<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Pacaran Islami &#187; 4 &#8211; Rengkuh ruh</title>
	<atom:link href="http://pacaranislami.wordpress.com/category/4-rengkuh-ruh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pacaranislami.wordpress.com</link>
	<description>Persiapan Menikah Melalui Tanazhur Pra-Nikah</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Dec 2009 22:26:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='pacaranislami.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/30cb6a007ee4daea355dadafbd17ae78?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Pacaran Islami &#187; 4 &#8211; Rengkuh ruh</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Aktivis dakwah kecanduan VCD porno &amp; onani haruskah segera nikah?</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/09/aktivis-dakwah-kecanduan-vcd-porno-onani-haruskah-segera-nikah/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/09/aktivis-dakwah-kecanduan-vcd-porno-onani-haruskah-segera-nikah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 13:59:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[birahi]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[ikhwan]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[masturbasi]]></category>
		<category><![CDATA[mendekati zina]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan sebelum menikah]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>
		<category><![CDATA[video porno]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=534</guid>
		<description><![CDATA[Saya sangat senang sekali dengan adanya situs ini. Semoga amal usaha ustadz mengelola site ini dibalas kebaikan berlipat oleh Allah SWT.

Saya adalah seorang ikhwan, aktivis dakwah kampus. Mungkin banyak orang menlai saya seorang pria yang baik. Padahal saya punya kebiasaan buruk yaitu nonton VCD porno. Selain itu saya sangat sering melakukan onani. Kebiasaan ini sudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=534&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Saya sangat senang sekali dengan adanya <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/">situs ini</a>. Semoga amal usaha ustadz mengelola site ini dibalas kebaikan berlipat oleh Allah SWT.</p>
<p>
Saya adalah seorang ikhwan, aktivis dakwah kampus. Mungkin banyak orang menlai saya seorang pria yang baik. Padahal saya punya kebiasaan buruk yaitu nonton VCD porno. Selain itu saya sangat sering melakukan onani. Kebiasaan ini sudah saya lakukan sejak SMA tahun 2001 lalu. Saya tau ini salah, tapi saya tak sanggup untuk menghentikannya.</p>
<p>
Belakangan ini hasrat seksual itu itu sering meluap-luap. Saya ingin menyegerakan menikah tapi saya belum wisuda dan belum memiliki penghasilan cukup. Saya pernah coba wacana kepada orangtua. Mereka tidak setuju, karena saya masih muda, 23 thn dan belum wisuda.</p>
<p>
Terkadang muncul pikiran kotor untuk memacari seorang gadis untuk merayunya dan melampiaskan nafsu seksual saya. Tapi saya takut karena itu dosa. Selain itu juga saya malu jika seandainya aib ini terbongkar.</p>
<p>
Kemudian juga sering terlintas untuk mencari pelacur. Hasrat tersalurkan dan privasi terjaga. Tapi lagi-lagi saya takut sehingga saya belum terjerumus ke lembah ini. Pertanyaannya :</p>
<ol>
<li>Bagaimana menghentikan kebiasaan nonton VCD porno?</li>
<li>Bagaimana menghentikan kebiasaan onani?</li>
<li>Apakah saya harus menyegerakan menikah?</li>
<li>Apa solusi untuk masalah saya diatas?</li>
</ol>
</blockquote>
<p>
Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-534"></span>Sebelum kujawab pertanyaanmu, aku tanggapi dulu ceritamu, ya! </p>
<p>
Menyimak tulisanmu di atas, bisa kita saksikan bahwa ternyata pada dirimu ada kemampuan menahan diri pada banyak hal. Walau terkadang muncul pikiran kotor untuk melampiaskan hasrat seksual dengan berzina, baik dengan pacar maupun pelacur, kau tidak melakukannya. Kemampuan menahan diri ini merupakan potensi besar yang dapat kau gunakan untuk menanggulangi kebiasaan onani &amp; nonton video porno. Kau pasti mampu. </p>
<p>
Dengan pemahaman begitu, maka jawabanku: </p>
<p>
1. Untuk menghentikan kebiasaan nonton video porno, kau dapat memanfaatkan cara-cara untuk mengatasi kecanduan onani. </p>
<p>
2. Mengenai cara-cara untuk mengatasi kecanduan onani, aku sudah pernah menyampaikannya di artikel terdahulu. Lihat artikel <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/03/kecanduan-masturbasi-cara-mengatasinya/">Kecanduan masturbasi: Cara mengatasinya</a>. </p>
<p>
3. Yang diharuskan segera menikah apabila dikhawatirkan akan terjerumus ke perzinaan adalah yang sudah mampu menikah. Bila belum mampu, maka yang diharuskan adalah <strong>berusaha mempersiapkan diri supaya mampu untuk segera menikah</strong>. (Seraya demikian, puasa sangatlah dianjurkan.) </p>
<p>
Walau belum wisuda, kau sudah dapat mencari atau menciptakan pekerjaan. Pengalamanmu selaku aktivis dakwah akan banyak berguna. Keinginan untuk segera menikah pun dapat kau jadikan motivasi untuk lebih serius mencari rezeki. </p>
<p>
4. Selain cara-cara tersebut di atas, saranku kepada dirimu adalah lebih <b>menyibukkan diri pada kegiatan yang menguras energi fisik</b>, tetapi menghemat energi mental. Keletihan fisik menurunkan gairah seksual, tetapi keletihan mental justru dapat meningkatkannya. </p>
<p>
Untuk menghemat energi mental, silakan pelajari kebiasaan yang efisien. Misalnya, buku Stephen R Covey, <i>Tujuh Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif</i>. </p>
<p>
Demikian saranku. Wallaahu a’lam. </p>
Posted in 4 - Rengkuh ruh, Jaga jarak Tagged: birahi, dakwah, ikhwan, konsultasi, masturbasi, mendekati zina, persiapan sebelum menikah, remaja, video porno <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/534/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=534&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/09/aktivis-dakwah-kecanduan-vcd-porno-onani-haruskah-segera-nikah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Setelah Keperawanan Lenyap Disantap Dukun Cabul</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/11/26/setelah-keperawanan-lenyap-disantap-dukun-cabul/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/11/26/setelah-keperawanan-lenyap-disantap-dukun-cabul/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 04:46:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Rawat hati]]></category>
		<category><![CDATA[perawan]]></category>
		<category><![CDATA[taubat]]></category>
		<category><![CDATA[zina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=530</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin akulah wanita terbodoh sedunia. Menyerahkan keperawanan kepada seorang dukun cabul tanpa alasan. Pelacur saja lebih baik daripada aku. Mereka menjual diri demi sesuap nasi. Sepasang kekasih yang berzina mungkin juga lebih baik daripada aku. Mereka melakukannya atas dasar suka sama suka. Tapi aku&#8230; 

Beberapa tahun lalu, aku kenal seorang pria. Tampan, ramah, dan saleh. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=530&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Mungkin akulah wanita terbodoh sedunia. Menyerahkan keperawanan kepada seorang dukun cabul tanpa alasan. Pelacur saja lebih baik daripada aku. Mereka menjual diri demi sesuap nasi. Sepasang kekasih yang berzina mungkin juga lebih baik daripada aku. Mereka melakukannya atas dasar suka sama suka. Tapi aku&#8230; </p>
<p>
Beberapa tahun lalu, aku kenal seorang pria. Tampan, ramah, dan saleh. Nyaris sempurna. Setidaknya, begitulah yang dilihat orang dari penampilannya. Dia suka menolong orang yang terkena &#8217;santet&#8217;.</p>
<p>
Pada suatu ketika, santet orang yang ditolongnya berbalik mengenai dirinya. Begitulah yang dia katakan. Orang-orang di komunitasnya juga bilang begitu.</p>
<p>
Pada suatu malam, dia menelpon aku. Dia ceritakan kronologi penyakitnya. Dia bilang terkena santet tertentu yang katanya hanya bisa disembuhkan dengan cara bersetubuh. Namun kalau denganku, katanya, dia cukup menyentuh kulitku, tidak sampai bersetubuh. Dia pun minta tolong padaku untuk mengizinkan dia menyentuh kulitku demi kesembuhannya. Aku pun menyetujuinya. Toh hanya menyentuh, pikirku.</p>
<p>
Akan tetapi, aku terkecoh. Ternyata dia tidak berhenti pada menyentuh kulitku saja. Dia bohong. Dia renggut keperawananku. </p>
<p>
Saat itu terjadi, aku dalam keadaan sadar. Sentuhan-sentuhannya melambungkan gejolak biologisku. Hati dan pikiranku hendak menolaknya, tapi gejolak itu teramat kuat. Aku terhanyut. Kendati aku bershalawat, percuma saja. Duuuh&#8230; bodohnya diriku.</p>
<p>
Sesaat setelah kejadian itu, dia menghubungiku lagi. Dia bilang ingin melakukannya sekali lagi untuk mempercepat kesembuhannya. Tapi aku menolaknya. Malah aku berusaha menghindarinya. Aku tak mau berhubungan dengan dia lagi dalam bentuk apa pun. Sekarang pun aku tak tahu lagi dia entah di mana.</p>
<p>
Kini, sebagai manusia normal, aku juga ingin menikah. Kuingin membangun rumah-tangga yg sakinah dengan orang yang kucintai dan mencintaiku. Aku ingin mengikuti sunnah Rasul ini. Tapi&#8230; aku tak berani.</p>
<p>
Setiap kali ada seorang lelaki saleh mendekatiku, aku selalu merasa tidak pantas untuk dia. Akhirnya, kupilih menarik diri.</p>
<p>
Apa yang harus aku lakukan, Pak? Apakah aku masih pantas berharap untuk dapat membina sebuah rumah tangga yang sakinah?</p>
</blockquote>
<p>
Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p>
<span id="more-530"></span>Mau jawaban singkat atau panjang-lebar? Jawabanku: [1] Yang tetap harus kau lakukan hanyalah bertaubat; tetaplah untuk tidak lagi mendekati zina, apa pun alasannya. [2] Ya, kamu masih berpeluang besar untuk dapat membina rumah tangga yang sakinah.</p>
<p>
Mau penjelasan lebih rinci? Baiklah.</p>
<p>
Sebutan &#8220;bodoh&#8221; bukanlah julukan yang tepat bagi dirimu. Yang tepat, &#8220;belum tahu&#8221;. Saat itu, kamu belum tahu sepenuhnya bahwa godaan syetan dapat menimpa siapa saja, termasuk yang shalih sekalipun. Kamu belum tahu seluk-beluk rayuan maut &#8220;buaya darat&#8221;. Kamu juga belum tahu Kamu juga belum tahu kulit wanita itu sepuluh kali lebih peka daripada pria. (Lihat <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/23/buku-taaruf-yang-best-seller/"><em>Ta&#8217;aruf Forever</em></a>, hlm. 20)</p>
<p>
Bila lelaki lebih mudah terangsang melalui pandangan mata, maka perempuan lebih mudah terangsang melalui sentuhan kulit. Itulah yang agaknya terjadi ketika kau terhanyut oleh gejolak biologis ketika dia menyentuh kulitmu.</p>
<p>
Kau bukanlah satu-satunya wanita yang mengalami kejadian &#8220;aneh&#8221; itu. Malah ada sebuah buku kumpulan kisah nyata yang sebagian besar isinya mengisahkan terenggutnya keperawanan perempuan-perempuan di luar nikah gara-gara ketidak-tahuan si perempuan bahwa kulit mereka sangatlah peka.</p>
<p>
Mengenai penjelasan yang lebih rinci mengenai taubat dari zina, juga mengenai kepantasan membina rumahtangga sakinah, silakan simak postingan &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/02/06/kalau-aktivis-dakwah-lakukan-taaruf-yang-tidak-islami/">Kalau aktivis dakwah lakukan taaruf yang tidak islami</a>&#8220;.</p>
<p>
Wallaahu a&#8217;lam</p>
Posted in 4 - Rengkuh ruh, Rawat hati Tagged: perawan, taubat, zina <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/530/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/530/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/530/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/530/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/530/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/530/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/530/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/530/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/530/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/530/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=530&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/11/26/setelah-keperawanan-lenyap-disantap-dukun-cabul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Ternyata dia sudah beristri</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/11/05/konsultasi-ternyata-dia-sudah-beristri/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/11/05/konsultasi-ternyata-dia-sudah-beristri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 18:30:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Hasilkan kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[chatting]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran jarak jauh]]></category>
		<category><![CDATA[putus cinta]]></category>
		<category><![CDATA[silaturrahim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=514</guid>
		<description><![CDATA[assalamu alaikum pa ustad&#8230;. begini pa ustadz, saya punya tmn cwo yang kami berdua saling berjauhan , kenalan kami dulu swktu saya dan dia chating di intrnt. biasanya klu chating jarang2 ada yg nyambung tp klu kali ini saya chating nyambung bngt ma dia pa ustadz, jd mulai saat itu kami slng tukar menukar no [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=514&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>assalamu alaikum pa ustad&#8230;. begini pa ustadz, saya punya tmn cwo yang kami berdua saling berjauhan , kenalan kami dulu swktu saya dan dia chating di intrnt. biasanya klu chating jarang2 ada yg nyambung tp klu kali ini saya chating nyambung bngt ma dia pa ustadz, jd mulai saat itu kami slng tukar menukar no hp dan saling bahkan tukar menukar fhoto pa ustadz. mulai saat itu kami berdua srng sms an bahkan tlp2an. dan dari sekian lama kami berkenalan kami berdua sama sama saling menyukai sekalipun kami belum prnh ketemu pa ustadz. tapi ada satu kekecewaan pada saat itu yang aku rasakan pa ustadz yaitu pada saat aku dan dia sama &#8211; sama saling menyayangi ., dia baru mengatakan kalau dia sudah berumah tangga dan mempunyai satu orang anak. pada saat dia mengatakan itu hatiku sakit, kecewa, menyesal ….<br />
semua campur aduk pa ustadz. aku marah ma dia dan aq tanya ma dia kenapa baru sekarang dia katakan kalau dia sudah berumah tangga ? knp sebelum aku dan dia saling menyayangi baru dia katakan ? tp apa jawaban dia pa ustadz ” dia mengatakan kalau dia mengatakan dari semula mungkin aq ga mau menerima dia sebagai temannya ” emang benar juga yang dia katakan pa ustadz kalau aku mengetahui dari semula kalau dia sudah berumah tangga mungkin aku g mau melanjutkan perkenalan ini. tapi itu dia pa ustadz aq dan dia sudah sama &#8211; sama menyayangi dan kami sudah berusaha untuk melakukan hal supaya kami bisa pisah tapi tetap aj g bisa pa ustadz. emng sich beberapa bulan bisa pa ustadz walaupun itu suatu hal yang menyakitkan bagi perasaan kami , tapi demi kebaikan bersama kami tetap aj g bisa pa ustadz…<br />
jadi aku sangat mohon dan mohon pada pa ustadz, atas pertolongannya pa austadz bagaimana cara mengatasi permasalahan kami ini. sebenarnya masih banyak lagi pa’ ceritanya tapi g mungkin aku bahas semuanya pa . aku sangat berharap kepada pa ustadz atas bantuannya agar permaslahan saya ini bisa dipecahan pa ustadz. tolong ya pa ustad bantu saya agar bisa melupakan dia pa ustadz.<br />
atas pertolongannya saya ucapkan banyak terima kasih ya pa ustadz.<br />
wasslamu alikum wr. wb……………</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-514"></span>Wa&#8217;alaykumusalam warahmatullah wabarakatuh.</p>
<p>Aku dapat merasakan kegalauan perasaanmu dalam kasus ini. Aku sendiri pernah dua atau tiga kali mengalami kejadian yang mirip dengan kasusmu itu. Hanya saja, posisiku adalah sebagai lelaki yang telah beristeri.</p>
<p>Seperti si dia, aku pun menyadari bahwa kebanyakan wanita tidak mau berteman dengan pria yang sudah beristri. Padahal, lelaki pun makhluk sosial. Kita mau berkawan dengan siapa pun (terutama yang berbudi mulia).</p>
<p>Melalui internet pula, aku pernah berkenalan dengan seorang gadis, sebut saja si C. Pada waktu interaksi yang ketiga, dia sudah &#8220;curiga&#8221; jangan-jangan aku sudah beristri. Aku menangkap gelagat bahwa dia takkan mau lagi berkomunikasi denganku kalau tahu bahwa aku berstatus kawin. Selanjutnya, aku tidak hendak menyembunyikan statusku ini (dalam waktu yang lama). Namun aku tidak ingin dia tahu statusku ketika sudah terlambat (yaitu ketika dia sudah menaruh harapan &#8220;tertentu&#8221; kepadaku). Aku hanya menunda memberi tahu si C sebentar saja, sampai dia merasa cukup &#8220;aman&#8221; berteman denganku.</p>
<p>Bagaimana caranya supaya si C merasa &#8220;aman&#8221; berteman denganku? Aku yakinkan dia bahwa hubungan pria-wanita tidaklah sebatas asmara. Pria-wanita dapat berhubungan akrab sebagai sahabat, sebagaimana berlaku di zaman Rasulullah saw. (Lihat &#8220;<a href="http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/">Gaul Akrab sesuai Sunnah Nabi</a>&#8220;.) Lalu kukatakan kepada si C bahwa apakah nanti di hatinya tumbuh benih-benih asmara terhadap diriku ataukah tidak sama sekali, aku tetap <i>takkan</i> memutus hubungan silaturrahim dengannya. Dia tetap akan kuanggap sebagai wanita berbudi mulia yang aku perlu jadikan sahabat dunia-akhirat. Setelah menjelaskan ini semua, barulah kunyatakan statusku yang sebenarnya.</p>
<p>Aku menerangkan sikapku itu secara panjang-lebar melalui beberapa lembar surat. Di akhir surat itulah kuungkapkan statusku yang sebenarnya.</p>
<p>Meski biasanya berkomunikasi via eMail (dan hp), aku sengaja memilih media surat non-elektronik untuk urusan sepenting ini. Sebab, pembaca surat itu cenderung bersedia menyimaknya berulang-kali <b>sampai benar-benar memahami</b>. Sedangkan eMail biasanya hanya dibaca satu-dua kali saja. Padahal, dalam urusan penting, menyimak sampai benar-benar mengerti itu sangatlah penting, bukan?</p>
<p>Setelah si C membaca isi suratku itu dan memahaminya, alhamdulillah, dia pun tetap hendak melanjutkan hubungan persahabatan denganku. Mungkin karena dia sudah merasa cukup &#8220;aman&#8221;.</p>
<p>Supaya lebih &#8220;aman&#8221;, aku pun mengantisipasi kemungkinan munculnya masalah yang tak jarang melanda hubungan akrab antara seorang pria beristri dan seorang gadis. Strategi yang kutempuh, sebagaimana yang telah kuterapkan dalam semua pertemananku dengan para wanita, adalah <i>menjadikan istriku sebagai temannya juga</i>. Bila dia menjadi akrab denganku, maka perlu pula dia akrab dengan istriku juga. </p>
<p>Dalam kasusmu sekarang, kau pun dapat menerapkan strategi tersebut. Walau mungkin sudah agak terlambat, lebih baik terlambat daripada tidak mengatasi persoalan, bukan?</p>
<p>Jadi, berteman jugalah dengan istrinya. Jalinlah persahabatan seakrab-akrabnya dengan istrinya. Akan lebih baik bila hubunganmu dengan istrinya itu lebih akrab daripada dengan si dia. Boleh-boleh saja kau tetap berkomunikasi dengan si dia, tetapi frekuensi dan kualitasnya hendaknya tidak melebihi komunikasi antara dirimu dengan istrinya.</p>
<p>Demikian saranku. Semoga Allah Sang Maha Penyayang senantiasa menyertai kita dalam segala urusan.</p>
Posted in 4 - Rengkuh ruh, 5 - Tebarkan hikmah, Hasilkan kebaikan, Jaga jarak Tagged: chatting, internet, komunikasi, pacaran jarak jauh, putus cinta, silaturrahim <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/514/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=514&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/11/05/konsultasi-ternyata-dia-sudah-beristri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Curhat: Telah berzina tapi putus hubungan cinta</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/29/curhat-telah-berzina-tapi-putus-hubungan-cinta/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/29/curhat-telah-berzina-tapi-putus-hubungan-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2008 07:48:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Rawat hati]]></category>
		<category><![CDATA[istikharah]]></category>
		<category><![CDATA[melupakan mantan pacar]]></category>
		<category><![CDATA[putus cinta]]></category>
		<category><![CDATA[taubat]]></category>
		<category><![CDATA[zina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=488</guid>
		<description><![CDATA[assalamualaikum ustadz. aku pengen curhat nii. aku punya seseorang iank sangad aku cintai. dan hubungan kamii sudaa terlalu jauh dan kami sudah terjerumus ke dalam zina. dia mempunyai banyag janji dan sumpah dengan nama ALLAH. tapi sekarang saiia sudaa puttus. dia mutusin saiia cuma karena kesalahan yang amad sepele. hal ini membuad saya sangat menyesal. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=488&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>assalamualaikum ustadz. aku pengen curhat nii. aku punya seseorang iank sangad aku cintai. dan hubungan kamii sudaa terlalu jauh dan kami sudah terjerumus ke dalam zina. dia mempunyai banyag janji dan sumpah dengan nama ALLAH. tapi sekarang saiia sudaa puttus. dia mutusin saiia cuma karena kesalahan yang amad sepele. hal ini membuad saya sangat menyesal. saya mungkin bodoh hingga saya nekad bunuh diri sampai bersujud memohon kepadanya agar dia kembali pada saya. saya sudah coba terima dan ikhlas tapi saya tidak bisa. saya sudah sering berdoa di dalam sholat saya agar perasaan saya di musnahkan sja tapi semakin hari saya semakin mencintai dia. bagaimana menurut ustadz? apa yang harus saya lakukan?</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-488"></span>Bahwa kamu sudah sadar dan menyesal, jadikanlah kasus ini sebagai pelajaran supaya tidak lagi terjerumus dalam perzinaan atau pun terbuai oleh janji/sumpah palsu.</p>
<p>Bahwa dia mengingkari janji dan sumpahnya, serahkanlah kepada Allah SWT. Allah itulah Sang Mahaadil.</p>
<p>Apakah sebaiknya kamu kembali bersamanya ataukah dengan orang lain, serahkanlah kepada Allah SWT. <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">Lakukanlah istikharah.</a> Tuhanlah yang lebih tahu mana yang lebih baik bagimu: apakah kembali bersamanya ataukah dengan yang lain saja.</p>
<p>Terima kenyataan dan ikhlas itu perlu waktu. Kalau sekarang belum bisa, tentu di waktu mendatang kamu akan mampu.</p>
<p>Kamu tidak harus berusaha <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/06/17/cara-%E2%80%9Cmelupakan%E2%80%9D-si-dia-2/">melupakan si dia</a>. <a href="http://bersalatlah.wordpress.com/2007/01/28/14-salat-yang-pulihkan-luka-jiwa/">Serahkanlah kepada Tuhan.</a> Tuhanlah yang lebih tahu mana yang baik bagimu. Kalau Dia menghendaki, tentulah si dia akan terlupakan olehmu dengan sendirinya. Sementara itu, terbukalah terhadap kemungkinan untuk berjodoh dengan yang lain.</p>
<p>Demikian saranku.</p>
Posted in 4 - Rengkuh ruh, Rawat hati Tagged: istikharah, melupakan mantan pacar, putus cinta, taubat, zina <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/488/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/488/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/488/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=488&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/29/curhat-telah-berzina-tapi-putus-hubungan-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Mencium &amp; memeluk lewat telepon</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/17/konsultasi-mencium-dari-telepon-membuka-aurat-dalam-foto/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/17/konsultasi-mencium-dari-telepon-membuka-aurat-dalam-foto/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 02:53:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[aurat]]></category>
		<category><![CDATA[birahi]]></category>
		<category><![CDATA[ciuman]]></category>
		<category><![CDATA[ereksi]]></category>
		<category><![CDATA[foto]]></category>
		<category><![CDATA[free sex]]></category>
		<category><![CDATA[jilbab]]></category>
		<category><![CDATA[kemesraan]]></category>
		<category><![CDATA[masturbasi]]></category>
		<category><![CDATA[mendekati zina]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[romantis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=466</guid>
		<description><![CDATA[jika: 1. memberikan foto diri dg rambut terlihat (menghindari menunjukan aurot dibalik krudung secara langsung pd sang pacar) 2. mencium dari telpon (menghindari ciuman langsung) 3. saat dia ereksi karna ngobrol dengan ku di tlpn, kemudian saling memeluk (masturbasi) dengan tetap saling menghargai &#38; menghindari pelukan + hubungan saat tatap muka. Mohon dijelaskan hukum &#38; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=466&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>jika: 1. memberikan foto diri dg rambut terlihat (menghindari menunjukan aurot dibalik krudung secara langsung pd sang pacar) 2. mencium dari telpon (menghindari ciuman langsung) 3. saat dia ereksi karna ngobrol dengan ku di tlpn, kemudian saling memeluk (masturbasi) dengan tetap saling menghargai &amp; menghindari pelukan + hubungan saat tatap muka. Mohon dijelaskan hukum &amp; atao solusinya</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-466"></span>1. Hukum menutup aurat itu sama, baik ketika tatap muka maupun lewat media (foto, video, dsb). Apabila kau mengikuti pandangan bahwa rambutmu tergolong auratmu, maka janganlah kau perlihatkan fotomu yang menampakkan rambutmu. Cukuplah foto itu dilihat oleh muhrimmu saja. Namun seandainya kau mengikuti pandangan bahwa <a href="http://muslimmoderat.wordpress.com/2008/08/16/rambut-wanita-bukan-aurat-fatwanya/">rambut wanita bukanlah aurat</a>, maka boleh-boleh saja kau memperlihatkan fotomu yang memperlihatkan rambutmu kepada siapa saja yang kau kehendaki.</p>
<p>Itulah jawaban pokok mengenai aurat. Namun dalam kasusmu, ada hal lain yang perlu dipertimbangkan selain masalah aurat, yaitu persoalan birahi.</p>
<p>Kita asumsikan kau mengikuti pandangan bahwa rambut wanita bukan aurat. Apabila kau menutup rambutmu di depannya dalam rangka mencegah zina, tetapi membuka rambutmu dalam foto yang kau perlihatkan kepadanya dengan keyakinan bahwa itu takkan membuat kalian terdorong untuk berzina, maka langkahmu itu dapat kumaklumi.</p>
<p>Akan tetapi, apabila kau yakin bahwa fotomu itu akan dia jadikan sebagai rangsangan untuk bermasturbasi, maka pembicaraan kita ini beralih ke masalah hukum masturbasi alias onani.</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/curtisperry/323514930/in/set-72157594403093450"><img class="alignleft" src="http://farm1.static.flickr.com/129/323514930_2230b32294_m_d.jpg" alt="Mating Rituals of the American Telephone" /></a>2. kasus mencium atau pun memeluk lewat telepon itu mirip dengan kasus pemberian foto di atas. Semuanya sama-sama membutuhkan pertimbangan: Apakah tindakan itu justru <strong>mengarah pada hubungan kelamin</strong> (berzina)? Kalau iya, maka itu tergolong <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/07/pengertian-zina-hati-dan-mendekati-zina-lainnya/">mendekati zina</a> yang terlarang. Kalau tidak, maka itu tidak mendekati zina.</p>
<p>Sungguhpun tidak mendekati zina, masih ada lagi yang perlu kau pertimbangkan: Apakah tindakan itu membuatnya terdorong untuk melakukan masturbasi? Kalau tidak, maka itu bukan persoalan. Namun kalau iya, maka pembicaraan kita ini beralih ke masalah hukum masturbasi.</p>
<p>3. Hukum masturbasi sudah kusinggung di artikel <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/03/kecanduan-masturbasi-cara-mengatasinya/">Kecanduan masturbasi: Cara mengatasinya</a>.</p>
<p>Lepas dari masalah hukumnya, aku menyarankan: Tidak perlulah kalian mengekspresikan cinta dengan cara-cara yang membangkitkan birahi seperti itu. Ekspresi seksual seperti itu bukan tergolong romantis. Lebih baik kalian mengekspresikan kemesraan dengan cara yang sungguh-sungguh romantis. <strong>Ekspresi romantis lebih indah daripada ekspresi seksual.</strong> Untuk contoh ekspresi romantis, lihat <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/03/29/kiat-menulis-surat-cinta-romantis/">Kiat Menulis Surat Cinta Romantis</a>.</p>
<p>&#8212;&#8212;-<br />
Artikel terkait:
<ul>
<li><a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/09/bersuara-sexy-berdosakah/">Bersuara sexy berdosakah?</a></li>
<li><a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/07/pengertian-zina-hati-dan-mendekati-zina-lainnya/">Pengertian &#8220;zina-hati&#8221; dan mendekati-zina lainnya</a></li>
<li><a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/04/05/dosa-kecil-perkara-kecil/">Dosa Kecil = Perkara Kecil?</a></li>
<li><a href="http://muslimmoderat.wordpress.com/2008/08/16/rambut-wanita-bukan-aurat-fatwanya/">Fatwa, &#8220;Rambut wanita bukan aurat.&#8221;</a></li>
</ul>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/466/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/466/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/466/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=466&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/17/konsultasi-mencium-dari-telepon-membuka-aurat-dalam-foto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://farm1.static.flickr.com/129/323514930_2230b32294_m_d.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Mating Rituals of the American Telephone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bersuara sexy berdosakah?</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/09/bersuara-sexy-berdosakah/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/09/bersuara-sexy-berdosakah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 07:49:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[mendekati zina]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>
		<category><![CDATA[seks]]></category>
		<category><![CDATA[zina lidah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=453</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum … Gmn Kabarnya P’ Ustad ? Saya sdh baca mengenai konsultasi ka’Ardi masalah masturbasi, dan ini ada titipan dari teman saya, masalah yang mungkin hampir sama. Jika teman saya (Pr) tlp ke pacarnya ( lk2 )…. meskipun nada bicara teman saya ini ( Pr ) tdk mendesah tetapi pacarnya jadi ‘ maap ‘( ereksi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=453&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Assalamualaikum … Gmn Kabarnya P’ Ustad ? Saya sdh baca mengenai konsultasi ka’Ardi <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/03/kecanduan-masturbasi-cara-mengatasinya/">masalah masturbasi</a>, dan ini ada titipan dari teman saya, masalah yang mungkin hampir sama. Jika teman saya (Pr) tlp ke pacarnya ( lk2 )…. meskipun nada bicara teman saya ini ( Pr ) tdk mendesah tetapi pacarnya jadi ‘ maap ‘( ereksi ) gmn ya Pak,…? apakah teman saya ini berdosa ? Bagaimana caranya spy hubungan pacarannya ini baik tanpa ada hal seperti ini. terima kasih sebelumnya. Wassalam</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-453"></span>Wa&#8217;alaykumussalam&#8230; Alhamdulillah kabarku baik-baik saja: lancar berpuasa, sehat wal afiat.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-563096/How-womans-voice-HIGHER--attractive--shes-likely-conceive.html"><img src="http://img.dailymail.co.uk/i/pix/2008/05_01/whisperREX3004_468x317.jpg" alt="How a woman's voice becomes HIGHER - and more attractive - when she's most likely to conceive" /></a></p>
<p>Suara yang sexy, walau tidak mendesah, dapat mengakibatkan dosa lantaran &#8220;zina lidah&#8221;. Seberapa besar dosa si suara sexy itu bergantung pada seberapa besar peran dia di dalamnya. Semakin sengaja dia membuat suaranya sexy, semakin besar dosanya. Namun jika dia tidak sengaja, sedangkan berdasar pengamatan yang obyektif, suaranya sebetulnya wajar, maka dia tidak berdosa.</p>
<p>Dalam pengamatan kami, ada banyak muda-mudi (terutama wanita) yang kurang menyadari ke-<em>sexy</em>-an suaranya di telinga lawan-jenis. Mereka menilai suaranya biasa saja. Karena itu, supaya penilaian ini lebih obyektif, mintalah penilaian dari sejumlah sahabat lain-jenis mengenai suaramu. Kalau nggak sedikit orang menilai suaramu <em>sexy</em>, ubahlah gaya bicaramu. Kalau sulit mengubah, berlatihlah secara serius sampai berhasil. Bagaimanapun, gaya bicara bisa diubah. (Kami saksikan, banyak aktris Hollywood mampu menampilkan aneka gaya bicara. Di satu film terdengar <em>sexy</em> banget, di film lain kurang <em>sexy</em>, sesuai karakter di film2 itu.)</p>
<p>Untuk menjaga ‘pintu perzinaan’ dari terjadinya ‘zina lidah’, gunakanlah jurus “<strong>tundukkan tutur-kata</strong>”. Maksudnya, ketika lawan-jenis yang menyimak tutur-katamu terpesona pada ke-<em>sexy</em>-an suaramu, keraskan suaramu atau hentikan sajalah tutur-katamu. “<em>Janganlah kau terlalu lembut bicara supaya [lawan-jenis] yang lemah hatinya tidak bangkit nafsu [syahwat]-nya.</em>” (QS al-Ahzab [33]: 32) “<em>Katakanlah yang baik-baik atau diam sajalah.</em>” (al-hadits)</p>
<p>Wallaahu a&#8217;lam</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/453/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/453/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/453/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=453&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/09/bersuara-sexy-berdosakah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.dailymail.co.uk/i/pix/2008/05_01/whisperREX3004_468x317.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">How a woman's voice becomes HIGHER - and more attractive - when she's most likely to conceive</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Agar tak kecanduan ciuman pacar</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/05/konsultasi-agar-tak-kecanduan-ciuman-pacar/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/05/konsultasi-agar-tak-kecanduan-ciuman-pacar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2008 19:14:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Rawat hati]]></category>
		<category><![CDATA[ciuman]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>
		<category><![CDATA[gaya pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran sehat]]></category>
		<category><![CDATA[mendekati zina]]></category>
		<category><![CDATA[birahi]]></category>
		<category><![CDATA[taubat]]></category>
		<category><![CDATA[panduan pacaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=345</guid>
		<description><![CDATA[ass……….. pak ustazd …..saya mau nanya gmn caranya setiap kencan sama doi kami g mlkukn hal-hal yang dlarang…… spt kami ktgihan ……..spt pegangn tangn n ciuman…… gmn caranya spy lepas dr itu smua……. mksch banyak sblumnya.
Saran dari M Shodiq Mustika:
1) Sadarilah indahnya pacaran tanpa mendekati zina.
2) Jangan berduaan, kecuali bila ada yang mengawasi secara ketat, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=345&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>ass……….. pak ustazd …..saya mau nanya gmn caranya setiap kencan sama doi kami g mlkukn hal-hal yang dlarang…… spt kami ktgihan ……..spt pegangn tangn n ciuman…… gmn caranya spy lepas dr itu smua……. mksch banyak sblumnya.</p></blockquote>
<p>Saran dari M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-345"></span>1) Sadarilah <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/02/konsultasi-indahnya-pacaran-tanpa-mendekati-zina/">indahnya pacaran tanpa mendekati zina</a>.</p>
<p>2) Jangan berduaan, kecuali <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/25/syarat-bolehnya-berduaan/">bila ada yang mengawasi</a> secara ketat, yang mencegah kalian untuk ciuman dsb.</p>
<p>3) Walau telah terawasi ketika bertatap muka, bersiagalah untuk mengerahkan <a href="http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/30/5-jurus-jurus-penangkal-zina/">jurus-jurus penangkal zina</a>.</p>
<p>4) Sertailah ikhtiar-ikhtiar tersebut dengan shalat yang lebih khusyuk dan dzikir yang relevan, misalnya: &#8220;<em>Fa innallâha lâ yu-dhî‘u ajral muhsinîn.</em>&#8221; (Karena sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.) (QS Hud [11]: 115) Mengenai hal ini, berikut ini kutipan dari naskah buku M Shodiq Mustika <strong><a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/06/11/cara-dzikir-untuk-atasi-segala-masalah-cinta/">Doa &amp; Zikir Cinta</a></strong> (diterbitkan oleh Qultum Media pada pertengahan bulan ini, insya&#8217;Allah).</p>
<h2>Supaya Tidak Mendekati Zina Lagi</h2>
<p>Dari Ibnu Mas&#8217;ud r.a. dikabarkan, sesungguhnya ada seorang lelaki mencium seorang perempuan [bukan istrinya, bukan muhrimnya]. Lalu dia datang kepada Nabi saw. dan diberitakannya hal itu kepada beliau. Kemudian diturunkan oleh Allah ayat yang maksudnya: &#8220;<em>Dirikanlah shalat pada kedua tepi siang dan sebentar dari malam hari. Sesungguhnya [pahala] kebaikan [seperti shalat] menghilangkan [dosa] keburukan [seperti ciuman itu].</em>&#8221; (QS Hud [11]: 114) Lelaki itu bertanya, &#8220;Ya Rasulullah! Apakah [fatwa] ini untuk saya saja?&#8221; Jawab Nabi saw., &#8220;[Fatwa ini berlaku] bagi semua umatku.&#8221; (<em>Shahih Bukhari</em>, hadits no. 298)</p>
<p>Hadits tersebut menjelaskan bahwa shalat dapat menghapus dosa perbuatan “mendekati zina” seperti ciuman dengan si dia yang tidak terikat dalam hubungan pernikahan. Selain fungsi tersebut, shalat pun dapat mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar. Dengan demikian, shalat pun membuat kita tidak mendekati zina lagi.</p>
<p>Masalahnya, shalat kita biasanya tidak sepenuhnya khusyuk. Akibatnya, fungsi tersebut kurang terpenuhi. Walau sudah bershalat, mungkin kita masih tergoda untuk mendekati zina. Untuk mengatasinya, kita dapat berdzikir dengan menyebut nama Allah yang relevan dengan persoalan ini.</p>
<p>Dari ayat yang disebut pada hadits Ibnu Mas’ud di atas, lanjutannya adalah sebagai berikut. “<em>&#8230; Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat [berdzikir]. Dan bersabarlah, <strong>karena sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan</strong>.</em>” (QS Hud [11]: 114-115)</p>
<p>Atas dasar itu, supaya tidak mendekati zina lagi, kita dapat mengucap dzikir: &#8220;<em>Fa innallâha lâ yu-dhî‘u ajral muhsinîn.</em>&#8221; (Karena sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.) (QS Hud [11]: 115)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/345/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/345/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/345/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=345&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/05/konsultasi-agar-tak-kecanduan-ciuman-pacar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Indahnya pacaran tanpa mendekati zina</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/02/konsultasi-indahnya-pacaran-tanpa-mendekati-zina/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/02/konsultasi-indahnya-pacaran-tanpa-mendekati-zina/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 18:01:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[cara pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[gaya pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=342</guid>
		<description><![CDATA[DR Re, aku lagi suka sama cewek. Mulai pertama, aku langsung ngerasa dag dig dug pas ngeliatnya. Maklum, secara fisik, dia cantik banget. Dia juga tekun menjalankan agama. Semakin kenal, aku jadi makin suka sama dia.Yang bikin aku tambah salut, dia punya prinsip nggak mau sentuhan dengan cowok mana pun. Katanya sih dia pengin cowok [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=342&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>DR Re, aku lagi suka sama cewek. Mulai pertama, aku langsung ngerasa dag dig dug pas ngeliatnya. Maklum, secara fisik, dia cantik banget. Dia juga tekun menjalankan agama. Semakin kenal, aku jadi makin suka sama dia.Yang bikin aku tambah salut, dia punya prinsip nggak mau sentuhan dengan cowok mana pun. Katanya sih dia pengin cowok yang kali pertama disentuhnya itu suaminya. Tapi jujur ya, Dr Re..aku nggak berani ngungkapin perasaanku. Aku takut dia marah. Soalnya, nggak sekali pun dia pernah bicara soal cinta, padahal aku udah demikian banyak bercerita tentnag cinta sama dia. Akhirnya, kupendam aja cintaku ini. Nggak lama, aku beranikan diri ngirim SMS tentang cintaku. Eh, ternyata aku ditolak. Katanya sih karena prinsip yang dia punya itu. Dia nggak bakal mengubah prinsip yang dia punya. Nggak lama kemudian lagi, dia bilang bahwa dia juga sayang sama aku. Tapi, dia juga bilang belum siap sama cinta. Duuh Dr Re, sumpah aku bingung banget! Dr Re, bantu aku untuk ngasih tahu dia, aku pengin banget jadi pacarnya. Aku pengin banget menjaga hati dan cintanya. Gimana caranya supaya dia tahu kalau pacaran nggak seburuk yang dia bayangin. Ada sesuatu yang sangat indah di dalamnya. Dr Re yang baik, please help me… Semoga kamu sukses selalu. Makasih banyak yah sebelumnya? Asep &#8211; 085250632xxx</p></blockquote>
<p><span id="more-342"></span>Demikian pertanyaan Asep yang termuat di <a href="http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?Berita=Ekspresi&amp;id=266420">Kaltim Post Cyber News</a>. Kemudian sang pengasuh menyampaikan jawaban menarik, antara lain sebagai berikut.</p>
<blockquote><p>Sep, kamu perlu tahu satu hal. Prinsip hidup seseorang nggak bisa diubah dalam sekejap mata atau seperti membalik telapak tanganmu. Percaya deh, nggak ada apa-apa di balik tanganmu. Yang ada cuma bakteri yang mengumpul! Haha. Jadi, kamu harus menghargai prinsipnya. Ingat, bagi sebagian orang, prinsip hidup memang berharga. Kalau kamu mau mengubahnya, itu sama dengan merusak sumpah Gajah Mada untuk nggak makan buah Palapa. Percuma. Sia-sia, cucuku…  So, dengarkan baik-baik apa yang diceritain sama kamu. Simak apa saja yang menjadi prinsipnya. Jangan membantah satu kalimat pun. Tanyakan hal-hal yang masih terdengar asing bagimu. Next, camkan dalam pikiranmu. </p>
<p>Setelah tahu secara mendalam tentang prinsipnya, kamu boleh take a breath. Renungkan jalan pikirannya. Jangan lupa, yang jadi jurang di antara kalian bukan hal remeh. Keyakinan untuk memegang teguh prinsipnya nggak bisa dijadikan bahan mainan di waktu senggang. Kamu juga nggak mau kan prinsip cewek itu jadi ternoda cuma buat nurutin keinginanmu jadi pacarnya? </p></blockquote>
<p>Jawabannya bagus. Mungkin ganjalan kita hanya satu. Dari jawaban itu aku menangkap kesan seolah-olah pada pacaran itu harus ada sentuhan. Apakah tanpa sentuhan, pacaranitu menjadi kurang afdol? Memangnya, pacaran tanpa sentuhan itu takkan terasa indah?</p>
<p>Pertanyaan terakhir itu mengingatkan aku pada masukan dari ukthi Puspita:</p>
<blockquote><p>Pak, saya pernah bertanya kepada seorang ikhwan, apa dia mau berpacaran dgn saya, tetapi dengan syarat: tidak berdua-duaan, tidak terlalu dekat, &amp; hal-hal lain yg sudah saya pertimbangkan &amp; menurut saya aman. Saya juga membahas ini dgn teman-teman saya sesama akhwat. Lalu hampir dari semua jawabannya: itu bukan pacaran; sekalian aja jangan pacaran; apa enaknya pacaran gitu; kalau kamu gitu, mana ada yg mau pacaran sama kamu. Apa benar begitu, pak kalau sekarang, hampir semua ikhwan tidak mau pacaran seperti itu? Apa benar kalau mereka dibatasi, justru tidak akan suka?</p></blockquote>
<p>Jawabanku:</p>
<p>Istilah &#8220;dibatasi&#8221;, &#8220;syarat&#8221;, dan sebagainya mungkin kurang menarik. Barangkali sebaiknya kau gunakan istilah &#8220;kesepakatan bersama untuk tidak mendekati zina&#8221;.</p>
<p>Lantas, apa enaknya pacaran tanpa <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/04/05/dosa-kecil-perkara-kecil/">mendekati zina</a>? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Enaknya melebihi pacaran yang mendekati zina! Sebab, kenikmatan sejati yang diperoleh dari menjauhi zina berlangsung lama dan terasa mendalam di lubuk hati. Sedangkan kenikmatan semu yang didapatkan dari mendekati zina berlangsung sesaat saja dan hanya bersifat lahiriah.</p>
<p>Keindahan percintaan pranikah yang tidak mendekati zina itu telah digambarkan oleh Ibnu Hazm al-Andalusi, antara lain sebagai berikut:</p>
<blockquote><p>Sungguh, tak pernah bisa kulupa kisah-kasihku dengan dia yang kupuja. Sebelum kujatuhkan cintaku padanya, terlebih dahulu kujalin persahabatan yang mendalam dengannya. Kami makan dan minum bersama. Kami saling berbagi cerita. Tak bosan-bosannya aku bersua dengannya. Namun, sekali lagi ingin kukatakan, aku tak keburu nafsu, [dan tidak] segera mengungkapkan cintaku padanya di pandangan pertama. Aku yakin, cinta yang dijalin melalui proses dan jalan yang panjang, insya Allah, akan menghasilkan cinta di titik terbaiknya. (<em>Di Bawah Naungan Cinta</em>, hlm. 58-59)</p></blockquote>
<p>Jadi, cinta itu “mula-mula permainan, lama-lama kesungguh-sungguhan. Cinta memiliki makna yang dalam, indah dan agung. Tak ada kata-kata yang mampu melukiskan keindahan dan keagungannya. Hakikat cinta [ini] tak dapat ditemukan, selain dengan <em>segenap kesungguhan pengamatan [atau tanazhur] dan penjiwaan</em>.” (<em>Di Bawah Naungan Cinta</em>, hlm. 21) </p>
<p>Gambaran sesingkat itu mungkin belum memadai untuk meyakini indahnya pacaran tanpa mendekati zina. Barangkali dibutuhkan satu buku tersendiri untuk mengungkapkannya. Itulah antara lain yang menyebabkan aku menulis buku <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/01/buku-pertama-panduan-pacaran-islami-segera-terbit/">Ayat-Ayat Mesra</a>. (Dibaca selengkapnya, ya!)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/342/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/342/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/342/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=342&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/02/konsultasi-indahnya-pacaran-tanpa-mendekati-zina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Buku pertama Panduan pacaran islami segera terbit</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/01/buku-pertama-panduan-pacaran-islami-segera-terbit/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/01/buku-pertama-panduan-pacaran-islami-segera-terbit/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 00:16:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[2 - Mantapkan wujud]]></category>
		<category><![CDATA[3 - Arungi makna]]></category>
		<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspresi mesra]]></category>
		<category><![CDATA[Nikmati kemesraan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[Ibnu Hazm]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>
		<category><![CDATA[panduan pacaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=336</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, buku pertama Panduan pacaran islami segera diterbitkan dalam waktu dekat oleh Madania Prima (imprint Salamadani). Judulnya: Ayat-Ayat Mesra. (Semula, judulnya: &#8220;Mesra Tanpa Zina&#8221;.)

Isinya: ekspresi cinta asmara islami ala Ibnu Hazm al-Andalusi, seorang ulama besar di Abad Pertengahan. Inilah buku yang secara rinci menggambarkan indahnya pacaran (percintaan pranikah) secara islami.
Untuk mengetahui gambaran yang lebih gamblang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=336&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Alhamdulillah, buku pertama <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/">Panduan pacaran islami</a> segera diterbitkan dalam waktu dekat oleh Madania Prima (imprint Salamadani). Judulnya: <strong>Ayat-Ayat Mesra</strong>. (Semula, judulnya: &#8220;Mesra Tanpa Zina&#8221;.)</p>
<p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-full wp-image-337" src="http://farm4.static.flickr.com/3032/2970558830_6560a14434_m_d.jpg" alt="" width="155" height="240" /></p>
<p><span id="more-336"></span>Isinya: ekspresi cinta asmara islami ala Ibnu Hazm al-Andalusi, seorang ulama besar di Abad Pertengahan. Inilah buku yang secara rinci menggambarkan <strong>indahnya pacaran (percintaan pranikah) secara islami</strong>.</p>
<p>Untuk mengetahui gambaran yang lebih gamblang mengenai isi buku ini, silakan baca Kata Pengantar-nya di artikel <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/05/08/mesra-tanpa-zina/">Mesra Tanpa Zina</a>.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/336/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/336/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/336/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=336&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/01/buku-pertama-panduan-pacaran-islami-segera-terbit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://farm4.static.flickr.com/3032/2970558830_6560a14434_m_d.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Dzikir cinta dalam pacaran islami</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/22/dzikir-cinta-dalam-pacaran-islami/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/22/dzikir-cinta-dalam-pacaran-islami/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2008 02:39:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Rawat hati]]></category>
		<category><![CDATA[dzikir cinta]]></category>
		<category><![CDATA[menjaga hati]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[Hati kita adalah &#8220;benda hidup&#8221; yang tak terlihat oleh mata. Karenanya, menjaga hati tidaklah semudah menjaga sepeda motor di tempat parkir supaya tidak hilang atau menjaga anak-anak supaya mereka bermain dengan aman. Baik di luar maupun di dalam pacaran, menjaga hati itu membutuhkan penanganan yang lebih cermat daripada penjagaan terhadap suporter dalam pertandingan sepakbola. Betapapun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=277&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://pacaranislami.files.wordpress.com/2008/07/kerusuhan-suporter-bandung-20-juli-2008.jpg?w=300&#038;h=172" alt="" width="300" height="172" class="alignright size-medium wp-image-278" />Hati kita adalah &#8220;benda hidup&#8221; yang tak terlihat oleh mata. Karenanya, menjaga hati tidaklah semudah menjaga sepeda motor di tempat parkir supaya tidak hilang atau menjaga anak-anak supaya mereka bermain dengan aman. Baik di luar maupun di dalam pacaran, menjaga hati itu membutuhkan penanganan yang lebih cermat daripada penjagaan terhadap suporter dalam pertandingan sepakbola. Betapapun sulitnya mengendalikan anak nakal atau suporter yang rusuh, mengendalikan hati itu masih lebih sulit.</p>
<p><span id="more-277"></span>Untuk contoh, mari kita simak sepotong curhat <a href="http://muhammadsurya.wordpress.com/2008/07/07/pacaran-islami-selamat-tinggal/">dari seorang pemuda</a>:</p>
<blockquote><p>Kadang kala dalam sholat ingat si dia bukan ingat Allah. Pas ada sms dari dia bersamaan dengan adzan, lebih memilih untuk balas sms dulu ketimbang menjawab adzan dan mensegerakan diri ke mesjid. Apalagi pas makan bareng sama dia, terus adzan berkumandang, lebih memilih meneruskan makan daripada pergi ke mesjid. Dalam sehari, mungkin entah berapa ratus kali aku menyebut namanya, sedangkan menyebut nama Allah dan Rasulnya, mungkin lebih sedikit dari itu. </p></blockquote>
<p>Nah, mengingat-ingat si dia tampaknya lebih mudah daripada berdzikir kepada-Nya. Bagaimana cara menjaga hati dalam keadaan seperti itu?</p>
<p><strong>Konkretkan dan Pilih Sendiri!</strong></p>
<p>Memang, mengingat Allah itu lebih sulit daripada mengingat si dia. Mengapa? Sebab, si dia itu konkret, sosoknya dapat kita bayangkan dengan gamblang di benak kita. Sedangkan Allah itu &#8220;abstrak&#8221; (Mahagaib), sosok-Nya tak terbayangkan oleh akal kita.</p>
<p>Untuk mengatasinya, Allah sendiri telah menyediakan kemudahan bagi kita. Kalau kita belum mampu senantiasa ingat akan <em>Allah</em>, maka kita dapat ingat <strong>sifat</strong> (atau salah satu asma) Allah setiap saat! Kita diberi keleluasaan untuk memilih sendiri sifat-Nya yang hendak kita ingat-ingat. Dia berfirman, &#8220;<strong>Serulah Allāh atau serulah Ar-Rahmān. <em>Dengan nama yang mana pun</em> kamu berseru, Dia mempunyai nama-nama yang baik.</strong>&#8221; (QS al-Isrā’ [17]: 110)</p>
<p>Asma&#8217;-asma&#8217; itu lebih konkret (bermakna sifat-Nya). Misalnya: ar-Rahim (Penyayang), al-&#8217;Alim (Yang Mahatahu). Karena lebih konkret, maka itu lebih mudah kita ingat dan lebih mudah kita tancapkan dalam hati daripada istilah Allah itu sendiri yang &#8220;abstrak&#8221;. Apalagi bila kita memilih sendiri asma&#8217; Allah sebagai lafal dzikir kita. Pilihan sendiri biasanya lebih ringan untuk diamalkan. Atas dasar itu, kita bisa memilih salah satu dari 99 asma&#8217;ul husna untuk mengingat Allah. Dengan cara begini, kita dapat mengingat Allah setiap saat!</p>
<p>Di sini, mungkin Anda bertanya-tanya: Bagaimana mungkin kita bisa ingat akan sifat Allah setiap saat? Bila hati kita sedang &#8220;dipenuhi&#8221; oleh pikiran atau perasaan mengenai si dia, bagaimana mungkin kita bisa ingat Allah di setiap detik?</p>
<p><strong>Biarkan Otak Mengkoordinasikannya Secara Alamiah!</strong></p>
<p>Memang, bisa saja hati kita &#8220;dipenuhi&#8221; oleh pikiran tentang sesuatu yang bukan Allah, misalnya: si dia. Namun, itu terjadi hanya jika kita memperlakukan sikap “ingat sifat Allah” sebagai kegiatan tersendiri yang tak bisa dikoordinasikan dengan aktivitas lain. Padahal, jika kita beri kesempatan kepada otak kita untuk mengkoordinasikannya sesuai dengan kemampuan alamiahnya, maka aktivitas mengingat si dia dan mengingat sifat Allah itu dapat berlangsung secara &#8220;bersamaan&#8221;.</p>
<p>Sebabnya, proses pikiran di otak kita berlangsung dengan amat sangat cepat, bahkan lebih cepat daripada kecepatan cahaya. Hanya dalam hitungan sepersekian detik saja, pikiran bisa berpindah silih berganti. Berbagai aktivitas sekaligus dikoordinasi oleh otak secara bergantian, namun dengan kecepatan yang luar biasa, sehingga bisa berlangsung “setiap saat”. Dalam terminologi psikologi, inilah yang sering kita kenali sebagai kemampuan &#8220;bawah sadar&#8221;.</p>
<p>Sekarang, bagaimana supaya kemampuan alamiah tersebut senantiasa muncul, sehingga kita senantiasa ingat sifat Allah, termasuk ketika ingat si dia?</p>
<p><strong>Sering-seringlah ucapkan salah satu dari asma&#8217;ul husna itu (terutama dalam hati)!</strong></p>
<p>Pengucapan dalam hati itu akan lebih efektif bila kita sudah sering mengucapkan asma&#8217; tersebut (misalnya ar-Rahim atau al-&#8217;Alim atau lainnya yang kita pilih sendiri) dengan lisan dan/atau menuliskannya. <em><strong>Inilah rahasianya mengapa para sufi mampu ingat Allah setiap saat.</strong></em> Mereka sering mengucap asma&#8217;-Nya dengan lisan dalam zikir mereka (sampai ribuan kali per hari), dan lebih sering lagi mereka mengucapkannya dalam hati (sampai tak terhitung).</p>
<p>Kita pun dapat sukses mengingat sifat Allah seperti para sufi itu dengan mengikuti metode zikir mereka. Ketika keadaan memungkinkan, hendaknya kita sering-sering mengucap dengan lisan &#8220;kata sandi&#8221; kita (yaitu asma&#8217; pilihan kita). Bila tidak memungkinkan, dalam hatilah hendaknya kita mengucap kata sandi tersebut sesering mungkin. (Tidak harus secara terus-menerus kita mengucapkannya.)</p>
<p>Ketika berdzikir itu, kita bahkan tidak harus memikirkan makna asma&#8217; yang kita lafalkan, apa implikasinya, dan segala pikiran lain yang berkaitan dengannya. Hanya ucapkan saja! Biarlah otak (bawah-sadar) kita mengkoordinasikannya secara alamiah tanpa kita perintahkan. Hasilnya, bahkan tanpa kita sadari, kita menjadi mengingat sifat Allah setiap saat!</p>
<p>Nah, selamat berdzikir!</p>
<p>&#8211;Artikel Lain tentang Menjaga Hati:</p>
<p><a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/07/20/asmara-dalam-dakwah/">Asmara dalam Dakwah</a></p>
<p><a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/15/sulitkah-menjaga-hati-dalam-pacaran-islami/">Sulitkah menjaga hati dalam pacaran islami?</a></p>
<p><a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/14/jadikan-cemburu-sebagai-pemercantik-batin/">Jadikan cemburu sebagai pemercantik batin!</a></p>
<p><a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/05/16/aku-memilih-diam-di-sini/">Aku memilih diam di sini</a></p>
<p><a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/06/17/cara-%e2%80%9cmelupakan%e2%80%9d-si-dia-2/">Konsultasi: Cara “melupakan” si dia</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/277/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/277/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/277/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=277&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/22/dzikir-cinta-dalam-pacaran-islami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pacaranislami.files.wordpress.com/2008/07/kerusuhan-suporter-bandung-20-juli-2008.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Chatting: Pacaran Tapi Belum Pernah Jumpa</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/20/chatting-pacaran-tapi-belum-pernah-jumpa/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/20/chatting-pacaran-tapi-belum-pernah-jumpa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 15:52:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Nikmati kerinduan]]></category>
		<category><![CDATA[chatting]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran jarak jauh]]></category>
		<category><![CDATA[taaruf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=275</guid>
		<description><![CDATA[azimutyo: &#8220;Sapa yg pernah pacaran, kenal via FS, YM or Telp salah sambung&#8230;trs lanjut akhirnya jadian trs blom prnh KOPDAR alias ketemuan. curahkan segalanya di sini. gk usah malu bercerita   &#8220;
yanie: &#8220;sering bnget tuch, cuma lewat tlpn n Ym z&#8230;..   &#8220;
Setan_Merah: &#8220;Pacaran tapi belum pernah ketemu&#8230;. ??? yaaahhh&#8230; itu baru belum&#8230; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=275&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://www.bertemu.us/leden/azimutyo/index.php">azimutyo</a>: &#8220;Sapa yg pernah pacaran, kenal via FS, YM or Telp salah sambung&#8230;trs lanjut akhirnya jadian trs blom prnh KOPDAR alias ketemuan. curahkan segalanya <a href="http://www.bertemu.us//topic.php?id=3120">di sini</a>. gk usah malu bercerita <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  &#8220;</p>
<p><a href="http://www.bertemu.us/leden/yanie/index.php">yanie</a>: &#8220;sering bnget tuch, cuma <span id="more-275"></span>lewat tlpn n Ym z&#8230;.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  &#8220;</p>
<p><a href="http://www.bertemu.us/leden/Setan_Merah/index.php">Setan_Merah</a>: &#8220;Pacaran tapi belum pernah ketemu&#8230;. ??? yaaahhh&#8230; itu baru belum&#8230; kan bukan artinya&#8230; bakalan kaga akan pernah kan&#8230;&#8230; jadi no problem&#8230; krn namanya cinta bisa tumbuh di mana saja&#8230;. baik di dunia maya&#8230; dunia nyata&#8230; maupun dunia fatamorgana&#8230;. jadi no problem at all&#8230; kecuali cinta antar sesama kelamin&#8230; itu baru SUPER PROBLEM BESARRRR&#8230;&#8230;. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  &#8220;</p>
<p><a href="http://www.bertemu.us/leden/azimutyo/index.php">azimutyo</a>: &#8220;gw pernah pacaran selama 1,5 tahun tp gk prnh ktemu sm doi smp putus gk prnh tau wujudnya &#8212; cm telp2n,smsn ja.&#8221;</p>
<p><a href="http://www.bertemu.us/leden/yoyoks/index.php">yoyoks</a>: &#8220;Gw ragu loe pacaran beneran apa cuma GEER, azimutyo?&#8221;</p>
<p><a href="http://www.bertemu.us/leden/azimutyo/index.php">azimutyo</a>: &#8220;pacaran lah&#8230; gw br ktm doi kmrn&#8230; gw krmhnya, busyet anak Tajir doi&#8230;&#8221;</p>
<p><a href="http://www.bertemu.us/leden/Valerie/index.php">Valerie</a>: &#8220;pacaran lewat internet of maya senang banget, apalagi belum pernah ketemu, wah seru <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  &#8220;</p>
<p>Komentar M Shodiq Mustika: </p>
<p>Baguslah pacaran tanpa tatap muka. Setidak-tidaknya, takkan ada perzinaan di antara pelakunya. Hanya saja, perlu dipertimbangkan pula: Tujuan pacarannya apa? Kalau tujuannya persiapan menikah, sebagaimana <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/05/pacaran-sesudah-menikah-lebih-nikmat/">makna asli</a> istilah pacaran, maka sebaiknya mengadakan tatap muka <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/05/24/konsultasi-kenal-lewat-internet-ingin-tahu-lebih-dalam/">supaya kenal lebih mendalam</a> dan persiapan menikahnya lebih mantap.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/275/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/275/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/275/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=275&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/20/chatting-pacaran-tapi-belum-pernah-jumpa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sulitkah menjaga hati dalam pacaran islami?</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/15/sulitkah-menjaga-hati-dalam-pacaran-islami/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/15/sulitkah-menjaga-hati-dalam-pacaran-islami/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2008 00:06:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Rawat hati]]></category>
		<category><![CDATA[berumahtangga]]></category>
		<category><![CDATA[mencintai Allah]]></category>
		<category><![CDATA[menjaga hati]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[Konon, mempraktekkan pacaran islami itu sulit. Apanya yang sulit? Sesulit apa? Apakah jauh lebih sulit daripada mempraktekkan rumahtangga islami? Kalau memang sulit, apakah masalah ini tidak bisa diatasi? Kalau bisa diatasi, bagaimana caranya?
Berikut ini saya kutipkan sepenggal paragraf dari blog seorang pemuda:
Yang SULIT dari praktek pacaran Islami adalah MENJAGA HATI. apa jadinya bila setiap saat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=252&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-medium wp-image-254" src="http://pacaranislami.files.wordpress.com/2008/07/day-42-of-365-by-nevada-sky-photo.jpg?w=240&#038;h=240" alt="" width="240" height="240" />Konon, mempraktekkan pacaran islami itu sulit. Apanya yang sulit? Sesulit apa? Apakah jauh lebih sulit daripada mempraktekkan rumahtangga islami? Kalau memang sulit, apakah masalah ini tidak bisa diatasi? Kalau bisa diatasi, bagaimana caranya?</p>
<p><span id="more-252"></span>Berikut ini saya kutipkan sepenggal paragraf dari <a href="http://muhammadsurya.wordpress.com/2008/07/07/pacaran-islami-selamat-tinggal/">blog seorang pemuda</a>:</p>
<blockquote><p>Yang SULIT dari praktek pacaran Islami adalah MENJAGA HATI. apa jadinya bila setiap saat aku selalu mengingat si dia (wanita non muhrim yang aku cintai) mengalahkan mengingat Allah. lebih banyak mengingat dia dari pada mengingat Allah<br />
lebih rindu ingin bertemu dan berjumpa dengan dia daripada rindu ingin bertemu Allah,<br />
itu artinya LEBIH MENCINTAI DIA DARIPADA MENCINTAI ALLAH dan Rasul-Nya serta Jihad di jalan-Nya. Padaahal mencintai sesuatu melebihi mencintai Allah, Rasul dan jihad adalah haram hukumnya. Kalau seperti ini, pacaran Islami yang kita lakukan jadi tidak Islami lagi malah jadi pacaran yang haram.</p></blockquote>
<p>Hmmm&#8230;. begitu, ya? Renungannya bagus <em>banget</em>. Saya jadi teringat pada keadaan diri saya akhir-akhir ini. Sudah belasan tahun saya berumahtangga, ternyata&#8230;.</p>
<p>Yang SULIT dari praktek rumahtangga Islami adalah MENJAGA HATI. Apa jadinya bila setiap saat aku selalu mengingat si mereka (istriku dan anak-anakku yang aku cintai) mengalahkan mengingat Allah. Kalau lebih banyak mengingat mereka daripada mengingat Allah, lebih rindu ingin bercengkerama dengan mereka daripada rindu ingin &#8220;bercengkerama&#8221; dengan Allah, itu artinya LEBIH MENCINTAI MEREKA DARIPADA MENCINTAI ALLAH dan Rasul-Nya serta Jihad di jalan-Nya. Padahal, mencintai sesuatu melebihi mencintai Allah, Rasul dan jihad adalah haram hukumnya. Kalau seperti ini, rumahtangga Islami yang kita lakukan jadi tidak Islami lagi, malah jadi rumah tangga yang haram.</p>
<p>Nah, ternyata sulitnya menjaga hati dalam pacaran islami dan rumahtangga islami itu mirip, ya? Sama sulitnya! <em>Yach</em>, setidak-tidaknya yang saya rasakan, menjaga hati dalam rumahtangga islami itu tidaklah lebih mudah daripada sewaktu menjalani &#8220;pacaran islami&#8221;.</p>
<p>Dulu, sambil &#8220;pacaran islami&#8221;, saya dapat melakukan aktivitas dakwah (berjihad di jalan Allah) secara intensif. Waktu saya dapat saya habiskan dengan lebih lama di masjid. Saya pun bisa menjalankannya dengan agak <em>ehm, ehm</em>&#8230; teratur. Hati saya disibukkan oleh ibadah dan dakwah di jalan Allah.</p>
<p>Kini, hati saya disibukkan oleh kerja, kerja, dan kerja. Tak jarang saya dihantui oleh pikiran: bagaimana saya mencukupi kebutuhan istri dan anak-anak? (Lihat kisah <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2007/11/26/penulis-romantis-1-persimpangan-jalan/">Penulis Romantis #1</a> dan <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2007/11/27/penulis-romantis-2-jalan-sunyi/">Penulis Romantis #2</a>.)</p>
<p>Memang, kerja saya pun masih di bidang dakwah. Namun, saya tidak tahu apakah malaikat pencatat amal itu mencatat kerja saya sebagai dakwah murni ataukah sebagai amal yang tercemari oleh kepentingan duniawi.</p>
<p>Jadi, baik semasa pacaran maupun berumahtangga, menjaga hati itu sulit. Hanya saja, apabila kita mampu <strong>melatih</strong> hati semasa pacaran, maka kita pun akan cenderung mampu pula menjaga hati semasa berumahtangga. Diterangkan oleh Abdul Halim Abu Syuqqah dalam <em>Kebebasan Wanita</em>, Jilid 3 (hlm. 313), bahwa &#8220;fitnah&#8221; (dalam arti &#8220;potensi kerusakan&#8221;) pada pergaulan pria-wanita di luar nikah itu merupakan fitnah biasa &#8220;yang <strong>telah ditakdirkan Allah bagi anak cucu Adam untuk menguji mereka</strong>.&#8221; Beliau pun menyatakan:</p>
<blockquote><p>Penderitaan kaum muslimin menanggung fitnah ini dan perjuangan mereka dalam melawannya akan mempertajam tekad dan meneguhkan hati mereka untuk mengalahkan hawa nafsu. Sedangkan sikap melarikan diri dari fitnah [itu] tidak akan menyelesaikan persoalan, bukan hanya akan menyebabkan kesusahan dan penyimpangan.</p></blockquote>
<p>Kalau memang masalah &#8220;menjaga hati&#8221; ini bisa &#8220;diatasi&#8221; (tanpa &#8220;melarikan diri&#8221;), bagaimana caranya? Saya akan berusaha menjawabnya di kesempatan mendatang. Insya&#8217;Allah. Wallaahu a&#8217;lam.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/252/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/252/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/252/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=252&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/15/sulitkah-menjaga-hati-dalam-pacaran-islami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pacaranislami.files.wordpress.com/2008/07/day-42-of-365-by-nevada-sky-photo.jpg?w=240" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Jadikan cemburu sebagai pemercantik batin!</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/14/jadikan-cemburu-sebagai-pemercantik-batin/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/14/jadikan-cemburu-sebagai-pemercantik-batin/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 00:58:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[3 - Arungi makna]]></category>
		<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Rawat hati]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[cemburu]]></category>
		<category><![CDATA[cinta sejati]]></category>
		<category><![CDATA[emosi]]></category>
		<category><![CDATA[kecantikan batiniah]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[Untuk meningkatkan kecerdasan emosi dan spiritual diri sewaktu cemburu, kiatnya sederhana, bahkan lebih sederhana daripada kiat meningkatkan keakraban hubungan sewaktu cemburu. Caranya, ucapkanlah lafal zikir sederhana yang relevan dengan persoalan ini.
Tahukah Anda lafal apa yang saya maksudkan? Ini dia. Tepat di saat menyadari adanya rasa cemburu di hati Anda, ucapkanlah istirja&#8217;, yaitu: inna lillaahi wa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=250&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Untuk meningkatkan kecerdasan emosi dan spiritual diri sewaktu cemburu, kiatnya sederhana, bahkan lebih sederhana daripada kiat <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/07/14/cemburu-dapat-meningkatkan-keakraban-hubungan/">meningkatkan keakraban hubungan sewaktu cemburu</a>. Caranya, ucapkanlah lafal zikir sederhana yang relevan dengan persoalan ini.</p>
<p>Tahukah Anda lafal apa yang saya maksudkan? <span id="more-250"></span>Ini dia. Tepat di saat menyadari adanya rasa cemburu di hati Anda, ucapkanlah <em>istirja&#8217;</em>, yaitu: <strong>inna lillaahi wa inna ilayhi raaji&#8217;uun</strong>.</p>
<p>Eit, jangan kaget! Jangan Anda sangka bahwa saya hendak membingungkan Anda. Jangan Anda kira bahwa cemburu itu musibah hanya karena saya menganjurkan pengucapan lafal tersebut ketika kita merasa cemburu. Sebenarnya, disamping sewaktu mengalami musibah, <em>istirja&#8217; </em>itu juga bagus diucapkan ketika kita menghadapi cobaan Tuhan yang berupa &#8220;sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan&#8221;. (Lihat QS al-Baqarah [2]: 155-156.)</p>
<p>Nah, bukankah cemburu itu mengandung &#8220;sedikit ketakutan&#8221;? Takut kehilangan dia, takut kehilangan cintanya, takut kekurangan perhatian darinya, dan sebagainya. Dengan demikian, ucapan <em>istirja&#8217;</em> itu dapat Anda manfaatkan ketika Anda merasa cemburu.</p>
<p>Lantas, bagaimana pengucapan <em>istirja&#8217;</em> itu meningkatkan kecantikan batiniah, yakni kecerdasan emosi dan spiritual Anda? Kiatnya masih sederhana pula, yaitu <strong>pahami dan hayati maknanya</strong>! Kalau Anda belum mengerti bahasa Arab, setidak-tidaknya Anda sudah hafal terjemahan lafal <em>istirja&#8217;</em> itu, &#8216;kan?</p>
<p>Ya, maknanya: &#8220;<strong>Sesungguhnya kita adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kita kembali.</strong>&#8220;</p>
<p>Dengan memahami dan menghayati makna tersebut, maka Anda memperlakukan si dia sebagai milik Allah, bukan &#8220;milik Anda pribadi&#8221;. Dengan memperlakukan dia sebagai milik Allah (yang perlu dimuliakan), meningkatlah kecerdasan spiritual Anda; dengan memperlakukan si dia bukan sebagai &#8220;milik Anda pribadi&#8221; (yang bisa Anda kuasai dengan sesuka hati Anda), melejitlah kecerdasan emosi Anda. </p>
<p>Dengan jalan seperti itulah <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/27/konsultasi-bukan-pacar-tapi-cemburu/">cemburu itu dapat dikelola untuk meningkatkan kecantikan batiniah Anda</a>. Wallaahu a&#8217;lam.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/250/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/250/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/250/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=250&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/14/jadikan-cemburu-sebagai-pemercantik-batin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pacaran di Masjid, Diciduk Satpam</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/08/pacaran-di-masjid-diciduk-satpam/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/08/pacaran-di-masjid-diciduk-satpam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 23:40:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[Tata tempat]]></category>
		<category><![CDATA[bercinta]]></category>
		<category><![CDATA[bercumbu]]></category>
		<category><![CDATA[birahi]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[ciuman]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[gaya pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswi]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[mendekati zina]]></category>
		<category><![CDATA[mesum]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[seks]]></category>
		<category><![CDATA[ubah takdir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[MAKASSAR&#8211;JANGAN kira pacaran dan berbuat mesum di lingkungan masjid bisa luput dari pantauan warga. Bahkan, di tempat gelap sekali pun banyak pasang mata yang bisa mengintip.
Buktinya, sepasang kekasih sebut saja Kumbang, 20, dan Mawar, 19, yang akan menghabiskan malam minggunya dengan pacaran di samping masjid akhirnya tidak kesampaian. Malah pasangan kekasih yang masih tercatat sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=204&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>MAKASSAR&#8211;JANGAN kira pacaran dan berbuat mesum di lingkungan masjid bisa luput dari <a href="http://rahard.wordpress.com/2008/07/07/harga-telekomunikasi-di-indonesia/" target="_blank">pantauan warga</a>. Bahkan, di tempat gelap sekali pun banyak pasang mata yang bisa mengintip.</p>
<p>Buktinya, <a href="http://ratutebu.wordpress.com/2008/07/07/menikah-haruskah-karena-cinta/" target="_blank">sepasang kekasih</a> sebut saja Kumbang, 20, dan Mawar, 19, yang akan menghabiskan malam minggunya dengan pacaran di samping masjid akhirnya tidak kesampaian. Malah pasangan kekasih yang masih tercatat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Makassar itu menghabiskan malam panjangnya di kantor polisi.</p></blockquote>
<p>Demikian dua paragraf pertama pada sebuah berita dari <a href="http://www.fajar.co.id/index.php?act=news&amp;id=49642">Harian Fajar</a>. Penasaran mau tahu cerita kelanjutannya? <span id="more-204"></span>Boleh.</p>
<blockquote><p>Ceritanya, keduanya kepergok satpam Masjid Al Markaz Al Islam. Dua oknum mahasiswa itu diduga sedang berbuat mesum di lingkungan masjid. Pasangan kekasih itu pun kaget bukan kepalang melihat sang satpam. Ia <a href="http://ducatimonster.wordpress.com/2008/07/06/new-mio-sporty-serangan-balik-ymki-atas-ahm/" target="_blank">tidak menyangka</a>, tempat sepi dan gelap itu bisa ditemukan oleh satpam.</p>
<p>Tanpa pikir panjang, sang satpam yang menangkap basah langsung membawanya ke Mapolsekta Bontoala. Awalnya, kedua pasangan kekasih itu menolak dengan alasan hanya duduk saja.</p>
<p>&#8220;Saya cuma duduk saja Pak. Tidak berbuat apa-apa,&#8221; kata <a href="http://harapandiri.wordpress.com/2008/07/07/untuk-para-pria/" target="_blank">Kumbang</a>. Namun, sang satpam berkeras untuk membawa keduanya ke kantor polisi.</p>
<p>&#8220;Ah, ayo ikut! Tadi saya liat kamu ciuman sambil baku pegang. Nanti <a href="http://ndorokakung.com/2008/07/07/peran-pecas-ndahe/" target="_blank">diselesaikan di kantor polisi</a> saja,&#8221; kata satpam tadi.</p>
<p>Di Mapolsekta Bontoala, keduanya <a href="http://beradadisini.wordpress.com/2008/07/07/kebahagiaan-dua-lapis/" target="_blank">tidak henti-hentinya menangis</a>. Apalagi, polisi kemudian memanggil keluarga sang wanita.</p>
<p>Kapolsekta Bontoala, AKP H Sudarmin yang ditemui mengatakan, keduanya hanya diberi peringatan untuk tidak mengulangi perbuatannya. &#8220;Keduanya <a href="http://jalansutera.com/2008/07/07/al-amin-nasution-koruptor-yang-suka-main-perempuan/" target="_blank">suka sama suka</a>. Tapi tempat bermesraannya salah,&#8221; katanya. (her)</p></blockquote>
<p>Hah?! Yang salah, tempatnya? Jadi, kalau tempat lain, misalnya di kamar kos, boleh berciuman dengan pacar??</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/204/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/204/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/204/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=204&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/08/pacaran-di-masjid-diciduk-satpam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pacaran sesudah menikah lebih nikmat?</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/05/pacaran-sesudah-menikah-lebih-nikmat/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/05/pacaran-sesudah-menikah-lebih-nikmat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 20:09:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[3 - Arungi makna]]></category>
		<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Benahi pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[Nikmati kerinduan]]></category>
		<category><![CDATA[definisi pacaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=198</guid>
		<description><![CDATA[Kata orang, pacaran sesudah menikah itu nikmat banget. Sampai ada bukunya segala. Kalau gak salah, judulnya: Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan. Kata orang pula, &#8220;Pacaran itu halal, tapi sesudah menikah.&#8221;
Benarkah pacaran sesudah menikah itu nikmatnya melebihi pacaran sebelum menikah? Benarkah pacaran itu halal hanya jika sesudah menikah?
Eh, saya tidak hendak memperdebatkannya. Di sini saya hanya mengajak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=198&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kata orang, pacaran sesudah menikah itu nikmat banget. Sampai ada bukunya segala. Kalau gak salah, judulnya: <em>Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan</em>. Kata orang pula, &#8220;Pacaran itu halal, tapi sesudah menikah.&#8221;</p>
<p>Benarkah pacaran sesudah menikah itu nikmatnya melebihi pacaran sebelum menikah? Benarkah pacaran itu halal hanya jika sesudah menikah?</p>
<p>Eh, saya tidak hendak memperdebatkannya. Di sini saya hanya mengajak kita semua untuk <strong>kembalikan makna kata pacaran ke makna aslinya</strong> (bukan makna palsunya). Lalu Anda bisa menilai sendiri apa benar bahwa pacaran setelah menikah itu nikmat banget, bla bla bla.</p>
<p><span id="more-198"></span>Kata &#8220;pacar&#8221; berasal dari bahasa Kawi (Jawa Kuno). Artinya: &#8220;<a href="http://thesecretgardenofme.multiply.com/journal/item/3/Arti_Nama_dalam_Bahasa_Kawi">calon pengantin</a>&#8220;. Kata ini kemudian mendapat akhiran &#8220;-an&#8221; yang bermakna kegiatan. Jadi, pacaran adalah <strong>aktivitas persiapan menikah</strong>.</p>
<p>Nah, mungkinkah persiapan menikah dilakukan sesudah menikah? Mustahil. Titik. (Kalau Anda masih koma, silakan simak halaman <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/">Wajib Baca</a>.)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/198/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/198/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/198/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=198&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/05/pacaran-sesudah-menikah-lebih-nikmat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Supaya Siap Menikah</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/02/supaya-siap-menikah/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/02/supaya-siap-menikah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 21:42:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hasilkan manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Nikmati kerinduan]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[Tata waktu]]></category>
		<category><![CDATA[mengapa pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan islami]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan sebelum menikah]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan pacaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Ah, nggak perlu gamang dan takut begitu&#8230; Lihat nih, Pak De mu&#8230; tiga kali menikah, tiga kali cerai, dan nggak kapok juga&#8230;&#8221; Demikian kata-kata dalam ilustrasi kartun &#8220;Gamang Memasuki Gerbang Perkawinan&#8221; di kolom konsultasi psikologi, Jawa Pos, 30 Juni 2008. Namun, saya tidak hendak membahas humor tersebut. Di sini, saya lebih tertarik untuk mengutip kalimat-kalimat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=190&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>&#8220;Ah, nggak perlu gamang dan takut begitu&#8230; Lihat nih, Pak De mu&#8230; tiga kali menikah, tiga kali cerai, dan nggak kapok juga&#8230;&#8221; Demikian kata-kata dalam ilustrasi kartun &#8220;Gamang Memasuki Gerbang Perkawinan&#8221; di kolom konsultasi psikologi, <em>Jawa Pos</em>, 30 Juni 2008. Namun, saya tidak hendak membahas humor tersebut. Di sini, saya lebih tertarik untuk mengutip kalimat-kalimat terpenting di kolom <span id="more-190"></span>tersebut.</p>
<blockquote><p><em>Saya seorang pria 27 tahun. Saat ini saya sudah bekerja di salah satu perusahaan swasta. Tahun depan saya akan menikahi calon istri yang sudah saya pacari selama 2 tahun.</em></p>
<p>Meskipun sudah memutuskan menikah, sampai saat ini saya masih merasa belum siap. Banyak hal yang membuat saya tidak siap. Misalnya, membayangkan bagaimana kehidupan saya setelah menikah, masalah keuangan, atau hal lain yang kadang membuat saya khawatir.</p>
<p>Sebenarnya saya tidak mempunyai masalah dengan keluarga calon istri saya. Namun, beberapa hal tersebut membuat saya merasa tidak siap menikah. Apa yang harus saya lakukan, Bu?</p>
<p style="text-align:right;">Hilman, Malang</p>
</blockquote>
<p>Jawaban <strong>Nalini M. Agung</strong> (Psikiater):</p>
<blockquote><p>&#8230; Pria sering kusut membayangkan tanggung jawab yang mesti dipikulnya lantaran kebanyakan budaya menaruhkan seonggok beban di punggung pria yang sudah menikah. Setelah menikah, mereka &#8220;disuruh&#8221; jadi komandan keluarga. Satu paket dengan tugas berat menyediakan nafkah keluarga, bakal menghidupi, menyekolahkan anak-anaknya, mencukupi kebutuhan lahir-batin keluarga, dan sederet lainnya&#8230;.</p>
<p>Ditambah lagi, mereka &#8220;ngeri&#8221; harus kehilangan kebebasan untuk kapan saja bisa bergaul dengan teman-temannya. Juga, mesti serius dengan pasangannya. Wuihh&#8230;.</p>
<p>Jadi, apa yang Anda alami masih lumrah, sepanjang nggak kelebihan dosis. Mungkin Anda perlu memandang perkawinan dari kacamata yang lebih cerah. Tidak sekadar terdiri dari sederet kewajiban dan hilangnya kebebasan. Perkawinan adalah bagian dari tugas perkembangan.</p>
<p>Mengalir sajalah. Dan satu lagi, beranilah mengambil resiko. Apakah nanti berjalan mulus atau banyak halangan, itu biasa. Persoalan mesti diatasi, dan pasti muncul dalam setiap bentuk perkawinan. Bergantung intensitas masalah. Bahwa nanti masalahnya kok ternyata sulit banget, ya itu masalah nanti&#8230;.</p>
<p>Yang penting, justru pada kesepakatan Anda dan calon istri. Udah sreg, belum? Kayaknya Anda tak punya ketakutan untuk menikah, hanya masih belum siap secara mental dan finansial untuk sementara. Ini semacam &#8220;penyakit&#8221; yang banyak beredar di kalangan pria yang memasuki gerbang perkawinan.</p>
<p>Bagaimana bila Anda <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/03/09/konsultasi-perlukah-cepat-cepat-menikah/">menunda perkawinan</a> barang setahun-dua tahun lagi? Sembari mengisi pundi-pundi tabungan lebih penuh lagi. Anda [pun] bisa ngomong-ngomong lebih intensif dengan calon istri, hingga Anda lebih siap dan yakin mengatakan, &#8220;<em>It&#8217;s time to get married.</em>&#8220;</p></blockquote>
<p>Tambahan jawaban dari <strong>M Shodiq Mustika</strong> (di KTP tertulis: Ustadz/Mubaligh):</p>
<h2>Supaya Mampu Menikah</h2>
<p>Disamping miskin harta, ada pula jenis-jenis “miskin” lainnya yang menjadikan sebagian diantara kita belum mampu menikah. Diantaranya: “miskin hati” (misal: sulit mencintai), “miskin jiwa” (misal: takut berumahtangga), dan “miskin akal” (misal: kurang mampu mengatasi kebelummampuan untuk menikah). Namun, apa pun jenis “kemiskinan” kita, <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/10/08/arahkan-pacaran-menuju-pernikahan/">karunia Allah akan menjadikan kita mampu menikah</a>. Sebab, Allah itu Mahaluas karunia-Nya.</p>
<p>“<em>Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu&#8230;. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas [karunia-Nya] lagi Maha Mengetahui.</em>” (QS an-Nuur [24]: 32)</p>
<p>Oleh karena itu, kalau Anda menghendaki karunia Allah tersebut, sehingga mampu menikah, silakan amalkan <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/06/11/cara-dzikir-untuk-atasi-segala-masalah-cinta/">dzikir cinta</a>:</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Wallâhu wâsi‘un ‘alîm.</strong><br />
(<em>Dan Allah Mahaluas [karunia-Nya] lagi Maha Mengetahui.</em>)<br />
(QS an-Nisaa’ [4]: 32)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/190/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/190/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/190/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=190&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/02/supaya-siap-menikah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Bukan pacar tapi cemburu</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/27/konsultasi-bukan-pacar-tapi-cemburu/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/27/konsultasi-bukan-pacar-tapi-cemburu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 22:27:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[3 - Arungi makna]]></category>
		<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Pahami misteri]]></category>
		<category><![CDATA[Rawat hati]]></category>
		<category><![CDATA[cemburu]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=183</guid>
		<description><![CDATA[AssLmualaikum.. Pa, ini Lanz yg &#8220;ga ingin pacaran tapi suka si dia&#8220;. Iya pa, Lanz udah ngebiasain aza ama dia, seperti biasanya ke temen2 yg lain. Tapi pa, ga tau kenapa,, kemaren2 kan dia rada deket ama yang laen,, temen2 pada ngeledek2in lagi,, nah.. ngedenger mereka ngeledekin dia ke cewe itu teh, Lanz jadi ga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=183&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>AssLmualaikum.. Pa, ini Lanz yg &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/11/konsultasi-tak-ingin-pacaran-tapi-suka-si-dia/">ga ingin pacaran tapi suka si dia</a>&#8220;. Iya pa, Lanz udah ngebiasain aza ama dia, seperti biasanya ke temen2 yg lain. Tapi pa, ga tau kenapa,, kemaren2 kan dia rada deket ama yang laen,, temen2 pada ngeledek2in lagi,, nah.. ngedenger mereka ngeledekin dia ke cewe itu teh, Lanz jadi ga enak banget. Kayak ga ikhlas, ato ga tau kenapa. Emang sih, dia nya mah diem aja, ga terlalu mikirin temen2nya. Kenapa ya pa, padahal kan dia bukan siapa2nya lanz, tapi koq Lanz jadi ga enak hati&#8230;.</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-183"></span>Syukurlah Lanz sudah bersikap biasa saja kepada si dia, seperti kepada teman-teman yang lain. Kemampuan menahan diri seperti itu pertanda kedewasaan Lanz. Alhamdulillaah&#8230; Adapun mengenai perasaan Lanz yang &#8220;jadi ga enak hati&#8221; sewaktu si dia agak dekat dengan cewek lain atau ketika dia <em>diledekin</em> ke cewek lain, itulah rasa cemburu.</p>
<p>Rasa cemburu itu ibarat air yang dapat menyuburkan cintamu kepadanya, sehingga suasana hatimu menjadi lebih segar, bagai bertamasya di taman yang berbunga-bunga. Namun bila berlebihan, rasa cemburu itu bisa &#8220;mengenggelamkan&#8221; diri sendiri.</p>
<p>Rasa cemburu yang berlebihan itu biasanya terwujud dalam bentuk ekspresi kemarahan yang <strong>meledak-ledak</strong>. Terkadang wujudnya berupa <strong>balas-dendam</strong>. Bisa pula rasa cemburu yang berlebihan itu tidak diekspresikan begitu, tetapi dipendam dalam hati berupa <strong>rasa benci</strong> kepada orang lain yang &#8220;dekat&#8221; dengan si dia atau pun kepada si dia itu sendiri.</p>
<p>Akan tetapi, saya yakin, rasa cemburu Lanz itu takkan berlebihan. Sebab, Lanz mampu menahan diri dengan bersikap biasa saja kepada si dia, seperti kepada teman-teman yang lain.</p>
<p>Sungguhpun demikian, saya takkan keberatan seandainya diminta menyampaikan kiat-kiat menata diri supaya rasa cemburu itu menjadi &#8220;air yang menyuburkan dan menyegarkan&#8221;. Bagaimana?</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/183/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/183/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/183/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=183&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/27/konsultasi-bukan-pacar-tapi-cemburu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masih perawankah bila sudah bercumbu?</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/26/apakah-masih-perawan-bila-sudah-bercumbu/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/26/apakah-masih-perawan-bila-sudah-bercumbu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 00:12:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[birahi]]></category>
		<category><![CDATA[bugil]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[ciuman]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[libido]]></category>
		<category><![CDATA[nafsu]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran sehat]]></category>
		<category><![CDATA[payudara]]></category>
		<category><![CDATA[perawan]]></category>
		<category><![CDATA[vagina]]></category>
		<category><![CDATA[virgin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[Aluww dokter, saya nita cwe 20 th saya tinggal di Jogja, saya baru saja putus sama pasangan saya 6 bulan yang lalu, saya putus gara-gara dia berbuat yang tidak senonoh pada saya.
Kemarin waktu dia ajak saya liburan ke gunung dan sempet nyewa 1 kamar di villa (karena kamar tinggal 1 otomatis saya mau sekamar dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=181&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Aluww dokter, saya nita cwe 20 th saya tinggal di Jogja, saya baru saja putus sama pasangan saya 6 bulan yang lalu, saya putus gara-gara dia berbuat yang tidak senonoh pada saya.</p>
<p>Kemarin waktu dia ajak saya liburan ke gunung dan sempet nyewa 1 kamar di villa (karena kamar tinggal 1 otomatis saya mau sekamar dengan dia) kami sempet berhubungan tapi saya tidak sadar pada waktu itu. Waktu saya sudah naik ke ranjang karena uda benar-benar cape naik gunung, tiba-tiba libido dia naik dan berusaha untuk menerkam saya, padahal saya berpakaian lengkap tidak telanjang. Yang ingin saya tanyakan apakah semua cwo kalo udah liat<br />
cewe nafsunya akan seperti itu dok?</p>
<p>Pada waktu itu karna terlalu cape saya sempat tak sadarkan diri, tapi pasangan saya berusaha untuk membuka pakaian saya dan sempet mencium dan mengigit puting payudara saya, bahkan esok harinya puting saya merasa sakit dan berubah warna menjadi coklat kehitaman. Apakah ini berdampak buruk bagi saya dok? Apakah saya masih virgin?</p>
<p>Setelah dia mencium puting saya, kemudian tangannya berusaha untuk memegang kelamin saya bahkan tangan dia sempat menjambak rambut di kelamin saya, untungnya dia ga sempet memasukkan jarinya ke dalam Miss V saya. Apakah saya bener-bener masih virgin ato ga dok? Tolong penjelasannya, terima kasih&#8230;&#8230;</p>
<p>yn</p></blockquote>
<p><a href="http://astaga.com/hidup-gaya/index.php?cat=545&amp;id=111041">Jawaban dr. Ferry</a> <span id="more-181"></span>di Astaga.com:</p>
<p>Untuk Yn&#8230;&#8230;</p>
<p>makanya bukan hanya untuk kamu, tapi juga untuk semua remaja yang belum menikah, sebaiknya kalau berpacaran, lakukanlah pacaran yang sehat. Jangan pernah berdua-dua saja di satu tempat yang epi , karena seperti yang sering disebut, pasti ada setan disana, dan tentu saja mereka akan selalu mencari jalan agar kalian berbuat dosa.</p>
<p>Berpacaran itu maksudnya adalah untuk saling mengetahui baik buruknya pasangan kita , jadi hindari hal hal yg negatif . Kalau saya menangkap dari cerita kamu ya tentu saja kamu masih perawan, dalam arti kata kamu belum pernah melakukan hubungan seksual secara langsung. Tapi perlu diketahui kalau sampai ada benda apapun itu termasuk jari yang masuk kedalam Miss V maka selaput dara dapat rusak dan robek.</p>
<p>Dr. Ferry</p>
<p><strong>Tambahan jawaban dari M Shodiq Mustika</strong>:</p>
<p><a href="http://munggur.wordpress.com/2008/06/25/sumpah-pocong-dan-video-striptis/">Tidak</a> <a href="http://yuyunestriyanto.wordpress.com/2008/06/24/kasus-perbudakan-seks-mahasiswa-solo-2/">semua</a> <a href="http://antokoe.wordpress.com/2008/06/25/demo-mahasiswa-kok-rusuh/">laki-laki</a> <a href="http://sururudin.wordpress.com/2008/06/23/mimpi-kaya-ala-multi-tipu-marketing/">libidonya</a> <a href="http://ninja250r.wordpress.com/2008/06/24/modif-heboh-ninja-250r-ala-bro-hato-depok-part-i/">naik</a> <a href="http://chikastuff.wordpress.com/2008/06/25/hasil-les-photoshop/">bila</a> <a href="http://grandis.wordpress.com/2008/06/24/tebak-foto-apakah-ini/">melihat</a> <a href="http://bulutangkis.wordpress.com/2008/06/23/maria-kristin-kembang-imut-berpotensi-besar/">cewek</a> <a href="http://hithotgosip.wordpress.com/2008/06/24/uli-auliani-biasa-telanjang-dada/">bugil</a>, <a href="http://akhdian.wordpress.com/2008/06/25/download-pcmav-14-update-build-1-plus-clamav/">apalagi</a> <a href="http://bluemeda.wordpress.com/2008/06/24/sumpah-pocong-di-sekolah/">berpakaian</a> <a href="http://triatmono.wordpress.com/2008/06/26/asal-muasal-suzuki-motor-i/">lengkap</a>. <a href="http://zoelchaniago.wordpress.com/2008/06/25/rindu/">Namun</a>, <a href="http://ryosaeba.wordpress.com/2008/06/25/wwf/">memang</a> <a href="http://detektifromantika.wordpress.com/2008/06/25/fpi-menyerang-lebih-dahulu-pada-insiden-monas-identias-pria-berpistol-terungkap/">syetan</a> <a href="http://sandynata.wordpress.com/2008/06/23/antivirus-gratis-buatan-lokal-pcmav-14-ansav-antv/">itu</a> <a href="http://fanderlart.wordpress.com/2008/06/24/yamaha-new-mio-2008-mio-baru/">menjadi</a> <a href="http://ducatimonster.wordpress.com/2008/06/24/bajaj-kapan-terjun-di-grand-prix/">pihak</a> <a href="http://all4free4u.wordpress.com/2008/06/24/telepon-gratizzzz-indosat/">ketiga</a> (<a href="http://bataknews.wordpress.com/2008/06/25/dua-pertanyaan-tentang-tuhan-siapa-bisa-jawab/">yang</a> <a href="http://mantugaul.wordpress.com/2008/06/25/solar-mobile-charger-p-1100-charger-universal-tenaga-sinar-matahari/">turut</a> <a href="http://rinduku.wordpress.com/2008/06/25/gelas-jiwa-terisi/">membangkitkan</a> <a href="http://ized.wordpress.com/2008/06/25/paling-dicarigosip-terbaru/">nafsu</a> <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2008/06/24/terbuka-tapi-tidak-telanjang/">syahwat</a>) <strong><a href="http://naylabintanghatiku.wordpress.com/2008/06/26/vidio-mesum-pelajar-jombang/">bila</a> <a href="http://yuyunestriyanto.wordpress.com/2008/06/25/kasus-perbudakan-seks-mahasiswa-solo-3/">sepasang</a> <a href="http://masdhenk.wordpress.com/2008/06/26/zaskia-meccajilbab-rokok-dan-media-ternyata-lihat-ndiri-deh/">cowok-cewek</a> berduaan <a href="http://jiwamusik.wordpress.com/2008/06/25/st-12-puspa-putuskan-saja-pacarmu/">di tempat</a> <a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/06/26/bila-aku-ceritakan-niscaya-halal-darahku/">yang</a> <a href="http://chickenstrip.wordpress.com/2008/06/26/chickenstrip-105-chickenmatic/">sepi</a> tanpa terawasi</strong>.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/181/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/181/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/181/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=181&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/26/apakah-masih-perawan-bila-sudah-bercumbu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Taaruf dan pacaran islami: Mana yang lebih efektif?</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/23/taaruf-dan-pacaran-islami-mana-yang-lebih-efektif/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/23/taaruf-dan-pacaran-islami-mana-yang-lebih-efektif/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 00:34:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[3 - Arungi makna]]></category>
		<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nikmati kemesraan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[definisi pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[gaya pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[ikhwan]]></category>
		<category><![CDATA[islami]]></category>
		<category><![CDATA[nazhar]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[taaruf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Dalam &#8220;studi kasus&#8221; terhadap seseorang, supaya lebih mengenal dia, manakah yang lebih efektif: [1] perhatikan isi rumahnya, amati lingkungan pergaulannya, kenali latar belakang pendidikannya, telusuri bacaannya, cari keterangan dari saudara dan temannya, dan berdiskusi saat silaturahmi; ataukah [2] menjalin hubungan cinta yang mendalam dengan dia, yang mengandung segala makna kasih sayang, keharmonisan, penghargaan, dan kerinduan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=180&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dalam &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/21/pacaran-bukanlah-seperti-membuka-buku-sampai-lecek-dan-lusuh/">studi kasus</a>&#8221; terhadap seseorang, supaya <strong>lebih mengenal</strong> dia, manakah yang lebih efektif: [1] perhatikan isi rumahnya, amati lingkungan pergaulannya, kenali latar belakang pendidikannya, telusuri bacaannya, cari keterangan dari saudara dan temannya, dan berdiskusi saat silaturahmi; ataukah [2] menjalin hubungan cinta yang mendalam dengan dia, yang mengandung segala makna kasih sayang, keharmonisan, penghargaan, dan kerinduan, di samping mengandung persiapan-persiapan untuk menempuh masa depan bersama, serta menyelinginya dengan tanda-tanda cinta yang manis dan makruf, seperti tukar-pikiran dan tukar-bantuan?</p>
<p><span id="more-180"></span>Nah, pengumpulan data pada cara nomor 1 rupanya menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara saja. Sedangkan pada cara nomor 2, ketiga metode tersebut digunakan pula, tetapi yang diutamakan adalah metode &#8220;partisipasi aktif&#8221; (interaksi yang mendalam). Dalam <em>studi kasus</em>, manakah yang lebih efektif: cara nomor 1 ataukah cara nomor 2?</p>
<p>Apabila Anda sudah mendalami metodologi penelitian kualitatif, tentulah Anda sudah mengerti dan sangat yakin bahwa cara nomor 2-lah yang lebih efektif untuk <strong>lebih mengenal</strong> seseorang yang diteliti. (Lihat, misalnya, buku karya Prof. Dr. S. Nasution, <em>Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif</em> (Bandung: Tarsito, 1992), terutama Bab IV, &#8220;Metode Pengumpulan Data&#8221;.)</p>
<p>Cara nomor 1 (&#8220;perhatikan isi rumahnya &#8230;.&#8221;) tadi itu terdapat dalam model taaruf-pranikah ala Abu al-Ghifari. (Siapa dia, identitasnya tidak jelas.) Ia menguraikannya di bukunya, <em>Pacaran yang Islami Adakah </em>(Bandung: Mujahid Press, 2004), sub-bab III C. Model-model taaruf-pranikah lainnya, yang dikemukakan oleh sejumlah aktivis dakwah yang sepaham dengannya, tampaknya juga hanya menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara saja. Sampai saat ini, saya belum pernah menjumpai model taaruf-pranikah yang menganjurkan penggunaan metode &#8220;partisipasi-aktif&#8221; (interaksi yang mendalam).</p>
<p>Adapun cara nomor 2 (&#8220;menjalin hubungan cinta yang mendalam &#8230;.&#8221;) dikemukakan oleh Abdul Halim Abu Syuqqah (seorang ulama Ikhwanul Muslimin) dalam bukunya, <em>Kebebasan Wanita</em>, Jilid 5 (Jakarta: Gema Insani Press, 1999), hlm. 75-77. Metode &#8220;partisipasi-aktif&#8221; (interaksi yang mendalam) ini tampak jelas pula dalam model percintaan pranikah ala Ibnu Hazm al-Andalusi, seorang ulama besar di Abad Pertengahan. Cara ini tersirat pula dalam model percintaan pranikah ala Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, seorang ulama besar yang tentu tak asing lagi bagi kita. Inilah <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/">model-model pacaran islami</a>.</p>
<p>Jadi, untuk lebih mengenal si dia, <strong>pacaran islami itu lebih efektif daripada taaruf-pranikah</strong>.</p>
<p style="text-align:center;"> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/180/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/180/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/180/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=180&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/23/taaruf-dan-pacaran-islami-mana-yang-lebih-efektif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Masih mengharap tapi takut disakiti lagi</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/06/konsultasi-masih-mengharap-tapi-takut-disakiti-lagi/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/06/konsultasi-masih-mengharap-tapi-takut-disakiti-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 17:33:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Rawat hati]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=153</guid>
		<description><![CDATA[Pak.. saya telah disakiti laki laki yang saya kira akan menjadi suami saya, ternyata tiba tiba dia bilang, yakin dengan wanita lain, Saya ditinggalkan untuk kedua kalinya. Saya mendekatkan diri kepada Allah dengan sholat dan berdoa, untuk berserah diri,tapi kenapa hati saya masih mengharap dan yakin bahwa laki laki itu akan kembali pada saya
semua teman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=153&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="padding-left:30px;"><em>Pak.. saya telah disakiti laki laki yang saya kira akan menjadi suami saya, ternyata tiba tiba dia bilang, yakin dengan wanita lain, Saya ditinggalkan untuk kedua kalinya. Saya mendekatkan diri kepada Allah dengan sholat dan berdoa, untuk berserah diri,tapi kenapa hati saya masih mengharap dan yakin bahwa laki laki itu akan kembali pada saya</em></p>
<p style="padding-left:30px;"><em>semua teman dan saudara menyarankan saya untuk menutup hati saya dengan alasan harga diri saya dan laki laki itu telah menyakiti saya. Saya disarankan untuk memutus tali silaturahim dengan laki laki itu karena nanti saya akan luluh dan bisa jadi akan disakiti lagi. </em></p>
<p style="padding-left:30px;"><em>Saya bingung karena pikiran dan perasaan saya tidak sejalan, bagaimana saya bisa membaca petunjuk Allah dalam keadaan seperti ini </em></p>
<p style="padding-left:30px;"><em>saya takut perasaan lebih banyak bermain daripada logika, dalam tidur saya masih bermimpi tentang dia, saya takut ini petunjuk atau cuma emosi saya saja, semuanya berlawanan dngan keadaan sekitar saya yang meminta saya untuk melupakannya. </em></p>
<p style="padding-left:30px;"><em>Sampai saat ini laki laki itu masih sms dengan saya, sekedar minta maaf atau mendukung saya agar tetap semangat dalam menjalani hidup selanjutanya, meskipun dia sudah memilih wanita lain. meskipun dia belum menikah tapi dia meminta saya untuk bersiap menghadapi kemungkinan terburuk bahwa dia akan menikah dengan wanita pilihannya sekarang. </em></p>
<p style="padding-left:30px;"><em>Apa yang harus saya lakukan? Tolung ya pak..</em></p>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-153"></span>Memang menyakitkan, ditinggalkan oleh orang yang kau harap menjadi teman &#8220;sehidup semati&#8221;. Sekali saja sudah sakit, apalagi dua kali. Sekalipun demikian, syukurlah kau sungguh-sungguh berusaha mengobatinya dengan berserah diri kepada Allah, antara lain dengan dzikir berupa shalat dan doa.</p>
<p>Kalau dengan usaha itu kau masih mengharap dan yakin bahwa laki-laki itu akan kembali kepadamu, maka itu tidaklah menunjukkan kegagalanmu dalam berdzikir. Sebab, manfaat dzikirlah bukanlah menghilangkan harapan, melainkan menenteramkan. &#8220;<em>Ingatlah, dengan mengingat Allah itu hati menjadi tenteram.</em>&#8221; (QS ar-Ra&#8217;du [13]: 28)</p>
<p>Bagi sebagian orang, yang menenteramkan adalah lenyapnya harapan. Namun bagi sebagian lainnya, yang menenteramkan adalah masih adanya harapan. Tampaknya kau termasuk dalam kelompok yang kedua ini.</p>
<p>Kalau benar begitu, maka saran &#8220;memutus hubungan secara total atau menutup diri supaya tidak disakiti lagi&#8221; mungkin kurang tepat. Saran tersebut bisa tepat-ini pun hanya untuk sementara-ketika kau sedang berada dalam keadaan &#8220;darurat&#8221;, misalnya kurang mampu menahan emosi, sehingga gampang luluh oleh rayuan gombal, mudah sakit hati, dsb. (Kalau kau mau tahu apakah kau sedang cenderung kurang mampu menahan emosi, silakan ikuti Kuis Psikiatri: <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/06/04/kuis-apakah-anda-cenderung-mampu-menahan-emosi/">Apakah Anda cenderung mampu menahan emosi?</a>)</p>
<p>Kalau kau sekarang cenderung mampu (atau agak mampu) menahan emosi, maka saran saya:</p>
<p>Supaya tidak terlalu sakit tatkala disakiti, kau bisa menggunakan &#8220;rumus fisika&#8221; bahwa tekanan itu berbanding terbalik dengan luas bidang yang tertekan. Paku yang tumpul tidak akan terlalu menekan/menyakitkan bila dibandingkan dengan paku yang tajam. Artinya, kau perlu mengurangi fokus, baik dalam perasaan/pikiran maupun tindakan.</p>
<p>Caranya: Jangan terlalu menaruh perhatian pada si dia, tetapi taruhlah perhatian juga pada-katakanlah-puluhan pria lainnya. Bila membaca buku, jangan cuman novel cinta melulu, tapi variasikanlah dengan bacaan lain yang sedikit-banyak jauh dari cinta. Begitu pula mengenai mendengar musik, menonton televisi, mengobrol dengan teman, dsb. Kata kuncinya: <strong>variasikanlah</strong>!</p>
<p>Begitu pula dalam menaruh harapan. Bila kau yakin 100% bahwa si dia akan kembali padamu, maka itu berarti kau terlalu terfokus. Bila kelak kenyataannya tak sesuai dengan harapanmu itu, maka rasa sakitnya akan luar biasa, bahkan mungkin lebih menyakitkan daripada pengalaman pahit serupa terdahulu.</p>
<p>Memang, boleh-boleh saja kau masih menaruh harapan padanya. Namun, akan lebih baik bila kau menaruh harapan tidak sampai sebesar itu. Harapan sebesar 10-20 persen sudah memadai. Kelak bila kenyataannya tak sesuai dengan harapanmu itu, maka rasa sakitnya tidaklah terlalu berat, hanya sebesar 10-20 persennya pula.</p>
<p>Sementara itu, taruhlah harapan lainnya (sebesar 80-90) persen untuk pria-pria lain. Lebih terbukalah kepada mereka, tidak hanya kepada si dia. Fleksibel sajalah.</p>
<p>Demikian saran saya. Untuk penjelasan lain, silakan simak <strong>artikel-artikel terkait:</strong></p>
<p><a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/03/21/konsultasi-ingin-pacaran-tapi-trauma/">Konsultasi: Ingin Pacaran Tapi Trauma</a></p>
<p><a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/05/22/konsultasi-masih-mencintai-mantan-pacar/">Konsultasi: Masih Mencintai Mantan Pacar</a></p>
<p><a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/04/konsultasi-merasa-dipermainkan-dalam-proses-taaruf/">Konsultasi: Merasa dipermainkan dalam proses taaruf</a></p>
<p><a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">Cara Cerdas Mendapatkan Jodoh Ideal</a></p>
<p><a href="http://groups.yahoo.com/group/ac4x3/message/733">Bagaimana Mengatasi Rasa Cemas (Strategi Dasar)</a></p>
<p><a href="http://groups.yahoo.com/group/ac4x3/message/732">Bagaimana Mengatasi Rasa Cemas (Kiat Praktis)</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/153/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/153/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/153/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=153&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/06/konsultasi-masih-mengharap-tapi-takut-disakiti-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>