-masing untuk melecehkan diriku. Kupikir, tak perlulah kusebutkan apa saja hujatan para lelaki muda itu mengenai diriku. Kau dapat dengan mudah menjumpainya di internet melalui browsing. </p>
<p>Kita dapat membandingkan sikap si X, Y, Z, dkk. itu dengan sikap Hidayat yang telah kuceritakan di atas. Jauh berbeda seperti antara bumi dan langit, &#8216;kan?</p>
<p>Sekarang, marilah kita ambil berbagai pelajaran dari sang lelaki muda yang luar biasa tadi. Nah, kau mau menambahkan penjelasan? Silakan!</p>
<p><strong>Untuk pembahasan lebih lanjut, silakan simak <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2009/01/26/luar-biasa-seorang-lelaki-muda-mengakui-kesalahannya-dan-minta-maaf-kepadaku/#comments">diskusi di sana</a>.</strong></p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, 3 - Arungi makna, Benahi pikiran, Evaluasi Tagged: agama, blogwalking, cerita, cewek, ciuman, ikhwan, internet, islam, islami, penelitian, Pengembangan Diri, Penulisan, remaja, Tasawuf <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/589/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/589/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/589/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/589/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/589/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/589/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=589&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/30/luar-biasa-seorang-lelaki-muda-mengakui-kesalahannya-dan-minta-maaf-kepadaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ta&#8217;aruf Network (jaringan persahabatan dan/atau perjodohan)</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/18/taaruf-network-jaringan-persahabatan-danatau-perjodohan/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/18/taaruf-network-jaringan-persahabatan-danatau-perjodohan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 10:49:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan]]></category>
		<category><![CDATA[taaruf]]></category>
		<category><![CDATA[ukhuwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=582</guid>
		<description><![CDATA[Marilah, wahai muslim dan muslimah, kita jalin hubungan persahabatan dan/atau perjodohan secara islami melalui Ta&#8217;aruf Network. Yo ayo ayo&#8230; gabung, ya! Caranya, pertama: Isi formulir pendaftaran dengan meng-klik di sini. Setelah proses pendaftaran ini kita selesaikan, kita menjadi anggota. Kemudian, dengan sesama anggota, kita bisa saling menyampaikan pesan, baik secara publik maupun secara privat.
Posted in [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=582&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Marilah, wahai muslim dan muslimah, kita jalin hubungan persahabatan dan/atau perjodohan secara islami melalui <a href="http://taaruf.ning.com/">Ta&#8217;aruf Network</a>. Yo ayo ayo&#8230; gabung, ya! Caranya, pertama: Isi formulir pendaftaran dengan meng-klik <a href="http://taaruf.ning.com/main/authorization/signUp?">di sini</a>. Setelah proses pendaftaran ini kita selesaikan, kita menjadi anggota. Kemudian, dengan sesama anggota, kita bisa saling menyampaikan pesan, baik secara publik maupun secara privat.</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, Siapkan diri Tagged: jodoh, komunikasi, persahabatan, taaruf, ukhuwah <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/582/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=582&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/18/taaruf-network-jaringan-persahabatan-danatau-perjodohan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Daripada menunggu jodoh, lebih baik&#8230;</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/14/daripada-menunggu-jodoh-lebih-baik/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/14/daripada-menunggu-jodoh-lebih-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 22:11:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[jomblo]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=573</guid>
		<description><![CDATA[Tolong donk Pak Ustadz&#8230;!!!!!! Minta Masukannya..??? Begini Pak, umur aku kan masih 20 dan masih kerja. kadang aku diledekin ma temenku. (udah punya cwo lom, kapan mau nikah, ntar klo hamil ga da temennya lho). secara temen2 ku dah pada merid dan mereka banyak yang hamil juga. Aku kan merasa agak2 TERSINGGUNG, ya walaopn mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=573&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Tolong donk Pak Ustadz&#8230;!!!!!! Minta Masukannya..??? Begini Pak, umur aku kan masih 20 dan masih kerja. kadang aku diledekin ma temenku. (udah punya cwo lom, kapan mau nikah, ntar klo hamil ga da temennya lho). secara temen2 ku dah pada merid dan mereka banyak yang hamil juga. Aku kan merasa agak2 TERSINGGUNG, ya walaopn mereka dengan bercanda secara aku kan lom punya cwo. Memang sich manusia ga ada yang sempurna dan aku tau itu, tapi aku pengen punya cowo seperti apa yang aku inginkan (sholeh, pekerjaan tetap, tggng jawab, setia). Menurutku ini kriteria yang standart.<br />
Apa aku SALAH jika aku sering nolak cwo dan apa aku terlalu PILIH2 dalam mencari pasangan hidup..????  Sebelum aku bener2 sreg dan merasa ada yang cocok denganku, maka aku ga nerima dia, daripada MENYESAL kemudian hari&#8230;!!!!!! Aku berfikir, apapun yang diberikan padaku oleh Allah SWT pasti itu yang terbaik buatku walopun kenyataannya ga seperti yang aku inginkan. Cukup ini yang aku tanyakan. </p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-573"></span>Salah ataukah tidak, itu tergantung pada mengapa &amp; bagaimana-nya. Sejauh ini, aku belum melihat sesuatu yang salah pada keputusanmu tersebut.</p>
<p>Saranku, omongan teman2mu itu tak usah terlalu kau masukkan dalam hati. Toh kau sendirilah yang akan merasakan suka-duka dari keputusanmu.</p>
<p>Untuk masa sekarang, tak usah terlalu memikirkan siapa yang akan kau pilih. Lebih baik kau berkonsentrasi pada peningkatan kualitas persahabatanmu dengan para pria, supaya kau lebih dapat memahami laki-laki. Dengan lebih memahami laki-laki, pilihanmu akan lebih tepat.</p>
<p>Apabila kau menolak tawaran cinta dari seorang laki-laki, siapa pun dia, tak perlu secara mutlak engkau menolaknya. Tetaplah terbuka pada kemungkinan untuk berjodoh dengannya. Jangan mengambil kesimpulan final, &#8220;Dia bukan tipe yang kuinginkan.&#8221; Lebih baik mengambil kesimpulan sementara saja, &#8220;Saat ini dia belum memenuhi kriteria yang kuinginkan.&#8221; </p>
<p>Malah tidak ada salahnya kau diam-diam &#8220;membantu&#8221; cowok-cowok itu supaya mereka memenuhi kriteriamu. Sambil menunggu munculnya pria yang memenuhi kriteriamu, berusahalah supaya pria-pria terdekatmu memenuhi kriteriamu. Dengan kata lain, daripada sekadar menunggu jodoh, lebih baik &#8220;menciptakan&#8221; jodoh!</p>
<p>Walaahu a&#8217;lam.</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, Siapkan diri Tagged: cowok, jodoh, jomblo, konsultasi, remaja <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/573/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=573&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/14/daripada-menunggu-jodoh-lebih-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belum ingin nikah, perlukah taaruf?</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/01/belum-ingin-nikah-perlukah-taaruf/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/01/belum-ingin-nikah-perlukah-taaruf/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 08:51:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[taaruf]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>
		<category><![CDATA[bid'ah]]></category>
		<category><![CDATA[pdkt]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=555</guid>
		<description><![CDATA[Bapak M Musodiq Mustika YAng saya Hormati sebelumnya saya minta maaf karena saya pembaca yang baru !
setelah sering saya membaca artikle yang bapak tulis saya jadi tertarik untuk konsultasi masalah saya 
saya sekarang baru menginjak usia 21 dan hendak menginjak 22 saya dudah di perkenalkan dengan seorang wanita pilihan orang tua saya yang tak lain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=555&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Bapak M <del datetime="00">Musodiq</del> Mustika YAng saya Hormati sebelumnya saya minta maaf karena saya pembaca yang baru !</p>
<p>setelah sering saya membaca artikle yang bapak tulis saya jadi tertarik untuk konsultasi masalah saya </p>
<p>saya sekarang baru menginjak usia 21 dan hendak menginjak 22 saya dudah di perkenalkan dengan seorang wanita pilihan orang tua saya yang tak lain adalah rekan ayah semasa SMA beliau hendak mengenalkan Putrinya kepada saya dan saya kaget dengan adanya tawaran seperti itu karena entah kenapa saya masih merasa kalo saya itu masih jauh untuk menginjak hal-hal yang lebih serius. </p>
<p>kalo boleh jujur Pacaran saja saya ga pernah yah paling juga baru 1 kali dan itu juga ga berlangsung lama karena sangat singkat dan itu juga waktu SMA, menurut Bapak usia Normal untuk menikah pada seorang laki-laki itu di usia ke berapa Pa. dan saya masih dalam tahapan mengenal dia dan menurut syariat Agama sih dia Bagus gadis yang solehah tapi saya masih merasa jauh dengan ke adaan saya, saya yang masih suka main, nongkrong2 sama temen, terus gaul di Internet apa pantas dengan gadis yang taat kepada Agama, dan memang dalam hati kecil saya ingin sekali mendapat gadis yang solehah tapi saya masih suka merasa Minder dengan keadaan saya yang frofesinya sebagai Operator Di sebuah Warnet swasta. </p>
<p>dan saya mohon bantuan bapak saya harus gimana? apa saya haru Ta’aruf dulu dan pengalaman di Ilmu Agama saya Agak Kurang Gimana menurut pandangan Bapak,<br />
dan 1 lagi nih pa gimana caranya mendapatkan Buku-buku Bapak apa ada di Toko-toko buku sedangkan daerah saya jauh dari toko-toko buku besar dan saya tinggal di daerah Kuningan Jawa Barat..</p>
<p>sekian surhatan saya dan mohon kiranya bapak memberikan bimbingan nya kepada saya selaku manusia yang haus akan ilmu Agama dan mohon di maafkan jika ada kata-kata yang tak berkenan di hati Bapak Terimakasih setitik ilmu dan Doa sangat saya Harapkan……</p>
</blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-555"></span>Kasusmu mengingatkanku pada kasus serupa yang aku jumpai saat aku menjadi pembicara pada <em>talkshow</em> <strong>Istikharah Cinta</strong> di Ponorogo (5 November 2008). Ketika itu, seorang gadis bertanya tentang cara menumbuhkan kemauan untuk menikah. (Kebetulan, gambarnya terekam oleh Adam, 6 tahun, anak bungsu kami. Lihat gambar berikut.)</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/muhshodiq/3155712660/"><img alt="Mau lihat gambar yang lebih besar? Klik di sini!" src="http://farm4.static.flickr.com/3214/3155712660_a7d9b4784e_m.jpg" class="alignright" width="240" height="180" /></a>
<p>Jawabanku: &#8220;Solusinya tergantung pada akar permasalahannya.&#8221; Lalu aku terangkan berbagai kemungkinan akar permasalahan beserta solusinya.</p>
<p>Seusai acara, sang gadis (bersama beberapa hadirin lainnya), melanjutkan konsultasi secara &#8220;privat&#8221;. Dari perbincangan yang lebih mendalam, ketahuanlah bahwa akar permasalahannya adalah keengganan dia untuk sering-sering menghentikan proses &#8220;taaruf&#8221;. Rupanya dia enggan mengecewakan orang-orang terdekatnya yang sudah berulang-kali &#8220;memfasilitasi&#8221; (atau menjadi &#8220;mak comblang&#8221;) untuk proses &#8220;taaruf&#8221;-nya. Padahal, dia sendiri belum ingin menikah dalam waktu dekat.</p>
<p>Terhadap persoalan itu, aku menyampaikan penjelasan yang panjang-lebar. Namun di sini kusampaikan ringkasannya saja, ya!</p>
<p>Terhadap pertanyaan utama, perlukah taaruf bila belum akan nikah dalam waktu dekat, jawabku tegas: <em>ya, perlu</em>. Hanya saja, <strong>kita perlu menyikapi taaruf sesuai dengan makna yang sebenarnya, sebagaimana termaktub dalam Al-Qur&#8217;an</strong>.</p>
<p>Menurut Al-Qur&#8217;an (al-Hujurat 13), kita diperintahkan untuk bertaaruf dengan semua manusia, baik dengan sesama jenis maupun dengan lawan jenis, baik sebangsa maupun dengan bangsa lain, dan sebagainya. <strong>Pembatasan taaruf untuk pranikah saja justru merupakan bid&#8217;ah.</strong> (Lihat &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/04/awas-taaruf-pranikah-bid%e2%80%99ah-sesat/"><strong>Awas! Taaruf praNikah = bid’ah sesat!!!</strong></a>&#8220;.)</p>
<p>Atas dasar itu, kusarankan kepada sang gadis, &#8220;Terimalah semua tawaran untuk bertaaruf itu. Hanya saja, baik kepada si mak comblang maupun kepada lawan-jenis yang bertaaruf denganmu, perlu kau tegaskan sejak awal bahwa kau bersedia bertaaruf itu dalam rangka mengamalkan Al-Qur&#8217;an, terutama surah al-Hujurat ayat 13. Tegaskanlah pula bahwa menurut ayat ini, taaruf itu bermakna luas, bukan sebatas untuk pranikah. Seandainya taaruf ini berlanjut ke pernikahan, ya syukur alhamdulillah. Namun seandainya lanjutannya sebatas persahabatan belaka, maka mestinya tiada pihak yang merasa dikecewakan.&#8221;</p>
<p>Terhadap saranku itu, sang gadis menerimanya dengan wajah cerah dan senyum ceria. Semoga demikian pula dirimu. (Aamiin.)</p>
<p>Malah menurutku, kamu lebih membutuhkan taaruf daripada sang gadis. Sebab, dari kata-katamu, kutangkap kesan bahwa saat ini, kamu belum cukup cermat dalam berusaha mengenali seseorang atau sesuatu.</p>
<p>Diantaranya, kamu menyebutku &#8220;Bapak M Musodiq Mustika&#8221;. Padahal, namaku adalah &#8220;M Shodiq Mustika&#8221;. Dan nama ini sudah berulang kali aku sebutkan di artikel-artikel pada semua blogku, termasuk blog ini. </p>
<p>Mengenai &#8220;usia Normal untuk menikah&#8221;, aku sudah mengungkapkannya di halaman <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/sukses-pacaran/"><strong>Kriteria Siap-Nikah</strong></a>. </p>
<p>Mengenai buku-buku karyaku, kamu tidak harus membelinya langsung di toko buku. Sebagian besar dari buku-buku karyaku bisa dibeli secara <em>online</em> lewat internet. Hal ini sudah aku ungkapkan pula, yakni di halaman &#8220;<a href="http://muhshodiq.wordpress.com/bukuku-dapat-dibeli-di-sini/"><strong>Bisa beli online</strong></a>&#8220;. Sebagai operator warnet, tentunya kau takkan kesulitan untuk menggunakan cara <em>online</em>, &#8216;kan?</p>
<p>Demikianlah tanggapanku. Wallaahu a&#8217;lam.</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, Siapkan diri Tagged: bid'ah, buku, konsultasi, pdkt, pranikah, remaja, taaruf <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/555/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=555&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/01/belum-ingin-nikah-perlukah-taaruf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://farm4.static.flickr.com/3214/3155712660_a7d9b4784e_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Mau lihat gambar yang lebih besar? Klik di sini!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bingung pilih 1 diantara 3</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/20/bingung-pilih-1-diantara-3/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/20/bingung-pilih-1-diantara-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2008 09:31:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[bingung memilih]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[istikharah]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh ideal]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=547</guid>
		<description><![CDATA[Saya &#8230; umur 18 tahun. Saya mau cerita ttg problem saya. Saat ini saya sedang menjalin hubungan dgn seseorg sbut saja si “A”. Saya kenal dia dari dunia maya dan hubungan kita sudah 9bulan tapi kita sama sekali blm prnh ktemu. Dia juga ingin menikahi saya. Namun saat ini saya juga mempunyai 2orang teman laki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=547&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Saya &#8230; umur 18 tahun. Saya mau cerita ttg problem saya. Saat ini saya sedang menjalin hubungan dgn seseorg sbut saja si “A”. Saya kenal dia dari dunia maya dan hubungan kita sudah 9bulan tapi kita sama sekali blm prnh ktemu. Dia juga ingin menikahi saya. Namun saat ini saya juga mempunyai 2orang teman laki &#8211; laki yang ingin menikahi saya juga. Sebut saja si “B” usianya sudah agak tua dan si “C” masih muda sama seperti si “A”,dan menurut saya pekerjaan mereka sama &#8211; sama sudah bagus namun ditinjau dari segi perekonomiannya si “B” lebih mapan dari mereka. Menurut saya ketiganya sama &#8211; sama bagus. Ow,ya semuanya saya kenal dari dunia seperti itu. Saya bingung sekali untuk memutuskan persoalan besar ini pak. Menurut pak ustadz saya harus pilih yang mana? Mohon dibalaz pak ustadz..</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-547"></span>Baru berusia 18, sudah diminati banyak pelamar. Hebat. Bagi-bagi dong kiatnya gimana! Supaya temen2 lain, khususnya yang sudah 20-an ke atas, juga bisa gitu.</p>
<p>Mungkin karena banyaknya pilihan, jadi bingung deh. Eh, apa bener, penyebab bingung itu banyaknya pilihan? Saat pemilu, pilihannya lebih banyak. Tapi nggak bingung tuh!</p>
<p>Menurutku, kebingungan kita itu biasanya disebabkan oleh hal-hal lain yang lebih bersifat kualitatif daripada kuantitatif. Diantaranya:</p>
<ul>
<li>kurangnya ilmu mengenai cara efektif untuk tentukan pilihan</li>
<li>kurangnya informasi mengenai alternatif-alternatif yang bisa kita pilih</li>
<li>kurangnya dukungan terhadap pilihan yang hendak kita tentukan</li>
<li>kurangsiapnya kita untuk menghadapi perubahan yang akan timbul lantaran penentuan pilihan itu</li>
<li>kurang melibatkan Sang Maha Penentu</li>
</ul>
<p>Kalau kurang ilmu, belajar dong! Berkonsultasi seperti ini merupakan bagian dari belajar. Tentu masih ada banyak cara lain. Diantaranya baca buku. &#8216;Kan ada banyak tuh buku tentang cara memilih yang efektif. Diantaranya: <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">Istikharah Cinta: cara cerdas mendapatkan jodoh ideal</a>.</p>
<p>Kalau kurang informasi, gali dong! Penggalian informasi yang paling efektif mengenai seseorang adalah melalui interaksi tatapmuka, terutama dari &#8220;bahasa nonverbal&#8221;-nya, seperti tatapan mata, bahasa tubuh, perilaku, dsb. (Kalau belum pernah bertatapmuka, pastilah kita kekurangan informasi walau mungkin belum menyadarinya). Kemudian untuk menyempurnakan informasi mengenai seseorang itu, kita perlu cari tahu dari sekurang-kurangnya dua orang &#8220;saksi&#8221; yang adil. Andai terlambat mengetahui bahwa orang itu ternyata telah beristri, bisa berabe, &#8216;kan? (Untuk contoh kasus, lihat <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/16/harapan-jodoh-dalam-mimpi-dan-hukum-karma/">&#8220;Harapan, Jodoh dalam Mimpi, dan Hukum Karma</a>.)</p>
<p>Untuk memperoleh dukungan terhadap pilihan kita, dapatlah kita bermusyawarah dengan orang-orang yang kita harapkan dukungannya, seperti orangtua, saudara, dan sahabat dekat. Dukungan kuat akan kita dapatkan apabila kita memperkenalkan si dia sedini mungkin. (Lihat &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/12/akrabilah-keluarga-si-dia-sedini-mungkin/">Akrabilah keluarga si dia sedini mungkin!</a>&#8220;) Untuk itu, semua teman lawan-jenis kita itu perlu kita perkenalkan. Kita tak usah menunggu mereka menjadi pacar kita atau apalagi menunggu saat si dia hendak melamar kita.</p>
<p>Supaya kita siap secara obyektif, kita perlu memenuhi sebagian besar dari &#8220;kriteria siap nikah&#8221;. (Lihat halaman <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/sukses-pacaran/">Kriteria Siap-Nikah</a>.) Ada kalanya, walau secara obyektif kita sudah siap, mental kita belum siap menghadapi perubahan. Nah, supaya mental kita siap, langkah yang paling efektif adalah doa &amp; dzikir. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah, hati menjadi tenang. (Lihat <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/06/11/cara-dzikir-untuk-atasi-segala-masalah-cinta/">Doa &amp; Zikir Cinta</a>.)</p>
<p>Untuk melibatkan Sang Maha Penentu, lakukanlah istikharah. Dengan istikharah, kita bisa memohon Dia memilihkan yang terbaik bagi kita, memohon Dia mentakdirkan yang sesuai dengan pilihan kita, atau pun memohon Dia memudahkan jalan untuk itu semua. (Lihat <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">Istikharah Cinta: cara cerdas mendapatkan jodoh ideal</a>.)</p>
<p>Demikian saranku. Semoga berguna sebagaimana mestinya. Aamiin.</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, Siapkan diri Tagged: bingung memilih, informasi, internet, istikharah, jodoh ideal, konsultasi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/547/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=547&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/20/bingung-pilih-1-diantara-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kalo belum ketemu jodoh gimana? (1)</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/17/kalo-belum-ketemu-jodoh-gimana-1/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/17/kalo-belum-ketemu-jodoh-gimana-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 12:35:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[istikharah]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[konflik]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=540</guid>
		<description><![CDATA[Saya .., umur 24 tahun domisili di D. Saat ini saya sedang menjalin hubungan dengan seorang pria dan sudah berjalan selama 3 tahun. Dari awal kami menjalin hubungan kami sepakat bahwa ini adalah hubungan yang tidak main-main. Awalnya saya merasa senang akhirnya ada juga yang mau menikahi saya. Namun seiring dengan waktu, banyak hal yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=540&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Saya .., umur 24 tahun domisili di D. Saat ini saya sedang menjalin hubungan dengan seorang pria dan sudah berjalan selama 3 tahun. Dari awal kami menjalin hubungan kami sepakat bahwa ini adalah hubungan yang tidak main-main. Awalnya saya merasa senang akhirnya ada juga yang mau menikahi saya. Namun seiring dengan waktu, banyak hal yang membuat saya menjadi kesal. </p>
<p>
Pertama, waktu pertama kali bertemu dia janji mau menyelesaikan kuliahnya, namun 3 tahun kami jalan baru dia selesaikan. Alasannya macam-macam. Setiap kali saya motivasi dia untuk lulus, dia diam dan marah. Setelah lulus, penyakit hepatitis-nya kambuh, otomatis kami jadi mengundurkan rencana pernikahan. </p>
<p>
Selain itu, orang tua saya juga semakin tidak setuju dengan dia. Kata ibu saya, ada yg ganjil. Itu feeling orang tua, biasanya bener. Saya juga sudah berusaha untuk mencari pekerjaan di daerahnya (kami memang menjalin hubungan jarak jauh selama ini, dia di P sedangkan saya di D), tapi tidak ada yang tembus. Saya istikharah, setelah itu perasaan saya seperti hampa dan berat.</p>
<p>
Apakah memang hasil istikharah saya menunjukkan dia bukan jodoh saya? Kenapa ya setiap laki-laki yang berkenalan dengan saya selalu gagal, dulu mereka bilang saya tidak putih, pendek dll.. sekarang alasannya karena saya s2 mereka jadi minder&#8230; </p>
<p>
Saya baca buku Bapak, <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/06/11/cara-dzikir-untuk-atasi-segala-masalah-cinta/">doa &amp; zikir cinta</a>, ada doa &amp; zikir pertemukan dengan jodoh, supaya mampu menikah, supaya memiliki kekuatan dalam menghadapi cobaan dll&#8230; apakah ada alasan kenapa bapak mengambil potongan ayat tersebut? (maaf pak, bukan meragukan bapak.. saya justru merasa terbantu sekali dengan tulisan bapak..akhirnya ada juga solusi untuk saya..karena selama ini saya selalu menemukan bacaan seperti pernikahan dini tapi tidak ada solusi mengenai ya kalo belum ketemu jodoh gimana? padahal dalam kasus saya&#8230; saya tidak menolak laki2, tapi ada faktor entah apa yang membuat laki2 tidak melamar saya-ini siy menurut saya)&#8230; tolong luruskan saya ya pak..</p>
</blockquote>
<p>
Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-540"></span>Terima kasih kau telah membaca bukuku. Terima kasih pula atas kepercayaan yang kau taruh padaku untuk &#8220;meluruskan&#8221;-mu.</p>
<p>
Ya, aku bersedia &#8220;meluruskan&#8221;-mu seperlunya dan sebatas kemampuanku. Kalau ada informasi yang lebih lengkap, akan lebih mudah bagiku untuk menganalisis kasusmu. Sambil menunggu informasi tambahan, kusampaikan dulu tanggapan awal.</p>
<p>Terhadap pertanyaan kritismu mengenai penggunaan &#8220;potongan&#8221; ayat tertentu untuk <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/06/11/cara-dzikir-untuk-atasi-segala-masalah-cinta/">doa &amp; zikir cinta</a>, jawabanku: ya, memang ada pertimbangannya. Gambarannya sudah aku ungkapkan di bab pertama, sub-bab &#8220;Cara Zikir Sesuai Syariat&#8221;, dua pasal pertama:</p>
<ol>
<li>Mengutamakan contoh dari Al-Qur&#8217;an dan As-Sunnah</li>
<li>Sesuai [atau relevan] dengan masalah yang sedang dihadapi</li>
</ol>
<p>Terhadap pertanyaan utama, &#8220;Kalo belum ketemu jodoh gimana&#8221;, maka pertimbangan pertama kita: Benarkah kita belum ketemu jodoh? Bagaimana kalau sebenarnya jodoh kita itu sudah ada di depan mata kita, tetapi kita belum menyadarinya?</p>
<p>Dalam konsultasi tatapmuka, tak jarang aku mendapat pertanyaan &#8220;Kalo belum ketemu jodoh gimana&#8221;. Namun setelah dianalisis lebih dalam, ketahuanlah bahwa ternyata jodoh mereka sudah disediakan oleh Tuhan di hadapan mereka, tetapi selama itu mereka belum menyadarinya. Tak ada satu pun diantara mereka yang pada kenyataannya belum ketemu jodoh sama sekali. (Juga dalam buku-buku mengenai filsafat cinta dan psikologi cinta, seringkali kudapati bahwa banyak orang mengira belum ketemu jodoh, padahal sebetulnya sudah ketemu.)</p>
<p>
Pada kasusmu, dari kata-kata yang kau sampaikan dalam curhatmu, kusimpulkan: ada kemungkinan bahwa kamu pun sudah bertemu dengan jodohmu, yakni pacarmu saat ini, tetapi kau (dan mungkin juga pacarmu) belum maksimal dalam merawat jodoh yang telah tersedia ini. Bila setelah istkharah kau malah merasa berat, kita pun dapat mempertimbangkan: Apakah kau sudah benar-benar melakukan istikharah dengan benar? (Untuk uraian lebih rinci mengenai istikharah ini, silakan baca buku <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">Istikharah Cinta</a>.)</p>
<p>
Meredupnya rasa cintamu padanya, juga rasa sayang orangtuamu kepadanya, merupakan kasus yang banyak terjadi pada pasangan yang pacaran lebih dari dua tahun. Kasus seperti itu juga banyak melanda pasangan suami-istri setelah usia perkawinan mereka lebih dari dua tahun, terutama pada pasangan yang menjalani pacaran secara singkat atau tanpa masa pacaran sama sekali.</p>
<p>
Ketika hubungan cinta kita sudah berlangsung cukup lama, katakanlah sudah lebih dari setahun, kita cenderung memikirkan mengapa si dia kurang memenuhi harapan kita. (Misalnya, harapan bahwa dia segera menyelesaikan studinya.) Dalam keadaan begini, mungkin kita berkutat pada sudut pandang subyektif kita sendiri. Kita kurang memperhatikan sudut pandang pasangan kita. Bahkan kita juga kurang memperhatikan keadaan obyektifnya. (Untuk perbandingan dengan kasusku, silakan simak Hati Lelaki, &#8220;<a href="http://shodiqmustika.multiply.com/journal/item/2/Mau_cepat_lulus_atau_mau_pintar_Jasa_Orangtua_dan_Guru_yang_Tak_Terlupakan">Mau Cepat Lulus atau Mau Pintar?</a>&#8220;)</p>
<p>
Tentu saja, masalah seperti itu dapat kita atasi dengan berusaha &#8220;memahami&#8221; lebih dahulu sebelum mengharap &#8220;dipahami&#8221;. Untuk itu, salah satu hal penting yang perlu kita pahami adalah perbedaan sikap pria-wanita. (Lihat <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/23/buku-taaruf-yang-best-seller/">Taaruf Forever</a>.)</p>
<p>
Bagi wanita pada umumnya, mungkin termasuk dirimu, tidak seharusnya dia &#8220;diam dan marah&#8221;. Padahal, begitulah salah satu &#8220;bahasa lelaki&#8221; (yang kurang dipahami oleh perempuan).</p>
<p>
Aku menduga, kemarahannya bukanlah karena kau memotivasi dia. Sebab, semua orang tentulah senang diberi dorongan oleh sang kekasih. Besar kemungkinan, yang memicu kemarahannya adalah kurang tepatnya <em>cara</em> kamu dalam memotivasi dia. </p>
<p>
Gimana sih cara kamu memotivasi dia? Terangkanlah serinci-rincinya, ya! Mungkin aku bisa memberitahu kamu cara lain yang lebih jitu untuk memotivasi laki-laki.</p>
<p>
Itu dulu tanggapanku. Nanti setelah ada tambahan informasi darimu, terutama tentang bagaimana kamu mensikapi dia dan apa saja pandangan dia terhadap sikapmu kepadanya, insya&#8217;Allah aku dapat menyampaikan penjelasan tambahan.</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, 5 - Tebarkan hikmah, Evaluasi, Ikatan pranikah Tagged: istikharah, jodoh, komunikasi, konflik, konsultasi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/540/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/540/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/540/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/540/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/540/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/540/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/540/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/540/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/540/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/540/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=540&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/17/kalo-belum-ketemu-jodoh-gimana-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Harapan, Jodoh dalam Mimpi, dan Hukum Karma</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/16/harapan-jodoh-dalam-mimpi-dan-hukum-karma/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/16/harapan-jodoh-dalam-mimpi-dan-hukum-karma/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2008 07:40:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[janji]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[seks]]></category>
		<category><![CDATA[zina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=536</guid>
		<description><![CDATA[Bapak Shodiq yang saya hormati, pertama-tama saya mengucapkan terima kasih atas tulisan-tulisan Bapak yang sudah beredar dan sangat mudah dimengerti, enak dibaca dengan bahasa yang dinamis, sedikit genit dan berkesan gaul tetapi tidak meninggalkan sopan-santun. Saya suka dengan gaya bahasa Bapak. Dari rasa suka gaya bahasa tersebut saya jadi ketagihan membaca semua buku yang Bapak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=536&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Bapak Shodiq yang saya hormati, pertama-tama saya mengucapkan terima kasih atas <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/bukuku/">tulisan-tulisan Bapak yang sudah beredar</a> dan sangat mudah dimengerti, enak dibaca dengan bahasa yang dinamis, sedikit genit dan berkesan gaul tetapi tidak meninggalkan sopan-santun. Saya suka dengan gaya bahasa Bapak. Dari rasa suka gaya bahasa tersebut saya jadi ketagihan membaca semua buku yang Bapak tulis.</p>
<p>
Kedua kalinya -sekaligus ini tujuan utama saya mengirim email ke Bapak- saya ingin bertanya  kepada Bapak tentang permasalahan saya sebagai berikut:</p>
<p>
Saya memiliki pacar (?) sebut saja Y. Sebenarnya kami sudah saling kenal &#8220;hangat-hangat taik anjing&#8221; -begitu orang menyebut- sejak tahun 2005 yaitu ketika kami sama-sama bekerja di Jawa Timur. Tahun 2006 kami sama-sama merantau ke pulau seberang. Tepatnya bulan oktober 2007 kami lebih dekat. Waktu itu saya tidak tahu kalau dia sudah menikah sebab ketika Y saya tanya, dia tidak mengiyakan. Kami menjadi lebih dekat sampai akhirnya kami terlibat making love. Baru pada Januari 2008 saya baru tahu kalau dia sebenarnya sudah menikah dengan X pada bulan Mei 2007. </p>
<p>Karena sudah terlalu jauh hubungan kami -Y berjanji menikahi saya- maka saya minta tanggung jawabnya. ternyata Y tidak mau bertanggung jawab dengan alasan kami melakukannya atas dasar suka sama suka. Saya terus menuntut tanggung jawabnya sampai sekarang. </p>
<p>Disamping itu, saya selalu minta petunjuk kepada Alloh dengan sholat istiharah dan hajat. Sampai saat ini saya merasa belum mendapat petunjuk, hanya beberapa mimpi yang kurang lebih bertema sama. yang terakhir, firasat mimpi saya dapatkan setelah saya sholat istiharah dan hajat dimana  waktu itu hati kecil saya yakin bahwa Y suatu hari nanti akan menikahi saya.   </p>
<p>Dalam mimpi tersebut, saya sedang tiduran bersama Y. Tiba-tiba Y bertakbir &#8220;Allohu Akbar&#8221; lalu meniup kening saya, setelah itu Y berpakaian dan pergi (pulang) tanpa sepatah katapun.</p>
<p>
Bapak Shodiq, saya tidak tahu apa makna mimpi saya tersebut. yang jelas sejak saya mendapatkan mimpi tersebut ada keyakinan pada hati saya bahwa Alloh tidak akan menyia-nyiakan harapan makhluknya. Perlu Bapak Shodiq ketahui, Y sudah punya  seorang anak perempuan. </p>
<p>
Pertanyaan saya:</p>
<ol>
<li>Apakah keyakinan saya tersebut tidak salah kaprah?</li>
<li>Apakah mimpi yang saya dapatkan tersebut bisa dikategorikan mimpi spiritual? (saya sudah membaca buku <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">Istiharah Cinta</a> yang bapak tulis, tetapi saya masih ragu juga untuk menyikapi mimpi saya tersebut)</li>
<li>Kira-kira apa makna mimpi saya tersebut?</li>
<li>Apakah karma itu benar-benar ada? Apakah karma itu bisa menimpa anak keturunan orang yang bersangkutan?</li>
</ol>
<p>
Bapak Shodiq, saya sangat mengharapkan jawaban dari Bapak. Terima kasih.</p>
</blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-536"></span>Terima kasih kau telah membaca bukuku. Terima kasih pula atas pujianmu. Berikut ini jawabanku:</p>
<p>
1. Keyakinan manakah yang kau tanyakan? Semuanya? Baiklah. Aku sampaikan penilaianku terhadap keyakinan-keyakinanmu yang kuanggap terpenting.</p>
<p>1.1. Mengenai sikap Allah SWT terhadap harapan-harapan hamba-Nya, Dia mengajukan pertanyaan retoris, &#8220;<em>Apakah manusia memperoleh segala yang dia harapkan?</em>&#8221; (QS an-Najm [53]: 24) Maksudnya, tidak semua harapan kita terpenuhi. <strong>Yang pasti terpenuhi adalah doa kita.</strong> &#8220;<em>Berdoalah kepada-Ku, niscaya kuperkenankan bagimu.</em>&#8221; (QS al-Mu&#8217;min [40]: 60) Hanya saja, kita tidak tahu bagaimana dan kapan Dia memenuhi doa kita. Mungkin di dunia ini doa kita terpenuhi, mungkin pula di akhiratlah doa kita itu baru terpenuhi.</p>
<p>1.2. Mengenai tuntutanmu kepada Y untuk menikahimu? Ya. Kau berhak menuntut itu. Namun, <strong>yang lebih kuat untuk kau jadikan dasar tuntutan adalah janjinya</strong>. Sebab, disamping agama kita mewajibkan pemenuhan segala janji (lihat QS al-Israa’ [17]: 34), negara kita pun menetapkan demikian (pasal berapa di KUHP, silakan tanya ahli hukum). </p>
<p>Tak perlulah perbuatan zina itu kau jadikan dasar tuntutan. Sebab, kau akan kesulitan mencari dasar hukumnya. Memang sih, ada banyak wanita yang mengira bahwa menyerahkan tubuhnya kepada seorang lelaki itu berarti telah mengikatnya. Tapi nyatanya, <strong>ada banyak pria yang tidak merasa terikat setelah menyetubuhi wanita</strong>.</p>
<p>1.3. Bila seorang lelaki tidak mengiyakan ketika ditanya tentang status nikahnya, maka itu bukan berarti bahwa dia bersatus tidak kawin. Bahkan bila dia menjawab &#8220;belum pernah nikah&#8221; pun, itu juga masih belum cukup kuat untuk meyakinkan kita. Islam mengajarkan kita bahwa dalam setiap aqad nikah itu harus ada dua orang saksi yang adil. Implikasinya, <strong>bila kita ingin tahu status pernikahan seseorang, lebih baik kita cari tahu informasi dari dua orang saksi yang adil daripada sekadar bertanya kepadanya</strong>.</p>
<p>
1.4. Walau kau memperlakukan dia sebagai pacarmu, sebetulnya dia bukanlah pacarmu. Makna &#8220;pacar&#8221; aslinya, dalam bahasa Kawi (Jawa Kuno),  adalah &#8220;calon pengantin&#8221;. Jadi, sebenarnya <strong>kau baru dapat menyebutnya sebagai pacarmu hanya setelah dia berniat hendak menikahimu</strong>.</p>
<p>
2. Ya, mimpi tersebut dapat kita golongkan mimpi spiritual, walau tidak sepenuhnya spiritual. Malah mungkin saja unsur spiritualnya lebih kecil daripada yang nonspiritual. Memang, ungkapan <em>Allaahu Akbar</em> mengisyaratkan spiritual. Namun, keadaan &#8220;tiduran dengan si dia&#8221; itu sulit untuk kita sebut spiritual. </p>
<p>
3. Menurut pemahamanku, sebatas ilmuku yang tak seberapa ini, makna mimpimu adalah sebagai berikut:</p>
<p>
Makna &#8220;<em>Allaahu Akbar</em>&#8221; adalah Allah Mahabesar, lebih besar daripada siapa pun, termasuk si dia. Karena itu, kau tak perlu memuja-muja dia, menganggap dia &#8220;luar biasa&#8221; (lain dari yang lain), dan sebagainya. Kepergiannya &#8220;(pulang) tanpa sepatah katapun&#8221; menegaskan bahwa dia bukanlah siapa-siapa. Dia lebih suka menjadi rekan kerjamu daripada menjadi suamimu</p>
<p>
Walau berhak, kau tak usah mengharap dia menjadi suamimu. Terbukalah kepada pria lain. Dengan ber<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/tag/taubat/">taubat</a>, kau lebih berhak untuk mendapatkan pria yang lebih baik daripada dia sebagai jodohmu.</p>
<p>
4. Islam <strong>tidak</strong> mengakui keberadaan hukum karma. (Lihat Harun Yahya, <a href="http://www.harunyahya.com/karma01.php">Islam and Karma</a>.) Perihal kasusmu, mengenai ingkar janji, Allah SWT berfirman, “<em>Barangsiapa melanggar janjinya, maka akibat pelanggarannya akan menimpa dirinya sendiri</em>.” (QS al-Fath [48]: 10) Jadi, akibat dari pelanggaran janjinya itu takkan menimpa anak-anaknya.</p>
<p>
Demikianlah jawabanku. Wallaahu a&#8217;lam.</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, Evaluasi Tagged: janji, jodoh, komunikasi, konsultasi, mimpi, seks, zina <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/536/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/536/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/536/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=536&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/16/harapan-jodoh-dalam-mimpi-dan-hukum-karma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kiat menjaga keperawanan dalam pacaran</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/28/kiat-menjaga-keperawanan-dalam-pacaran/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/28/kiat-menjaga-keperawanan-dalam-pacaran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 02:11:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Hasilkan kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[gaya pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[perawan]]></category>
		<category><![CDATA[janji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=511</guid>
		<description><![CDATA[Indah, seorang pembaca artikel &#8220;2/3 remaja SMP tidak perawan lagikah?&#8220;, telah menyampaikan tanggapan yang sangat menarik. Begitu menariknya, sampai-sampai kuputuskan untuk mengutipnya di sini.
Ini dia tanggapan dari Indah:
Allaah sudah berjanji dalam Al-Qur’an, laki-laki yang berzina untuk wanita yang berzina, begitu sebaliknya, laki2 yang tidak berzina untuk wanita yang tidak berzina, begitu juga sebaliknya. So, kalo [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=511&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Indah, seorang pembaca artikel &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/01/23-remaja-smp-tidak-perawan-lagikah/">2/3 remaja SMP tidak perawan lagikah?</a>&#8220;, telah menyampaikan tanggapan yang sangat menarik. Begitu menariknya, sampai-sampai kuputuskan untuk mengutipnya di sini.</p>
<p><span id="more-511"></span>Ini dia <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/01/23-remaja-smp-tidak-perawan-lagikah/#comment-3266">tanggapan dari Indah</a>:</p>
<blockquote><p>Allaah sudah berjanji dalam Al-Qur’an, laki-laki yang berzina untuk wanita yang berzina, begitu sebaliknya, laki2 yang tidak berzina untuk wanita yang tidak berzina, begitu juga sebaliknya. So, kalo mau dapet yang masih perawan, ngaca dulu dong, masih perjaka gak? Kalo udah gak perjaka nuntut pengen dapet perawan, gak punya malu aja kali ya? sok suci. </p>
<p>Menurut pengalaman aku, yg masih pertahanin keperawanan aku ampe sekarang, ML atau nggak sebelum nikah itu, tergantung perempuannya. Kalo perempuannya kuat jagain ntu “barang” jgn ampe jebol dulu sbelum merit, laki2 jg biasanya ngerti&amp;gak akan maksa (kecuali kalo kasusnya diperkosa). Dari pengalaman aku, para lelaki malah lebih hormat, respect &amp; tambah sayang, kalo kita bisa jagain “atu2nya yg paling berharga ntu”. </p>
<p>Aku belom pernah nemuin cowo yg pacaran ma aku ampe gitu “mupeng” nya maksa aku buat ML, coz dari awal aku udah ajuin syarat2 buat bisa pacaran ama aku:<br />
1. No sex before married,<br />
2. no drugs, no alkohol, no smoking,<br />
3. no ngebohong. </p>
<p>So, dari awal emang udah di block dulu cowo2 yg “mupeng”. Jadi, untuk temen2 cewe, hargai &amp; jagalah tubuhmu sendiri, karena kalau bukan dirimu sendiri yg menjaganya, cowo2 “mupeng” lah yg akan merusaknya.</p></blockquote>
<p>Artikel terkait:<br />
<a href="http://wppi.wordpress.com/2007/11/25/ikatan-pacaran-cukup-jelas/">Ikatan Pacaran Cukup Jelas</a><br />
<a href="http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/30/5-jurus-jurus-penangkal-zina/">Jurus-jurus penangkal zina</a></p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, 5 - Tebarkan hikmah, Hasilkan kebaikan, Siapkan diri Tagged: cewek, gaya pacaran, janji, perawan <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/511/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=511&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/28/kiat-menjaga-keperawanan-dalam-pacaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Tak sabar menanti jodoh</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/27/konsultasi-tak-sabar-menanti-jodoh/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/27/konsultasi-tak-sabar-menanti-jodoh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 07:02:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[cari jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[putus cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=508</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum ustad, ustad sy cwe umur 28th,usia yg sangat matang untk membina suatu hubungan berumah tangga. saat ini sy lg mencari jodoh yg ideal karena sy br aja putus dr cwo sy karena perbedaan agama, padahl kt udh pacaran 5th tetapi sy dibohongi karena setau sy Dia it muslim. Sy bodoh ya ustad segitu lm [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=508&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Assalamualaikum ustad, ustad sy cwe umur 28th,usia yg sangat matang untk membina suatu hubungan berumah tangga. saat ini sy lg mencari jodoh yg ideal karena sy br aja putus dr cwo sy karena perbedaan agama, padahl kt udh pacaran 5th tetapi sy dibohongi karena setau sy Dia it muslim. Sy bodoh ya ustad segitu lm sy dibohongi, tetapi itu jadi pelajaran buat sy. Ustad kapankah sy menemukan jodoh sy karena sy selalu saja didesak oleh orangtua, karena saat in sy belum punya pilihan untuk dijadikan calon suami yg ideal, kenapa sy sulit sekali untuk membina suatu hubungan dng seorang ikhwan?ustad dulu sy pernah mempunyai ketakutan untuk membina hubungan dgn seorang pria karena papa sy suka sekali main perempuan dan hubungan rumah tangga kakak, abang serta om sy semuanya berantakkan. Sy tidak mau bernasib sama dengan mereka. Apakah karena latar belakang keluarga sy yg broken home hingga saat ini sy tidak punya cwo untuk dijadikan suami?apa yg harus sy lakukan ustad untuk membuka hati dan pikiran serta bersikap positif gimana caranya?ustad sy selalu bilang buka hati dan pikiran jgn menggangap semua orang itu jelek dan teman2sy bilang apa yg terjadi dgn keluarga sy akan ada hikmahnya karena sy orang yg sabar dlm mengambil kputusan dan anak yg taat pada orang tua itu kata teman2 dan tetangga sy. sy sendiri sebenarnya sangar rapuh, sy pernah berujar secara tdk sadar bahwa hidup dan mati sy untuk mama dan abang sy karena mama sy sdh tua sering sakit2an dan abang sy lumpuh jatuh dari motor. apakah itu hukuman buat sy karena sampai saat ini pun sy tidak punya pilihan cwo untuk dijadikan calon suami. sy sudah siap lahir dan batin untuk membina hubungan rumah tangga, apakah masih ada laki2 yg jd pilihan allah untuk sy, sy sudah tidak sabar menunggu hal itu terjadi. ustad mohon bantu sy siapak yang menjadi penda,ping hidup sy kelak?</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-508"></span>wa&#8217;alaykum salam wa rahmatullah</p>
<p>Ya, aku mengerti kegundahanmu. Dibanding pria, wanita cenderung perlu segera berjodoh. Keinginannmu untuk segera berjodoh itu bagus. Namun kemauanmu untuk belajar dari pengalaman pahit itu juga bagus, bahkan lebih bagus.</p>
<p>Dari pengalaman pahit itu kita bisa belajar untuk tidak buru-buru &#8220;jadian&#8221; sebelum kita kenal si dia secukupnya. Bukan hanya kenal <em>apa</em> agamanya, melainkan juga kenal <em><strong>bagaimana</strong></em> dia beragama. Apalagi, kau tergolong sabar dalam mengambil keputusan.</p>
<p>Ustadmu sudah benar dalam menasihati dirimu untuk mengubah kebiasaan berpikir &#8220;generalisasi&#8221; (menyamaratakan) terhadap semua orang. Aku mengerti bahwa pengalaman pahit itu terkadang membuat kita sulit menaruh kepercayaan kepada orang lain. Memang, tidak semua orang itu bagus pekertinya. Selalu ada orang yang jelek perangainya. Namun, tidak semua pula orang itu buruk. Pasti ada orang yang baik. Kau perlu mengerti bahwa setiap orang itu berlainan. </p>
<p>Kau pun perlu memahami bahwa setiap orang itu tidak 100% baik. Selalu ada keburukannya. (Kesempurnaan hanyalah milik Allah.) Dan kau juga perlu memahami bahwa setiap orang itu tidak 100% buruk. Selalu ada kebaikannya.</p>
<p>Kebaikan seseorang bisa berpengaruh baik kepada orang lain (di samping kepada diri sendiri). Keburukan seseorang pun dapat pula berpengaruh buruk kepada orang lain (di samping kepada diri sendiri). Namun, Allah hanya menghukum orang menurut perbuatannya sendiri, bukan perbuatan orang lain. Latarbelakang keluargamu takkan menjadi karma bagimu. Di luar sana, akan ada pria baik-baik yang mau berjodoh denganmu dan menerimamu apa adanya.</p>
<p>Di satu sisi, kau tak perlu &#8220;mengkambinghitamkan&#8221; latar belakang keluargamu. Di sisi lain, kau tak usah &#8220;memberhalakan&#8221; keluargamu. Berbakti kepada orangtua dan menyantuni saudara memang bagus, tapi jangan berlebihan. Janganlah hidup hanya untuk mereka saja. Islam itu rahmatan lil alamin: rahmat bagi seluruh alam. Berbuat baik jugalah kepada orang-orang lain.</p>
<p>Dengan banyak-banyak berbuat kepada orang lain, dan juga banyak bergaul dengan orang-orang baik, tentu kau juga akan berjodoh dengan yang baik pula. (Hal ini sudah aku terangkan di bukuku terdahulu, <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">Istikharah Cinta</a>.) Sementara itu, untuk mempercepat &#8220;perjodohan&#8221; ini, silakan <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/04/11/manfaatkan-agen-cinta/">manfaatkan &#8220;agen cinta&#8221;</a>. (Hal ini aku terangkan di buku terbaruku, <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/25/ayat-ayat-mesra-buku-pertama-panduan-pacaran-islami">Ayat-Ayat Mesra</a>.)</p>
<p>Itulah saranku kali ini. Selain itu, aku pun berdoa semoga kau mendapat jodoh terbaik dari Sang Maha Penyayang. (Aamiin.)</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, Evaluasi Tagged: cari jodoh, konsultasi, putus cinta <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/508/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/508/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/508/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/508/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/508/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=508&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/27/konsultasi-tak-sabar-menanti-jodoh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Aktivis Rohis yang Merasa Kurang Cantik</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/17/konsultasi-aktivis-rohis-yang-merasa-kurang-cantik/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/17/konsultasi-aktivis-rohis-yang-merasa-kurang-cantik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2008 09:15:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tata waktu]]></category>
		<category><![CDATA[aktivis dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[ijtihad]]></category>
		<category><![CDATA[kecantikan]]></category>
		<category><![CDATA[memilih pacar]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[ukhuwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=500</guid>
		<description><![CDATA[Astaghfirullah. Sudah hampir tiga bulan aku lupa menjawab pertanyaan Puspita, seorang aktivis Rohis (Kerohanian Islam) di sekolahnya. (Kalau aku juga lupa menjawab pertanyaanmu, silakan ingatkan diriku!) Dia melontarkan pertanyaannya pada 27 Juli 2008. Baru sekarang aku ingat untuk menanggapinya.
Puspita bertanya:
Assalamu’alaikum. Pak, saya mau bertanya. Alhamdulillah saya adalah siswi anggota Rohis di sekolah saya. Dan pendidikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=500&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Astaghfirullah. Sudah hampir tiga bulan aku lupa menjawab pertanyaan Puspita, seorang aktivis Rohis (Kerohanian Islam) di sekolahnya. (Kalau aku juga lupa menjawab pertanyaanmu, silakan ingatkan diriku!) Dia melontarkan pertanyaannya pada <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/06/halal-haram-pacaran-dalil-mana-yang-lebih-kuat/#comment-2722">27 Juli 2008</a>. Baru sekarang aku ingat untuk menanggapinya.</p>
<p>Puspita bertanya:</p>
<blockquote><p>Assalamu’alaikum. Pak, saya mau bertanya. Alhamdulillah saya adalah siswi anggota Rohis di sekolah saya. Dan pendidikan Rohisnya bagus juga menyenangkan. Yg ingin saya tanyakan adalah, [1] para anggota Rohis memiliki pendapat yg berlainan dalam hal pacaran. Ada yg berpendapat tidak boleh, ada yg berpendapat boleh asalkan masih dalam batasan yg sewajarnya &amp; tidak mengumbar nafsu. Kebetulan saya berpendapat boleh asalkan masih dalam batasan yg sewajarnya &amp; tidak mengumbar nafsu. Mohon penjelasannya, pak. [2] Lalu para siswa/i yg lain banyak yg tidak jadi masuk Rohis karena takut tidak boleh pacaran. [3] Jujur saya bingung juga dgn argument itu yg selalu melekat pada anak Rohis. Saya menjadi bingung apakah saya lebih baik tidak berpacaran saja? [4] Sementara saya sudah berjanji dalam hati pada diri saya sendiri &amp; pada Allah, bila saya pacaran, saya tidak akan mengumbar nafsu &amp; sewajarnya saja tanpa mengikuti cara pacaran yg lainnya. Mungkin niat saya untuk pacaran pun boleh dikatakan keterlaluan. Saya ini penyakitan sedari kecil. Dan semakin lama memang semakin parah. Saya menginginkan kelak yg menjadi pacar saya itu mau melindungi dan menyayangi saya tetapi bukan kasih sayang yg buta, tetapi didasari rasa sayang yg tulus dan dilandasi agama. [5] Lalu pertanyaan yg terakhir (maaf banyak bertanya, saya biasa dikatakan si haus ilmu), saya pernah bertanya kepada teman-teman saya, apa yg pertama kali mereka lihat dari seorang wanita sehingga mereka ingin wanita itu menjadi pacar merekan? Jawaban mereka adalah kecantikan luarnya. Jujur pak, saya agak sedih juga karena saya merasa wajah saya biasa saja &amp; tidak cantik (meskipun Alhamdulillah ada beberapa orang yg mengatakan Allah telah memberikan saya anugrah seperti itu). Maaf apabila pertanyaan saya ini merepotkan bapak. Saya ucapkan terima kasih banyak. Wassalamu’alaikum. </p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-500"></span>Wa&#8217;alaykumussalam wa rahmatullah wa barakatuh.</p>
<p>Kujumpai ada lima pertanyaan Puspita. Ya, lumayan banyak, tapi tidak terlalu banyak. Aku suka orang-orang yang haus ilmu dan gemar bertanya. Kalau memang penasaran, dengan senang hati kuterima pertanyaan itu dan kutanggapi semampuku.</p>
<p>[1] Pacaran itu berada dalam lingkup <a href="http://muslimmoderat.wordpress.com/2008/09/08/memenuhi-syaratkah-saya-untuk-berijtihad/">ijtihad</a>. Perbedaan pendapat dalam ijtihad itu wajar, asalkan ijithadnya sama-sama sah. Namun walau berbeda, kita tetap dapat mengerahkan <a href="http://muslimmoderat.wordpress.com/bukti-ukhuwah/">bukti ukhuwah</a>. Jangan sampai perbedaan itu mencerai-beraikan kita.</p>
<p>[2] Sebagian dari saudara-saudara kita yang menentang pacaran itu sangat aktif (&#8220;vokal&#8221;) dalam memprogandakan antipacaran. Supaya teman-teman kita lainnya tidak menjauhi aktivitas Rohis (dan aktivitas dakwah lainnya), kita pun perlu pula untuk juga <strong>sangat aktif (sangat &#8220;vokal&#8221;)</strong> dalam menyiarkan pacaran islami. Jika kita diam, maka mereka akan menyangka bahwa semua atau hampir semua aktivis dakwah itu antipacaran. Padahal pada kenyataannya, yang menentang itu jauh lebih sedikit daripada yang tidak menentang.</p>
<p>[3] Mendukung pacaran islami itu tidak berarti harus ikut-ikutan pacaran. Ingat, hakikat pacaran adalah <strong>persiapan menikah</strong>. Jika sekarang kau masih sibuk memikirkan kegiatan sekolah, belum memikirkan persoalan nikah, sebaiknya tunda dulu pacaranmu. Nanti saja kalau sudah lulus sekolah menengah atas <strong>dan</strong> <em>sudah hendak berancang-ancang untuk menikah</em>, barulah kau <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/07/curhat-ketika-harus-pacaran/">perlu pacaran</a>.</p>
<p>[4] Aku mendukung niatmu untuk berperilaku islami bila pacaran. Sakit-sakitan bukanlah halangan. Jika kau menerima cinta dari si dia yang mencintaimu setulus-tulusnya, dan menjalani pacaran secara sehat, maka tingkat kesehatanmu justru akan meningkat.</p>
<p>[5] Ya, yang pertama kali <em>dilihat</em> adalah penampilan. Namun yang menjadi bahan pertimbangan utama untuk memilih pasangan hidup bukanlah kecantikan. Lihat artikel &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/04/26/yang-sesungguhnya-diinginkan-cewekcowok/">Yang Sesungguhnya Diinginkan Cewek/Cowok</a>&#8220;. (Beberapa orang mengatakan parasmu menarik. Ini berarti bahwa kau pun tergolong cantik. Pede aja lagi!)</p>
<p>Walaahu a&#8217;lam.</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, Evaluasi, Tata waktu Tagged: aktivis dakwah, ijtihad, kecantikan, memilih pacar, pacaran islami, pacaran sehat, Pernikahan, ukhuwah <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/500/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=500&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/17/konsultasi-aktivis-rohis-yang-merasa-kurang-cantik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ramadhan tiba, pacaran yuk!</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/30/peluang-emas-untuk-pacaran-secara-islami/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/30/peluang-emas-untuk-pacaran-secara-islami/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 07:10:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Hasilkan kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Tata waktu]]></category>
		<category><![CDATA[beramal]]></category>
		<category><![CDATA[bercinta]]></category>
		<category><![CDATA[birahi]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[nafsu]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran sehat]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=427</guid>
		<description><![CDATA[Tadinya, sesuai &#8220;antrian&#8221; pengunjung yang berkonsultasi di blog ini, hari ini aku akan memposting artikel mengenai cara supaya tidak kecanduan masturbasi. Tapi kemudian aku ingat, sudah dua kali berturut-turut kubahas persoalan seksual, yaitu Ciuman dalam Pacaran dan Masih perawankah bila jari tangan masuk ke vagina. Jika saat ini aku memposting tulisan tentang persoalan seksual lagi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=427&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tadinya, sesuai &#8220;antrian&#8221; pengunjung yang berkonsultasi di blog ini, hari ini aku akan memposting artikel mengenai cara supaya tidak kecanduan masturbasi. Tapi kemudian aku ingat, sudah dua kali berturut-turut kubahas persoalan seksual, yaitu <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/28/ciuman-dalam-pacaran-antara-fakta-dan-mitos/">Ciuman dalam Pacaran</a> dan <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/26/masih-perawankah-bila-jari-tangan-masuk-ke-vagina/">Masih perawankah bila jari tangan masuk ke vagina</a>. Jika saat ini aku memposting tulisan tentang persoalan seksual lagi, maka mungkin itu sudah berlebihan. Sebab, seperti yang dikatakan oleh flanker (seorang pengunjung blog ini), <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/about/#comment-2953">unsur terpenting dalam pacaran yang sehat (atau islami) bukanlah hubungan lahiriah, melainkan batiniah</a>. Oleh karena itu, postingan mengenai cara supaya tidak kecanduan masturbasi itu kutunda dulu saja. Kupikir, sekarang sebaiknya kita bicara mengenai hubungan antara pacaran dan bulan Ramadhan.</p>
<p><span id="more-427"></span>Setahun yang lalu, aku sudah membahas persoalan ini dalam empat artikel. Sekarang, di sini aku hendak merangkum artikel-artikel tersebut.</p>
<p>Di artikel pertama kusebutkan bahwa <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/09/saat-terbaik-untuk-pacaran/">Ramadhan merupakan saat terbaik untuk pacaran</a>. Seorang pembaca (bernama Yeni Setiawan) menyambutnya dengan kata-kata:</p>
<blockquote><p>benar sekali judul tulisan ini. di bulan ramadan, dulu pas pacaran kami malah bisa saling menjaga satu sama lain.. seandainya setiap bulan adalah ramadhan..</p></blockquote>
<p><img src="http://bp0.blogger.com/_lZOV8CbO3K8/Ruw0ub0t9nI/AAAAAAAAA5Y/ah1gQMFrFiE/s320/ramadan_devil1.jpg" alt="" class="alignleft" />Mengapa di bulan Ramadhan, kita lebih bisa &#8220;saling menjaga satu sama lain&#8221;? Sebab, semua setan dibelenggu di bulan ini. Rasulullah saw. bersabda: <strong>Ketika tiba [bulan] Ramadhan, dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka, dan dibelenggulah semua syetan.</strong> (HR Bukhari &amp; Muslim, dari Abu Hurairah r.a.)</p>
<p>Selain itu, puasa merupakan tameng terhadap berbagai nafsu. Rasulullah saw. bersabda: <strong>Dan siapa pun belum mampu [menikah], hendaklah ia berpuasa. Sesungguhnya puasa itu merupakan perisai baginya.</strong> (HR Bukhari &amp; Muslim, dari Abdullah bin Mas’ud r.a.) Dengan perisai itulah kita menjadi lebih mampu mengendalikan berbagai nafsu kita, termasuk birahi. Jadi, jelaslah bahwa Ramadhan merupakan peluang emas untuk pacaran secara islami.</p>
<p>Untuk memanfaatkan peluang emas ini, silakan simak <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/12/panduan-pacaran-di-bulan-ramadhan/">Panduan Pacaran di Bulan Ramadhan</a>.</p>
<p>Lantas, <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/24/ramadhan-untuk-pacaran-saja/">apakah sebaiknya kita memenuhi bulan Ramadhan untuk pacaran saja tanpa menggiatkan ibadah formal seperti shalat?</a> TIDAK. Dari pernyataan bahwa &#8220;saat terbaik untuk pacaran adalah di bulan Ramadhan&#8221; TIDAK dapat disimpulkan bahwa “Ramadhan adalah saat untuk pacaran saja (sedangkan aktivitas lainnya dikesampingkan).” Bandingkan dengan pernyataan bahwa &#8220;saat terbaik untuk reuni adalah di bulan Syawal&#8221;. Dari pernyataan ini, tentu TIDAK dapat kita simpulkan bahwa “Syawal adalah saat untuk reuni saja (sedangkan aktivitas lainnya dikesampingkan).”</p>
<p>Oleh karena itu, disamping <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/10/27/ulama-yang-sibuk-bercinta/">sibuk bercinta</a> secara islami, kita mestinya juga sibuk mengerjakan amal-amal islami lainnya. Inilah yang harus kita perbuat <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/14/sia-siakah-puasanya-orang-yang-pacaran/">supaya amal puasa kita tidak menjadi sia-sia lantaran pacaran</a>.</p>
<p>Benarlah kesimpulan Feisal Rahmady dalam <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/12/panduan-pacaran-di-bulan-ramadhan/#comment-2959">menanggapi artikel Panduan Pacaran di bulan Ramadhan</a>:</p>
<blockquote><p>“Pacaran” itu cm status..yg ada di hati kita,,kalo pacaran sehat itu ya berbuat sebaik2nya terhadap org yg qta sayang.. dimana qta harus menjaga diri untuk tidak merusak kesucian, harga diri, harkat dan martabat org lain,,(sikap toleransi lah..)</p></blockquote>
<p>Intinya, hendaknya kita memperlakukan pacaran itu sebagai aktivitas &#8220;beribadah&#8221; supaya kita lebih dekat kepada Sang Maha Penyayang. Untuk itu, di dalam pacaran, terutama di bulan Ramadhan, hendaklah kita <strong>lakukan aktivitas yang membuat Dia semakin cinta kepada kita</strong>, bukan yang menjadikan Dia murka!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/427/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/427/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/427/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=427&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/30/peluang-emas-untuk-pacaran-secara-islami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bp0.blogger.com/_lZOV8CbO3K8/Ruw0ub0t9nI/AAAAAAAAA5Y/ah1gQMFrFiE/s320/ramadan_devil1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Curhat: Pilih pacaran atau taaruf?</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/19/curhat-pilih-pacaran-atau-taaruf/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/19/curhat-pilih-pacaran-atau-taaruf/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 00:23:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[taaruf]]></category>
		<category><![CDATA[ikhwan]]></category>
		<category><![CDATA[akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[islami]]></category>
		<category><![CDATA[seks]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>
		<category><![CDATA[gaya pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[mendekati zina]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=397</guid>
		<description><![CDATA[Pilih langsung pacaran, takut mendekati zina. Pilih taaruf saja, takut tidak ada komitmen yang jelas. Begitulah &#8220;dilema&#8221; yang dulu ada dalam pikiran &#8220;dewi ashuro&#8221;, seorang pembaca blog ini. Belakangan, dengan berpandangan secara luas, ia mampu mengatasi &#8220;dilema&#8221; itu. 
Dengan pandangan yang luas pula, ia memperhatikan bahwa hubungan antara pria dan wanita itu bukan melulu mengenai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=397&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pilih langsung pacaran, takut mendekati zina. Pilih taaruf saja, takut tidak ada komitmen yang jelas. Begitulah &#8220;dilema&#8221; yang dulu ada dalam pikiran &#8220;dewi ashuro&#8221;, seorang pembaca blog ini. Belakangan, dengan berpandangan secara luas, ia mampu mengatasi &#8220;dilema&#8221; itu. </p>
<p>Dengan pandangan yang luas pula, ia memperhatikan bahwa hubungan antara pria dan wanita itu bukan melulu mengenai hal-hal seksual, melainkan juga&#8230;. <span id="more-397"></span></p>
<p>Ah, tidak perlulah sekarang saya berpanjang lebar menanggapinya. Toh belum lama ini, di blog ini pula, saya pernah membicarakan <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/23/taaruf-dan-pacaran-islami-mana-yang-lebih-efektif/">efektivitas pacaran dan taaruf</a>. </p>
<p>Tujuan saya kali ini terutama adalah mendengar suara &#8220;umat&#8221; dan mengajak Anda untuk juga mendengarkannya. Untuk itu, langsung saja marilah kita perhatikan kata-kata Dewi Ashuro yang saya <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/03/ciuman-dengan-pacar/#comment-2876">kutipkan</a> di bawah ini.</p>
<blockquote><p>wah, beruntung sekali saya, saat sedang iseng googling menemukan blog yang seru seperti ini.. hehe..</p>
<p>perbincangan seperti ini memang kerap jd issue yang seru dan banyak dibicarakan, terutama saat saya kuliah dulu. </p>
<p>dengan teman saya, kita tertarik untuk membandingkan antara pacaran dan taaruf, yang akhirnya membuat kami mengambil konklusi yang kalo dipikir2 sekarang dekat dengan kesetujuan atas pacaran islami.</p>
<p>hasil perbincangan sore kami sambil ngemil ini adalah sbb (sekedar sharing..);</p>
<p>keuntungan dari pacaran adalah adanya komitmen. sedangkan kerugian dari taaruf adalah tidak adanya komitmen yang jelas.</p>
<p>berdasarkan pengalaman pribadi dan beberapa teman, komitmen membuat kita belajar untuk menjadi setia, belajar untuk bersabar. saat kita memutuskan untuk pacaran, berarti kita belajar untuk mengenali seseorang, mengetahui kebaikan dan kekurangannya, berusaha bersama untuk saling bertoleransi, dan melengkapi. </p>
<p>hal ini tidak dapat diberikan oleh taaruf. ada beberapa pengalaman teman perempuan yang berkisah tentang kekecewaannya pada orang yang sedang taaruf dengannya, tiba2 pergi tanpa pesan, tiba2 terdengar sedang taaruf dengan perempuan. tidak ada kepastian. dengan mudahnya bisa berpaling bila ternyata memang tidak cocok. tidak ada pembelajaran tentang menekan ego.</p>
<p>keuntungan dari taaruf, menghindari adanya kontak fisik. dengan hukum taaruf, seseorang dapat mengenal seseorang dengan tetap bersikap hormat. tidak melewati batas2 berlebihan dan menghindari adanya kekhilafan. betul sekali apa yang sudah dibahas oleh rekan2 sebelumnya, yang namanya manusianya pasti ada hawa nafsu.</p>
<p>dengan berpacaran, ada beberapa pengalaman (baik pribadi maupun beberapa orang) yang tidak bisa menahan diri dalam melakukan kontak fisik. akhirnya yang timbul bisa jadi jahat. jahat sama diri sendiri, dan jahat sama orang lain, karena membiarkan diri bergelimang dosa karena zina.</p>
<p>mungkin disini ada yang komentar, pacaran juga ga selalu memberikan komitmen, (bahkan nikah pun ga selalu menjamin komitmen), dan taarufnya bisa saja kelepasan kontak fisik. yah, memang begitu ilmu tentang manusia, tidak ada yang pasti. tidak seperti ilmu alam. </p>
<p>naaah, dari sini, kita menyimpulkan kita butuh nih komitmennya, tapi kita juga butuh hindari zinanya.</p>
<p>lalu sekarang ada konsep pacaran islami. kalo saya pribadi sih, daripada ada pihak yang tersinggung, biasanya menggunakan istilah pacaran yang tau batas. pacaran yang positif. </p>
<p>saya berusaha melihat sudut pandang lain dari pacaran. seperti yang ditentang dalam pacaran, adalah kontak fisik yang berlebihan batas, zina. kesannya hal yang sangat mendominasi manusia itu adalah hawa nafsu, kebutuhan biologis. padahal selain itu manusia juga punya pikiran (kognisi), dan perasaan (afeksi). rasa2nya kok, apa yang disampaikan aga timpang.</p>
<p>hindari pacaran hindari zina, ayo menikah, menikah untuk menghindari zina. kesannya orang itu yang ada di otaknya zina saja. saya sendiri melihat dan memilih pacaran, menikah, atau menjalin hubungan dengan lawan jenis itu lebih dari sekedar untuk berzina/menghindari zina. masih banyak faktor lain kok. </p>
<p>saya mau belajar berbagi, mengasihi, tertawa, berargumen, merencanakan masa depan, shoulder to cry on, menerima, memberi, menghargai, menghormati dll dsb. saya mau mencintai. </p>
<p>dan karena saya mau mencintai, saya berusaha tidak merusak cinta itu dengan perbuatan yang akhirnya akan menyakiti diri saya, dan orang lain (entah zina, entah selingkuh, entah menipu)</p>
<p>ini pendapat saya, saya tidak pakai hadist atau pun penelitian. toh menurut saya, cinta itu urusannya lebih banyak dengan hati. hehe.. </p>
<p>love &amp; peace,</p>
<p>dewi ashuro</p></blockquote>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/397/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/397/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/397/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=397&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/19/curhat-pilih-pacaran-atau-taaruf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Cara mudah mencari pacar</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/12/konsultasi-cara-mudah-mencari-pacar/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/12/konsultasi-cara-mudah-mencari-pacar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 01:51:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA["Pendekatan"]]></category>
		<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[2 - Mantapkan wujud]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[bercinta]]></category>
		<category><![CDATA[cantik]]></category>
		<category><![CDATA[cara mencari pacar]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cinta romantis]]></category>
		<category><![CDATA[cobaan dari Allah]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[ikhwan]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh cinta]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[jomblo]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswi]]></category>
		<category><![CDATA[pdkt]]></category>
		<category><![CDATA[rayuan maut]]></category>
		<category><![CDATA[romantis]]></category>
		<category><![CDATA[siap menikah]]></category>
		<category><![CDATA[sukses pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[ujian dari Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=379</guid>
		<description><![CDATA[koq sy susah dapet perempuan 7 akhwat semuanya gagal tp koq teman2 bahkan orang laen sepertinya gampang gituh terus juga teman saya juga yg hnya modal vespa yang sudah pudar warnanya saja orangnya biasa-biasa aza gampang dapet perempuannya padahal maaf pak bukannya saya nyombongin yah pak maaf padahal saya kalau dari fisik sy gk jelek bahkan orang bilang saya itu cakep, dari segi materi sy punya contohnya Mobil, sepeda motor tp koq kalau masalah cinta susah Pak kenapa??<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=379&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Assalamu’alaikum. Wr. Wb.<br />
Pak M Shodiq Mustika, nama saya Moh. Gagan, sy seorang ikhwan, usia sy skrang 21 th.<br />
Pak M Shodiq jujur saya mulai suka kepada lawan jenis sejak SD saya sudah mulai menyukai kepada lawan jenis (akhwat), namun yang menjadikan beban hidup saya ini adalah jujur sampai sekarang saya belum pernah merasakan sekalipun apa itu pacaran, namun saya sebagai ikhwan saya normal karena saya tiap melihat akhwat yang cantik jujur perasaan degdegan mulai bangkit, perasaan suka mulai bangkit, mungkin ini curhat tapi saya pernah merasakan satu kali rasanya jatuh cinta yang sangat luar biasa yang pernah saya alami, ini benar-benar sesuatu hal yang tidak saya harapkan tapi perasaan itu timbul dari mata turun ke hati saya yang paling dalam kejadian itu memang terjadi pada bulan april 2008 kepada anak mahasiswi yang seangkatan sama saya.<br />
saya sekarang Mahasiswa mau ke semester 5, ju2r saya sudah berani perhatian, ngerayu-ngerayu, sampai nembak ke ikhwan mulai semester 3 perguruan tinggi.</p></blockquote>
<p>Demikian Dik Gagan memulai curhat dan sekaligus konsultasi. Selanjutnya, <span id="more-379"></span>ia menuturkan:</p>
<blockquote><p>SMP, SMA saya belum pernah berani ke akhwat mengungkapin perasaan saya apalagi nembak dan otomatis pacaran saya belum pernah.<br />
Pak M Shodiq sebenernya saya kepingin pacaran dari SMA kelas 1 tapi sampai sekarangpun saya belum pernah, waktu SMA saya sangat takut ke akhwat, saya belum berani kecuali ngobrol2 masalah lain selain cinta dan sejak awal masuk kuliah saya sudah berani ke akhwat, dan dari semester 3 ampe sekarang lg libur smster 4 mau ke smester 5, 7 akhwat yang saya dekati gagal terus tidak ada respon sama sekali kecuali satu orang itu akhwat yang ke 2 tp tetap gagal dia menolak saya, waktu itu saya pasrah apakah Allah memberkan suatu cobaan kepada saya, dan terus terang Pak Shodiq, melihat teman2 sudah mempunyai pacar saya sebenernya sedikit ngiri kepada teman-teman yang sudah py pacar apalagi saya belum pernah pacaran sama sekali dan sekarang saya sudah dapat akhwat yang ke 8 dan akhirnya dia mau di ajakin kenalan ama saya dia anak SMP tapi kami berdua masih pendekatan dan skrang hari ke 5, saya gk tau dia mau gknya di ajak maen am saya yang ke dua kalinya, dan saya sangat berharap dia mau dia ajak ama saya lag.<br />
Pak M Shodiq saya mau bertanya!<br />
1. Bagaimana supaya akhwat itu mau sama saya supaya gk nolak terus?? soalnya saya belum pernah pacaran sekalipun dan melihat usia sy yg sudah 21 th sepertinya sudah pantas untuk pacaran.<br />
2. Pak Shodiq, apakah ini berupa cobaan dari Allah SWT kepada saya?? karena sy itu suka berfikir dua kali koq sy susah dapet perempuan 7 akhwat semuanya gagal tp koq teman2 bahkan orang laen sepertinya gampang gituh terus juga teman saya juga yg hnya modal vespa yang sudah pudar warnanya saja orangnya biasa-biasa aza gampang dapet perempuannya padahal maaf pak bukannya saya nyombongin yah pak maaf padahal saya kalau dari fisik sy gk jelek bahkan orang bilang saya itu cakep, dari segi materi sy punya contohnya Mobil, sepeda motor tp koq kalau masalah cinta susah Pak kenapa?? apakah ini hanya cobaan saja dari Allah? soalnya ada yang bilang hidup itu penuh warna-warni kadang kita di atas kadang kita di bawah kalau masalah materi, tampang saya di atas tapi masalah cinta, perempuan saya sangat di bawah.<br />
3. tolong Pak M. Shodiq berikan tips-tips biar mudah cari pasangan atau pacar? tips melakukan pendekantan sebelum memulai pacaran yang benar sampai berhasil?? tips pacaran bertahan lama bahkan sampai jenjang pernikahan?<br />
segitu aza pak M Shodiq.<br />
maaf terlalu banyak, terima kasih<br />
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p>Wa&#8217;alaykumus salam war. wab.</p>
<p>1) Ya, usia 21 sudah pantas untuk pacaran. Sebab, di usia sekitar ini, biasanya kita sudah secara serius memikirkan masa depan, seperti persiapan kehidupan berumahtangga. Sungguhpun demikian, belum berpacaran itu bukanlah aib. Kau tak perlu berkecil hati karenanya. </p>
<p>Sementara itu, supaya tidak selalu ditolak, kamu perlu <strong>berubah</strong>. Kamu harus mengubah sikap dan perilakumu meskipun selama ini kamu menganggapnya baik-baik saja. Ubahlah sikap dan perilakumu dari sekedar &#8220;baik-baik saja&#8221; menjadi &#8220;mempesona&#8221;.</p>
<p>2) Segala yang kita jalani di dunia ini merupakan ujian dari Tuhan. Namun Dia sudah membekali kita dengan kitab-Nya dan rasul-Nya beserta akal sehat kita, sehingga kita dapat menjalani ujian ini dengan sebaik-baiknya. </p>
<p>Kalau hendak menjadi fotomodel, maka yang berwajah rupawanlah yang lebih berpeluang untuk diterima. Bila hendak menjadi investor, maka yang hartawanlah yang lebih berpeluang untuk diterima. Namun untuk menjadi pacar atau pasangan hidup seseorang, materi dan penampilan bukanlah pertimbangan utama. Lihat artikel &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/04/26/yang-sesungguhnya-diinginkan-cewekcowok/">Yang Sesungguhnya Diinginkan Cewek/Cowok</a>&#8220;.</p>
<p>3) Supaya <em>mudah</em> mendapat pacar, caranya yang paling efektif: jadilah orang yang bersikap dan berperilaku <strong>romantis</strong>! Untuk itu, lihat artikel &#8220;<a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/07/11/ciri-khas-sifat-romantis/">Ciri Khas Sifat Romantis</a>&#8220;.</p>
<p>Untuk tips pendekatan sebelum pacaran, lihat artikel &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/11/19/tiga-syarat-utama-tumbuhnya-cinta-romantis/">Tiga Syarat Utama Tumbuhnya Cinta Romantis</a>&#8220;.</p>
<p>Adapun supaya pacarannya sukses (bertahan lama sampai jenjang pernikahan), penuhilah sebanyak-banyaknya kriteria (indikator) kesuksesan yang tersaji di halaman &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/sukses-pacaran/">Siap Menikah</a>&#8220;.</p>
<p>Demikian penjelasan-penjelasan saya. Semoga itu semua sudah cukup jelas. Tapi kalau masih kurang, silakan ajukan pertanyaan lagi yang lebih mendalam.</p>
<p>Wassalam.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/379/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/379/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/379/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=379&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/12/konsultasi-cara-mudah-mencari-pacar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Syarat Bolehnya Berduaan</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/25/syarat-bolehnya-berduaan/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/25/syarat-bolehnya-berduaan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 01:06:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[3 - Arungi makna]]></category>
		<category><![CDATA[Benahi pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[Tata tempat]]></category>
		<category><![CDATA[Tata waktu]]></category>
		<category><![CDATA[cara pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[fiqih pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[hadits shahih]]></category>
		<category><![CDATA[halal haram]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=287</guid>
		<description><![CDATA[Mengenai penggunaan hadits bolehnya berduaan, seorang penentang islamisasi pacaran mengatakan, &#8220;lihat tujuan Rasul bertemu dengan wanita anshor tsb.. &#8211; wanita anshor tsb punya keperluan ! &#8211; keperluan tsb [b]tidak berlangsung lama[/b] &#8211; mereka tidak dalam keadaan hati kotor karena cinta lawan jenis !&#8221;
Atas dasar itu, dia berpendapat, &#8220;jadi boleh jika lawan jenis saling bertemu dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=287&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Mengenai penggunaan hadits <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/15/shahihnya-hadits-yang-membolehkan-berduaan/">bolehnya berduaan</a>, seorang penentang islamisasi pacaran mengatakan, &#8220;lihat <strong>tujuan</strong> Rasul bertemu dengan wanita anshor tsb.. &#8211; wanita anshor tsb <strong>punya keperluan</strong> ! &#8211; keperluan tsb [b]tidak berlangsung lama[/b] &#8211; mereka tidak dalam keadaan hati kotor karena cinta lawan jenis !&#8221;</p>
<p>Atas dasar itu, dia berpendapat, &#8220;jadi boleh jika lawan jenis saling bertemu dengan diawasi dengan orang lain. &#8211; tanpa lama2 &#8211; tanpa ada kekotoran hati karena cinta lawan jenis.&#8221; Kemudian dia pun <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/15/shahihnya-hadits-yang-membolehkan-berduaan/#comment-2594">menambahkan</a>:</p>
<blockquote><p>beda dengan tujuan pacaran islami dalam blog ini !<br />
- ada kekotoran hati karena cinta lawan jenis<br />
- ada khalwat yg yang lama dengan perlindungan pada hadist ttg berduaan</p>
<p>kalo’ pak shodiq yakin bahwa Rasul memiliki perasaan saling cinta thd wanita anshor tsb, baru boleh blog ini membahas ttg pacaran islami !</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-287"></span>Pertama perlu kita pahami bahwa cinta kepada lawan-jenis di luar nikah, bahkan mengekspresikannya sekalipun, tidaklah kotor. <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/12/06/perlukah-merahasiakan-rasa-cinta/">Lihat artikel Perlukah merahasiakan rasa cinta?</a> dan <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/11/24/benarkah-ulama-ikhwanul-muslimin-mengharamkan-pacaran-2/">Benarkah ulama Ikhwanul Muslimin mengharamkan pacaran? (2)</a></p>
<p>Selanjutnya mesti kita sadari bahwa menurut kaidah ushul fiqih, kebolehan muamalah (termasuk berduaan dengan nonmuhrim) <strong>tidak</strong> membutuhkan dalil. Yang membutuhkan dalil adalah pelarangannya. Kaidahnya, <strong><em>semua muamalah itu halal, kecuali ada dalil qath’i yang melarangnya</em></strong>. </p>
<p>Nyatanya, dalam <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/15/shahihnya-hadits-yang-membolehkan-berduaan/">hadits tersebut</a> sama sekali tidak ditunjukkan persoalan lama-singkatnya. Tidak juga disebutkan syarat tiadanya rasa cinta. Hadits tersebut menekankan <strong>pengawasan</strong> dalam berduaan dengan lawan-jenis. </p>
<p>Itulah sebabnya mengapa kita dapat menerima pernyataan Imam Bukhari (yang meriwayatkan hadits tersebut) yang “memperbolehkan seorang laki-laki berkhalwat dengan seorang perempuan <em>di dekat orang-orang</em>” <strong>tanpa embel-embel</strong> “asalkan tidak disertai rasa cinta” atau pun “asalkan dalam waktu singkat”. Sebab, tidak ada dalil qath&#8217;i untuk pelarangan berduaan dalam keadaan &#8220;disertai rasa cinta&#8221; atau pun &#8220;dalam waktu yang tidak singkat&#8221;.</p>
<p>Sungguhpun demikian, kami tidak pernah menyarankan siapa pun untuk berlama-lama dalam berduaan (walau dalam pengawasan). Kami justru menekankan perlunya aktivitas “seperti berpuasa” alias menahan diri. (Lihat halaman <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/">Taman Cinta</a>.) Jadi, secara tersirat kami justru menekankan bahwa kalau berdua-duaan itu hendaknya tidak berlama-lama. </p>
<p>Kami tidak pernah menyeru para pembaca untuk berpacaran “seperti pada umumnya orang pacaran”. Kalau pada umumnya mereka berduaan berlama-lama, kita tidak usah meniru-niru mereka. Yang kami serukan, marilah kita islamisasikan budaya kita, termasuk dalam hal berduaan dalam pacaran. Marilah kita melakukan islamisasi ini melalui berbagai jalan, termasuk melalui blog ini.</p>
<p>Wallahu a’alam. </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/287/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/287/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/287/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=287&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/25/syarat-bolehnya-berduaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jajak Pendapat &#8212; Perlukah sensor?</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/17/jajak-pendapat-perlukah-sensor/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/17/jajak-pendapat-perlukah-sensor/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 00:08:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran dalam islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=260</guid>
		<description><![CDATA[XXX unrated. Kata guru saya sewaktu SD, tanda &#8220;XXX&#8221; di papan tulis itu berarti bahwa gambar atau tulisan di situ tidak boleh dihapus. Namun belakangan setelah saya menginjak masa remaja, rupanya &#8220;XXX&#8221; itu diartikan sebagai sesuatu yang perlu disensor.
Lepas dari itu, mungkin kita berlainan pendapat mengenai apa yang perlu disensor. Sungguhpun demikian, kami ingin lebih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=260&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>XXX unrated</strong>. Kata guru saya sewaktu SD, tanda &#8220;XXX&#8221; di papan tulis itu berarti bahwa gambar atau tulisan di situ tidak boleh dihapus. Namun belakangan setelah saya menginjak masa remaja, rupanya &#8220;XXX&#8221; itu diartikan sebagai sesuatu yang perlu disensor.</p>
<p>Lepas dari itu, mungkin kita berlainan pendapat mengenai apa yang perlu disensor. Sungguhpun demikian, kami ingin lebih mengenal <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/profil-pembaca/">Profil Pembaca</a>. Karenanya, kami ingin tahu pendapat Anda mengenai perlu-tidaknya sensor.</p>
<p><span id="more-260"></span>Di <a href="http://myquran.org/forum/index.php/topic,41290.0.html">Forum MyQuran</a>, kata-kata berikut ini dapat muncul dengan bebas tanpa sensor:</p>
<blockquote><p><a href="http://myquran.org/forum/index.php?PHPSESSID=1a94309f52aeb3b46f5136dd786378f5&amp;action=profile;u=54428">Aku</a> berani bilang bahwa:</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Muhammad Shodiq bin Tamsir bin Ismail bin Khusban bin Adam.</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>PENGECUT!!!</strong></p>
<p>Tenang, aku punya alasannya:<br />
Ada pesanku yang dihapus dan tidak dikomentari.<br />
Alasan alternatif untuk berdiskusi dia menolaknya padahal dia juga sibuk dengan blognya.. lantas klo dia benar mengapa dia menolaknya?<br />
Hanya pesan2x yang dapat di jawab olehnya yang ditampilkan.</p></blockquote>
<p>Memang benar ada banyak pesan dari dia yang tidak kami tampilkan dan tidak kami komentari. Mengapa?</p>
<p>Pertama, <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/23/taaruf-dan-pacaran-islami-mana-yang-lebih-efektif/#comment-2474">sudah kami terangkan</a> bahwa kami bukan orang yang gemar berdebat.</p>
<p>Kedua, juga <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/about/#comment-2456" target="_blank">sudah kami persilakan</a> &#8220;baca dulu artikel-artikel di blog ini dengan lengkap dan cermat sebelum berdiskusi lebih lanjut. Diskusi kita kurang efektif apabila kami harus mengungkapkan kembali segala yang pernah kami jelaskan sebelumnya.&#8221;</p>
<p>Anda pun dapat memeriksa sendiri kurang efektifnya &#8220;diskusi&#8221; tersebut. Silakan periksa komentarnya  <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/14/jadikan-cemburu-sebagai-pemercantik-batin/#comment-2434">yang menyimpang ini</a> dan <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/03/ciuman-dengan-pacar/#comment-2438">yang juga menyimpang ini</a> dan juga <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/05/08/konsultasi-cara-pdkt-ama-akhwat-aktivis/#comment-2441">yang lagi-lagi menyimpang ini</a>. Silakan periksa pula komentarnya yang menyoroti tulisan kami secara sepotong-sepotong <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/08/nabi-muhammad-pun-pernah-menjalin-cinta-yang-kemudian-terputus/#comment-2442">di sini</a> dan <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/11/04/bantahan-terhadap-penentang-dalil-dalil-pacaran-islami/#comment-2445">di sini</a> dan juga <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/15/shahihnya-hadits-yang-membolehkan-berduaan/#comment-2448">di sini</a> serta <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/11/04/bantahan-terhadap-penentang-dalil-dalil-pacaran-islami/#comment-2449">di sini</a>. Anda pun dapat memeriksa komentarnya yang mempersoalkan sesuatu yang sudah ada jawabannya <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/about/#comment-2443">di sini</a>.</p>
<p>Ketiga, dia sering menggunakan kata-kata yang <strong>kasar</strong>. Diantara kata-kata kasarnya itu adalah sebagai berikut:</p>
<blockquote><p>WOIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII<br />
PEMBOHONGGGGGGGGGGGGGGGG<br />
MANA TULISAN2x kami yang terposting disini<br />
HAHAHAHAHA</p>
<p>PENEGCUTTTTTTTTT<br />
PENGECUT</p></blockquote>
<blockquote><p>Pendusta.. pantas banyak pembaca bilang anda pembohong</p></blockquote>
<blockquote><p>PENGECUT!!!!</p>
<p>KNP ANDA TIDAK MAU MENERIMA TANTANGANKU????</p></blockquote>
<blockquote><p>Jgn percaya!!!<br />
Sang penulis mencoba menipu dari retorikanya<br />
Banyak hadist dan ayat alquran sepertinya di salah artikan tafsirannya<br />
Mau bukti…<br />
Lihat saja kenaifan dari cara berfikir retorikanya.</p>
<p>Knp demikian. Karena bagisaya sang penulis adalah PENGECUT</p></blockquote>
<blockquote><p>Anda [M Shodiq Mustika]:<br />
&#8220;Terus, adakah dalil (yang secara qath’i) mengharamkan pacaran? Tidak ada!&#8221;</p>
<p>Saya [Akhina Ifa]:<br />
Karena anda malas berItjihat dan hany EMNELAN MENTAH-MENTAH apa yang didapat oleh anda.</p></blockquote>
<p>Keempat, dia menyampaikan komentar yang <strong>terlalu banyak</strong>. Jumlahnya mencapai 84 buah, hanya dalam waktu 2&#215;24 jam, sebuah &#8220;rekor&#8221; dalam sejarah ngeblog saya. <a href="http://ketenteramanhati.blogspot.com/">Dia</a> juga <strong>mengulang-ulang komentar yang sama</strong>, yang di dunia internet biasanya kita golongkan sebagai spam.</p>
<p>Sekarang, silakan Anda mengikuti polling (jajak pendapat) di bawah ini. Polling ditutup pada 27 Juli 2008 sebelum tengah malam. (Pilihan jawabannya adalah &#8220;Biarkan saja tampil supaya para pembaca lain tahu&#8221; atau &#8220;Perlu disensor untuk mencegah kerusakan lebih lanjut&#8221;.)</p>
<div style="text-align:center;"><a name="pd_a_791695"></a><div class="PDS_Poll" id="PDI_container791695" style="display:inline-block;"></div><script type="text/javascript" language="javascript" charset="utf-8" src="http://static.polldaddy.com/p/791695.js"></script>
		<noscript>
		<a href="http://answers.polldaddy.com/poll/791695/">View This Poll</a><br/><span style="font-size:10px;"><a href="http://www.polldaddy.com">survey software</a></span>
		</noscript></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/260/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/260/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/260/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=260&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/17/jajak-pendapat-perlukah-sensor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Akrabilah keluarga si dia sedini mungkin!</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/12/akrabilah-keluarga-si-dia-sedini-mungkin/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/12/akrabilah-keluarga-si-dia-sedini-mungkin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Jul 2008 05:39:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA["Pendekatan"]]></category>
		<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[2 - Mantapkan wujud]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[pdkt]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan sebelum menikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Pak Shodiq Yang Baik, Satu hal yang sering menjadi kesalahan laki-laki dalam pacaran , selalu menjadikan orang tua Wanita nomor urut sekian untuk dapat mendapat restunya,,,,,,, yang penting anaknya duluan man&#8230;&#8230;, SO pola ini yang harus dirubah, bukankah kita menyukai anaknya karena Orang Tuanya telah mendidiknya&#8230;&#8230;Kita hanya terima jadi man&#8230;&#8230;&#8230;.,,,,,
Tanggapan M Shodiq Mustika:
Ya, faktor keluarga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=213&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Pak Shodiq Yang Baik, Satu hal yang sering menjadi kesalahan laki-laki dalam pacaran , selalu menjadikan orang tua Wanita nomor urut sekian untuk dapat mendapat restunya,,,,,,, yang penting anaknya duluan man&#8230;&#8230;, SO pola ini yang harus dirubah, bukankah kita menyukai anaknya karena Orang Tuanya telah mendidiknya&#8230;&#8230;Kita hanya terima jadi man&#8230;&#8230;&#8230;.,,,,,</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-213"></span>Ya, faktor keluarga si dia sebenarnya sangat penting. Begitu pentingnya itu, sehingga saya menganjurkan bahwa hendaknya kita membiasakan diri untuk berakrab-ria dengan keluarga (terutama orangtua) para teman lawan-jenis kita <strong>sedini mungkin</strong>, sebelum naksir (atau apalagi pacaran) dengan si lawan-jenis itu.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-214" src="http://pacaranislami.files.wordpress.com/2008/07/surprised-halloween-babies-by-143words.jpg?w=240&#038;h=160" alt="" width="240" height="160" />Bahkan, harusnya kita melakukannya secara tulus. Ketulusan itu akan lebih terjaga bila kita melakukannya sedini mungkin. Kita melakukannya untuk bersilaturrahim, BUKAN untuk &#8220;berpolitik&#8221; dalam rangka menggaet anaknya.</p>
<p>Bagaimanapun, Islam menekankan pentingnya silaturrahim. <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/11/konsultasi-agar-diterima-oleh-keluarga-si-dia/">Islam TIDAK mengajarkan kita bersilaturrahim kepada suatu keluarga hanya jika akan menikah dengan anaknya.</a> Walaupun kita &#8220;baru&#8221; berteman dengan lawan-jenis itu, tiada larangan untuk bersilaturrahmi dengan keluarganya. Malah, Islam menganjurkan kita untuk bersilaturrahim dengan sesama mukmin (dan menjaga hubungan baik dengan sesama manusia).</p>
<p>Abu Dzar r.a. mengungkapkan bahwa Nabi saw. pernah bersabda, &#8220;<strong>Janganlah sekali-kali engkau meremehkan kebaikan, walau sekadar bertemu saudaramu [sesama mukmin] dengan wajah ceria!</strong>&#8221; (HR Muslim)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/213/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/213/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/213/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=213&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/12/akrabilah-keluarga-si-dia-sedini-mungkin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pacaranislami.files.wordpress.com/2008/07/surprised-halloween-babies-by-143words.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>