<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Pacaran Islami &#187; Jaga jarak</title>
	<atom:link href="http://pacaranislami.wordpress.com/category/4-rengkuh-ruh/jaga-jarak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pacaranislami.wordpress.com</link>
	<description>Persiapan Menikah Melalui Tanazhur Pra-Nikah</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Dec 2009 22:26:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='pacaranislami.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/30cb6a007ee4daea355dadafbd17ae78?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Pacaran Islami &#187; Jaga jarak</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Aktivis dakwah kecanduan VCD porno &amp; onani haruskah segera nikah?</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/09/aktivis-dakwah-kecanduan-vcd-porno-onani-haruskah-segera-nikah/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/09/aktivis-dakwah-kecanduan-vcd-porno-onani-haruskah-segera-nikah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 13:59:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[birahi]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[ikhwan]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[masturbasi]]></category>
		<category><![CDATA[mendekati zina]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan sebelum menikah]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>
		<category><![CDATA[video porno]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=534</guid>
		<description><![CDATA[Saya sangat senang sekali dengan adanya situs ini. Semoga amal usaha ustadz mengelola site ini dibalas kebaikan berlipat oleh Allah SWT.

Saya adalah seorang ikhwan, aktivis dakwah kampus. Mungkin banyak orang menlai saya seorang pria yang baik. Padahal saya punya kebiasaan buruk yaitu nonton VCD porno. Selain itu saya sangat sering melakukan onani. Kebiasaan ini sudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=534&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Saya sangat senang sekali dengan adanya <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/">situs ini</a>. Semoga amal usaha ustadz mengelola site ini dibalas kebaikan berlipat oleh Allah SWT.</p>
<p>
Saya adalah seorang ikhwan, aktivis dakwah kampus. Mungkin banyak orang menlai saya seorang pria yang baik. Padahal saya punya kebiasaan buruk yaitu nonton VCD porno. Selain itu saya sangat sering melakukan onani. Kebiasaan ini sudah saya lakukan sejak SMA tahun 2001 lalu. Saya tau ini salah, tapi saya tak sanggup untuk menghentikannya.</p>
<p>
Belakangan ini hasrat seksual itu itu sering meluap-luap. Saya ingin menyegerakan menikah tapi saya belum wisuda dan belum memiliki penghasilan cukup. Saya pernah coba wacana kepada orangtua. Mereka tidak setuju, karena saya masih muda, 23 thn dan belum wisuda.</p>
<p>
Terkadang muncul pikiran kotor untuk memacari seorang gadis untuk merayunya dan melampiaskan nafsu seksual saya. Tapi saya takut karena itu dosa. Selain itu juga saya malu jika seandainya aib ini terbongkar.</p>
<p>
Kemudian juga sering terlintas untuk mencari pelacur. Hasrat tersalurkan dan privasi terjaga. Tapi lagi-lagi saya takut sehingga saya belum terjerumus ke lembah ini. Pertanyaannya :</p>
<ol>
<li>Bagaimana menghentikan kebiasaan nonton VCD porno?</li>
<li>Bagaimana menghentikan kebiasaan onani?</li>
<li>Apakah saya harus menyegerakan menikah?</li>
<li>Apa solusi untuk masalah saya diatas?</li>
</ol>
</blockquote>
<p>
Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-534"></span>Sebelum kujawab pertanyaanmu, aku tanggapi dulu ceritamu, ya! </p>
<p>
Menyimak tulisanmu di atas, bisa kita saksikan bahwa ternyata pada dirimu ada kemampuan menahan diri pada banyak hal. Walau terkadang muncul pikiran kotor untuk melampiaskan hasrat seksual dengan berzina, baik dengan pacar maupun pelacur, kau tidak melakukannya. Kemampuan menahan diri ini merupakan potensi besar yang dapat kau gunakan untuk menanggulangi kebiasaan onani &amp; nonton video porno. Kau pasti mampu. </p>
<p>
Dengan pemahaman begitu, maka jawabanku: </p>
<p>
1. Untuk menghentikan kebiasaan nonton video porno, kau dapat memanfaatkan cara-cara untuk mengatasi kecanduan onani. </p>
<p>
2. Mengenai cara-cara untuk mengatasi kecanduan onani, aku sudah pernah menyampaikannya di artikel terdahulu. Lihat artikel <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/03/kecanduan-masturbasi-cara-mengatasinya/">Kecanduan masturbasi: Cara mengatasinya</a>. </p>
<p>
3. Yang diharuskan segera menikah apabila dikhawatirkan akan terjerumus ke perzinaan adalah yang sudah mampu menikah. Bila belum mampu, maka yang diharuskan adalah <strong>berusaha mempersiapkan diri supaya mampu untuk segera menikah</strong>. (Seraya demikian, puasa sangatlah dianjurkan.) </p>
<p>
Walau belum wisuda, kau sudah dapat mencari atau menciptakan pekerjaan. Pengalamanmu selaku aktivis dakwah akan banyak berguna. Keinginan untuk segera menikah pun dapat kau jadikan motivasi untuk lebih serius mencari rezeki. </p>
<p>
4. Selain cara-cara tersebut di atas, saranku kepada dirimu adalah lebih <b>menyibukkan diri pada kegiatan yang menguras energi fisik</b>, tetapi menghemat energi mental. Keletihan fisik menurunkan gairah seksual, tetapi keletihan mental justru dapat meningkatkannya. </p>
<p>
Untuk menghemat energi mental, silakan pelajari kebiasaan yang efisien. Misalnya, buku Stephen R Covey, <i>Tujuh Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif</i>. </p>
<p>
Demikian saranku. Wallaahu a’lam. </p>
Posted in 4 - Rengkuh ruh, Jaga jarak Tagged: birahi, dakwah, ikhwan, konsultasi, masturbasi, mendekati zina, persiapan sebelum menikah, remaja, video porno <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/534/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=534&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/09/aktivis-dakwah-kecanduan-vcd-porno-onani-haruskah-segera-nikah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Ternyata dia sudah beristri</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/11/05/konsultasi-ternyata-dia-sudah-beristri/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/11/05/konsultasi-ternyata-dia-sudah-beristri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 18:30:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Hasilkan kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[chatting]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran jarak jauh]]></category>
		<category><![CDATA[putus cinta]]></category>
		<category><![CDATA[silaturrahim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=514</guid>
		<description><![CDATA[assalamu alaikum pa ustad&#8230;. begini pa ustadz, saya punya tmn cwo yang kami berdua saling berjauhan , kenalan kami dulu swktu saya dan dia chating di intrnt. biasanya klu chating jarang2 ada yg nyambung tp klu kali ini saya chating nyambung bngt ma dia pa ustadz, jd mulai saat itu kami slng tukar menukar no [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=514&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>assalamu alaikum pa ustad&#8230;. begini pa ustadz, saya punya tmn cwo yang kami berdua saling berjauhan , kenalan kami dulu swktu saya dan dia chating di intrnt. biasanya klu chating jarang2 ada yg nyambung tp klu kali ini saya chating nyambung bngt ma dia pa ustadz, jd mulai saat itu kami slng tukar menukar no hp dan saling bahkan tukar menukar fhoto pa ustadz. mulai saat itu kami berdua srng sms an bahkan tlp2an. dan dari sekian lama kami berkenalan kami berdua sama sama saling menyukai sekalipun kami belum prnh ketemu pa ustadz. tapi ada satu kekecewaan pada saat itu yang aku rasakan pa ustadz yaitu pada saat aku dan dia sama &#8211; sama saling menyayangi ., dia baru mengatakan kalau dia sudah berumah tangga dan mempunyai satu orang anak. pada saat dia mengatakan itu hatiku sakit, kecewa, menyesal ….<br />
semua campur aduk pa ustadz. aku marah ma dia dan aq tanya ma dia kenapa baru sekarang dia katakan kalau dia sudah berumah tangga ? knp sebelum aku dan dia saling menyayangi baru dia katakan ? tp apa jawaban dia pa ustadz ” dia mengatakan kalau dia mengatakan dari semula mungkin aq ga mau menerima dia sebagai temannya ” emang benar juga yang dia katakan pa ustadz kalau aku mengetahui dari semula kalau dia sudah berumah tangga mungkin aku g mau melanjutkan perkenalan ini. tapi itu dia pa ustadz aq dan dia sudah sama &#8211; sama menyayangi dan kami sudah berusaha untuk melakukan hal supaya kami bisa pisah tapi tetap aj g bisa pa ustadz. emng sich beberapa bulan bisa pa ustadz walaupun itu suatu hal yang menyakitkan bagi perasaan kami , tapi demi kebaikan bersama kami tetap aj g bisa pa ustadz…<br />
jadi aku sangat mohon dan mohon pada pa ustadz, atas pertolongannya pa austadz bagaimana cara mengatasi permasalahan kami ini. sebenarnya masih banyak lagi pa’ ceritanya tapi g mungkin aku bahas semuanya pa . aku sangat berharap kepada pa ustadz atas bantuannya agar permaslahan saya ini bisa dipecahan pa ustadz. tolong ya pa ustad bantu saya agar bisa melupakan dia pa ustadz.<br />
atas pertolongannya saya ucapkan banyak terima kasih ya pa ustadz.<br />
wasslamu alikum wr. wb……………</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-514"></span>Wa&#8217;alaykumusalam warahmatullah wabarakatuh.</p>
<p>Aku dapat merasakan kegalauan perasaanmu dalam kasus ini. Aku sendiri pernah dua atau tiga kali mengalami kejadian yang mirip dengan kasusmu itu. Hanya saja, posisiku adalah sebagai lelaki yang telah beristeri.</p>
<p>Seperti si dia, aku pun menyadari bahwa kebanyakan wanita tidak mau berteman dengan pria yang sudah beristri. Padahal, lelaki pun makhluk sosial. Kita mau berkawan dengan siapa pun (terutama yang berbudi mulia).</p>
<p>Melalui internet pula, aku pernah berkenalan dengan seorang gadis, sebut saja si C. Pada waktu interaksi yang ketiga, dia sudah &#8220;curiga&#8221; jangan-jangan aku sudah beristri. Aku menangkap gelagat bahwa dia takkan mau lagi berkomunikasi denganku kalau tahu bahwa aku berstatus kawin. Selanjutnya, aku tidak hendak menyembunyikan statusku ini (dalam waktu yang lama). Namun aku tidak ingin dia tahu statusku ketika sudah terlambat (yaitu ketika dia sudah menaruh harapan &#8220;tertentu&#8221; kepadaku). Aku hanya menunda memberi tahu si C sebentar saja, sampai dia merasa cukup &#8220;aman&#8221; berteman denganku.</p>
<p>Bagaimana caranya supaya si C merasa &#8220;aman&#8221; berteman denganku? Aku yakinkan dia bahwa hubungan pria-wanita tidaklah sebatas asmara. Pria-wanita dapat berhubungan akrab sebagai sahabat, sebagaimana berlaku di zaman Rasulullah saw. (Lihat &#8220;<a href="http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/">Gaul Akrab sesuai Sunnah Nabi</a>&#8220;.) Lalu kukatakan kepada si C bahwa apakah nanti di hatinya tumbuh benih-benih asmara terhadap diriku ataukah tidak sama sekali, aku tetap <i>takkan</i> memutus hubungan silaturrahim dengannya. Dia tetap akan kuanggap sebagai wanita berbudi mulia yang aku perlu jadikan sahabat dunia-akhirat. Setelah menjelaskan ini semua, barulah kunyatakan statusku yang sebenarnya.</p>
<p>Aku menerangkan sikapku itu secara panjang-lebar melalui beberapa lembar surat. Di akhir surat itulah kuungkapkan statusku yang sebenarnya.</p>
<p>Meski biasanya berkomunikasi via eMail (dan hp), aku sengaja memilih media surat non-elektronik untuk urusan sepenting ini. Sebab, pembaca surat itu cenderung bersedia menyimaknya berulang-kali <b>sampai benar-benar memahami</b>. Sedangkan eMail biasanya hanya dibaca satu-dua kali saja. Padahal, dalam urusan penting, menyimak sampai benar-benar mengerti itu sangatlah penting, bukan?</p>
<p>Setelah si C membaca isi suratku itu dan memahaminya, alhamdulillah, dia pun tetap hendak melanjutkan hubungan persahabatan denganku. Mungkin karena dia sudah merasa cukup &#8220;aman&#8221;.</p>
<p>Supaya lebih &#8220;aman&#8221;, aku pun mengantisipasi kemungkinan munculnya masalah yang tak jarang melanda hubungan akrab antara seorang pria beristri dan seorang gadis. Strategi yang kutempuh, sebagaimana yang telah kuterapkan dalam semua pertemananku dengan para wanita, adalah <i>menjadikan istriku sebagai temannya juga</i>. Bila dia menjadi akrab denganku, maka perlu pula dia akrab dengan istriku juga. </p>
<p>Dalam kasusmu sekarang, kau pun dapat menerapkan strategi tersebut. Walau mungkin sudah agak terlambat, lebih baik terlambat daripada tidak mengatasi persoalan, bukan?</p>
<p>Jadi, berteman jugalah dengan istrinya. Jalinlah persahabatan seakrab-akrabnya dengan istrinya. Akan lebih baik bila hubunganmu dengan istrinya itu lebih akrab daripada dengan si dia. Boleh-boleh saja kau tetap berkomunikasi dengan si dia, tetapi frekuensi dan kualitasnya hendaknya tidak melebihi komunikasi antara dirimu dengan istrinya.</p>
<p>Demikian saranku. Semoga Allah Sang Maha Penyayang senantiasa menyertai kita dalam segala urusan.</p>
Posted in 4 - Rengkuh ruh, 5 - Tebarkan hikmah, Hasilkan kebaikan, Jaga jarak Tagged: chatting, internet, komunikasi, pacaran jarak jauh, putus cinta, silaturrahim <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/514/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=514&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/11/05/konsultasi-ternyata-dia-sudah-beristri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Mencium &amp; memeluk lewat telepon</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/17/konsultasi-mencium-dari-telepon-membuka-aurat-dalam-foto/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/17/konsultasi-mencium-dari-telepon-membuka-aurat-dalam-foto/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 02:53:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[aurat]]></category>
		<category><![CDATA[birahi]]></category>
		<category><![CDATA[ciuman]]></category>
		<category><![CDATA[ereksi]]></category>
		<category><![CDATA[foto]]></category>
		<category><![CDATA[free sex]]></category>
		<category><![CDATA[jilbab]]></category>
		<category><![CDATA[kemesraan]]></category>
		<category><![CDATA[masturbasi]]></category>
		<category><![CDATA[mendekati zina]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[romantis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=466</guid>
		<description><![CDATA[jika: 1. memberikan foto diri dg rambut terlihat (menghindari menunjukan aurot dibalik krudung secara langsung pd sang pacar) 2. mencium dari telpon (menghindari ciuman langsung) 3. saat dia ereksi karna ngobrol dengan ku di tlpn, kemudian saling memeluk (masturbasi) dengan tetap saling menghargai &#38; menghindari pelukan + hubungan saat tatap muka. Mohon dijelaskan hukum &#38; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=466&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>jika: 1. memberikan foto diri dg rambut terlihat (menghindari menunjukan aurot dibalik krudung secara langsung pd sang pacar) 2. mencium dari telpon (menghindari ciuman langsung) 3. saat dia ereksi karna ngobrol dengan ku di tlpn, kemudian saling memeluk (masturbasi) dengan tetap saling menghargai &amp; menghindari pelukan + hubungan saat tatap muka. Mohon dijelaskan hukum &amp; atao solusinya</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-466"></span>1. Hukum menutup aurat itu sama, baik ketika tatap muka maupun lewat media (foto, video, dsb). Apabila kau mengikuti pandangan bahwa rambutmu tergolong auratmu, maka janganlah kau perlihatkan fotomu yang menampakkan rambutmu. Cukuplah foto itu dilihat oleh muhrimmu saja. Namun seandainya kau mengikuti pandangan bahwa <a href="http://muslimmoderat.wordpress.com/2008/08/16/rambut-wanita-bukan-aurat-fatwanya/">rambut wanita bukanlah aurat</a>, maka boleh-boleh saja kau memperlihatkan fotomu yang memperlihatkan rambutmu kepada siapa saja yang kau kehendaki.</p>
<p>Itulah jawaban pokok mengenai aurat. Namun dalam kasusmu, ada hal lain yang perlu dipertimbangkan selain masalah aurat, yaitu persoalan birahi.</p>
<p>Kita asumsikan kau mengikuti pandangan bahwa rambut wanita bukan aurat. Apabila kau menutup rambutmu di depannya dalam rangka mencegah zina, tetapi membuka rambutmu dalam foto yang kau perlihatkan kepadanya dengan keyakinan bahwa itu takkan membuat kalian terdorong untuk berzina, maka langkahmu itu dapat kumaklumi.</p>
<p>Akan tetapi, apabila kau yakin bahwa fotomu itu akan dia jadikan sebagai rangsangan untuk bermasturbasi, maka pembicaraan kita ini beralih ke masalah hukum masturbasi alias onani.</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/curtisperry/323514930/in/set-72157594403093450"><img class="alignleft" src="http://farm1.static.flickr.com/129/323514930_2230b32294_m_d.jpg" alt="Mating Rituals of the American Telephone" /></a>2. kasus mencium atau pun memeluk lewat telepon itu mirip dengan kasus pemberian foto di atas. Semuanya sama-sama membutuhkan pertimbangan: Apakah tindakan itu justru <strong>mengarah pada hubungan kelamin</strong> (berzina)? Kalau iya, maka itu tergolong <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/07/pengertian-zina-hati-dan-mendekati-zina-lainnya/">mendekati zina</a> yang terlarang. Kalau tidak, maka itu tidak mendekati zina.</p>
<p>Sungguhpun tidak mendekati zina, masih ada lagi yang perlu kau pertimbangkan: Apakah tindakan itu membuatnya terdorong untuk melakukan masturbasi? Kalau tidak, maka itu bukan persoalan. Namun kalau iya, maka pembicaraan kita ini beralih ke masalah hukum masturbasi.</p>
<p>3. Hukum masturbasi sudah kusinggung di artikel <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/03/kecanduan-masturbasi-cara-mengatasinya/">Kecanduan masturbasi: Cara mengatasinya</a>.</p>
<p>Lepas dari masalah hukumnya, aku menyarankan: Tidak perlulah kalian mengekspresikan cinta dengan cara-cara yang membangkitkan birahi seperti itu. Ekspresi seksual seperti itu bukan tergolong romantis. Lebih baik kalian mengekspresikan kemesraan dengan cara yang sungguh-sungguh romantis. <strong>Ekspresi romantis lebih indah daripada ekspresi seksual.</strong> Untuk contoh ekspresi romantis, lihat <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/03/29/kiat-menulis-surat-cinta-romantis/">Kiat Menulis Surat Cinta Romantis</a>.</p>
<p>&#8212;&#8212;-<br />
Artikel terkait:
<ul>
<li><a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/09/bersuara-sexy-berdosakah/">Bersuara sexy berdosakah?</a></li>
<li><a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/07/pengertian-zina-hati-dan-mendekati-zina-lainnya/">Pengertian &#8220;zina-hati&#8221; dan mendekati-zina lainnya</a></li>
<li><a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/04/05/dosa-kecil-perkara-kecil/">Dosa Kecil = Perkara Kecil?</a></li>
<li><a href="http://muslimmoderat.wordpress.com/2008/08/16/rambut-wanita-bukan-aurat-fatwanya/">Fatwa, &#8220;Rambut wanita bukan aurat.&#8221;</a></li>
</ul>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/466/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/466/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/466/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=466&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/17/konsultasi-mencium-dari-telepon-membuka-aurat-dalam-foto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://farm1.static.flickr.com/129/323514930_2230b32294_m_d.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Mating Rituals of the American Telephone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bersuara sexy berdosakah?</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/09/bersuara-sexy-berdosakah/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/09/bersuara-sexy-berdosakah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 07:49:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[mendekati zina]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>
		<category><![CDATA[seks]]></category>
		<category><![CDATA[zina lidah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=453</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum … Gmn Kabarnya P’ Ustad ? Saya sdh baca mengenai konsultasi ka’Ardi masalah masturbasi, dan ini ada titipan dari teman saya, masalah yang mungkin hampir sama. Jika teman saya (Pr) tlp ke pacarnya ( lk2 )…. meskipun nada bicara teman saya ini ( Pr ) tdk mendesah tetapi pacarnya jadi ‘ maap ‘( ereksi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=453&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Assalamualaikum … Gmn Kabarnya P’ Ustad ? Saya sdh baca mengenai konsultasi ka’Ardi <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/03/kecanduan-masturbasi-cara-mengatasinya/">masalah masturbasi</a>, dan ini ada titipan dari teman saya, masalah yang mungkin hampir sama. Jika teman saya (Pr) tlp ke pacarnya ( lk2 )…. meskipun nada bicara teman saya ini ( Pr ) tdk mendesah tetapi pacarnya jadi ‘ maap ‘( ereksi ) gmn ya Pak,…? apakah teman saya ini berdosa ? Bagaimana caranya spy hubungan pacarannya ini baik tanpa ada hal seperti ini. terima kasih sebelumnya. Wassalam</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-453"></span>Wa&#8217;alaykumussalam&#8230; Alhamdulillah kabarku baik-baik saja: lancar berpuasa, sehat wal afiat.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-563096/How-womans-voice-HIGHER--attractive--shes-likely-conceive.html"><img src="http://img.dailymail.co.uk/i/pix/2008/05_01/whisperREX3004_468x317.jpg" alt="How a woman's voice becomes HIGHER - and more attractive - when she's most likely to conceive" /></a></p>
<p>Suara yang sexy, walau tidak mendesah, dapat mengakibatkan dosa lantaran &#8220;zina lidah&#8221;. Seberapa besar dosa si suara sexy itu bergantung pada seberapa besar peran dia di dalamnya. Semakin sengaja dia membuat suaranya sexy, semakin besar dosanya. Namun jika dia tidak sengaja, sedangkan berdasar pengamatan yang obyektif, suaranya sebetulnya wajar, maka dia tidak berdosa.</p>
<p>Dalam pengamatan kami, ada banyak muda-mudi (terutama wanita) yang kurang menyadari ke-<em>sexy</em>-an suaranya di telinga lawan-jenis. Mereka menilai suaranya biasa saja. Karena itu, supaya penilaian ini lebih obyektif, mintalah penilaian dari sejumlah sahabat lain-jenis mengenai suaramu. Kalau nggak sedikit orang menilai suaramu <em>sexy</em>, ubahlah gaya bicaramu. Kalau sulit mengubah, berlatihlah secara serius sampai berhasil. Bagaimanapun, gaya bicara bisa diubah. (Kami saksikan, banyak aktris Hollywood mampu menampilkan aneka gaya bicara. Di satu film terdengar <em>sexy</em> banget, di film lain kurang <em>sexy</em>, sesuai karakter di film2 itu.)</p>
<p>Untuk menjaga ‘pintu perzinaan’ dari terjadinya ‘zina lidah’, gunakanlah jurus “<strong>tundukkan tutur-kata</strong>”. Maksudnya, ketika lawan-jenis yang menyimak tutur-katamu terpesona pada ke-<em>sexy</em>-an suaramu, keraskan suaramu atau hentikan sajalah tutur-katamu. “<em>Janganlah kau terlalu lembut bicara supaya [lawan-jenis] yang lemah hatinya tidak bangkit nafsu [syahwat]-nya.</em>” (QS al-Ahzab [33]: 32) “<em>Katakanlah yang baik-baik atau diam sajalah.</em>” (al-hadits)</p>
<p>Wallaahu a&#8217;lam</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/453/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/453/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/453/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=453&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/09/bersuara-sexy-berdosakah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.dailymail.co.uk/i/pix/2008/05_01/whisperREX3004_468x317.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">How a woman's voice becomes HIGHER - and more attractive - when she's most likely to conceive</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Indahnya pacaran tanpa mendekati zina</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/02/konsultasi-indahnya-pacaran-tanpa-mendekati-zina/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/02/konsultasi-indahnya-pacaran-tanpa-mendekati-zina/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 18:01:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[cara pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[gaya pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=342</guid>
		<description><![CDATA[DR Re, aku lagi suka sama cewek. Mulai pertama, aku langsung ngerasa dag dig dug pas ngeliatnya. Maklum, secara fisik, dia cantik banget. Dia juga tekun menjalankan agama. Semakin kenal, aku jadi makin suka sama dia.Yang bikin aku tambah salut, dia punya prinsip nggak mau sentuhan dengan cowok mana pun. Katanya sih dia pengin cowok [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=342&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>DR Re, aku lagi suka sama cewek. Mulai pertama, aku langsung ngerasa dag dig dug pas ngeliatnya. Maklum, secara fisik, dia cantik banget. Dia juga tekun menjalankan agama. Semakin kenal, aku jadi makin suka sama dia.Yang bikin aku tambah salut, dia punya prinsip nggak mau sentuhan dengan cowok mana pun. Katanya sih dia pengin cowok yang kali pertama disentuhnya itu suaminya. Tapi jujur ya, Dr Re..aku nggak berani ngungkapin perasaanku. Aku takut dia marah. Soalnya, nggak sekali pun dia pernah bicara soal cinta, padahal aku udah demikian banyak bercerita tentnag cinta sama dia. Akhirnya, kupendam aja cintaku ini. Nggak lama, aku beranikan diri ngirim SMS tentang cintaku. Eh, ternyata aku ditolak. Katanya sih karena prinsip yang dia punya itu. Dia nggak bakal mengubah prinsip yang dia punya. Nggak lama kemudian lagi, dia bilang bahwa dia juga sayang sama aku. Tapi, dia juga bilang belum siap sama cinta. Duuh Dr Re, sumpah aku bingung banget! Dr Re, bantu aku untuk ngasih tahu dia, aku pengin banget jadi pacarnya. Aku pengin banget menjaga hati dan cintanya. Gimana caranya supaya dia tahu kalau pacaran nggak seburuk yang dia bayangin. Ada sesuatu yang sangat indah di dalamnya. Dr Re yang baik, please help me… Semoga kamu sukses selalu. Makasih banyak yah sebelumnya? Asep &#8211; 085250632xxx</p></blockquote>
<p><span id="more-342"></span>Demikian pertanyaan Asep yang termuat di <a href="http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?Berita=Ekspresi&amp;id=266420">Kaltim Post Cyber News</a>. Kemudian sang pengasuh menyampaikan jawaban menarik, antara lain sebagai berikut.</p>
<blockquote><p>Sep, kamu perlu tahu satu hal. Prinsip hidup seseorang nggak bisa diubah dalam sekejap mata atau seperti membalik telapak tanganmu. Percaya deh, nggak ada apa-apa di balik tanganmu. Yang ada cuma bakteri yang mengumpul! Haha. Jadi, kamu harus menghargai prinsipnya. Ingat, bagi sebagian orang, prinsip hidup memang berharga. Kalau kamu mau mengubahnya, itu sama dengan merusak sumpah Gajah Mada untuk nggak makan buah Palapa. Percuma. Sia-sia, cucuku…  So, dengarkan baik-baik apa yang diceritain sama kamu. Simak apa saja yang menjadi prinsipnya. Jangan membantah satu kalimat pun. Tanyakan hal-hal yang masih terdengar asing bagimu. Next, camkan dalam pikiranmu. </p>
<p>Setelah tahu secara mendalam tentang prinsipnya, kamu boleh take a breath. Renungkan jalan pikirannya. Jangan lupa, yang jadi jurang di antara kalian bukan hal remeh. Keyakinan untuk memegang teguh prinsipnya nggak bisa dijadikan bahan mainan di waktu senggang. Kamu juga nggak mau kan prinsip cewek itu jadi ternoda cuma buat nurutin keinginanmu jadi pacarnya? </p></blockquote>
<p>Jawabannya bagus. Mungkin ganjalan kita hanya satu. Dari jawaban itu aku menangkap kesan seolah-olah pada pacaran itu harus ada sentuhan. Apakah tanpa sentuhan, pacaranitu menjadi kurang afdol? Memangnya, pacaran tanpa sentuhan itu takkan terasa indah?</p>
<p>Pertanyaan terakhir itu mengingatkan aku pada masukan dari ukthi Puspita:</p>
<blockquote><p>Pak, saya pernah bertanya kepada seorang ikhwan, apa dia mau berpacaran dgn saya, tetapi dengan syarat: tidak berdua-duaan, tidak terlalu dekat, &amp; hal-hal lain yg sudah saya pertimbangkan &amp; menurut saya aman. Saya juga membahas ini dgn teman-teman saya sesama akhwat. Lalu hampir dari semua jawabannya: itu bukan pacaran; sekalian aja jangan pacaran; apa enaknya pacaran gitu; kalau kamu gitu, mana ada yg mau pacaran sama kamu. Apa benar begitu, pak kalau sekarang, hampir semua ikhwan tidak mau pacaran seperti itu? Apa benar kalau mereka dibatasi, justru tidak akan suka?</p></blockquote>
<p>Jawabanku:</p>
<p>Istilah &#8220;dibatasi&#8221;, &#8220;syarat&#8221;, dan sebagainya mungkin kurang menarik. Barangkali sebaiknya kau gunakan istilah &#8220;kesepakatan bersama untuk tidak mendekati zina&#8221;.</p>
<p>Lantas, apa enaknya pacaran tanpa <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/04/05/dosa-kecil-perkara-kecil/">mendekati zina</a>? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Enaknya melebihi pacaran yang mendekati zina! Sebab, kenikmatan sejati yang diperoleh dari menjauhi zina berlangsung lama dan terasa mendalam di lubuk hati. Sedangkan kenikmatan semu yang didapatkan dari mendekati zina berlangsung sesaat saja dan hanya bersifat lahiriah.</p>
<p>Keindahan percintaan pranikah yang tidak mendekati zina itu telah digambarkan oleh Ibnu Hazm al-Andalusi, antara lain sebagai berikut:</p>
<blockquote><p>Sungguh, tak pernah bisa kulupa kisah-kasihku dengan dia yang kupuja. Sebelum kujatuhkan cintaku padanya, terlebih dahulu kujalin persahabatan yang mendalam dengannya. Kami makan dan minum bersama. Kami saling berbagi cerita. Tak bosan-bosannya aku bersua dengannya. Namun, sekali lagi ingin kukatakan, aku tak keburu nafsu, [dan tidak] segera mengungkapkan cintaku padanya di pandangan pertama. Aku yakin, cinta yang dijalin melalui proses dan jalan yang panjang, insya Allah, akan menghasilkan cinta di titik terbaiknya. (<em>Di Bawah Naungan Cinta</em>, hlm. 58-59)</p></blockquote>
<p>Jadi, cinta itu “mula-mula permainan, lama-lama kesungguh-sungguhan. Cinta memiliki makna yang dalam, indah dan agung. Tak ada kata-kata yang mampu melukiskan keindahan dan keagungannya. Hakikat cinta [ini] tak dapat ditemukan, selain dengan <em>segenap kesungguhan pengamatan [atau tanazhur] dan penjiwaan</em>.” (<em>Di Bawah Naungan Cinta</em>, hlm. 21) </p>
<p>Gambaran sesingkat itu mungkin belum memadai untuk meyakini indahnya pacaran tanpa mendekati zina. Barangkali dibutuhkan satu buku tersendiri untuk mengungkapkannya. Itulah antara lain yang menyebabkan aku menulis buku <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/01/buku-pertama-panduan-pacaran-islami-segera-terbit/">Ayat-Ayat Mesra</a>. (Dibaca selengkapnya, ya!)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/342/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/342/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/342/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=342&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/02/konsultasi-indahnya-pacaran-tanpa-mendekati-zina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pacaran di Masjid, Diciduk Satpam</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/08/pacaran-di-masjid-diciduk-satpam/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/08/pacaran-di-masjid-diciduk-satpam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 23:40:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[Tata tempat]]></category>
		<category><![CDATA[bercinta]]></category>
		<category><![CDATA[bercumbu]]></category>
		<category><![CDATA[birahi]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[ciuman]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[gaya pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswi]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[mendekati zina]]></category>
		<category><![CDATA[mesum]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[seks]]></category>
		<category><![CDATA[ubah takdir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[MAKASSAR&#8211;JANGAN kira pacaran dan berbuat mesum di lingkungan masjid bisa luput dari pantauan warga. Bahkan, di tempat gelap sekali pun banyak pasang mata yang bisa mengintip.
Buktinya, sepasang kekasih sebut saja Kumbang, 20, dan Mawar, 19, yang akan menghabiskan malam minggunya dengan pacaran di samping masjid akhirnya tidak kesampaian. Malah pasangan kekasih yang masih tercatat sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=204&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>MAKASSAR&#8211;JANGAN kira pacaran dan berbuat mesum di lingkungan masjid bisa luput dari <a href="http://rahard.wordpress.com/2008/07/07/harga-telekomunikasi-di-indonesia/" target="_blank">pantauan warga</a>. Bahkan, di tempat gelap sekali pun banyak pasang mata yang bisa mengintip.</p>
<p>Buktinya, <a href="http://ratutebu.wordpress.com/2008/07/07/menikah-haruskah-karena-cinta/" target="_blank">sepasang kekasih</a> sebut saja Kumbang, 20, dan Mawar, 19, yang akan menghabiskan malam minggunya dengan pacaran di samping masjid akhirnya tidak kesampaian. Malah pasangan kekasih yang masih tercatat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Makassar itu menghabiskan malam panjangnya di kantor polisi.</p></blockquote>
<p>Demikian dua paragraf pertama pada sebuah berita dari <a href="http://www.fajar.co.id/index.php?act=news&amp;id=49642">Harian Fajar</a>. Penasaran mau tahu cerita kelanjutannya? <span id="more-204"></span>Boleh.</p>
<blockquote><p>Ceritanya, keduanya kepergok satpam Masjid Al Markaz Al Islam. Dua oknum mahasiswa itu diduga sedang berbuat mesum di lingkungan masjid. Pasangan kekasih itu pun kaget bukan kepalang melihat sang satpam. Ia <a href="http://ducatimonster.wordpress.com/2008/07/06/new-mio-sporty-serangan-balik-ymki-atas-ahm/" target="_blank">tidak menyangka</a>, tempat sepi dan gelap itu bisa ditemukan oleh satpam.</p>
<p>Tanpa pikir panjang, sang satpam yang menangkap basah langsung membawanya ke Mapolsekta Bontoala. Awalnya, kedua pasangan kekasih itu menolak dengan alasan hanya duduk saja.</p>
<p>&#8220;Saya cuma duduk saja Pak. Tidak berbuat apa-apa,&#8221; kata <a href="http://harapandiri.wordpress.com/2008/07/07/untuk-para-pria/" target="_blank">Kumbang</a>. Namun, sang satpam berkeras untuk membawa keduanya ke kantor polisi.</p>
<p>&#8220;Ah, ayo ikut! Tadi saya liat kamu ciuman sambil baku pegang. Nanti <a href="http://ndorokakung.com/2008/07/07/peran-pecas-ndahe/" target="_blank">diselesaikan di kantor polisi</a> saja,&#8221; kata satpam tadi.</p>
<p>Di Mapolsekta Bontoala, keduanya <a href="http://beradadisini.wordpress.com/2008/07/07/kebahagiaan-dua-lapis/" target="_blank">tidak henti-hentinya menangis</a>. Apalagi, polisi kemudian memanggil keluarga sang wanita.</p>
<p>Kapolsekta Bontoala, AKP H Sudarmin yang ditemui mengatakan, keduanya hanya diberi peringatan untuk tidak mengulangi perbuatannya. &#8220;Keduanya <a href="http://jalansutera.com/2008/07/07/al-amin-nasution-koruptor-yang-suka-main-perempuan/" target="_blank">suka sama suka</a>. Tapi tempat bermesraannya salah,&#8221; katanya. (her)</p></blockquote>
<p>Hah?! Yang salah, tempatnya? Jadi, kalau tempat lain, misalnya di kamar kos, boleh berciuman dengan pacar??</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/204/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/204/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/204/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=204&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/08/pacaran-di-masjid-diciduk-satpam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masih perawankah bila sudah bercumbu?</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/26/apakah-masih-perawan-bila-sudah-bercumbu/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/26/apakah-masih-perawan-bila-sudah-bercumbu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 00:12:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[birahi]]></category>
		<category><![CDATA[bugil]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[ciuman]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[libido]]></category>
		<category><![CDATA[nafsu]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran sehat]]></category>
		<category><![CDATA[payudara]]></category>
		<category><![CDATA[perawan]]></category>
		<category><![CDATA[vagina]]></category>
		<category><![CDATA[virgin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[Aluww dokter, saya nita cwe 20 th saya tinggal di Jogja, saya baru saja putus sama pasangan saya 6 bulan yang lalu, saya putus gara-gara dia berbuat yang tidak senonoh pada saya.
Kemarin waktu dia ajak saya liburan ke gunung dan sempet nyewa 1 kamar di villa (karena kamar tinggal 1 otomatis saya mau sekamar dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=181&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Aluww dokter, saya nita cwe 20 th saya tinggal di Jogja, saya baru saja putus sama pasangan saya 6 bulan yang lalu, saya putus gara-gara dia berbuat yang tidak senonoh pada saya.</p>
<p>Kemarin waktu dia ajak saya liburan ke gunung dan sempet nyewa 1 kamar di villa (karena kamar tinggal 1 otomatis saya mau sekamar dengan dia) kami sempet berhubungan tapi saya tidak sadar pada waktu itu. Waktu saya sudah naik ke ranjang karena uda benar-benar cape naik gunung, tiba-tiba libido dia naik dan berusaha untuk menerkam saya, padahal saya berpakaian lengkap tidak telanjang. Yang ingin saya tanyakan apakah semua cwo kalo udah liat<br />
cewe nafsunya akan seperti itu dok?</p>
<p>Pada waktu itu karna terlalu cape saya sempat tak sadarkan diri, tapi pasangan saya berusaha untuk membuka pakaian saya dan sempet mencium dan mengigit puting payudara saya, bahkan esok harinya puting saya merasa sakit dan berubah warna menjadi coklat kehitaman. Apakah ini berdampak buruk bagi saya dok? Apakah saya masih virgin?</p>
<p>Setelah dia mencium puting saya, kemudian tangannya berusaha untuk memegang kelamin saya bahkan tangan dia sempat menjambak rambut di kelamin saya, untungnya dia ga sempet memasukkan jarinya ke dalam Miss V saya. Apakah saya bener-bener masih virgin ato ga dok? Tolong penjelasannya, terima kasih&#8230;&#8230;</p>
<p>yn</p></blockquote>
<p><a href="http://astaga.com/hidup-gaya/index.php?cat=545&amp;id=111041">Jawaban dr. Ferry</a> <span id="more-181"></span>di Astaga.com:</p>
<p>Untuk Yn&#8230;&#8230;</p>
<p>makanya bukan hanya untuk kamu, tapi juga untuk semua remaja yang belum menikah, sebaiknya kalau berpacaran, lakukanlah pacaran yang sehat. Jangan pernah berdua-dua saja di satu tempat yang epi , karena seperti yang sering disebut, pasti ada setan disana, dan tentu saja mereka akan selalu mencari jalan agar kalian berbuat dosa.</p>
<p>Berpacaran itu maksudnya adalah untuk saling mengetahui baik buruknya pasangan kita , jadi hindari hal hal yg negatif . Kalau saya menangkap dari cerita kamu ya tentu saja kamu masih perawan, dalam arti kata kamu belum pernah melakukan hubungan seksual secara langsung. Tapi perlu diketahui kalau sampai ada benda apapun itu termasuk jari yang masuk kedalam Miss V maka selaput dara dapat rusak dan robek.</p>
<p>Dr. Ferry</p>
<p><strong>Tambahan jawaban dari M Shodiq Mustika</strong>:</p>
<p><a href="http://munggur.wordpress.com/2008/06/25/sumpah-pocong-dan-video-striptis/">Tidak</a> <a href="http://yuyunestriyanto.wordpress.com/2008/06/24/kasus-perbudakan-seks-mahasiswa-solo-2/">semua</a> <a href="http://antokoe.wordpress.com/2008/06/25/demo-mahasiswa-kok-rusuh/">laki-laki</a> <a href="http://sururudin.wordpress.com/2008/06/23/mimpi-kaya-ala-multi-tipu-marketing/">libidonya</a> <a href="http://ninja250r.wordpress.com/2008/06/24/modif-heboh-ninja-250r-ala-bro-hato-depok-part-i/">naik</a> <a href="http://chikastuff.wordpress.com/2008/06/25/hasil-les-photoshop/">bila</a> <a href="http://grandis.wordpress.com/2008/06/24/tebak-foto-apakah-ini/">melihat</a> <a href="http://bulutangkis.wordpress.com/2008/06/23/maria-kristin-kembang-imut-berpotensi-besar/">cewek</a> <a href="http://hithotgosip.wordpress.com/2008/06/24/uli-auliani-biasa-telanjang-dada/">bugil</a>, <a href="http://akhdian.wordpress.com/2008/06/25/download-pcmav-14-update-build-1-plus-clamav/">apalagi</a> <a href="http://bluemeda.wordpress.com/2008/06/24/sumpah-pocong-di-sekolah/">berpakaian</a> <a href="http://triatmono.wordpress.com/2008/06/26/asal-muasal-suzuki-motor-i/">lengkap</a>. <a href="http://zoelchaniago.wordpress.com/2008/06/25/rindu/">Namun</a>, <a href="http://ryosaeba.wordpress.com/2008/06/25/wwf/">memang</a> <a href="http://detektifromantika.wordpress.com/2008/06/25/fpi-menyerang-lebih-dahulu-pada-insiden-monas-identias-pria-berpistol-terungkap/">syetan</a> <a href="http://sandynata.wordpress.com/2008/06/23/antivirus-gratis-buatan-lokal-pcmav-14-ansav-antv/">itu</a> <a href="http://fanderlart.wordpress.com/2008/06/24/yamaha-new-mio-2008-mio-baru/">menjadi</a> <a href="http://ducatimonster.wordpress.com/2008/06/24/bajaj-kapan-terjun-di-grand-prix/">pihak</a> <a href="http://all4free4u.wordpress.com/2008/06/24/telepon-gratizzzz-indosat/">ketiga</a> (<a href="http://bataknews.wordpress.com/2008/06/25/dua-pertanyaan-tentang-tuhan-siapa-bisa-jawab/">yang</a> <a href="http://mantugaul.wordpress.com/2008/06/25/solar-mobile-charger-p-1100-charger-universal-tenaga-sinar-matahari/">turut</a> <a href="http://rinduku.wordpress.com/2008/06/25/gelas-jiwa-terisi/">membangkitkan</a> <a href="http://ized.wordpress.com/2008/06/25/paling-dicarigosip-terbaru/">nafsu</a> <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2008/06/24/terbuka-tapi-tidak-telanjang/">syahwat</a>) <strong><a href="http://naylabintanghatiku.wordpress.com/2008/06/26/vidio-mesum-pelajar-jombang/">bila</a> <a href="http://yuyunestriyanto.wordpress.com/2008/06/25/kasus-perbudakan-seks-mahasiswa-solo-3/">sepasang</a> <a href="http://masdhenk.wordpress.com/2008/06/26/zaskia-meccajilbab-rokok-dan-media-ternyata-lihat-ndiri-deh/">cowok-cewek</a> berduaan <a href="http://jiwamusik.wordpress.com/2008/06/25/st-12-puspa-putuskan-saja-pacarmu/">di tempat</a> <a href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/06/26/bila-aku-ceritakan-niscaya-halal-darahku/">yang</a> <a href="http://chickenstrip.wordpress.com/2008/06/26/chickenstrip-105-chickenmatic/">sepi</a> tanpa terawasi</strong>.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/181/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/181/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/181/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=181&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/26/apakah-masih-perawan-bila-sudah-bercumbu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Takut kalau calon suami punya kelainan seksual</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/05/konsultasi-takut-kalau-calon-suami-punya-kelainan-seksual/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/05/konsultasi-takut-kalau-calon-suami-punya-kelainan-seksual/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 17:20:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[3 - Arungi makna]]></category>
		<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[Pahami misteri]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[taaruf]]></category>
		<category><![CDATA[akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[islami]]></category>
		<category><![CDATA[ciuman]]></category>
		<category><![CDATA[seks]]></category>
		<category><![CDATA[zina]]></category>
		<category><![CDATA[pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan sebelum menikah]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>
		<category><![CDATA[gaya pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[bercinta]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran sehat]]></category>
		<category><![CDATA[cinta romantis]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[asalamualaikum ustadzz. sebelumnya saya minta maaf kalo pertanyan saya terlalu fulgar. saya ingin menanyakan ttg sex pra nikah. sebenernya ini pertanyaan titipan dari teman saya, dan saya pun juga jadi ingin tau ttg ini
begini ustad, kita bisa lihat gaya pacaran anak muda zaman sekarang. . . memang cukup mengkhawatirkan, misal nya masalah ciuman!!!
Nah, kemarin saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=152&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="padding-left:30px;"><em>asalamualaikum ustadzz. sebelumnya saya minta maaf kalo pertanyan saya terlalu fulgar. saya ingin menanyakan ttg sex pra nikah. sebenernya ini pertanyaan titipan dari teman saya, dan saya pun juga jadi ingin tau ttg ini</em></p>
<p style="padding-left:30px;"><em>begini ustad, kita bisa lihat gaya pacaran anak muda zaman sekarang. . . memang cukup mengkhawatirkan, misal nya masalah <a href="http://wppi.wordpress.com/2008/01/17/ciuman-dengan-pacar/">ciuman</a>!!!</em></p>
<p style="padding-left:30px;"><em>Nah, kemarin saya sempat share sama teman saya masalah ini, dya mengatakan kalo dya ciuman dya mengambil suatu yang positive. dya jadi tao bagaimana pacar nya itu mencintainya dengan tulus dan tidak hanya mengharapkan itu saja</em></p>
<p style="padding-left:30px;"><em>saya tersentak kaget saat teman saya mengatakan, ada sebagian cow yang dalam &#8220;berhubungan&#8221; [seks] itu juga kasar, tdk selayak nya org biasa, banyak kelainan yang kita tidak bisa deteksi</em></p>
<p style="padding-left:30px;"><em>jadi menurut ustad, bagaimana kami menghadapi ketakutan ini yang saya nilai wajar kalo mempertanyakan nya. dan pastinya juga tidak akan mungkin kita membuktikan nya dgn melakukan perbuatan yang dilarang ini pastinya!!!</em></p>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-152"></span>Pertanyaan mengenai sex, pranikah sekalipun, tidaklah vulgar. Wanita yang menanyakannya pun tidak tercela. Bahkan, Aisyah r.a. memuji, &#8220;Sebaik-baik wanita ialah wanita Anshar. Mereka tidak terhalang oleh rasa malu [untuk bertanya tentang persoalan seksual] dalam mendalami masalah <em>dîn</em>.&#8221; (HR Muslim, kitab: Haid)</p>
<p>Oleh karena itu, saya merasa senang sekali mendapat pertanyaan tersebut di atas dari seorang wanita. Jawaban saya:</p>
<p>(1) Benar, kita <strong>tidak boleh mendekati zina</strong>. (QS al-Isra&#8217; [17]: 32) Kalau pun pada zina itu ada manfaatnya, <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/11/26/dampak-buruk-zina-dalam-sorotan-ibnu-qayyim/">dampak buruknya jauh lebih besar</a>.</p>
<p>(2) Keromantisan dalam ciuman bukanlah pertanda ketulusan cinta. Hampir semua seniman, orang-orang <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2007/02/07/ciri-khas-sifat-romantis/">yang berkepribadian romantis</a>, dan para &#8220;buaya darat&#8221; mampu berciuman dengan lembut walau tanpa disertai cinta yang sungguh-sungguh. Untuk mendeteksi kesungguhan cintanya, kita dapat menggunakan cara lain yang dapat dipertanggung-jawabkan, yaitu <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/18/cara-praktis-mendeteksi-kesungguhan-cintanya/">yang ilmiah dan tidak mendekati zina</a>.</p>
<p>(3) Kelainan seksual (yang sadistis) jarang terlihat pada hubungan seks pranikah. Bahkan pada masa awal pernikahan, kejadiannya masih tak banyak. Kekasaran dalam hubungan seksual suami-istri biasanya terjadi <em>setelah</em> masa bulan madu berlalu. Jadi, <strong>lembutnya ciuman atau pun romantisnya bersetubuh dalam pranikah bukanlah pertanda tiadanya kelainan seksual</strong>.</p>
<p>(4) Kelainan seksual seseorang yang belum pernah <a href="http://wppi.wordpress.com/2008/01/17/ciuman-dengan-pacar/">ciuman</a> atau pun bersetubuh itu sulit kita pastikan, tetapi secara ilmiah kita dapat dengan mudah mendeteksi kecenderungannya. Ada sejumlah variabel yang berpengaruh. Disamping tingkat keromantisan, tingkat kemampuan-menahan-emosi juga berpengaruh besar. Orang yang tingkat kemampuannya-dalam-menahan-emosi <em>dan</em> tingkat keromantisannya tinggi cenderung tidak memiliki kelainan seksual sadistis. Sebaliknya, <strong>orang yang tingkat kemampuannya-dalam-menahan-emosi dan tingkat keromantisannya <em>sangat rendah</em> cenderung memiliki kelainan seksual sadistis</strong>.</p>
<p>(5) Jika engkau takut kalau-kalau pacarmu atau calon suamimu memiliki kelainan seksual sadistis, maka engkau dapat menggunakan cara yang sangat ilmiah (dengan bantuan psikiater disamping dokter) untuk mendeteksi ada-tidaknya kecenderungan tersebut pada dirinya. Sekurang-kurangnya, pakailah cara lain yang sederhana tetapi masih ilmiah. Untuk mengenal tingkat keromantisan si dia, silakan manfaatkan Kuis Psikologi: <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/06/04/kuis-psikologi-apakah-si-dia-memang-romantis/">Apakah si dia memang romantis?</a> Untuk mengenal tingkat kemampuannya dalam menahan emosi, silakan manfaatkan Kuis Psikiatri: <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/06/04/kuis-apakah-anda-cenderung-mampu-menahan-emosi/">Apakah Anda cenderung mampu menahan emosi?</a></p>
<p>(6) Sertailah ikhtiar tersebut dengan <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">istikharah cinta</a> dan tawakkal. Untuk memperkuat tawakkal, berdzikirlah. Misalnya: <em><span style="text-decoration:underline;">H</span>asbunallâhu wa ni‘mal wakîl.</em> (Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Dialah sebaik-baik Pelindung.) (QS Ali ‘Imran [3]: 173)</p>
<p>Demikianlah jawaban saya kali ini. Semoga Allah Sang Maha Pelindung senantiasa bersama kita. Amin.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/152/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/152/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/152/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=152&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/06/05/konsultasi-takut-kalau-calon-suami-punya-kelainan-seksual/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku memilih diam di sini</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/05/16/aku-memilih-diam-di-sini/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/05/16/aku-memilih-diam-di-sini/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 May 2008 21:42:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[2 - Mantapkan wujud]]></category>
		<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[Langkah darurat]]></category>
		<category><![CDATA[cinta sejati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari, Ibnu Hazm diundang menghadiri sebuah acara sosial. Acara ini bagus, bukan acara maksiat yang bertabur kemungkaran.
Di acara itu, konon hadir seorang gadis yang wajahnya elok rupawan. Perangainya pun indah menawan. Para lelaki, termasuk Ibnu Hazm, merasa senang bila berlama-lama dengannya.
Ibnu Hazm sangat bersemangat untuk menghadirinya. Tidak seperti biasanya, beliau segera bersiap-siap berangkat seusai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=143&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Suatu hari, Ibnu Hazm diundang menghadiri sebuah acara sosial. Acara ini bagus, bukan acara maksiat yang bertabur kemungkaran.</p>
<p>Di acara itu, konon hadir seorang gadis yang wajahnya elok rupawan. Perangainya pun indah menawan. Para lelaki, termasuk Ibnu Hazm, merasa senang bila berlama-lama dengannya.</p>
<p>Ibnu Hazm sangat bersemangat untuk menghadirinya. Tidak seperti biasanya, beliau segera bersiap-siap berangkat seusai bershalat Subuh.</p>
<p><span id="more-143"></span>Namun beliau tiba-tiba membatalkan niatnya. Beliau urung pergi. Beliau terdiam sejenak, sementara tangan beliau bergerak menulis merangkai syair-syair puisi.</p>
<p>Kala itu, beliau ditemani seorang sahabat karib beliau. &#8220;Ada apa denganmu? Apa yang kau tulis?&#8221; Ia bertanya kepada beliau.</p>
<p>Ibnu Hazm diam. Beliau menyelesaikan puisi yang beliau tulis, lalu beliau memberikannya kepadanya. Berikut sebagian dari puisi itu.</p>
<blockquote><p>Wajahmu rupawan, semua orang bisa terlalaikan;<br />
Dingin sikapmu, bisa bakar hasrat setiap orang;<br />
Meski kau datang di sana, begitu dekat, tak berjarak pula,<br />
Aku memilih diam di sini, tak hadir di mana kau berada;<br />
Lezatnya hidangan, di acara itu, begitu pedas kurasa;<br />
Luasnya tempat itu, bagiku terasa sempit luar biasa.</p></blockquote>
<p>Akhirnya, Ibnu Hazm benar-benar batal menghadiri undangan itu. Padahal, sebelumnya, beliau sangat bersemangat. (<em>Di Bawah Naungan Cinta</em>, hlm. 265)</p>
<p>Dengan demikian, supaya tidak terjerumus ke lembah dosa, Ibnu Hazm memilih menjaga jarak (&#8220;jauh di mata&#8221;) dengan sang gadis rupawan.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/143/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/143/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/143/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=143&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/05/16/aku-memilih-diam-di-sini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>konsep mencari jodoh secara islami</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/03/01/konsep-mencari-jodoh-secara-islami/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/03/01/konsep-mencari-jodoh-secara-islami/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2008 12:05:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[3 - Arungi makna]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspresi jelas]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[Pahami ekspresi]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[halal haram]]></category>
		<category><![CDATA[hukum islam]]></category>
		<category><![CDATA[islami]]></category>
		<category><![CDATA[istikharah]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[mendekati zina]]></category>
		<category><![CDATA[taaruf]]></category>
		<category><![CDATA[tanazhur]]></category>
		<category><![CDATA[ubah takdir]]></category>
		<category><![CDATA[ushul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[zina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/2008/03/01/konsep-mencari-jodoh-secara-islami/</guid>
		<description><![CDATA[Supaya Allah mengubah jodoh Anda (atau pun takdir Anda lainnya), Anda perlu berusaha dan berdoa. (Lihat artikel “Karena sudah ditakdirkan, perlukah mencari jodoh? ”.) Lantas, bagaimana konsep mencari jodoh secara islami?
Pada garis besarnya, sesuai dengan kaidah-kaidah ushul fiqih, ada dua bagian pada konsep-konsep mencari jodoh secara islami.
Pertama, dalam hal-hal yang berkenaan dengan aqidah dan ibadah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=130&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Supaya Allah mengubah jodoh Anda (atau pun takdir Anda lainnya), Anda perlu berusaha dan berdoa. (Lihat artikel “<a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/03/01/karena-sudah-ditakdirkan-perlukah-mencari-jodoh/">Karena sudah ditakdirkan, perlukah mencari jodoh? </a>”.) Lantas, bagaimana konsep mencari jodoh secara islami?</p>
<p>Pada garis besarnya, sesuai dengan kaidah-kaidah ushul fiqih, ada dua bagian pada konsep-konsep mencari jodoh secara islami.</p>
<p><span id="more-130"></span>Pertama, <strong>dalam hal-hal yang berkenaan dengan aqidah dan ibadah mahdhoh (hubungan dengan Tuhan), yang islami adalah yang ada tuntunannya dari Allah dan Rasul-Nya</strong>. Dalam hal ini, yang tidak ada tuntunannya tidaklah islami.</p>
<p>Karena itu, diantara cara mencari jodoh yang tergolong islami adalah doa istikharah (sesuai tuntunan Rasulullah saw.).</p>
<p>Sedangkan yang tidak islami: mengikuti ramalan bintang, mengikuti ramalan paranormal, melakukan &#8220;istikharah&#8221; yang tergolong bid’ah, dsb. (Lihat M Shodiq Mustika dkk, <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">Istikharah Cinta</a> (Jakarta: Qultum Media, 2007), terutama bab “Cara Istikharah Menurut Sunnah Rasulullah”.)</p>
<p>Kedua, <strong>dalam hal-hal yang berkenaan dengan muamalah (hubungan dengan manusia), yang islami adalah yang <em>tidak</em> ada larangannya dari Allah dan Rasul-Nya</strong>. Dalam hal ini, yang ada dalil larangannya tidaklah islami.</p>
<p>Karena itu, diantara cara mencari jodoh yang tergolong islami adalah “<a href="http://gaulgayarasul.wordpress.com/daftar-isi/">gaul gaya rasul</a>” (seluas-luasnya dan seakrab-akrabnya dengan lawan-jenis seperti Rasulullah), “pacaran islami” <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/">ala Ibnu Qayyim al-Jauziyyah</a>, <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/cinta-pra-khitbah/">ala Abu Syuqqah</a>, <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/02/16/pacaran-islami-ala-aktivis-tarbiyah/">ala aktivis Tarbiyah</a>, <a href="http://pist.wordpress.com/">ala Aisha Chuang</a>, dan sebagainya. (Keberadaan sebagian aktivis dakwah yang mengharamkan pacaran, dengan mengatakan bahwa “dalam syariat Islam tidak ada pacaran”, menunjukkan bahwa <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/11/04/bantahan-terhadap-penentang-dalil-dalil-pacaran-islami/">mereka belum memahami kaidah ushul fiqih</a> dan <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/10/09/berilah-kemudahan-bercinta-daripada-mencegah-zina-secara-berlebihan/">karakteristik hukum Islam</a>.)</p>
<p>Sedangkan yang tidak islami adalah yang mendekati zina, melakukan zina, atau pun yang melakukan perbuatan terlarang lainnya (bahkan walaupun dilakukan oleh aktivis dakwah yang <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/02/06/kalau-aktivis-dakwah-lakukan-taaruf-yang-tidak-islami/">mengatasnamakan taaruf</a>).</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/130/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/130/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/130/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=130&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/03/01/konsep-mencari-jodoh-secara-islami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pacaran Islami ala Aktivis Tarbiyah</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/02/16/pacaran-islami-ala-aktivis-tarbiyah/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/02/16/pacaran-islami-ala-aktivis-tarbiyah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Feb 2008 21:14:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[2 - Mantapkan wujud]]></category>
		<category><![CDATA[3 - Arungi makna]]></category>
		<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[Langkah darurat]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[ikhwan]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>
		<category><![CDATA[taaruf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[Benarkah para aktivis dakwah dari kalangan Tarbiyah tidak suka melakukan pacaran secara islami atau &#8220;bercinta sebelum khitbah&#8221;? Benarkah bagi mereka, satu-satunya jalan menuju pernikahan adalah taaruf? Benarkah semuanya menentang mati-matian gagasan pacaran islami? Apa dampak dan konsekuensinya, baik bagi pribadi maupun kepentingan dakwah?
Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan semacam itu dapat kita jumpai secara tersirat dalam sebuah pesan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=127&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Benarkah para aktivis dakwah dari kalangan Tarbiyah tidak suka melakukan pacaran secara islami atau &#8220;bercinta sebelum khitbah&#8221;? Benarkah bagi mereka, satu-satunya jalan menuju pernikahan adalah taaruf? Benarkah semuanya menentang mati-matian gagasan pacaran islami? Apa dampak dan konsekuensinya, baik bagi pribadi maupun kepentingan dakwah?</p>
<p><span id="more-127"></span>Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan semacam itu dapat kita jumpai secara tersirat dalam sebuah pesan dari seorang aktivis tarbiyah yang menyebut dirinya &#8220;radur-man&#8221;:</p>
<blockquote><p>Assalamu’alaikum….</p>
<p>Pak Shodiq, kenalan dulu yah sekalian bagi2 pengalaman. Saya tahu blog ini dari temen saya di suatu masjid kampus, dan sejak itu saya selalu mampir ke sini (kurang lebih semingguan) di sela-sela kerja di kantor (mumpung internet gratis <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ). Saya hampir telah membaca semua postingan Pak Shodiq di sini beserta komen2nya.</p>
<p>Subhanallah, akhirnya ada juga yang berani merumuskan pacaran secara islami. Dan konsep pacaran islami yang bapak usung saya sangat menyetujuinya. Memang sih, judulnya itu (pacaran islami) menyulut api banget bagi aktivis tarbiyah.</p>
<p>Eits, jangan salah, saya juga tarbiyah lho (paling nggak masih aktif liqo). Kebetulan dulu saya kuliah di salah satu Perguruan Tinggi ternama di Indonesia, dan alhamdulillah sudah lulus setahun yang lalu. Selama kuliah saya juga aktif di masjid kampusnya (dan sempat menempati asramanya selama setahun).</p>
<p>Nah, yang ingin saya soroti di sini berdasarkan pengalaman saya adalah ternyata <strong>konsep pacaran islami ini sudah buanyak dilakukan oleh para aktivis dakwah</strong>. Tapi memang dilakukan sembunyi-sembunyi. Takut di’sidang’ katanya. Trus juga istilahnya bukan pacaran islami, melainkan TTM ato HTS (Hubungan Tanpa Status) ato berkomitmen. Tapi prakteknya sama banget dengan konsep pacaran islami.</p>
<p>Menurut saya pribadi hal seperti itu sangat manusiawi dan toh masing2 tetap menjaga adab2 pergaulan ikhwan-akhwat. Yang saya takutkan justru, <strong>karena merasa berdosa yang sangat berlebihan terhadap perasaan dan hubungan tersebut dan karena mendapat sindiran2 miring dari teman2 sesama aktivisnya, mereka akhirnya menarik diri dari aktifitas dakwahnya dan menghilang dari peredaran</strong>. Dan inilah yang terjadi. Kalo sudah begitu, siapa yang bisa jamin kalo hubungan antara ikhwan-akhwat yang bersangkutan bisa tetap dalam kaidah2 syari’at. Inilah yang sungguh2 disayangkan.</p>
<p>Ikhwahfillah, sadarilah, hal tersebut terjadi di antara kita. Trus, solusi yang paling baik yang bisa kita lakukan apa? Ujung2nya si pelaku disidang lagi disidang lagi. Kenapa nggak kita rame2 ngumpulin duit buat biaya pernikahannya trus kita ringankan segala kesulitannya menuju jenjang pernikahan. Gitu kan solutif. Akhirnya kita juga nggak merasa diri paling benar dan memandang sebelah mata terhadap para pelaku2 tersebut.</p>
<p>Nah, di sinilah saya melihat <strong>ada kekurangan dalam metode pranikah dalam tarbiyah di Indonesia</strong> (gak tahu di luar Indonesia mah, lha wong ternyata Abu Syuqqah, sahabat Yusuf Qardhawi sendiri, malah menulis tentang ‘bercinta sebelum menikah’). Mo dilarang2 juga pasti ada aja yang kayak gitu, baik terang2an maupun sembunyi2. Ya… namanya juga perasaan suka sama lawan jenis, siapa sih yang bisa ngelarang datengnya perasaan kayak gitu.</p>
<p>Saya pernah mendengar sendiri pernyataan seorang akhwat yang dia kutip dari murabbinya seperti ini, “Yang tidak mengikuti peraturan jamaah ini (dengan berta’aruf maksudnya), tidak termasuk dalam jamaah ini! (tarbiyah maksudnya)” Wuiiihhh…… serem banget dengernya. Masa segitu mudahnya sih mengeluarkan seseorang dari jamaah.</p>
<p>Harapan saya pribadi sih, <strong>konsep pacaran islami ato tanazhur pra-nikah ini bisa menjadi suatu trigger dan referensi (paling tidak bahan komparasi) bagi ustadz2 kita untuk merumuskan metoda yang paling baik dan solutif dalam membina percintaan sebelum menikah</strong>. Sedih aja sih, ngeliat temen2 yang berguguran di jalan dakwah hanya karena ini.</p>
<p>Ya… mungkin segitu dulu bagi2 pengalamannya dari saya. Sebenernya sih ada banyak yang ingin saya ceritakan di sini berkaitan dengan pacaran islami berdasarkan apa yang terjadi di sekitar saya (saya dulu kuliah di Seni Rupa &amp; Desain yang punya streotip seram, atheis, mabuk2an, bebas dan yang lebih parah, hanya sedikti aktivis dakwah yang mo mengambil ‘ladang amal’ ini), tapi ntar bosen lagi bacanya</p>
<p>Yah, kapan2 aja lah ya. Trus, maaf juga kalo saya nggak melampirkan dalil satupun karena saya bukan ahli fiqih, hafalannya masih sedikit dan juga bukan ‘abid. Semuanya hanya berdasarkan pengalaman dan pengamatan saja.</p>
<p>Wassalamu’alaikum……</p></blockquote>
<p>Wa&#8217;alaykum salam, akhi/ukhti. Kami menunggu cerita-cerita lainnya. Ulasan di atas sudah menggambarkan <strong>mengapa</strong> mereka melakukan pacaran islami secara diam-diam. Kami tertarik untuk mengetahui lebih lanjut <strong>bagaimana</strong> mereka melakukannya, baik ketika mereka menjadi aktivis dakwah maupun setelah &#8220;menghilang dari peredaran&#8221;.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/127/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/127/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/127/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=127&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/02/16/pacaran-islami-ala-aktivis-tarbiyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berpacaran yang Sehat dan Bebas Aids</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2007/12/01/berpacaran-yang-sehat-dan-bebas-aids/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2007/12/01/berpacaran-yang-sehat-dan-bebas-aids/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Nov 2007 21:01:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[3 - Arungi makna]]></category>
		<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[gaya pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran sehat]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>
		<category><![CDATA[seks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/2007/12/01/berpacaran-yang-sehat-dan-bebas-aids/</guid>
		<description><![CDATA[Adalah sesuatu yang mustahil, melarang remaja untuk melakukan interaksi dengan lawan jenisnya. Proses interaksi yang lebih lanjut yang diwujudkan dengan berpacaran merupakan hal yang wajar dan baik bagi pengembangan aspek kematangan emosional remaja itu sendiri. Namun, harus ada rambu-rambu yang dipasang agar tidak terjadi berpacaran yang berlebihan, apalagi sampai melakukan hubungan seksual dan terjadi kehamilan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=108&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Adalah sesuatu yang mustahil, melarang remaja untuk melakukan interaksi dengan lawan jenisnya. Proses interaksi yang lebih lanjut yang diwujudkan dengan berpacaran merupakan hal yang wajar dan baik bagi pengembangan aspek kematangan emosional remaja itu sendiri. Namun, harus ada rambu-rambu yang dipasang agar tidak terjadi berpacaran yang berlebihan, apalagi sampai melakukan hubungan seksual dan terjadi kehamilan yang tidak diinginkan dan pada akhirnya mengambil jalan pintas dengan menggugurkan kandungan. Untuk itu hal-hal di bawah ini perlu mendapatkan perhatian:</p>
<p><strong>1. Hati &#8211; hati berpacaran</strong></p>
<p><span id="more-108"></span>Setelah melalui fase &#8220;ketertarikan&#8221; maka mulailah pada fase saling mengenal lebih jauh alias berpacaran. Saat ini adalah saat paling tepat untuk mengenal pribadi dari masing-masing pasangan. Sayangnya, tujuan untuk mengenal pribadi lebih dekat, sering disertai aktivitas seksual yang berlebihan. Makna pengenalan pribadi berubah menjadi pelampiasan hawa nafsu dari masing-masing pasangan. Ungkapan kasih sayang tidak seharusnya diwujudkan dalam bentuk aktivitas seksual.</p>
<p>Saling memberi perhatian, merancang cita-cita serta membuka diri terhadap kekurangan masing-masing merupakan bagian penting dalam masa berpacaran. Aktivitas fisik seperti saling menyentuh, mengungkapkan perasaan kasih sayang, &#8230; adalah hal tidak terlalu penting, namun sering dianggap sebagai bagian yang indah dari masa berpacaran. Pada batas-batas tertentu hal ini dapat diterima, namun lebih dari aktivitas tersebut, apalagi pada hal-hal yang menjurus pada hubungan seksual tidak dapat diterima oleh norma yang kita anut. Karena justru aktivitas seksual akan mengotori makna dari pacaran itu sendiri.</p>
<p><strong>2. &#8220;No Seks&#8221;</strong></p>
<p>Katakan &#8220;tidak&#8221;, jika pasangan menghendaki aktivitas berpacaran melebihi batas. Terutama bagi remaja putri permintaan seks sebagai &#8220;bukti cinta&#8221;, jangan dipenuhi, karena yang paling rugi adalah pihak wanita. Ingat, sekali wanita kehilangan kegadisannya, seumur hidup ia akan menderita, karena norma yang dianut dalam masyarakat kita masih tetap mengagungkan kesucian. Berbeda dengan wanita, keperjakaan pria tidak pernah bisa dibuktikan, sementara dengan pemeriksaan dokter kandungan dapat ditentukan apakah seorang gadis masih utuh selaput daranya atau tidak.</p>
<p><strong>3. &#8220;Rem Keimanan&#8221;</strong></p>
<p>Iman, merupakan rem paling pakem dalam berpacaran. Justru penilaian kepribadian pasangan dapat dinilai saat berpacaran. Mereka yang menuntut hal-hal yang melanggar norma-norma yang dianut, tentunya tidak dapat diharapkan menjadi pasangan yang baik. Seandainya iapun menjadi suami atau istri kelak tentunya keinginan untuk melanggar norma-norma pun selalu ada. Untuk itu, &#8220;Say Good Bye&#8221; sajalah&#8230;! Masih banyak kok pria dan wanita yang mempunyai iman dan moral yang baik yang kelak dapat membantu keluarga bahagia.</p>
<p><strong>4. Bahaya Kehamilan di Usia Muda</strong></p>
<p>Kehamilan terjadi jika terjadi pertemuan sel telur pihak wanita dan spermatozoa pihak pria. Dan hal itu biasanya didahului oleh hubungan seks. Kehamilan pada remaja sering disebabkan ketidaktahuan dan tidak sadarnya remaja terhadap proses kehamilan. Bahaya kehamilan pada remaja:</p>
<ol>
<li><strong>Hancurnya masa depan remaja tersebut.</strong></li>
<li><strong>Remaja wanita yang terlanjur hamil akan mengalami kesulitan selama kehamilan karena jiwa dan fisiknya belum siap.</strong></li>
<li><strong>Pasangan pengantin remaja, sebagian besar diakhiri oleh perceraian (umumnya karena terpaksa kawin karena nafsu, bukan karena cinta).</strong></li>
<li><strong>Pasangan pengantin remaja sering menjadi cemoohan lingkungan sekitarnya</strong>.</li>
<li><strong>Remaja wanita yang berusaha menggugurkan kandungan pada tenaga non medis (dukun, tenaga tradisional) sering mengalami kematian strategis.</strong></li>
<li><strong>Pengguguran kandungan oleh tenaga medis dilarang oleh undang-undang, kecuali indikasi medis (misalnya si ibu sakit jantung berat, sehingga kalau ia meneruskan kehamilan dapat timbul kematian). Baik yang meminta, pelakunya maupun yang mengantar dapat dihukum.</strong></li>
<li><strong>Bayi yang dilahirkan dari perkawinan remaja, sering mengalami gangguan kejiwaan saat ia dewasa.</strong></li>
</ol>
<p>Disamping terjadinya kehamilan yang tidak dikehendaki, seks yang dilakukan sebelum menikah akan mengandung berbagai masalah antara lain tuntutan suami akan keperawanan, berbagai penyakit kelamin (termasuk AIDS), stress berkepanjangan, kemandulan (karena infeksi) dan lain-lain.</p>
<p><strong>5. Kiat Sadar Diri</strong></p>
<p>Yang sering terjadi adalah pasangan lepas kendali karena terbuai aktivitas berpacaran. untuk itu beberapa tips agar tidak terbuai:</p>
<ol>
<li><strong>Niatkan bahwa tujuan berpacaran adalah untuk saling mengenal lebih dekat.</strong></li>
<li><strong>Hindari tempat yang terlalu sepi atau tempat yang mengandung aktivitas seksual.</strong></li>
<li><strong>Hindari makan makanan yang merangsang sebelum/selama pacaran.</strong></li>
<li><strong>Hindari bacaan/film porno yang merangsang sebelum/selama pacaran.</strong></li>
<li><strong>Jangan dituruti kalau pasangan menuntut aktivitas pacaran yang berlebihan, sambil mengingatkan bahwa hal itu akan mengotori tujuan dari berpacaran.</strong></li>
</ol>
<p>Oleh karena itu bahwa gaya pacaran yang sehat merupakan sesuatu yang perlu diperhatikan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Gaya pacaran yang sehat mencakup berbagai unsur yaitu sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Sehat Fisik.<br />
Tidak ada kekerasan dalam berpacaran. Dilarang saling memukul, menampar ataupun menendang.</li>
<li>Sehat Emosional.<br />
Hubungan terjalin dengan baik dan nyaman, saling pengertian dan keterbukaan. Harus mengenali emosi diri sendiri dan emosi orang lain. Harus mampu mengungkapkan dan mengendalikan emosi dengan baik.</li>
<li>Sehat Sosial.<br />
Pacaran tidak mengikat, maksudnya hubungan sosial dengan yang lain harus tetap dijaga agar tidak merasa asing di lingkungan sendiri. Tidak baik apabila seharian penuh bersama dengan pacar.</li>
<li>Sehat Seksual.<br />
Dalam berpacaran kita harus saling menjaga, yaitu tidak melakukan hal-hal yang beresiko. Jangan sampai melakukan aktivitas-aktivitas yang beresiko, apalagi melakukan hubungan seks.</li>
</ol>
<p>&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p><em>Hasil seminar sehari bersama dr. H. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS pada peringatan hari AIDS sedunia di UWKS surabaya pada tanggal 24 Desember 2005.</em></p>
<p>Kutipan dari <a href="http://www.antonbahagia.com/modules.php?name=News&amp;file=print&amp;sid=7">http://www.antonbahagia.com/modules.php?name=News&amp;file=print&amp;sid=7</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/108/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/108/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/108/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=108&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2007/12/01/berpacaran-yang-sehat-dan-bebas-aids/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ciuman dengan Pacar (PR untuk Penentang Pacaran Islami)</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/03/ciuman-dengan-pacar/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/03/ciuman-dengan-pacar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Sep 2007 19:51:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[3 - Arungi makna]]></category>
		<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Benahi pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[Pahami ekspresi]]></category>
		<category><![CDATA[bercumbu]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[ciuman]]></category>
		<category><![CDATA[gaya pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[mendekati zina]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>
		<category><![CDATA[zina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/03/ciuman-dengan-pacar/</guid>
		<description><![CDATA[Rupanya, ketika aku beristirahat dari ngeblog, masih ada cukup banyak pengunjung blog ini. Di luar sana pun masih ada banyak yang memperbincangkan tema yang amat menarik ini.
Kuperhatikan, orang yang terang-terangan mendukung islamisasi pacaran semakin banyak. Namun, saudara kita yang terang-terangan menentang pacaran islami masih banyak pula. (Asyiiik! Dengan adanya pro-kontra ini, mudah-mudahan semakin dekatlah kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=47&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin-bottom:0;">Rupanya, ketika aku beristirahat dari ngeblog, masih ada cukup banyak pengunjung blog ini. Di luar sana pun masih ada banyak yang memperbincangkan tema yang amat menarik ini.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Kuperhatikan, orang yang terang-terangan mendukung islamisasi pacaran semakin banyak. Namun, saudara kita yang terang-terangan menentang pacaran islami masih banyak pula. (Asyiiik! Dengan adanya pro-kontra ini, mudah-mudahan semakin dekatlah kita dengan kebenaran. Aamiiin.)</p>
<p style="margin-bottom:0;"><span id="more-47"></span>Di satu sisi, pada kedua pihak terdapat satu kesamaan yang sangat mendasar. Keduanya sama-sama berprinsip: <em><a href="http://hary84.wordpress.com/2007/07/19/pacaran-sesuai-ajaran-islam/">jangan dekati zina</a></em>.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Di sisi lain, terdapat satu perbedaan yang kecil (<em>furu’</em>) antara kedua pihak. Pendukung islamisasi pacaran menyatakan bahwa dalam pacaran, kita <em>tidak harus</em> mendekati zina. Sedangkan penentang pacaran islami mengklaim bahwa orang pacaran itu <em>pasti</em> mendekati zina, sehingga mustahil ada pacaran yang islami.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Pada kedua pihak, ada sedikit perbedaan pandangan mengenai apa yang dimaksud dengan “mendekati zina”. Sekalipun demikian, keduanya sepakat bahwa aktivitas yang merangsang syahwat, seperti berciuman, pastilah tergolong “mendekati zina”.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Oleh karena itu, aku jadi tertarik mengajukan PR (<a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2007/04/15/islamisasi-pacaran-yang-berkualitas-tinggi/"><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#0000ff;">lagi</span></span></a>) kepada para penentang pacaran islami:</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong>Selenggarakanlah sensus terhadap semua orang yang pacaran. Ajukanlah satu pertanyaan: “Pernahkah kamu berciuman dengan pacarmu?”</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong>Oh iya, kayaknya sensus itu terlalu berat. Sebagai gantinya, adakanlah penelitian ilmiah terhadap sampelnya saja.</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;">Mungkin kita pernah mendengar adanya survei yang memamerkan bahwa “97% cewek Yogya sudah tidak perawan lagi”. Atas dasar ini barangkali ada yang menduga, tentunya 100% orang yang pacaran itu berciuman. Namun, survei tersebut keliru dan tidak ilmiah sama sekali. Dalam hal ini, M Fauzil Adhim menanggapi bahwa kalau tidak memanipulasi data, maka sang peneliti “tidak terlalu menguasai metodologi penelitian sehingga salah dalam mengambil sampel”.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Untuk saat ini, kami saksikan ada beberapa penelitian ilmiah yang menunjukkan bahwa tidak semua orang yang pacaran itu berciuman. Lihat saja salah satu penelitian ilmiah terhadap kalangan remaja yang sedang atau pernah pacaran. Di Medan, 73% responden nggak berciuman dan 96% responden tidak bersanggama. Di Yogyakarta, 76% nggak berciuman dan 92% tidak bersanggama. Di Surabaya, 73% nggak berciuman dan 97% tidak bersanggama. Artinya, <strong>hampir semua remaja yang pacaran di kota-kota itu nggak berzina dan sebagian besar tidak berciuman</strong>! (Lihat Masri Singarimbun, <em>Penduduk dan Perubahan</em>, hlm. 115.)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=47&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/03/ciuman-dengan-pacar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>145</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aktivitas Terpenting Pacaran Islami</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2007/05/11/aktivitas-terpenting-pacaran-islami/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2007/05/11/aktivitas-terpenting-pacaran-islami/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2007 23:06:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[2 - Mantapkan wujud]]></category>
		<category><![CDATA[3 - Arungi makna]]></category>
		<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspresi jelas]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[cinta sejati]]></category>
		<category><![CDATA[ekspresi cinta]]></category>
		<category><![CDATA[gaya pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>
		<category><![CDATA[taaruf]]></category>
		<category><![CDATA[tanazhur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/2007/05/11/aktivitas-terpenting-pacaran-islami/</guid>
		<description><![CDATA[Pada artikel terdahulu, telah kutegaskan bahwa berduaan bukanlah aktivitas utama dalam pacaran islami. Sebabnya, antara lain: berduaan bukanlah tanda cinta sejati. Lantas, apa aktivitas terpenting pacaran islami?
Apakah yang terpenting itu, saat berkunjung (&#8216;apel&#8217;) pakai baju koko? Masuk rumah pacar mengucap salam? Saat berbincang-bincang dipenuhi dengan saling menasihati?

Hmm&#8230; Pakai baju koko (menutup aurat), mengucap salam (mendoakan), [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=30&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pada artikel terdahulu, telah kutegaskan bahwa <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/04/15/berduaan-dengan-pacar-haramkah/">berduaan bukanlah aktivitas utama dalam pacaran islami</a>. Sebabnya, antara lain: <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/04/22/berduaan-cinta-sejati/">berduaan bukanlah tanda cinta sejati</a>. Lantas, apa aktivitas terpenting pacaran islami?</p>
<p>Apakah yang terpenting itu, saat berkunjung (&#8216;apel&#8217;) pakai baju koko? Masuk rumah pacar mengucap salam? Saat berbincang-bincang dipenuhi dengan saling menasihati?</p>
<p align="center"><a title="butterflies-opera.jpg" href="http://pacaranislami.files.wordpress.com/2007/05/butterflies-opera.jpg"><img src="http://pacaranislami.files.wordpress.com/2007/05/butterflies-opera.thumbnail.jpg" alt="butterflies-opera.jpg" /></a></p>
<p><span id="more-30"></span>Hmm&#8230; Pakai baju koko (menutup aurat), mengucap salam (mendoakan), dan saling menasihati memang islami, tapi bukan aktivitas terpenting. Tanpa pacaran pun, cuma sebatas teman, itu semua bisa dilakukan.</p>
<p>Terus, apakah aktivitas utama &#8216;pacaran islami&#8217; adalah taaruf?</p>
<p>Hmmm&#8230; Banyak orang menyangka begitu, bahkan tak sedikit yang mengidentikkan &#8216;pacaran islami&#8217; dengan taaruf. Tapi, apa memang begitu?</p>
<p>Enggaklah. Udah baca artikel &#8220;<a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2007/01/21/taaruf-sebuah-istilah-yang-asal-keren/">Taaruf: Sebuah Istilah Yang Asal Keren?</a>&#8221; &#8216;kan?</p>
<p>Di situ kuungkapin bahwa untuk menuju pernikahan, kita tidak lagi diperintahkan oleh Rasulullah saw. untuk taaruf, tetapi <em>tanazhur</em>. Nah, mengikuti sunnah Rasul ini, <strong>tanazhur</strong> lah aktivitas utama pacaran islami.</p>
<p>Trus, apa tanazhur itu emang beda ama taaruf?</p>
<p>Ya iya lah. Semua hadits (yang sah) yang relevan dengan hal ini selalu menyebut tanazhur dan tak pernah menyebut taaruf. Klo sama &#8216;kan mestinya istilah taaruf disebutkan pula sesekali. Nyatanya, satu kali pun tidak. (Kenapa ya, kok ada yang begitu fanatik sehingga mengklaim bahwa Islam hanya mensyariatkan taaruf untuk menuju pernikahan, padahal dalilnya nggak ada?)</p>
<p>Lantas, apa makna tanazhur? Apa bedanya dengan taaruf?</p>
<p>Pada garis besarnya, taaruf = &#8220;saling kenal&#8221;, sedangkan tanazhur = &#8220;saling perhatian&#8221;. Pada taaruf, yang berfokus pada <em>informasi</em> tentang baik-buruknya si dia, <strong>kecerdasan logis-matematis </strong>lebih berperan. Pada tanazhur, yang berfokus pada <em>rasa cinta</em> kepada si dia, <strong>kecerdasan emosional </strong>lebih berperan.</p>
<p>Untuk rincian penjelasannya ntar dulu lah. Insya&#8217;Allah pada postingan mendatang kujelasin; itu pun kalau para pembaca tertarik. Kamu tertarik nggak?</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=30&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2007/05/11/aktivitas-terpenting-pacaran-islami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>46</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pacaranislami.files.wordpress.com/2007/05/butterflies-opera.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">butterflies-opera.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>