<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Pacaran Islami &#187; Siapkan diri</title>
	<atom:link href="http://pacaranislami.wordpress.com/category/1-siagakan-pelaku/siapkan-diri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pacaranislami.wordpress.com</link>
	<description>Persiapan Menikah Melalui Tanazhur Pra-Nikah</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Dec 2009 22:26:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='pacaranislami.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/30cb6a007ee4daea355dadafbd17ae78?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Pacaran Islami &#187; Siapkan diri</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Konsultasi: Perempuan tanpa rahim</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/02/17/konsultasi-perempuan-tanpa-rahim/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/02/17/konsultasi-perempuan-tanpa-rahim/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 17:44:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[cari jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan menikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/2009/02/17/konsultasi-perempuan-tanpa-rahim/</guid>
		<description><![CDATA[Izinkan saya memperkenalkan diri, nama saya riskiyah, 29 tahun, Nona. skarg sibuk mengajar di sekolah sd swasta islami. saya tinggal di jakarta. Mohon sarannya untuk masalah saya ini. Saya gadis 29 thn, tapi belum menemukan calon/teman baik untuk pandangan hidup saya. Tapi saya juga bingung/minder karena saya tidak sama seperti perempuan seumuran saya. Di umur [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=606&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Izinkan saya memperkenalkan diri, nama saya riskiyah, 29 tahun, Nona. skarg sibuk mengajar di sekolah sd swasta islami. saya tinggal di jakarta. Mohon sarannya untuk masalah saya ini. Saya gadis 29 thn, tapi belum menemukan calon/teman baik untuk pandangan hidup saya. Tapi saya juga bingung/minder karena saya tidak sama seperti perempuan seumuran saya. Di umur saya 25 thn yang lalu saya mengalami operasi angkat rahim, krn penyakit kista dan miom disertai dgn pendarahan. artinya saya skrag adalah perempuan tanpa rahim dan kelak tidak bisa memberikan keturunan.</p>
<p>Menurut, Bapak bagaimana cara saya berikhtiar agar saya tidak minder untuk mendapatkan teman baik saya? Apakah masih ada laki-laki yang dengan ikhlas kelak bisa menerima saya apa adanya??????? Apakah ada bacaa/doa/zikir yang bisa membantu saya. Mohon bimbingannya pak. TErima kasih sebelumnya, semoga Allah meRahmati kehidupan Bapak. Amien</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika: <span id="more-606"></span></p>
<p>Aamiin. Terima kasih atas doamu padaku. </p>
<p>Aku mendukung ikhtiarmu untuk mendapatkan teman hidup. Oleh karena itu, berikut ini aku sampaikan beberapa saran untuk meningkatkan rasa percaya dirimu dan mengurangi rasa mindermu.</p>
<p>1) Perempuan pada umumnya merasa minder lantaran membandingkan keadaan dirinya dengan perempuan-perempuan lain di sekitarnya. Bila lingkungannya penuh dengan wanita yang tidak berkekurangan seperti dirinya, maka mungkin saja akan sering muncul rasa minder itu. Untuk mengatasinya, <strong>sering-seringlah bergaul dengan perempuan-perempuan lain yang kau pandang lebih &#8220;berkekurangan&#8221; daripada dirimu</strong>. Misalnya: anak yatim piatu, fakir miskin, wanita cacat tubuh, dsb.</p>
<p>2) <strong>Kembangkanlah sifat-sifat pada dirimu yang diminati oleh para lawan-jenis pada umumnya</strong>. (Lihat &#8220;<a href="http://shodiq.com/2007/04/26/yang-sesungguhnya-diinginkan-cewekcowok/">Yang Sesungguhnya Diinginkan Cewek/Cowok</a>&#8220;.)</p>
<p>3) <strong>Berprestasilah sesuai dengan bakatmu</strong>. Prestasi itu akan meningkatkan rasa percaya dirimu. Bagaimanapun, setiap orang pasti mempunyai bakat tersendiri. Kalau belum tahu bakatmu, kau bisa mengikuti tes bakat di lembaga psikologi. (Di Jakarta, lembaga psikologi ada banyak, &#8216;kan?)</p>
<p>4) Bila berkenan, <strong>berjodohlah dengan pria yang sudah beranak dan/atau tidak menginginkan anak darimu</strong>. Mereka takkan menghiraukan keadaan dirimu yang tanpa rahim.</p>
<p>5) <strong>Sering-seringlah berdoa atau berdzikir yang relevan dengan masalahmu ini</strong>. Kalau mau tahu doa/zikir yang relevan, silakan simak buku <a href="http://shodiq.com/2008/06/11/cara-dzikir-untuk-atasi-segala-masalah-cinta/">Doa &amp; Zikir Cinta</a>.</p>
<p>6) Terutama ketika kau merasa minder, <strong>sering-seringlah membaca kembali bacaan-bacaan yang dapat meningkatkan rasa percaya dirimu</strong>. Misalnya, artikel-artikel:</p>
<ul>
<li><a title="Cara mudah mencari pacar" rel="bookmark" href="http://shodiq.com/2008/08/12/konsultasi-cara-mudah-mencari-pacar/"><span style="color:#c22d55;">Konsultasi: Cara mudah mencari pacar</span></a></li>
<li><a title="Aktivis Rohis yang Merasa Kurang Cantik" rel="bookmark" href="http://shodiq.com/2008/10/17/konsultasi-aktivis-rohis-yang-merasa-kurang-cantik/"><span style="color:#c22d55;">Konsultasi: Aktivis Rohis yang Merasa Kurang Cantik</span></a></li>
<li><a title="Supaya PeDe Katakan Cinta" rel="bookmark" href="http://shodiq.com/2008/09/19/konsultasi-supaya-pede-katakan-cinta/"><span style="color:#c22d55;">Konsultasi: Supaya PeDe Katakan Cinta</span></a></li>
</ul>
<p>Demikian saran-saranku. Semoga kau pun dirahmati Allah Sang Maha Penyayang. Aamiin.</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, Siapkan diri Tagged: cari jodoh, islam, persiapan menikah <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/606/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=606&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/02/17/konsultasi-perempuan-tanpa-rahim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ta&#8217;aruf Network (jaringan persahabatan dan/atau perjodohan)</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/18/taaruf-network-jaringan-persahabatan-danatau-perjodohan/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/18/taaruf-network-jaringan-persahabatan-danatau-perjodohan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 10:49:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan]]></category>
		<category><![CDATA[taaruf]]></category>
		<category><![CDATA[ukhuwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=582</guid>
		<description><![CDATA[Marilah, wahai muslim dan muslimah, kita jalin hubungan persahabatan dan/atau perjodohan secara islami melalui Ta&#8217;aruf Network. Yo ayo ayo&#8230; gabung, ya! Caranya, pertama: Isi formulir pendaftaran dengan meng-klik di sini. Setelah proses pendaftaran ini kita selesaikan, kita menjadi anggota. Kemudian, dengan sesama anggota, kita bisa saling menyampaikan pesan, baik secara publik maupun secara privat.
Posted in [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=582&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Marilah, wahai muslim dan muslimah, kita jalin hubungan persahabatan dan/atau perjodohan secara islami melalui <a href="http://taaruf.ning.com/">Ta&#8217;aruf Network</a>. Yo ayo ayo&#8230; gabung, ya! Caranya, pertama: Isi formulir pendaftaran dengan meng-klik <a href="http://taaruf.ning.com/main/authorization/signUp?">di sini</a>. Setelah proses pendaftaran ini kita selesaikan, kita menjadi anggota. Kemudian, dengan sesama anggota, kita bisa saling menyampaikan pesan, baik secara publik maupun secara privat.</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, Siapkan diri Tagged: jodoh, komunikasi, persahabatan, taaruf, ukhuwah <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/582/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=582&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/18/taaruf-network-jaringan-persahabatan-danatau-perjodohan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Daripada menunggu jodoh, lebih baik&#8230;</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/14/daripada-menunggu-jodoh-lebih-baik/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/14/daripada-menunggu-jodoh-lebih-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 22:11:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[jomblo]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=573</guid>
		<description><![CDATA[Tolong donk Pak Ustadz&#8230;!!!!!! Minta Masukannya..??? Begini Pak, umur aku kan masih 20 dan masih kerja. kadang aku diledekin ma temenku. (udah punya cwo lom, kapan mau nikah, ntar klo hamil ga da temennya lho). secara temen2 ku dah pada merid dan mereka banyak yang hamil juga. Aku kan merasa agak2 TERSINGGUNG, ya walaopn mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=573&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Tolong donk Pak Ustadz&#8230;!!!!!! Minta Masukannya..??? Begini Pak, umur aku kan masih 20 dan masih kerja. kadang aku diledekin ma temenku. (udah punya cwo lom, kapan mau nikah, ntar klo hamil ga da temennya lho). secara temen2 ku dah pada merid dan mereka banyak yang hamil juga. Aku kan merasa agak2 TERSINGGUNG, ya walaopn mereka dengan bercanda secara aku kan lom punya cwo. Memang sich manusia ga ada yang sempurna dan aku tau itu, tapi aku pengen punya cowo seperti apa yang aku inginkan (sholeh, pekerjaan tetap, tggng jawab, setia). Menurutku ini kriteria yang standart.<br />
Apa aku SALAH jika aku sering nolak cwo dan apa aku terlalu PILIH2 dalam mencari pasangan hidup..????  Sebelum aku bener2 sreg dan merasa ada yang cocok denganku, maka aku ga nerima dia, daripada MENYESAL kemudian hari&#8230;!!!!!! Aku berfikir, apapun yang diberikan padaku oleh Allah SWT pasti itu yang terbaik buatku walopun kenyataannya ga seperti yang aku inginkan. Cukup ini yang aku tanyakan. </p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-573"></span>Salah ataukah tidak, itu tergantung pada mengapa &amp; bagaimana-nya. Sejauh ini, aku belum melihat sesuatu yang salah pada keputusanmu tersebut.</p>
<p>Saranku, omongan teman2mu itu tak usah terlalu kau masukkan dalam hati. Toh kau sendirilah yang akan merasakan suka-duka dari keputusanmu.</p>
<p>Untuk masa sekarang, tak usah terlalu memikirkan siapa yang akan kau pilih. Lebih baik kau berkonsentrasi pada peningkatan kualitas persahabatanmu dengan para pria, supaya kau lebih dapat memahami laki-laki. Dengan lebih memahami laki-laki, pilihanmu akan lebih tepat.</p>
<p>Apabila kau menolak tawaran cinta dari seorang laki-laki, siapa pun dia, tak perlu secara mutlak engkau menolaknya. Tetaplah terbuka pada kemungkinan untuk berjodoh dengannya. Jangan mengambil kesimpulan final, &#8220;Dia bukan tipe yang kuinginkan.&#8221; Lebih baik mengambil kesimpulan sementara saja, &#8220;Saat ini dia belum memenuhi kriteria yang kuinginkan.&#8221; </p>
<p>Malah tidak ada salahnya kau diam-diam &#8220;membantu&#8221; cowok-cowok itu supaya mereka memenuhi kriteriamu. Sambil menunggu munculnya pria yang memenuhi kriteriamu, berusahalah supaya pria-pria terdekatmu memenuhi kriteriamu. Dengan kata lain, daripada sekadar menunggu jodoh, lebih baik &#8220;menciptakan&#8221; jodoh!</p>
<p>Walaahu a&#8217;lam.</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, Siapkan diri Tagged: cowok, jodoh, jomblo, konsultasi, remaja <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/573/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=573&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/14/daripada-menunggu-jodoh-lebih-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belum ingin nikah, perlukah taaruf?</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/01/belum-ingin-nikah-perlukah-taaruf/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/01/belum-ingin-nikah-perlukah-taaruf/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 08:51:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[taaruf]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>
		<category><![CDATA[bid'ah]]></category>
		<category><![CDATA[pdkt]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=555</guid>
		<description><![CDATA[Bapak M Musodiq Mustika YAng saya Hormati sebelumnya saya minta maaf karena saya pembaca yang baru !
setelah sering saya membaca artikle yang bapak tulis saya jadi tertarik untuk konsultasi masalah saya 
saya sekarang baru menginjak usia 21 dan hendak menginjak 22 saya dudah di perkenalkan dengan seorang wanita pilihan orang tua saya yang tak lain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=555&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Bapak M <del datetime="00">Musodiq</del> Mustika YAng saya Hormati sebelumnya saya minta maaf karena saya pembaca yang baru !</p>
<p>setelah sering saya membaca artikle yang bapak tulis saya jadi tertarik untuk konsultasi masalah saya </p>
<p>saya sekarang baru menginjak usia 21 dan hendak menginjak 22 saya dudah di perkenalkan dengan seorang wanita pilihan orang tua saya yang tak lain adalah rekan ayah semasa SMA beliau hendak mengenalkan Putrinya kepada saya dan saya kaget dengan adanya tawaran seperti itu karena entah kenapa saya masih merasa kalo saya itu masih jauh untuk menginjak hal-hal yang lebih serius. </p>
<p>kalo boleh jujur Pacaran saja saya ga pernah yah paling juga baru 1 kali dan itu juga ga berlangsung lama karena sangat singkat dan itu juga waktu SMA, menurut Bapak usia Normal untuk menikah pada seorang laki-laki itu di usia ke berapa Pa. dan saya masih dalam tahapan mengenal dia dan menurut syariat Agama sih dia Bagus gadis yang solehah tapi saya masih merasa jauh dengan ke adaan saya, saya yang masih suka main, nongkrong2 sama temen, terus gaul di Internet apa pantas dengan gadis yang taat kepada Agama, dan memang dalam hati kecil saya ingin sekali mendapat gadis yang solehah tapi saya masih suka merasa Minder dengan keadaan saya yang frofesinya sebagai Operator Di sebuah Warnet swasta. </p>
<p>dan saya mohon bantuan bapak saya harus gimana? apa saya haru Ta’aruf dulu dan pengalaman di Ilmu Agama saya Agak Kurang Gimana menurut pandangan Bapak,<br />
dan 1 lagi nih pa gimana caranya mendapatkan Buku-buku Bapak apa ada di Toko-toko buku sedangkan daerah saya jauh dari toko-toko buku besar dan saya tinggal di daerah Kuningan Jawa Barat..</p>
<p>sekian surhatan saya dan mohon kiranya bapak memberikan bimbingan nya kepada saya selaku manusia yang haus akan ilmu Agama dan mohon di maafkan jika ada kata-kata yang tak berkenan di hati Bapak Terimakasih setitik ilmu dan Doa sangat saya Harapkan……</p>
</blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-555"></span>Kasusmu mengingatkanku pada kasus serupa yang aku jumpai saat aku menjadi pembicara pada <em>talkshow</em> <strong>Istikharah Cinta</strong> di Ponorogo (5 November 2008). Ketika itu, seorang gadis bertanya tentang cara menumbuhkan kemauan untuk menikah. (Kebetulan, gambarnya terekam oleh Adam, 6 tahun, anak bungsu kami. Lihat gambar berikut.)</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/muhshodiq/3155712660/"><img alt="Mau lihat gambar yang lebih besar? Klik di sini!" src="http://farm4.static.flickr.com/3214/3155712660_a7d9b4784e_m.jpg" class="alignright" width="240" height="180" /></a>
<p>Jawabanku: &#8220;Solusinya tergantung pada akar permasalahannya.&#8221; Lalu aku terangkan berbagai kemungkinan akar permasalahan beserta solusinya.</p>
<p>Seusai acara, sang gadis (bersama beberapa hadirin lainnya), melanjutkan konsultasi secara &#8220;privat&#8221;. Dari perbincangan yang lebih mendalam, ketahuanlah bahwa akar permasalahannya adalah keengganan dia untuk sering-sering menghentikan proses &#8220;taaruf&#8221;. Rupanya dia enggan mengecewakan orang-orang terdekatnya yang sudah berulang-kali &#8220;memfasilitasi&#8221; (atau menjadi &#8220;mak comblang&#8221;) untuk proses &#8220;taaruf&#8221;-nya. Padahal, dia sendiri belum ingin menikah dalam waktu dekat.</p>
<p>Terhadap persoalan itu, aku menyampaikan penjelasan yang panjang-lebar. Namun di sini kusampaikan ringkasannya saja, ya!</p>
<p>Terhadap pertanyaan utama, perlukah taaruf bila belum akan nikah dalam waktu dekat, jawabku tegas: <em>ya, perlu</em>. Hanya saja, <strong>kita perlu menyikapi taaruf sesuai dengan makna yang sebenarnya, sebagaimana termaktub dalam Al-Qur&#8217;an</strong>.</p>
<p>Menurut Al-Qur&#8217;an (al-Hujurat 13), kita diperintahkan untuk bertaaruf dengan semua manusia, baik dengan sesama jenis maupun dengan lawan jenis, baik sebangsa maupun dengan bangsa lain, dan sebagainya. <strong>Pembatasan taaruf untuk pranikah saja justru merupakan bid&#8217;ah.</strong> (Lihat &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/04/awas-taaruf-pranikah-bid%e2%80%99ah-sesat/"><strong>Awas! Taaruf praNikah = bid’ah sesat!!!</strong></a>&#8220;.)</p>
<p>Atas dasar itu, kusarankan kepada sang gadis, &#8220;Terimalah semua tawaran untuk bertaaruf itu. Hanya saja, baik kepada si mak comblang maupun kepada lawan-jenis yang bertaaruf denganmu, perlu kau tegaskan sejak awal bahwa kau bersedia bertaaruf itu dalam rangka mengamalkan Al-Qur&#8217;an, terutama surah al-Hujurat ayat 13. Tegaskanlah pula bahwa menurut ayat ini, taaruf itu bermakna luas, bukan sebatas untuk pranikah. Seandainya taaruf ini berlanjut ke pernikahan, ya syukur alhamdulillah. Namun seandainya lanjutannya sebatas persahabatan belaka, maka mestinya tiada pihak yang merasa dikecewakan.&#8221;</p>
<p>Terhadap saranku itu, sang gadis menerimanya dengan wajah cerah dan senyum ceria. Semoga demikian pula dirimu. (Aamiin.)</p>
<p>Malah menurutku, kamu lebih membutuhkan taaruf daripada sang gadis. Sebab, dari kata-katamu, kutangkap kesan bahwa saat ini, kamu belum cukup cermat dalam berusaha mengenali seseorang atau sesuatu.</p>
<p>Diantaranya, kamu menyebutku &#8220;Bapak M Musodiq Mustika&#8221;. Padahal, namaku adalah &#8220;M Shodiq Mustika&#8221;. Dan nama ini sudah berulang kali aku sebutkan di artikel-artikel pada semua blogku, termasuk blog ini. </p>
<p>Mengenai &#8220;usia Normal untuk menikah&#8221;, aku sudah mengungkapkannya di halaman <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/sukses-pacaran/"><strong>Kriteria Siap-Nikah</strong></a>. </p>
<p>Mengenai buku-buku karyaku, kamu tidak harus membelinya langsung di toko buku. Sebagian besar dari buku-buku karyaku bisa dibeli secara <em>online</em> lewat internet. Hal ini sudah aku ungkapkan pula, yakni di halaman &#8220;<a href="http://muhshodiq.wordpress.com/bukuku-dapat-dibeli-di-sini/"><strong>Bisa beli online</strong></a>&#8220;. Sebagai operator warnet, tentunya kau takkan kesulitan untuk menggunakan cara <em>online</em>, &#8216;kan?</p>
<p>Demikianlah tanggapanku. Wallaahu a&#8217;lam.</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, Siapkan diri Tagged: bid'ah, buku, konsultasi, pdkt, pranikah, remaja, taaruf <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/555/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=555&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/01/belum-ingin-nikah-perlukah-taaruf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://farm4.static.flickr.com/3214/3155712660_a7d9b4784e_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Mau lihat gambar yang lebih besar? Klik di sini!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bingung pilih 1 diantara 3</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/20/bingung-pilih-1-diantara-3/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/20/bingung-pilih-1-diantara-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2008 09:31:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[bingung memilih]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[istikharah]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh ideal]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=547</guid>
		<description><![CDATA[Saya &#8230; umur 18 tahun. Saya mau cerita ttg problem saya. Saat ini saya sedang menjalin hubungan dgn seseorg sbut saja si “A”. Saya kenal dia dari dunia maya dan hubungan kita sudah 9bulan tapi kita sama sekali blm prnh ktemu. Dia juga ingin menikahi saya. Namun saat ini saya juga mempunyai 2orang teman laki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=547&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Saya &#8230; umur 18 tahun. Saya mau cerita ttg problem saya. Saat ini saya sedang menjalin hubungan dgn seseorg sbut saja si “A”. Saya kenal dia dari dunia maya dan hubungan kita sudah 9bulan tapi kita sama sekali blm prnh ktemu. Dia juga ingin menikahi saya. Namun saat ini saya juga mempunyai 2orang teman laki &#8211; laki yang ingin menikahi saya juga. Sebut saja si “B” usianya sudah agak tua dan si “C” masih muda sama seperti si “A”,dan menurut saya pekerjaan mereka sama &#8211; sama sudah bagus namun ditinjau dari segi perekonomiannya si “B” lebih mapan dari mereka. Menurut saya ketiganya sama &#8211; sama bagus. Ow,ya semuanya saya kenal dari dunia seperti itu. Saya bingung sekali untuk memutuskan persoalan besar ini pak. Menurut pak ustadz saya harus pilih yang mana? Mohon dibalaz pak ustadz..</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-547"></span>Baru berusia 18, sudah diminati banyak pelamar. Hebat. Bagi-bagi dong kiatnya gimana! Supaya temen2 lain, khususnya yang sudah 20-an ke atas, juga bisa gitu.</p>
<p>Mungkin karena banyaknya pilihan, jadi bingung deh. Eh, apa bener, penyebab bingung itu banyaknya pilihan? Saat pemilu, pilihannya lebih banyak. Tapi nggak bingung tuh!</p>
<p>Menurutku, kebingungan kita itu biasanya disebabkan oleh hal-hal lain yang lebih bersifat kualitatif daripada kuantitatif. Diantaranya:</p>
<ul>
<li>kurangnya ilmu mengenai cara efektif untuk tentukan pilihan</li>
<li>kurangnya informasi mengenai alternatif-alternatif yang bisa kita pilih</li>
<li>kurangnya dukungan terhadap pilihan yang hendak kita tentukan</li>
<li>kurangsiapnya kita untuk menghadapi perubahan yang akan timbul lantaran penentuan pilihan itu</li>
<li>kurang melibatkan Sang Maha Penentu</li>
</ul>
<p>Kalau kurang ilmu, belajar dong! Berkonsultasi seperti ini merupakan bagian dari belajar. Tentu masih ada banyak cara lain. Diantaranya baca buku. &#8216;Kan ada banyak tuh buku tentang cara memilih yang efektif. Diantaranya: <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">Istikharah Cinta: cara cerdas mendapatkan jodoh ideal</a>.</p>
<p>Kalau kurang informasi, gali dong! Penggalian informasi yang paling efektif mengenai seseorang adalah melalui interaksi tatapmuka, terutama dari &#8220;bahasa nonverbal&#8221;-nya, seperti tatapan mata, bahasa tubuh, perilaku, dsb. (Kalau belum pernah bertatapmuka, pastilah kita kekurangan informasi walau mungkin belum menyadarinya). Kemudian untuk menyempurnakan informasi mengenai seseorang itu, kita perlu cari tahu dari sekurang-kurangnya dua orang &#8220;saksi&#8221; yang adil. Andai terlambat mengetahui bahwa orang itu ternyata telah beristri, bisa berabe, &#8216;kan? (Untuk contoh kasus, lihat <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/16/harapan-jodoh-dalam-mimpi-dan-hukum-karma/">&#8220;Harapan, Jodoh dalam Mimpi, dan Hukum Karma</a>.)</p>
<p>Untuk memperoleh dukungan terhadap pilihan kita, dapatlah kita bermusyawarah dengan orang-orang yang kita harapkan dukungannya, seperti orangtua, saudara, dan sahabat dekat. Dukungan kuat akan kita dapatkan apabila kita memperkenalkan si dia sedini mungkin. (Lihat &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/12/akrabilah-keluarga-si-dia-sedini-mungkin/">Akrabilah keluarga si dia sedini mungkin!</a>&#8220;) Untuk itu, semua teman lawan-jenis kita itu perlu kita perkenalkan. Kita tak usah menunggu mereka menjadi pacar kita atau apalagi menunggu saat si dia hendak melamar kita.</p>
<p>Supaya kita siap secara obyektif, kita perlu memenuhi sebagian besar dari &#8220;kriteria siap nikah&#8221;. (Lihat halaman <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/sukses-pacaran/">Kriteria Siap-Nikah</a>.) Ada kalanya, walau secara obyektif kita sudah siap, mental kita belum siap menghadapi perubahan. Nah, supaya mental kita siap, langkah yang paling efektif adalah doa &amp; dzikir. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah, hati menjadi tenang. (Lihat <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/06/11/cara-dzikir-untuk-atasi-segala-masalah-cinta/">Doa &amp; Zikir Cinta</a>.)</p>
<p>Untuk melibatkan Sang Maha Penentu, lakukanlah istikharah. Dengan istikharah, kita bisa memohon Dia memilihkan yang terbaik bagi kita, memohon Dia mentakdirkan yang sesuai dengan pilihan kita, atau pun memohon Dia memudahkan jalan untuk itu semua. (Lihat <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">Istikharah Cinta: cara cerdas mendapatkan jodoh ideal</a>.)</p>
<p>Demikian saranku. Semoga berguna sebagaimana mestinya. Aamiin.</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, Siapkan diri Tagged: bingung memilih, informasi, internet, istikharah, jodoh ideal, konsultasi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/547/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=547&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/20/bingung-pilih-1-diantara-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kiat menjaga keperawanan dalam pacaran</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/28/kiat-menjaga-keperawanan-dalam-pacaran/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/28/kiat-menjaga-keperawanan-dalam-pacaran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 02:11:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Hasilkan kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[gaya pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[perawan]]></category>
		<category><![CDATA[janji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=511</guid>
		<description><![CDATA[Indah, seorang pembaca artikel &#8220;2/3 remaja SMP tidak perawan lagikah?&#8220;, telah menyampaikan tanggapan yang sangat menarik. Begitu menariknya, sampai-sampai kuputuskan untuk mengutipnya di sini.
Ini dia tanggapan dari Indah:
Allaah sudah berjanji dalam Al-Qur’an, laki-laki yang berzina untuk wanita yang berzina, begitu sebaliknya, laki2 yang tidak berzina untuk wanita yang tidak berzina, begitu juga sebaliknya. So, kalo [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=511&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Indah, seorang pembaca artikel &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/01/23-remaja-smp-tidak-perawan-lagikah/">2/3 remaja SMP tidak perawan lagikah?</a>&#8220;, telah menyampaikan tanggapan yang sangat menarik. Begitu menariknya, sampai-sampai kuputuskan untuk mengutipnya di sini.</p>
<p><span id="more-511"></span>Ini dia <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/01/23-remaja-smp-tidak-perawan-lagikah/#comment-3266">tanggapan dari Indah</a>:</p>
<blockquote><p>Allaah sudah berjanji dalam Al-Qur’an, laki-laki yang berzina untuk wanita yang berzina, begitu sebaliknya, laki2 yang tidak berzina untuk wanita yang tidak berzina, begitu juga sebaliknya. So, kalo mau dapet yang masih perawan, ngaca dulu dong, masih perjaka gak? Kalo udah gak perjaka nuntut pengen dapet perawan, gak punya malu aja kali ya? sok suci. </p>
<p>Menurut pengalaman aku, yg masih pertahanin keperawanan aku ampe sekarang, ML atau nggak sebelum nikah itu, tergantung perempuannya. Kalo perempuannya kuat jagain ntu “barang” jgn ampe jebol dulu sbelum merit, laki2 jg biasanya ngerti&amp;gak akan maksa (kecuali kalo kasusnya diperkosa). Dari pengalaman aku, para lelaki malah lebih hormat, respect &amp; tambah sayang, kalo kita bisa jagain “atu2nya yg paling berharga ntu”. </p>
<p>Aku belom pernah nemuin cowo yg pacaran ma aku ampe gitu “mupeng” nya maksa aku buat ML, coz dari awal aku udah ajuin syarat2 buat bisa pacaran ama aku:<br />
1. No sex before married,<br />
2. no drugs, no alkohol, no smoking,<br />
3. no ngebohong. </p>
<p>So, dari awal emang udah di block dulu cowo2 yg “mupeng”. Jadi, untuk temen2 cewe, hargai &amp; jagalah tubuhmu sendiri, karena kalau bukan dirimu sendiri yg menjaganya, cowo2 “mupeng” lah yg akan merusaknya.</p></blockquote>
<p>Artikel terkait:<br />
<a href="http://wppi.wordpress.com/2007/11/25/ikatan-pacaran-cukup-jelas/">Ikatan Pacaran Cukup Jelas</a><br />
<a href="http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/30/5-jurus-jurus-penangkal-zina/">Jurus-jurus penangkal zina</a></p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, 5 - Tebarkan hikmah, Hasilkan kebaikan, Siapkan diri Tagged: cewek, gaya pacaran, janji, perawan <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/511/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=511&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/28/kiat-menjaga-keperawanan-dalam-pacaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Cara mudah mencari pacar</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/12/konsultasi-cara-mudah-mencari-pacar/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/12/konsultasi-cara-mudah-mencari-pacar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 01:51:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA["Pendekatan"]]></category>
		<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[2 - Mantapkan wujud]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[bercinta]]></category>
		<category><![CDATA[cantik]]></category>
		<category><![CDATA[cara mencari pacar]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cinta romantis]]></category>
		<category><![CDATA[cobaan dari Allah]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[ikhwan]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh cinta]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[jomblo]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswi]]></category>
		<category><![CDATA[pdkt]]></category>
		<category><![CDATA[rayuan maut]]></category>
		<category><![CDATA[romantis]]></category>
		<category><![CDATA[siap menikah]]></category>
		<category><![CDATA[sukses pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[ujian dari Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=379</guid>
		<description><![CDATA[koq sy susah dapet perempuan 7 akhwat semuanya gagal tp koq teman2 bahkan orang laen sepertinya gampang gituh terus juga teman saya juga yg hnya modal vespa yang sudah pudar warnanya saja orangnya biasa-biasa aza gampang dapet perempuannya padahal maaf pak bukannya saya nyombongin yah pak maaf padahal saya kalau dari fisik sy gk jelek bahkan orang bilang saya itu cakep, dari segi materi sy punya contohnya Mobil, sepeda motor tp koq kalau masalah cinta susah Pak kenapa??<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=379&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Assalamu’alaikum. Wr. Wb.<br />
Pak M Shodiq Mustika, nama saya Moh. Gagan, sy seorang ikhwan, usia sy skrang 21 th.<br />
Pak M Shodiq jujur saya mulai suka kepada lawan jenis sejak SD saya sudah mulai menyukai kepada lawan jenis (akhwat), namun yang menjadikan beban hidup saya ini adalah jujur sampai sekarang saya belum pernah merasakan sekalipun apa itu pacaran, namun saya sebagai ikhwan saya normal karena saya tiap melihat akhwat yang cantik jujur perasaan degdegan mulai bangkit, perasaan suka mulai bangkit, mungkin ini curhat tapi saya pernah merasakan satu kali rasanya jatuh cinta yang sangat luar biasa yang pernah saya alami, ini benar-benar sesuatu hal yang tidak saya harapkan tapi perasaan itu timbul dari mata turun ke hati saya yang paling dalam kejadian itu memang terjadi pada bulan april 2008 kepada anak mahasiswi yang seangkatan sama saya.<br />
saya sekarang Mahasiswa mau ke semester 5, ju2r saya sudah berani perhatian, ngerayu-ngerayu, sampai nembak ke ikhwan mulai semester 3 perguruan tinggi.</p></blockquote>
<p>Demikian Dik Gagan memulai curhat dan sekaligus konsultasi. Selanjutnya, <span id="more-379"></span>ia menuturkan:</p>
<blockquote><p>SMP, SMA saya belum pernah berani ke akhwat mengungkapin perasaan saya apalagi nembak dan otomatis pacaran saya belum pernah.<br />
Pak M Shodiq sebenernya saya kepingin pacaran dari SMA kelas 1 tapi sampai sekarangpun saya belum pernah, waktu SMA saya sangat takut ke akhwat, saya belum berani kecuali ngobrol2 masalah lain selain cinta dan sejak awal masuk kuliah saya sudah berani ke akhwat, dan dari semester 3 ampe sekarang lg libur smster 4 mau ke smester 5, 7 akhwat yang saya dekati gagal terus tidak ada respon sama sekali kecuali satu orang itu akhwat yang ke 2 tp tetap gagal dia menolak saya, waktu itu saya pasrah apakah Allah memberkan suatu cobaan kepada saya, dan terus terang Pak Shodiq, melihat teman2 sudah mempunyai pacar saya sebenernya sedikit ngiri kepada teman-teman yang sudah py pacar apalagi saya belum pernah pacaran sama sekali dan sekarang saya sudah dapat akhwat yang ke 8 dan akhirnya dia mau di ajakin kenalan ama saya dia anak SMP tapi kami berdua masih pendekatan dan skrang hari ke 5, saya gk tau dia mau gknya di ajak maen am saya yang ke dua kalinya, dan saya sangat berharap dia mau dia ajak ama saya lag.<br />
Pak M Shodiq saya mau bertanya!<br />
1. Bagaimana supaya akhwat itu mau sama saya supaya gk nolak terus?? soalnya saya belum pernah pacaran sekalipun dan melihat usia sy yg sudah 21 th sepertinya sudah pantas untuk pacaran.<br />
2. Pak Shodiq, apakah ini berupa cobaan dari Allah SWT kepada saya?? karena sy itu suka berfikir dua kali koq sy susah dapet perempuan 7 akhwat semuanya gagal tp koq teman2 bahkan orang laen sepertinya gampang gituh terus juga teman saya juga yg hnya modal vespa yang sudah pudar warnanya saja orangnya biasa-biasa aza gampang dapet perempuannya padahal maaf pak bukannya saya nyombongin yah pak maaf padahal saya kalau dari fisik sy gk jelek bahkan orang bilang saya itu cakep, dari segi materi sy punya contohnya Mobil, sepeda motor tp koq kalau masalah cinta susah Pak kenapa?? apakah ini hanya cobaan saja dari Allah? soalnya ada yang bilang hidup itu penuh warna-warni kadang kita di atas kadang kita di bawah kalau masalah materi, tampang saya di atas tapi masalah cinta, perempuan saya sangat di bawah.<br />
3. tolong Pak M. Shodiq berikan tips-tips biar mudah cari pasangan atau pacar? tips melakukan pendekantan sebelum memulai pacaran yang benar sampai berhasil?? tips pacaran bertahan lama bahkan sampai jenjang pernikahan?<br />
segitu aza pak M Shodiq.<br />
maaf terlalu banyak, terima kasih<br />
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p>Wa&#8217;alaykumus salam war. wab.</p>
<p>1) Ya, usia 21 sudah pantas untuk pacaran. Sebab, di usia sekitar ini, biasanya kita sudah secara serius memikirkan masa depan, seperti persiapan kehidupan berumahtangga. Sungguhpun demikian, belum berpacaran itu bukanlah aib. Kau tak perlu berkecil hati karenanya. </p>
<p>Sementara itu, supaya tidak selalu ditolak, kamu perlu <strong>berubah</strong>. Kamu harus mengubah sikap dan perilakumu meskipun selama ini kamu menganggapnya baik-baik saja. Ubahlah sikap dan perilakumu dari sekedar &#8220;baik-baik saja&#8221; menjadi &#8220;mempesona&#8221;.</p>
<p>2) Segala yang kita jalani di dunia ini merupakan ujian dari Tuhan. Namun Dia sudah membekali kita dengan kitab-Nya dan rasul-Nya beserta akal sehat kita, sehingga kita dapat menjalani ujian ini dengan sebaik-baiknya. </p>
<p>Kalau hendak menjadi fotomodel, maka yang berwajah rupawanlah yang lebih berpeluang untuk diterima. Bila hendak menjadi investor, maka yang hartawanlah yang lebih berpeluang untuk diterima. Namun untuk menjadi pacar atau pasangan hidup seseorang, materi dan penampilan bukanlah pertimbangan utama. Lihat artikel &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/04/26/yang-sesungguhnya-diinginkan-cewekcowok/">Yang Sesungguhnya Diinginkan Cewek/Cowok</a>&#8220;.</p>
<p>3) Supaya <em>mudah</em> mendapat pacar, caranya yang paling efektif: jadilah orang yang bersikap dan berperilaku <strong>romantis</strong>! Untuk itu, lihat artikel &#8220;<a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/07/11/ciri-khas-sifat-romantis/">Ciri Khas Sifat Romantis</a>&#8220;.</p>
<p>Untuk tips pendekatan sebelum pacaran, lihat artikel &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/11/19/tiga-syarat-utama-tumbuhnya-cinta-romantis/">Tiga Syarat Utama Tumbuhnya Cinta Romantis</a>&#8220;.</p>
<p>Adapun supaya pacarannya sukses (bertahan lama sampai jenjang pernikahan), penuhilah sebanyak-banyaknya kriteria (indikator) kesuksesan yang tersaji di halaman &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/sukses-pacaran/">Siap Menikah</a>&#8220;.</p>
<p>Demikian penjelasan-penjelasan saya. Semoga itu semua sudah cukup jelas. Tapi kalau masih kurang, silakan ajukan pertanyaan lagi yang lebih mendalam.</p>
<p>Wassalam.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/379/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/379/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/379/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=379&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/12/konsultasi-cara-mudah-mencari-pacar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Akrabilah keluarga si dia sedini mungkin!</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/12/akrabilah-keluarga-si-dia-sedini-mungkin/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/12/akrabilah-keluarga-si-dia-sedini-mungkin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Jul 2008 05:39:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA["Pendekatan"]]></category>
		<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[2 - Mantapkan wujud]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[pdkt]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan sebelum menikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Pak Shodiq Yang Baik, Satu hal yang sering menjadi kesalahan laki-laki dalam pacaran , selalu menjadikan orang tua Wanita nomor urut sekian untuk dapat mendapat restunya,,,,,,, yang penting anaknya duluan man&#8230;&#8230;, SO pola ini yang harus dirubah, bukankah kita menyukai anaknya karena Orang Tuanya telah mendidiknya&#8230;&#8230;Kita hanya terima jadi man&#8230;&#8230;&#8230;.,,,,,
Tanggapan M Shodiq Mustika:
Ya, faktor keluarga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=213&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Pak Shodiq Yang Baik, Satu hal yang sering menjadi kesalahan laki-laki dalam pacaran , selalu menjadikan orang tua Wanita nomor urut sekian untuk dapat mendapat restunya,,,,,,, yang penting anaknya duluan man&#8230;&#8230;, SO pola ini yang harus dirubah, bukankah kita menyukai anaknya karena Orang Tuanya telah mendidiknya&#8230;&#8230;Kita hanya terima jadi man&#8230;&#8230;&#8230;.,,,,,</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-213"></span>Ya, faktor keluarga si dia sebenarnya sangat penting. Begitu pentingnya itu, sehingga saya menganjurkan bahwa hendaknya kita membiasakan diri untuk berakrab-ria dengan keluarga (terutama orangtua) para teman lawan-jenis kita <strong>sedini mungkin</strong>, sebelum naksir (atau apalagi pacaran) dengan si lawan-jenis itu.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-214" src="http://pacaranislami.files.wordpress.com/2008/07/surprised-halloween-babies-by-143words.jpg?w=240&#038;h=160" alt="" width="240" height="160" />Bahkan, harusnya kita melakukannya secara tulus. Ketulusan itu akan lebih terjaga bila kita melakukannya sedini mungkin. Kita melakukannya untuk bersilaturrahim, BUKAN untuk &#8220;berpolitik&#8221; dalam rangka menggaet anaknya.</p>
<p>Bagaimanapun, Islam menekankan pentingnya silaturrahim. <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/11/konsultasi-agar-diterima-oleh-keluarga-si-dia/">Islam TIDAK mengajarkan kita bersilaturrahim kepada suatu keluarga hanya jika akan menikah dengan anaknya.</a> Walaupun kita &#8220;baru&#8221; berteman dengan lawan-jenis itu, tiada larangan untuk bersilaturrahmi dengan keluarganya. Malah, Islam menganjurkan kita untuk bersilaturrahim dengan sesama mukmin (dan menjaga hubungan baik dengan sesama manusia).</p>
<p>Abu Dzar r.a. mengungkapkan bahwa Nabi saw. pernah bersabda, &#8220;<strong>Janganlah sekali-kali engkau meremehkan kebaikan, walau sekadar bertemu saudaramu [sesama mukmin] dengan wajah ceria!</strong>&#8221; (HR Muslim)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/213/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/213/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/213/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=213&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/12/akrabilah-keluarga-si-dia-sedini-mungkin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pacaranislami.files.wordpress.com/2008/07/surprised-halloween-babies-by-143words.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Curhat: Ketika Harus Pacaran</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/07/curhat-ketika-harus-pacaran/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/07/curhat-ketika-harus-pacaran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 00:24:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[Tata waktu]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan sebelum menikah]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan pacaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=200</guid>
		<description><![CDATA[Saya pernah mendapat saran dari seorang pembaca blog ini mengenai kapan masa yang tepat untuk pacaran: SD, SMP, SMA, ataukah sesudahnya, khususnya bila dikaitkan dengan tujuan pacaran. Kebetulan, saat browsing tadi malam, saya menjumpai sebuah curhat yang relevan dengan persoalan tersebut. Saya mendapatkannya dari CPU&#8217;s Life Journey: Ketika Harus Pacaran.
Curhatnya agak panjang, namun sebaiknya kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=200&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Saya pernah mendapat saran dari seorang pembaca blog ini mengenai kapan masa yang tepat untuk pacaran: SD, SMP, SMA, ataukah sesudahnya, khususnya bila dikaitkan dengan <strong>tujuan pacaran</strong>. Kebetulan, saat browsing tadi malam, saya menjumpai sebuah curhat yang relevan dengan persoalan tersebut. Saya mendapatkannya dari <a href="http://chandra.csui05.org/2007/11/ketika-harus-pacaran.html">CPU&#8217;s Life Journey: Ketika Harus Pacaran</a>.</p>
<p><span id="more-200"></span>Curhatnya agak panjang, namun sebaiknya kita menyimaknya secara lengkap supaya kita bisa memahami pandangan si pencurhat di akhir curhatnya. Ini dia curhatnya:</p>
<blockquote><p>“Ngapain lo beli buku ginian? Emang masih zaman?”, seorang teman bertanya melihat satu dari empat buku yang jumat (26/10/2007) pagi saya beli di bursa NF. Buku itu berjudul sama dengan judul postingan ini. Buku kecil ini memang terlihat kontras dengan tiga buku lainnya yang saya beli disaat bersamaan. Berbeda dengan tiga buku lainnya yang akan saya konsumsi sendiri, buku ini memang rencananya akan saya hadiahkan kepada salah seorang mentee baru di SMP yang duduk di kelas VII. Ya… sekedar buat pembekalan sekaligus mengenalkan mereka pada buku-buku islami. Sampai saya menulis paragrap ini, buku itu belum saya baca. Skimming pun tidak. Waktu memilih, saya sangat tertarik dengan judulnya.</p>
<p>Berbicara soal pacaran, ini hal yang membuat saya terlihat aneh di keluarga dan di lingkungan sekitar rumah. Ya.. aneh karena punya pandangan/konsep yang berbeda tentang pacaran paling tidak sampai saat ini. Ibu saya anak terakhir sedangkan bapak anak pertama. Apa ngaruhnya? Konsekuensinya adalah, dibandingakan sepupu lainnya, saya cucu termuda pada keluarga ibu sedangkan pada keluarga bapak saya cucu laki-laki tertua. Sepupu dari keluarga ibu sebagian besar sudah menikah pada usia diatas 25 tahun. Sebelumnya mereka berpacaran rata-rata dua sampai empat tahun dengan wanita yang kini menjadi istrinya. Pacarannya pun cukup berkelas, cuma sekali dan berakhir di pelaminan. Ketika saya sekeluarga bersilaturahim ke rumah kakak dari ibu saya, terutama saat-saat lebaran, teman wanitanya tersebut sudah terlihat seperti keluarga sendiri walaupun statusnya waktu itu masih pacaran. Seharian penuh membantu calon mertua di rumah menyambut keluarga yang datang. Bantu menyiapkan makanan, ngobrol dengan kita para sepupunya tanpa canggung, dll.</p>
<p>Di keluarga bapak lain lagi ceritanya. Soal yang satu ini, saya kalah jauh dengan dua adik sepupu laki-laki saya, Andri (20th) dan Angga(15th). Andri sudah beberapa kali pacaran. Kok bisa ya? Padahal saya kenal benar dengan dia karena 10 tahun sekolah bareng (dari TK sampai SMP). Dia anak yang pendiam, pemalu, dan kurang supel. Mungkin banyak yang berubah setelah SMP. Saya pertama kali mengetahui wajah pacarnya saat mau meminjam kamera digitalnya untuk dibawa ke Lampung. Ternyata seorang wanita berjilbab (lumayan rapi) yang katanya bertemu di tempat mereka bekerja. Terakhir Andri menunjukkan foto-foto bersama mereka lewat HP pacarnya (lagi tukeran). Nah, klo Angga beda lagi. Dia pacaran dengan anak ustadz sekitar yang usianya dua tahun lebih tua. Sempet tidak percaya, tapi ini dibenarkan oleh ibunya sendiri. Walau keliatannya parah, pas saya tanya pacarannya ngapain aja dia mengaku, “ga ngapa-ngapain, apalagi pas dia (si anak Ustadz itu) dikirim ke pesantren pas SMA”.</p>
<p>Kondisi ini sedikit banyak memberi tekanan terutama saat lebaran kemarin. Saat kumpul di keluarga ibu hal paling sering ditanyakan pada saya adalah masalah kuliah (jurusan apa, dah semester berapa, kapan lulus). Diantara sepupu lainnya hanya saya yang belum menyelesaikan kuliah, jadi masih dianggap anak bawang. Pertanyaan tentang pacar juga tidak kalah sering, walaupun terkadang dengan nada iseng. Kalau di keluarga bapak, yang paling sering masalah pekerjaan (kerja dimana, dah mapan). Anak seumuran saya di keluarga (trah) dan lingkungan bapak di kampung biasanya sudah pada mandiri. Tentang pacar juga hampir selalu ditanyakan. Yang satu bertanya tentang kuliah dan pacar, yang satunya soal pekerjaan dan pacar. Apa pacaran sudah menjadi hal wajib sehingga menjadi topik primer yang musti dibicarakan?</p>
<p>Ketika saya bilang belum punya pacar, ada yang tidak percaya (masa sih ga ada yang mau?). Ketika saya bilang belum mau pacaran, sebagian besar heran (emangnya ga ada yang cantik di kampus?). Ketika saya bilang nanti aja pacarannya klo dah nikah, sepertinya semua orang tidak percaya (masa pacaran abis nikah trus kenal calon istrinya gmn?). Mereka malah memberikan saran supaya pacaran sebelum nikah. Klo di keluarga ibu biasanya, “Liat Mas Ini dan Mas Itu, pacaran dulu sampe bertahun-tahun, jadinya pas nikah udah bener-bener cocok dan saling kenal. Rumah tangganya langgeng kan”. Klo di keluarga bapak biasanya lebih ke tekanan, “Masa kalah sama Andri, dia aja udah berani ngenalin ceweknya ke orang tua, pake jilbab lagi.”</p>
<p>Di internal keluarga sendiri, saat ini sebenarnya tidak ada larangan untuk berpacaran. Kedua kakak saya membolehkan. Bapak juga demikian dengan syarat bisa jaga diri. Nah, Ibu juga tidak melarang klo mau pacaran, yang penting kalau mau nikah nanti diatas usia 25 tahun.</p>
<p>Sebenarnya saya tidak pernah mau ambil pusing dengan hal-hal diatas. Tapi entah mengapa… berbagai realita, saran, tekanan, dan peluang ada di depan mata dengan begitu terbukanya. Coba membaca buku yang baru saya beli tadi, mungkin ada jawabannya. Pas skimming, ternyata tidak sama sekali! Buku itu didesain untuk para remaja (ABG) yang baru puber. Jadi domain masalahnya dan penyikapannya memang berbeda. Terlalu kadaluarsa buat saya. Saya kira tantangan untuk [tidak] berpacaran berakhir <strong>setelah lulus SMA</strong>. Ternyata memasuki babak baru. Haruskah menerima saran dengan sedikit memanfaatkan peluang atau tetap mempertahankan prinsip berdasarakan pemahaman? Apa Kata Dunia Persilatan Nantinya?</p></blockquote>
<p>Kata saya sekarang, ya&#8230;. saya sependapat bahwa masa pacaran yang paling ideal adalah setelah lulus SMA (atau 19 tahun ke atas). Sebab, ketika itulah kita sudah mulai serius merencanakan pernikahan. (Ingat, makna asli istilah pacaran adalah <a rel="nofollow" href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/05/pacaran-sesudah-menikah-lebih-nikmat/"><span style="color:#7f1d1d;">persiapan menikah</span></a>. ) Muda-mudi di masa sebelum itu biasanya belum hendak akan menikah, bukan?</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/200/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/200/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/200/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=200&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/07/curhat-ketika-harus-pacaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Supaya Siap Menikah</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/02/supaya-siap-menikah/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/02/supaya-siap-menikah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 21:42:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hasilkan manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Nikmati kerinduan]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[Tata waktu]]></category>
		<category><![CDATA[mengapa pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan islami]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan sebelum menikah]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan pacaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Ah, nggak perlu gamang dan takut begitu&#8230; Lihat nih, Pak De mu&#8230; tiga kali menikah, tiga kali cerai, dan nggak kapok juga&#8230;&#8221; Demikian kata-kata dalam ilustrasi kartun &#8220;Gamang Memasuki Gerbang Perkawinan&#8221; di kolom konsultasi psikologi, Jawa Pos, 30 Juni 2008. Namun, saya tidak hendak membahas humor tersebut. Di sini, saya lebih tertarik untuk mengutip kalimat-kalimat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=190&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>&#8220;Ah, nggak perlu gamang dan takut begitu&#8230; Lihat nih, Pak De mu&#8230; tiga kali menikah, tiga kali cerai, dan nggak kapok juga&#8230;&#8221; Demikian kata-kata dalam ilustrasi kartun &#8220;Gamang Memasuki Gerbang Perkawinan&#8221; di kolom konsultasi psikologi, <em>Jawa Pos</em>, 30 Juni 2008. Namun, saya tidak hendak membahas humor tersebut. Di sini, saya lebih tertarik untuk mengutip kalimat-kalimat terpenting di kolom <span id="more-190"></span>tersebut.</p>
<blockquote><p><em>Saya seorang pria 27 tahun. Saat ini saya sudah bekerja di salah satu perusahaan swasta. Tahun depan saya akan menikahi calon istri yang sudah saya pacari selama 2 tahun.</em></p>
<p>Meskipun sudah memutuskan menikah, sampai saat ini saya masih merasa belum siap. Banyak hal yang membuat saya tidak siap. Misalnya, membayangkan bagaimana kehidupan saya setelah menikah, masalah keuangan, atau hal lain yang kadang membuat saya khawatir.</p>
<p>Sebenarnya saya tidak mempunyai masalah dengan keluarga calon istri saya. Namun, beberapa hal tersebut membuat saya merasa tidak siap menikah. Apa yang harus saya lakukan, Bu?</p>
<p style="text-align:right;">Hilman, Malang</p>
</blockquote>
<p>Jawaban <strong>Nalini M. Agung</strong> (Psikiater):</p>
<blockquote><p>&#8230; Pria sering kusut membayangkan tanggung jawab yang mesti dipikulnya lantaran kebanyakan budaya menaruhkan seonggok beban di punggung pria yang sudah menikah. Setelah menikah, mereka &#8220;disuruh&#8221; jadi komandan keluarga. Satu paket dengan tugas berat menyediakan nafkah keluarga, bakal menghidupi, menyekolahkan anak-anaknya, mencukupi kebutuhan lahir-batin keluarga, dan sederet lainnya&#8230;.</p>
<p>Ditambah lagi, mereka &#8220;ngeri&#8221; harus kehilangan kebebasan untuk kapan saja bisa bergaul dengan teman-temannya. Juga, mesti serius dengan pasangannya. Wuihh&#8230;.</p>
<p>Jadi, apa yang Anda alami masih lumrah, sepanjang nggak kelebihan dosis. Mungkin Anda perlu memandang perkawinan dari kacamata yang lebih cerah. Tidak sekadar terdiri dari sederet kewajiban dan hilangnya kebebasan. Perkawinan adalah bagian dari tugas perkembangan.</p>
<p>Mengalir sajalah. Dan satu lagi, beranilah mengambil resiko. Apakah nanti berjalan mulus atau banyak halangan, itu biasa. Persoalan mesti diatasi, dan pasti muncul dalam setiap bentuk perkawinan. Bergantung intensitas masalah. Bahwa nanti masalahnya kok ternyata sulit banget, ya itu masalah nanti&#8230;.</p>
<p>Yang penting, justru pada kesepakatan Anda dan calon istri. Udah sreg, belum? Kayaknya Anda tak punya ketakutan untuk menikah, hanya masih belum siap secara mental dan finansial untuk sementara. Ini semacam &#8220;penyakit&#8221; yang banyak beredar di kalangan pria yang memasuki gerbang perkawinan.</p>
<p>Bagaimana bila Anda <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/03/09/konsultasi-perlukah-cepat-cepat-menikah/">menunda perkawinan</a> barang setahun-dua tahun lagi? Sembari mengisi pundi-pundi tabungan lebih penuh lagi. Anda [pun] bisa ngomong-ngomong lebih intensif dengan calon istri, hingga Anda lebih siap dan yakin mengatakan, &#8220;<em>It&#8217;s time to get married.</em>&#8220;</p></blockquote>
<p>Tambahan jawaban dari <strong>M Shodiq Mustika</strong> (di KTP tertulis: Ustadz/Mubaligh):</p>
<h2>Supaya Mampu Menikah</h2>
<p>Disamping miskin harta, ada pula jenis-jenis “miskin” lainnya yang menjadikan sebagian diantara kita belum mampu menikah. Diantaranya: “miskin hati” (misal: sulit mencintai), “miskin jiwa” (misal: takut berumahtangga), dan “miskin akal” (misal: kurang mampu mengatasi kebelummampuan untuk menikah). Namun, apa pun jenis “kemiskinan” kita, <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/10/08/arahkan-pacaran-menuju-pernikahan/">karunia Allah akan menjadikan kita mampu menikah</a>. Sebab, Allah itu Mahaluas karunia-Nya.</p>
<p>“<em>Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu&#8230;. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas [karunia-Nya] lagi Maha Mengetahui.</em>” (QS an-Nuur [24]: 32)</p>
<p>Oleh karena itu, kalau Anda menghendaki karunia Allah tersebut, sehingga mampu menikah, silakan amalkan <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/06/11/cara-dzikir-untuk-atasi-segala-masalah-cinta/">dzikir cinta</a>:</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Wallâhu wâsi‘un ‘alîm.</strong><br />
(<em>Dan Allah Mahaluas [karunia-Nya] lagi Maha Mengetahui.</em>)<br />
(QS an-Nisaa’ [4]: 32)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/190/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/190/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/190/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=190&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/02/supaya-siap-menikah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Panduan Pacaran Islami bukanlah ibarat bermain api</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/30/panduan-pacaran-islami-bukanlah-ibarat-bermain-api/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/30/panduan-pacaran-islami-bukanlah-ibarat-bermain-api/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 03:37:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[3 - Arungi makna]]></category>
		<category><![CDATA[Benahi pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[birahi]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran dalam islam]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>
		<category><![CDATA[zina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=187</guid>
		<description><![CDATA[Aris Gaara berkata bahwa Panduan Pacaran Islami itu ibarat bermain api. Ia berpandangan: &#8220;Mungkin kl fisik bs saja dpisahkan. namun siapa yg tahu dg hati? Yg tiada berpacaran saja sudah ketar ketir, apalagi yg melegalkanny. Harus diingat bahwa dosa bkn hanya dnikmati seorang pemabuk miras tp jg pembuatny. Anda berani menjamin surga? Wallahua&#8217;lam.&#8220;
Tanggapan M Shodiq [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=187&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Aris Gaara berkata bahwa <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/#comment-2235">Panduan Pacaran Islami itu</a> <em>ibarat bermain api</em>. Ia berpandangan: &#8220;<em>Mungkin kl fisik bs saja dpisahkan. namun siapa yg tahu dg hati? Yg tiada berpacaran saja sudah ketar ketir, apalagi yg melegalkanny. Harus diingat bahwa dosa bkn hanya dnikmati seorang pemabuk miras tp jg pembuatny. Anda berani menjamin surga? Wallahua&#8217;lam.</em>&#8220;</p>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><a href="http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/#comment-2235">Panduan Pacaran Islami itu</a> itu bukanlah ibarat bermain api. Isinya merangkum pandangan ulama-ulama terpercaya mengenai percintaan pranikah. Pandangan mereka itu justru <span id="more-187"></span>ibarat <strong>pancaran air</strong> yang menyejukkan hati selama-lamanya dan sekaligus memadamkan api birahi untuk sementara (yaitu pada saat sebelum menikah). Sebab, mereka menekankan <strong>pengawasan</strong>, untuk mencegah terjadinya zina (termasuk &#8220;zina hati&#8221;) pada pelaku pacaran islami. Dengan demikian, selamatlah para pelaku pacaran islami itu dari bahaya api birahi.</p>
<p>Seandainya kita mengharamkan pacaran, maka ini ibarat <strong>mengalirkan gelombang tsunami</strong>. Ini tidak hanya memadamkan api birahi sebagian muda-mudi, tetapi juga &#8220;menenggelamkan&#8221; sebagian muda-mudi lainnya. Mereka &#8220;tenggelam&#8221; karena melakukan pacaran dengan mendekati zina (termasuk &#8220;zina hati&#8221;) secara sembunyi-sembunyi tanpa pengawasan kita.</p>
<p>Semakin keras kita melarang mereka pacaran, semakin sembunyi-sembunyi mereka melakukannya. Padahal, <strong>pacaran secara sembunyi-sembunyi tanpa pengawasan itu jauh lebih berbahaya daripada pacaran terang-terangan dalam pengawasan orang lain yang terpercaya</strong>.</p>
<p>Saya mengerti bahwa &#8220;<em>dosa bkn hanya dnikmati seorang pemabuk miras tp jg pembuatny</em>&#8220;. Karenanya, saya tidak mengharamkan pacaran. Sebab, <strong>mengharamkan sesuatu yang tidak diharamkan oleh Allah dan Rasulnya itu berdosa besar</strong>. Allah SWT berfirman:</p>
<p>&#8220;<em>Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.</em>&#8221; (QS al-Maa-idah [5]: 87))</p>
<p>&#8220;<em>Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa pun [tuntunan] yang telah diturunkan Allah dalam kitab[-Nya] dan menjualnya dengan harga yang murah, mereka itu sebenarnya tidak memakan ke dalam perutnya melainkan api, dan Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat dan tidak mensucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih.</em>&#8221; (QS al-Baqarah [2]: 174)</p>
<p>Sebaliknya, <strong>Allah SWT menjamin bahwa surga disediakan bagi siapa pun yang menjalani segala bidang kehidupan secara islami (termasuk dalam hal pacaran)</strong>. &#8220;<em>Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.</em>&#8221; (QS al-‘Ankabuut [29]: 7)</p>
<p>Dan Allah lebih tahu daripada kita, bukan?</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/187/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/187/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/187/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=187&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/30/panduan-pacaran-islami-bukanlah-ibarat-bermain-api/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tiga Syarat Utama Tumbuhnya Cinta Romantis</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2007/11/19/tiga-syarat-utama-tumbuhnya-cinta-romantis/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2007/11/19/tiga-syarat-utama-tumbuhnya-cinta-romantis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Nov 2007 19:13:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[cinta romantis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/2007/11/19/tiga-syarat-utama-tumbuhnya-cinta-romantis/</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimanakah cara yang paling strategis untuk mendapatkan cinta yang romantis? Apa sajakah syarat-syaratnya?
Menurut Hartfield &#38; Rapson (1993), syaratnya ada tiga:

latar belakang sosial-budaya yang membangun membangun harapan untuk jatuh cinta;
kandidat yang tepat dalam kaitannya dengan penampilan, kepribadian, latar belakang, dan nilai-nilai;
getaran yang ditandai dengan cinta romantis.

Untuk memenuhi syarat nomor satu, caranya telah kami terangkan dalam bentuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=96&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bagaimanakah cara yang paling strategis untuk mendapatkan cinta yang romantis? Apa sajakah syarat-syaratnya?</p>
<p><span id="more-96"></span>Menurut <strong>Hartfield &amp; Rapson</strong> (1993), syaratnya ada tiga:</p>
<ol>
<li>latar belakang sosial-budaya yang membangun membangun harapan untuk jatuh cinta;</li>
<li>kandidat yang tepat dalam kaitannya dengan penampilan, kepribadian, latar belakang, dan nilai-nilai;</li>
<li>getaran yang ditandai dengan cinta romantis.</li>
</ol>
<p>Untuk memenuhi syarat nomor satu, caranya telah kami terangkan dalam bentuk artikel &#8220;<strong><a href="http://shodiq.com/2007/09/04/saat-terbaik-untuk-pdkt/">saat terbaik untuk PDKT</a></strong>&#8220;.</p>
<p>Untuk memenuhi syarat nomor dua, caranya kami jelaskan dalam postingan &#8220;<a href="http://shodiq.com/2007/11/20/dapatkan-kecantikan-dan-kepribadian-yang-memikat/">Dapatkan kecantikan dan kepribadian yang memikat!</a>&#8220;.</p>
<p>Untuk memenuhi syarat nomor tiga, caranya diungkapkan oleh Ayala Malach Pines, <em>Falling in Love: Buku yang menguak misteri bagaimana dan mengapa kita jatuh cinta</em> (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005), hlm. 77-78:</p>
<blockquote><p>Ambillah keuntungan dari waktu-waktu di mana Anda [atau para kandidat] tergetar secara emosional oleh kejadian positif [yang mesti disyukuri] maupun negatif [yang memerlukan kesabaran] dalam hidup Anda. Ini adalah saat-saat di mana Anda [dan para kandidat] lebih mungkin untuk terbuka pada cinta.</p></blockquote>
<p>Misalnya, saat kandidat-kandidat (para calon jodoh Anda) itu meraih sukses lolos seleksi ujian masuk perguruan tinggi yang mereka idam-idamkan, sampaikanlah ucapan selamat kepada mereka. Namun bila mereka gagal, sampaikanlah bahwa Anda masih menghargai mereka.</p>
<p>Sebaliknya, ketika Anda meraih sukses lolos seleksi ujian masuk perguruan tinggi yang Anda idam-idamkan, perhatikanlah siapa saja yang menyampaikan ucapan selamat kepada Anda. Namun kalau Anda gagal, perhatikanlah siapa saja yang masih memperlihatkan penghargaan kepada diri Anda.</p>
<blockquote><p>Carilah situasi dari getaran fisik dan emosional yang tinggi: menari, hiking, aerobik, jogging, perjalanan ke luar negeri, [kursus atau pelajaran di] kelas yang menarik, film laga, konser yang menarik, dan perjalanan spiritual.</p></blockquote>
<p>Pilihlah aktivitas yang sangat Anda nikmati dan bisa membuat Anda senang. Pastikanlah bahwa aktivitas-aktivitas tersebut digemari pula oleh orang-orang (lawan-jenis) dengan karaketeristik yang sesuai dengan yang Anda cari. Misalnya, kalau Anda menghendaki kandidat yang berbodi sehat, aktivitas jogging tergolong sesuai, bukan?</p>
<blockquote><p>Cobalah untuk berada dalam mood yang bagus saat Anda bertemu dengan orang-orang baru. Jika perlu, jangan ragu untuk membuat mood Anda bagus dengan mendengarkan musik yang rancak, rekaman yang lucu, atau menyaksikan film yang menarik.</p></blockquote>
<p>Secara demikian, melakukan jogging sambil mendengarkan musik favorit dari radio mini atau walkman (yang tahan goncangan) dapat menciptakan mood yang bagus, bukan?</p>
<blockquote><p>Dan ingatlah bahwa rintangan-rintangan eksternal mempertinggi daya tarik.</p></blockquote>
<p>Melakukan jogging sambil membawa radio mini atau walkman itu mungkin agak menyulitkan. Namun, rintangan itu justru mempertinggi daya tarik!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/96/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/96/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/96/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=96&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2007/11/19/tiga-syarat-utama-tumbuhnya-cinta-romantis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>