<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Pacaran Islami &#187; 5 &#8211; Tebarkan hikmah</title>
	<atom:link href="http://pacaranislami.wordpress.com/category/5-tebarkan-hikmah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pacaranislami.wordpress.com</link>
	<description>Persiapan Menikah Melalui Tanazhur Pra-Nikah</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Dec 2009 22:26:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='pacaranislami.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/30cb6a007ee4daea355dadafbd17ae78?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Pacaran Islami &#187; 5 &#8211; Tebarkan hikmah</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Lowongan Jodoh: Cari calon istri yang murah senyum</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/05/16/lowongan-jodoh-cari-calon-istri-yang-murah-senyum/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/05/16/lowongan-jodoh-cari-calon-istri-yang-murah-senyum/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 May 2009 07:54:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[lowongan jodoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=661</guid>
		<description><![CDATA[Nama                                : Achmad Purwanto
lahir                     [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=661&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p><img alt="" src="http://i41.tinypic.com/111rr5v.jpg" title="Achmad Purwanto" class="alignleft" width="300" height="400" />Nama                                : Achmad Purwanto<br />
lahir                                   : Rembang, 19 sept 1977<br />
status                                : Bujang<br />
pekerjaan                           : Staf keuangan Perusahaan Cargo di jakarta<br />
alamat                               : Ciracas JakTim</p>
<p>kekurangan ana, al :<br />
1. pendiam (nggak banget2)<br />
2. perawakan sedang (gak gemuk gak kurus, gak pendek gak tinggi)</p>
<p>menginginkan pendamping :<br />
1. wanita yang sopan dan santun<br />
2. wanita yang mau diajak dijalan agama<br />
3. siap lahir batin menjadi ibu rumah tangga<br />
4. wajah manis dan murah senyum</p></blockquote>
<p>Yang mau berta&#8217;aruf dengannya, silakan hubungi kami via eMail: <a href="mailto:muhshodiq@yahoo.com">muhshodiq[at]yahoo[dot]com</a> untuk kami teruskan kepada yang bersangkutan.</p>
Posted in 5 - Tebarkan hikmah, Pernikahan Tagged: lowongan jodoh <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/661/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=661&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/05/16/lowongan-jodoh-cari-calon-istri-yang-murah-senyum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i41.tinypic.com/111rr5v.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Achmad Purwanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Lantaran perbedaan, haruskah mengakhiri hubungan?</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/05/11/konsultasi-lantaran-perbedaan-haruskah-mengakhiri-hubungan/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/05/11/konsultasi-lantaran-perbedaan-haruskah-mengakhiri-hubungan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 13:45:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[ikhwan]]></category>
		<category><![CDATA[istikharah]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/2009/05/11/konsultasi-lantaran-perbedaan-haruskah-mengakhiri-hubungan/</guid>
		<description><![CDATA[ini pertama kali saya melihat situs yang benar2 bisa menggetarkan hati saya, krn ketika saya sedang bingung tentang masalah cinta, situs ini bisa menunjukan jalan keluar dari kebingungan saya, tapi saya masih punya satu masalah cinta yang saya harap abi bisa memberikan jalan keluarnya.
saya adalah akhwat berumur 26 thn yang lumayan aktif mengikuti pengajian dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=660&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>ini pertama kali saya melihat situs yang benar2 bisa menggetarkan hati saya, krn ketika saya sedang bingung tentang masalah cinta, <a href="http://shodiq.com/">situs ini</a> bisa menunjukan jalan keluar dari kebingungan saya, tapi saya masih punya satu masalah cinta yang saya harap abi bisa memberikan jalan keluarnya.<br />
saya adalah akhwat berumur 26 thn yang lumayan aktif mengikuti pengajian dan kegiatan2 dakwah, saya sudah bekerja, dan alhamdulillah memiliki banyak teman yang baik di sekitar saya.<br />
di tempat kerja saya sekarang saya dikenalkan dengan seorang ikhwan yang katanya menaksir saya, dan ternyata ikhwan tsb lumayan menarik bagi saya.<br />
sekarang kami berdua dekat sekali, jarang jalan berdua tapi sering sms-an dari bangun tidur hingga akan tidur lagi (alhamdulillah isi sms-nya masih tdk keluar dari batas2 kesopanan), walaupun kami tidak selalu setuju akan hal yang sama tapi kedekatan kami berdua bisa dibilang “seperti” sedang pacaran.<br />
kami pernah membicarakan tentang pernikahan, karena kami berdua mengerti bahwa apa yang kami lakukan ini bisa menjrumuskan kami ke dalam zina,tapi pembicaraan ini belum membuahkan hasil, karena kami memiliki perbedaan2 yang signifikan.<br />
salah satunya seperti yang di sebutkan dalam artikel abi yang menjabarkan <a href="http://shodiq.com/konsultasi-cinta/about-2/sukses-pacaran/">kriteria siap menikah</a>.<br />
di situ disebutkan bahwa pria harus lebih tua dari wanita, sedangkan ikhwan yang dekat dengan saya ini lebih muda 4 thn dari saya, selain itu ikhwan ini aktifis di aliran islam yang berbeda dengan saya.<br />
makanya walaupun dekat tapi sepertinya untuk menikah kami berdua masih ragu2 karena perbedaan2 itu &amp; untuk mengakhiri hubungan kami ini sepertinya amat tidak mungkin untuk kami berdua.<br />
tolong berikanlah pandangan abi untuk masalah saya ini.<br />
untuk perhatiannya saya ucapkan terimakasih.</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika: <span id="more-660"></span></p>
<p>Alhamdulillaah&#8230; Aku turut bersyukur bahwa kalian tidak keluar dari batas-batas kesopanan dalam menjalin hubunan seakrab itu. Begini pandanganku:</p>
<p>Di akhir halaman <a href="http://shodiq.com/konsultasi-cinta/about-2/sukses-pacaran/">kriteria siap menikah</a>, disebutkan: &#8220;Jika semua atau <em>hampir semua</em> indikator tersebut telah engkau penuhi, maka sukseslah pacaranmu dalam rangka persiapan menikah.&#8221; Dengan demikian, jika sebagian besar kriteria untuk siap menikah itu sudah terpenuhi, maka usia laki-laki yang lebih muda daripada perempuan bukanlah persoalan besar.</p>
<p>Masalah perbedaan aliran (dan perbedaan semacamnya) tidak tergolong dalam kriteria siap menikah. Yang tergolong kriteria ialah &#8220;<strong>Kemampuan penyesuaian [atau saling adaptasi]: Secara umum baik</strong>&#8220;. Dengan demikian, perbedaan aliran itu bukanlah persoalan besar apabila kalian saling menghargai dan menerima perbedaan tersebut. (Lihat artikel &#8220;<a href="http://shodiq.com/2008/05/27/bagaimana-sikap-suami-istri-bila-berbeda-pandangan/">Bagaimana sikap suami-istri bila berbeda pandangan</a>&#8220;.)</p>
<p>Secara demikian, kalian perlu mempertimbangkan: Apakah dirimu rela dia menjalani kehidupan rumahtangga sesuai dengan alirannya? Apakah dia rela kau menjalani rumahtangga sesuai dengan aliranmu? Apakah dirimu rela bila anak kalian kelak dia didik sesuai dengan alirannya? Apakah dia rela kalau anak kalian kelak kau didik sesuai dengan aliranmu? &#8230; Dan sebagainya.</p>
<p>Mengingat keterbatasan kita untuk mengambil keputusan sepelik itu, alangkah baiknya bila kita memohon petunjuk kepada Sang Mahatahu melalui <strong>istikharah</strong>. Sepelik apa pun masalah kita, Dia pasti menyediakan solusinya. Untuk itu, caranya telah kami paparkan di buku <a href="http://shodiq.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">Istikharah Cinta</a>. </p>
<p>Demikianlah pandanganku atas permasalahanmu. Wallaahu a&#8217;lam.</p>
Posted in 5 - Tebarkan hikmah, Ikatan pranikah Tagged: akhwat, ikhwan, istikharah, konsultasi, konsultasi pernikahan, pacaran islami <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/660/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=660&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/05/11/konsultasi-lantaran-perbedaan-haruskah-mengakhiri-hubungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lowongan Jodoh: Janda muda ingin nikah lagi</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/05/04/lowongan-jodoh-janda-muda-ingin-nikah-lagi/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/05/04/lowongan-jodoh-janda-muda-ingin-nikah-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 May 2009 23:20:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[janda]]></category>
		<category><![CDATA[lowongan jodoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=652</guid>
		<description><![CDATA[
Mas, saya iri membaca lowongan nikah yang pernah Mas tampilkan. Saya wanita umur 31thn. Saya sudah menjanda selama 10 tahun. Karena anak saya sudah besar, saya ingiiii&#8230;n sekali menikah lagi. Tapi secara keduniawian saya bisa dikatakan kurang mampu. Pekerjaan sehari-hari hanya berjualan tempe penyet di pinggir jalan. Tapi saya tidak ingin dikasihani. Hanya ingin belajar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=652&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://i44.tinypic.com/ac7mo0.jpg"><img alt="" src="http://i44.tinypic.com/ac7mo0.jpg" title="Dian Ekawati" class="alignleft" width="260" height="347" /></a></p>
<blockquote><p>Mas, saya iri membaca <a href="http://shodiq.com/2009/04/28/lowongan-nikah-gadis-27-th-cari-calon-suami/">lowongan nikah</a> yang pernah Mas tampilkan. Saya wanita umur 31thn. Saya sudah menjanda selama 10 tahun. Karena anak saya sudah besar, saya ingiiii&#8230;n sekali menikah lagi. Tapi secara keduniawian saya bisa dikatakan kurang mampu. Pekerjaan sehari-hari hanya berjualan tempe penyet di pinggir jalan. Tapi saya tidak ingin dikasihani. Hanya ingin belajar kembali berrumah tangga.<br />
Kriteria saya tidak muluk. Hanya menginginkan suami yang taat beragama, yang bisa mengayomi saya di dunia &amp; akhirat. Demikian permohonan saya, atas kurang lebihnya mohon maaf yang sebesar-besarnya.</p></blockquote>
<p><span id="more-652"></span>Menurutku, mampu membesarkan anak dengan &#8220;hanya berjualan tempe penyet di pinggir jalan&#8221; merupakan prestasi tersendiri. Bagus tuh. Bagus pula dirimu tak ingin dikasihani. Supaya orang-orang lebih yakin bahwa dirimu tak ingin dikasihani, sampaikanlah informasi yang lebih rinci mengenai dirimu, terutama mengenai kelebihan-kelebihanmu.</p>
<blockquote><p>Mas, klo kekurangan sy banyak, kurang sholehah, kurang taat, kurang syukur, tp klo klbhn kyknya cm ada 1, klbhn berat badan.he&#8230;maaf. Soalnya bbrp bln terakhir bb sy naik drastis. Skrg 160cm / 57kg. Mgkn krn sy sdh dlm keadaan ikhlas menerima kemungkinan jd singel parents selamanya. Tp sejak bc <a href="http://shodiq.com/">website</a> / <a href="http://www.friendster.com/muhshodiq">[profil] friendster</a> Mas, sy jd pengen nikah lg.</p>
<p>Tp, biarpun sehari-hari sy jualan, u/urusan &#8220;menjual diri&#8221; sy kurang pinter. Buktinya dah 10thn sy menjada sampai skrg blm laku jg. Mohon bantuannya. Sy kirimkan foto sy &amp; si kecil aja. Bantu sy menceritakan dr sy, tp jgn nilai tll tinggi ya. Nanti malah ga sesuai dgn kenyataan. Skali lg sy sgt mengharapkan bantuannya. Atas kurang lebihnya mohon maaf yg sbsar-bsarnya.</p></blockquote>
<p>Baiklah. Foto dan kata-katamu ini kami tayangkan sekarang. Bagi siapa pun yang hendak berta&#8217;aruf pranikah dengan dirimu, kami persilakan untuk <a href="http://taaruf.ning.com/profile/dianekawati">klik di sini</a>. Semoga segera bertemu jodoh, ya! (Aamiin.)</p>
Posted in 5 - Tebarkan hikmah, Pernikahan Tagged: janda, lowongan jodoh <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/652/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=652&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/05/04/lowongan-jodoh-janda-muda-ingin-nikah-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i44.tinypic.com/ac7mo0.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Dian Ekawati</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Siap nikah tapi belum ketemu jodoh? Ini solusinya!</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/04/30/siap-nikah-tapi-belum-ketemu-jodoh-ini-solusinya/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/04/30/siap-nikah-tapi-belum-ketemu-jodoh-ini-solusinya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 16:20:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[biro jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[pranikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=647</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang merasa siap segera menikah, tetapi belum menemukan jodohnya. Biro jodoh sudah banyak, tetapi masih saja itu belum memadai. Buktinya, ketika kami secara &#8220;tak sengaja&#8221; (baca: atas permintaan seorang pembaca) memposting sebuah lowongan nikah, pengaksesnya lumayan banyak. Karena itulah kami buatkan halaman tersendiri, yaitu Lowongan Jodoh, supaya lebih banyak lagi diantara kita yang dapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=647&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Banyak orang merasa siap segera menikah, tetapi belum menemukan jodohnya. Biro jodoh sudah banyak, tetapi masih saja itu belum memadai. Buktinya, ketika kami secara &#8220;tak sengaja&#8221; (baca: atas permintaan seorang pembaca) memposting sebuah <a href="http://shodiq.com/2009/04/28/lowongan-nikah-gadis-27-th-cari-calon-suami/">lowongan nikah</a>, pengaksesnya lumayan banyak. Karena itulah kami buatkan halaman tersendiri, yaitu <a href="http://shodiq.com/lowongan-nikah/">Lowongan Jodoh</a>, supaya lebih banyak lagi diantara kita yang dapat memanfaatkan kesempatan ini.</p>
<p>Berbeda dengan biro jodoh pada umumnya, lowongan jodoh atau lowongan nikah ini <a href="http://shodiq.com/tag/gratis/">gratis</a>. Kami hanya berniat membantu saudara-saudara sesama muslim yang membutuhkannya. Sekurang-kurangnya, bantuan kami berupa menyampaikan informasi adanya lowongan nikah. Untuk itu, siapa pun muslim atau muslimah yang merasa siap segera menikah, tapi belum menemukan jodohnya, kami persilakan untuk menginformasikannya kepada kami untuk dipublikasikan di situs ini seperti <a href="http://shodiq.com/2009/04/28/lowongan-nikah-gadis-27-th-cari-calon-suami/">yang sudah kami tayangkan</a>. Hanya saja, supaya lebih tertib, kami berlakukan syarat-syarat sebagaimana kami paparkan di halaman <a href="http://shodiq.com/lowongan-nikah/">Lowongan Jodoh</a>.</p>
Posted in 5 - Tebarkan hikmah, Pernikahan Tagged: biro jodoh, pranikah <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/647/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=647&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/04/30/siap-nikah-tapi-belum-ketemu-jodoh-ini-solusinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lowongan Nikah: Gadis 27 th cari calon suami</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/04/28/lowongan-nikah-gadis-27-th-cari-calon-suami/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/04/28/lowongan-nikah-gadis-27-th-cari-calon-suami/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 16:15:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[lowongan jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[taaruf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/2009/04/28/lowongan-nikah-gadis-27-th-cari-calon-suami/</guid>
		<description><![CDATA[Saya wanita berusia 27 th, sudah bekerja di salah satu sekolah internasional, Insya Allah sudah siap membina hubungan yang serius dengan seorang Laki-laki Muslim yg beragama baik dan bertanggung jawab. Maksud saya menulis email ini kepada mas shodiq, boleh gak ya saya minta tolong Mas Shodig, sekiranya punya kenalan, kerabat, teman atau saudara yg belum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=646&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p><a href="http://taaruf.ning.com/profile/LidyaWidyati"><img alt="" src="http://api.ning.com/files/0EH12Sm0eO*jRbY0cSJTFyqzVb2nNqgkMMHFTyOApMFos-FDNIL8-IyVfAW0KL3UXisbPxiCwqjXORGn6YpQqWftbfeKDAXW/CIMG0014.JPG?width=183&amp;height=183&amp;crop=1%3A1" title="Lidya Widyati" class="alignleft" width="183" height="183" /></a>Saya wanita berusia 27 th, sudah bekerja di salah satu sekolah internasional, Insya Allah sudah siap membina hubungan yang serius dengan seorang <strong>Laki-laki Muslim yg beragama baik dan bertanggung jawab</strong>. Maksud saya menulis email ini kepada mas shodiq, boleh gak ya saya minta tolong Mas Shodig, sekiranya punya kenalan, kerabat, teman atau saudara yg <strong>belum menikah dan berniat menikah sekarang</strong>, bisakah kiranya saya di ta&#8217;arufkan? Maaf, jika kurang berkenan..tapi saya cuma ingin meminta tolong kepada orang yg saya anggap bisa / sekiranya bisa menolong saya.</p></blockquote>
<p>Demikianlah permintaan tolong seorang pembaca tulisanku. Penayangan &#8220;lowongan nikah&#8221; tersebut di sini merupakan bagian dari usahaku untuk saling menolong. Kalau mau ikutan menolong, silakan sebarluaskan informasi ini. Bagi yang berminat mengisi &#8220;lowongan&#8221; ini, silakan hubungi kami melalui eMail: <a href="mailto:muhshodiq@yahoo.com">muhshodiq[at]yahoo[dot]com</a> atau berta&#8217;aruf dengannya melalui <a href="http://taaruf.ning.com/profile/LidyaWidyati">Ta&#8217;aruf Network</a>.</p>
Posted in 5 - Tebarkan hikmah, Pernikahan Tagged: lowongan jodoh, taaruf <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/646/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=646&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/04/28/lowongan-nikah-gadis-27-th-cari-calon-suami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://api.ning.com/files/0EH12Sm0eO*jRbY0cSJTFyqzVb2nNqgkMMHFTyOApMFos-FDNIL8-IyVfAW0KL3UXisbPxiCwqjXORGn6YpQqWftbfeKDAXW/CIMG0014.JPG?width=183&#38;height=183&#38;crop=1%3A1" medium="image">
			<media:title type="html">Lidya Widyati</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Dia duda keren, tapi&#8230;. gimana, ya?</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/04/02/konsultasi-dia-duda-keren-tapi-gimana-ya/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/04/02/konsultasi-dia-duda-keren-tapi-gimana-ya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 20:25:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh ideal]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi pernikahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=637</guid>
		<description><![CDATA[assalamu&#8217;alaikum wr. wb&#8230; ustad pa kbr? sehat kan? sy dl pernah bertny mslh jodoh jg mell email ni kepada ustad, kemudian ustad menjwbnya dgn sgt baik. terima ksh sy ucapkan untk itu. sekrg sy ingin bertanya lg, smg ustad tdk bosan menjawab pertanyaan2 dr sy.
begini, saat ini sy bingung dihadapkan pada sebuah keptusan. saya dijodohkn [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=637&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>assalamu&#8217;alaikum wr. wb&#8230; ustad pa kbr? sehat kan? sy dl pernah bertny mslh jodoh jg mell email ni kepada ustad, kemudian ustad menjwbnya dgn sgt baik. terima ksh sy ucapkan untk itu. sekrg sy ingin bertanya lg, smg ustad tdk bosan menjawab pertanyaan2 dr sy.</p>
<p>begini, saat ini sy bingung dihadapkan pada sebuah keptusan. saya dijodohkn oleh keluarga kepda seorg duda wafat istri tnpa anak. tentara, merokok, agm alakadarnya, akhlak baik dan menyenangkan bila ngobrol dgnnya. dia masih da hub saudara dgn sy.<br />
awalnya sy ragu dgn pilihan ortu ini. dia jarang sholat dan kuat merokok. tp ortu membesarkan hati saya agar mau menerimanya. ortu meyakinkan bhw sy akan mampu mengubah dia menjadi lbh baik lg. dua kali ibu sy nangis minta sy mau menerim dia.pelan2 hati sy tbuka dan ingin berkenalan lbh jauh dgnnya. tnyata dlu dia sholat, tp sejak ditinggal istrinya dia berhenti sholat krn frustasi/stres. sy phm dgn kondisinya.kemudian pelan2 sy ajak dia kembali sholat dan mengenal islam.alhamdulillah dia sgt senang, ktnya dia ska dgn wanita yg sellau mengingatinya jk ada kekeliruan yg dia buat.pelan2 dia mulai rajin sholat.sy senang dgn perubahan ini. dia pun berjanji akn mulai mengurangi rokok.<br />
namun ustad, ketika ortu tau bhw gajinya kecil dan harus dibagi 2 pula dgn utang ortunya, serta merta ortu sy lgsg membatalkan perjodohan itu.sy kecewa ustad, dia pun sedih mngetahinya.sy terlanjur senang dgnnya.sy ga trima ortu membtlkan hanya krn mslh keuangannya.walau bgtu, sy msh berkomunikasi dgnnya lwt tlp/sms krn dia diluar kota .sy bbrp kali tatapmuka dgnnya dan sempat pergi mengunjungi tantenya.semuanya bs sy trima apa adanya dirinya.namun, sy msh ragu apakah dia akan tetap bs rajin sholat ketika menikah nanti?berulangkali sy sampaikn kegelisahan sy itu, dgn yakin dia menguatkan sy, dia akan berusaha trs untk itu, karena dia malu klu istri sholat masa dia sbg suami tdk sholat. dari dulu pun sebenarnya dia sholat kok.<br />
pertanyaan saya :</p>
<p>1. bisakah saya pegang kata2nya itu sbg jaminan bhw dia akan bs lbh baik lg ke depannya (kt org dia baik dan nurut kl dibilg sepnjg itu baik)<br />
2. apakah sy salah telah mengindahkan kata2 ortu untk memutuskan hubungan dgnnya krn ortu keberatan dgn keuangannya?(sy khwtr jk ini berlnjut ke pernikahan, dan pernikahan mengalami mslh ortu akan menyalahkan sy krn tdk nurut pa kt ortu dan bs2 krn tak direstui kami terhambat utk bahagia)<br />
3. apakah sudah tepat pilihan saya?(krn pengetahuan /pengamalan agamanya bs dikatakan msh dibwh saya)<br />
4. menurut bpk bagaimana langkah kami selanjutnya?(memutuskan/menikah dgnnya) dan bagaimana mnt restu ke ortu?<br />
5. sy istikharah selama ini, namun jawabannya blm sy temukan.bagaimana cara mendaptkan jwaban istikharah sy?</p>
<p>sy mohon pak ustad dpt segera memberi jawaban atas kebingungan sy ini. sebelum dan sesdahnya saya ucapkan jazakallahu khairon katsir.</p></blockquote>
<p>Wa&#8217;alaykumussalaam&#8230;. Pertanyaanmu lumayan banyak. Sayangnya, waktuku tak cukup banyak untuk menerangkannya secara panjang lebar. Jadi, maaf, jawabanku singkat saja: <span id="more-637"></span></p>
<p>Menurutku, dia BUKAN jodoh yang terbaik untukmu. Sebab, kepribadiannya belum matang. Dia lebih membutuhkan sosok seorang ibu daripada seorang kekasih/istri.</p>
<blockquote><p>maaf ustad, dr mana ustadz bs menyimpulkan bhw kepribadiannya belum matang? krn selama kami ngobrol, menurut sy dia cukup dewasa dan pengertian. terima ksh</p></blockquote>
<p>Kedewasaan itu terdiri dari berbagai unsur; dewasa dalam satu unsur belum tentu dewasa dalam unsur lain. Dalam keadaan normal, kita sulit menilai kedewasaan seseorang. Dalam keadaan tak normallah kita lebih mudah menilai kedewasaan seseorang.</p>
<p>Pada orang dewasa, motivasi itu tumbuh dari dalam diri sendiri, bukan dari luar. Namun, kulihat tanda-tanda kekurangdewasaannya dari ceritamu: &#8220;<strong>&#8230; ortu meyakinkan bhw sy akan mampu mengubah dia menjadi lbh baik &#8230; sejak ditinggal istrinya dia berhenti sholat krn frustasi/stres &#8230; dia malu klu istri sholat masa dia sbg suami tdk sholat &#8230;</strong>&#8220;</p>
<p>Tentu saja, kedewasaan itu merupakan proses. Bila ketika itu kedewasaannya belum cukup matang, mungkin saja sekarang sudah mulai matang.</p>
<p>Aku tidak melarangmu untuk melanjutkan hubungan dengan dia. Namun, saranku, pastikanlah bahwa kedewasaannya telah cukup matang untuk beristri lagi. Supaya lebih yakin akan kedewasaannya, kau bisa meminta dia untuk mengikuti semacam tes psikologi di lembaga psikologi yang terpercaya. (Untuk penjajagan awal, silakan kau suruh dia mengerjakan &#8220;<a href="http://shodiq.com/2008/06/04/kuis-apakah-anda-cenderung-mampu-menahan-emosi/">Kuis: Apakah Anda cenderung mampu menahan emosi?</a>&#8220;)</p>
<p>Oh ya, mengenai jawaban terhadap istikharah, silakan simak buku <a href="http://farm4.static.flickr.com/3187/2766978649_2062877e3c_t.jpg">Istikharah Cinta</a>. Wallaahu a&#8217;lam. </p>
<p>(<strong>Untuk berkomentar, silakan <a href="http://shodiq.com/2009/04/02/konsultasi-dia-duda-keren-tapi-gimana-ya/#respond">klik di sini</a>.</strong>)</p>
Posted in 5 - Tebarkan hikmah, Pernikahan Tagged: jodoh ideal, konsultasi pernikahan <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/637/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/637/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/637/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/637/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/637/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=637&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/04/02/konsultasi-dia-duda-keren-tapi-gimana-ya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Dilema Hubungan Tanpa Status antar Aktivis Dakwah</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/02/23/konsultasi-dilema-hubungan-tanpa-status-antar-aktivis-dakwah/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/02/23/konsultasi-dilema-hubungan-tanpa-status-antar-aktivis-dakwah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 13:49:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Hasilkan kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[aktivis dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[ikhwan]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>
		<category><![CDATA[PKS]]></category>
		<category><![CDATA[tanazhur]]></category>
		<category><![CDATA[tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=607</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun khalayak utama yang kubidik ialah orang &#8216;awam&#8217;, ternyata banyak juga aktivis dakwah yang &#8220;melirik&#8221;. Malah, sebagian diantaranya juga berkonsultasi. Salah satu masalah yang paling sering diajukan adalah dilema hubungan [cinta] tanpa status (HTS). Di satu sisi, mereka ingin tetap tekun menekuni dunia dakwah tanpa memutuskan hubungan percintaan mereka. Di sisi lain, teman-teman sesama aktivis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=607&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Meskipun khalayak utama yang kubidik ialah orang &#8216;awam&#8217;, ternyata banyak juga aktivis dakwah yang &#8220;melirik&#8221;. Malah, sebagian diantaranya juga berkonsultasi. Salah satu masalah yang paling sering diajukan adalah dilema hubungan [cinta] tanpa status (HTS). Di satu sisi, mereka ingin tetap tekun menekuni dunia dakwah tanpa memutuskan hubungan percintaan mereka. Di sisi lain, teman-teman sesama aktivis di komunitas mereka itu menentang keras percintaan pranikah seperti itu. Lantas, gimana dong?</p>
<p>Sebelum kita rambah solusinya, mari kita dengarkan dulu suara hati beberapa orang diantara mereka. Pertama, <span id="more-607"></span>dari seorang akhwat, mahasiswi semester 6:</p>
<blockquote><p>Bismillah&#8230;<br />
Assalamu&#8217;alaikum<br />
ehm, awalnya saya agak ragu waktu mau konsultasi seputar masalah asmara karena toh menuruut saya itu hal yang sangat bersifat pribadi. tapi karena saya merasa sangat terbebani dan cukup mengganggu studi saya, maka akhirnya saya ingin berkonsultasi dengan anda setelah melihat situs anda.<br />
saya seorang akhwat, mahasiswi semester 6. waktu SMA dulu saya termasuk siswi yang aktif, baik dalam pembelajaran maupun dalam organisasi, dengan prestasi akademis yang lumayan. dan saat SMA pula saya mengalami beberapa kali &#8220;ditembak&#8221; teman cowok. ada variasi sifat diantara mereka. ada yang perlahan-lahan mendekati saya, sampai ada juga yang bertingkah gokil dan norak dengan memberikan bunga sambil bersimpuh (waktu itu dihadapan teman-teman sekelas) dan tentunya itu sangat membuat saya merasa malu. semuanya saya tolak karena saya tahu betul dalam konteks islam tidak ada yang namanya pacaran. ada riwayat yang panjang tentang kehidupan SMA saya yang penuh liku-liku remaja. namun toh semua itu sudah berlalu dan tidak penting untuk dibahas saat ini.<br />
saat ini saya merasa bimbang dan merasa berdosa karena telah punya suatu rasa khusus pada seorang teman kuliah. awal kejadiannya dimulai dari semester satu. waktu itu, sebagai mahasiswa baru, mungkin wajar kalo agak jelalatan karena ingin tau wajah-wajah teman sekampus. tentunya saya sudah mengerti tentang godhul bashor. tapi, yang namanya manusia, nggak mungkin untuk bisa bergaul tanpa melihat orang sama sekali. waktu itu, secara tidak sengaja saya melihat ke suatu arah (seseorang, dan ini betul-betul tanpa disengaja). dan saat itu juga saya pergoki dia sedang melihat ke arah saya. kejadian itu terjadi berulang kali, bahkan bisa dibilang belasan kali. akhirnya saya merasa ada kecanggungan bila ada dia, dan saya sama sekali nggak berani melihat ke arah yang sekiranya ada dia di situ. saat itu belum ada rasa apa-apa dalam diri saya. seperti tahun-tahun yang sudah berlalu, saya selalu bersikap cuek dan nggak peduli dengan teman cowok, bicara jika memang ada yang benar-benar penting. namun, setelah hari demi hari berlalu, saya mulai tau siapa dia. seorang cowok yang semau gue, belahu, ugal-ugalan, narsis, dan ada indikasi cowok playboy. tapi dibalik itu semua, dia baik. dia adalah koordinator tingkat (korti), prestasinya bagus (selama ini IP-nya selalu di atas 3), aktis di berbagai organisasi, disiplin, solider sama teman, dan cepat tanggap dengan situasi serta punya rasa tanggung jawab yang tinggi (karena dia seorang korti, jadi merasa berkewajiban untuk mengayomi teman-teman seangkatan). dia masih menyebalkan seperti itu hingga semester dua. dan sepenjang pengetahuan saya dia masih jauh dari ajaran islam (meski selalu sholat lima waktu dan nggak pernah ninggalin sholat jum&#8217;at), perilakunya masih menyebalkan. dan itu sebabnya saya tetap cuek meski dia sering ber-SKSD dan over acting jika ada saya.<br />
namun di semester 3 dia berubah total. dia mulai dekat dengan teman yang ngerti soal agama. dan dia pun mulai tau tentang norma-norma islam. mulai berubah dalam penampilan. kalo dulu dia suka berpenampilan dengan gaya rambut acak-acakan, dia berubah jadi tersisir rapi. mulai mengenakan celana yang nggak isbal dan tingkah lakunya mulai tertata dan lebih santun. dia jadi agak pendiam dan punya kesan sangat ambisius dalam hal akademis. dan sejak saat itulah pandangan saya agak berubah. saya pikir, &#8220;baguslah kalo dia berubah&#8221;.<br />
tapi dari sinilah mulai timbul suatu getaran dalam hati saya. dia tau kalo saya akhwat dan mulai belajar untuk menjaga jarak. terasa sekali kalo ada sesuatu diantara kami. kami jadi saling menghindar dan sama sekali menjauh seperti orang yang sedang bermusuhan. dan saat itulah saya mulai tertarik padanya. semester 4 prestasinya meningkat pesat. bahkan kemudia menjadi asisten dosen untuk beberapa mata kuliah (meskipun dalam hal ini dia killer banget), menjadi ketua organisasi jurusan, katua redaksi bulentin yang diterbitkan jurusan, anak emasnya para dosen, sangat populer dikalangan kakak tingkat maupun adek tingkat.<br />
kalo seandainya tidak pernah ada &#8220;sejarah&#8221; di antara kami, tentunya saya bisa bersikap normal terhadapnya. masalahnya sampai saat ini saya merasa terkadang dia masih suka mencuri pandang ke arah saya. dan yang paling menyebalkan, dia bertingkah aneh banget di depan saya. memang secara langsung dia tidak pernah berani memandang saya. pernah suatu kali kami satu kelompok untuk pengerjaan tugas kuliah. dan yang terjadi, bukannya fokus dengan diskusi, dia malah sibuk menutupi mukanya dengan buku dan bicaranya jadi nggak karuan (ehm, kayaknya sih grogi). tapi saya nggak suka dengan kelakuannya yang memang terang-terangan menghindari saya seolah-olah saya ini hantu yang menakutkan. jaga pandangan sih harus, tapi kalo sikapnya kayak gitu, saya juga jadi ikut-ikutan salah tingkah kalo ketemu dia. sedangkan di sisi lain dia masih suka cari-cari perhatian.<br />
saya frustasi dan bingung sampai-sampai saya pernah masuk RS gara2 terlalu banyak pikiran tentang dia dan ditambah lagi beban kuliah. saya sering nangis karena tidak seharusnya perasaan ini ada. saya bingung bagaimana harus menyikapinya. mohon diberikan jalan keluar dan terima kasih.<br />
NB: selama ini komunikasi kami sangat canggung dan saya yang merasa tertekan karena harus sering berurusan dengan dia (sebagai seorang korti, tidak jarang dia yang mewakili dosen-dosen dalam urusan pemberitahuan tugas dan pengumpulannya). tentunya sangat tidak mengenakkan karena tiap kali harus berurusan dengan dia dan masalah jarkom pun saya harus kirim balik sms kepadanya dan saya sangat tertekan.</p></blockquote>
<p>Kedua, dari seorang ikhwan, mahasiswa perguruan tinggi Islam, juga semester 6:</p>
<blockquote><p>Saya seorang ikhwan. Saya aktif di tarbiyah. Pernah halaqoh, saya sempat kecewa karena murabbi saya berganti-ganti dan jalannya pun tidak aktif. Pernah libur sampai dua bulan lebih, karena murabbi yang sering berhalangan hadir.  Jadi usia tarbiyah saya sangat kerdil dibandingkan usia akademik saya yang semester enam sekarang. Saya punya masalah sejak akhir semester  dua, saya pernah mengungkapkan rasa cinta kepada seoramg akhwat. Saya bermaksud mengungkapkan itu karena saya yakin dia pasti menolak, dan saya terbebas dari tekanan cinta yang sudah lama saya pendam. Tetapi kenyataannya malah dia menerima cinta saya. saya jadi bingung, tidak mungkin jika saya menyatakan maksud awal saya kepadanya, karena saya takut sekali kalau dia marah. Akhirnya selama ini pun kami berlanjut menjalin hubungan secara diam-diam, kami takut ketahuan apa yang telah kami perbuat. Namun kami jadi saling mencintai, dia adalah type cewek yang manja, tidak mau ditinggal, dan selalu sms saya menceritakan apa saja, saya merasa senang dengan itu. ternyata dia adalah wanita yang baru jadi akhwat setelah masuk kampus. Usia tarbiyahnya juga masih baru. </p>
<p>                Selama ini yang saya rasakan adalah perasaan tertekan dan cemas. Saya merasa bersalah dan minder sama ikhwan-ikhwan lainnya. Saya sangat takut, saya belum pernah cerita ke siapa-siapa. Saya bimbang, saya ingin lepas saja dari jeratan ini. Semangat-semangat dakwah itu mulai muncul dari dalam diri saya, saya ingin halaqoh lagi dengan aktif, menulis artikel lagi, berdakwah, mengisi training, ingin punya mutarabbi, tapi saya masih tertekan karena cinta saya dan dia tidak bisa dilepas. Kami berjanji ingin menikah nanti setelah lulus kuliah. Saya sudah pernah datang ke rumahnya di bertemu dengan orang tuanya. Yang ternyata ayahnya adalah seorang ustad paham muhamadiah yang simpati juga dengan PKS, saya merasa sangat senang dengan ayahnya. Berharap saya akan belajar dari pengalaman2 beliau. Orang tua dia setuju. Begitu juga dengan orang tua saya, terutama ibu, saya sudah cerita tentang ini ke ibu, dan ibu merestui insyaAllah… tapi orang tua kami hanya mengizinkan pernikahan setelah kuliah saja.</p>
<p>Yang saya tanyakan kepada Ustad, </p>
<p>1. bagaimana supaya saya bisa utuh terjun dalam dakwah ini? Saya pernah mencoba untuk tidak saling berhubungan sampai saya mengkhitbahnya nanti, agar saya tidak terganggu dalam belajar dan amanah-amanah saya.</p>
<p>2. apakah mungkin jika kami boleh menikah dengan kasus kami seperti ini? Pernah saya dapati informasi, bahwa hubungan kami sudah tercium. Saya sangat takut ustad…</p>
<p>                Terima kasih atas jawabannya ustad jazakumullah………………….</p></blockquote>
<p>Ketiga, dari seorang akhwat:</p>
<blockquote><p>Belakangan ini saya punya masalah yang selalu saya pertanyakan dalam benak saya. Saya (akhwat) memiliki seorang teman (ikhwan) yg udah saya anggap seperti sahabat saya sendiri.bulan november kemarin dia berangkat ke jawa, untuk melanjutkan pendidikan(pesantren). Sebelum dia berangkat ke jawa untuk pesantren, hubungan komunikasi antara saya dengan dia, berjalan dgn baik. tapi, setelah dia mengikuti pesantren disana, dia mulai berubah. perubahan yang tampak dari dia yaitu, dia gx pernah lagi sms atau skdar bertukar kabar. jadi, suatu hari saya mencoba menelpon dia, dan tarnyata waktu itu dia lagi bljar dan bilang kalau saat ini dia lagi ada masalah. trus, dia sms saya. dia bilang kalau masalah dia saat ini adalah masalah komunikasi yang dibatasi antara ikhwan dan akhwat. saat itu saya tidak mengerti maksud dari sms dia itu.dia bilang, kalau antara ikhwan dan akhwat tidak diperbolehkan smsan/tlp2an kecuali dalam masalah agama(untuk mencari pahala Allah), atau dalam keadaan darurat. Nah, inilah yang menjadi pertanyaan saya saat ini untuk bapak. Benarkah itu??</p></blockquote>
<p>Terhadap kasus-kasus semacam itu, seorang akhwat &#8220;terpaksa&#8221; memilih bersabar &#8220;jalani apa adanya&#8221;. Ia beserta kekasihnya menjalin hubungan secara diam-diam dan ekstra hati-hati supaya tidak ketahuan. Dalam curhatnya, ia mengungkapkan:</p>
<blockquote><p>mmm&#8230;. saya bisa dibilang akhwat tarbiyah, dah cukup lama, hampir 4 taun. byk orang bilang saya militan, perkasa, dewasa dll<br />
yah begitulah&#8230;<br />
yg lucu, di saat semester 7 kemarin&#8230;.<br />
saat saya sedang benar2 melebarkan sayap pemahaman saya akan dakwah, malah &#8220;terjebak&#8221;.<br />
orang asing itu menyukai saya dengan caranya&#8230;.<br />
dia orang biasa, gak tarbiyah. bahkan dia tarekat. awalnya ragu bgt. udah ngomongin semuanya ke murobbi dan ke temen deket. tapi mereka rata2 bilang &#8220;kamu kan dah ngerti musti gimana&#8221;. saya sih ngerasanya, mereka sama sekali gakperhatian sama saya. dan kebetulan lagi jenuh2nya jg sama aktivitas. curhat sama Allah aja. gak ada judgement. kadang timbul rasa sebal luar biasa sama temen2 aktivis lain yg cuek tapi pinter men-judge.</p>
<p>sampai&#8230;<br />
beberapa bulan kemudian&#8230;<br />
setelah mengalami masa jatuh bangun&#8230;<br />
saya sadar saya akhirnya jatuh cinta padanya&#8230;<br />
dgn kejujurannya, keapa adaannya, kecerdasannya&#8230;<br />
(klo soal perhatian, dia gak peka&#8230; tapi malah gara2 itu saya jadi suka dia)<br />
saya jujur sama semua orang&#8230;<br />
kami memiliki hubungan&#8230;<br />
kami sekarnag jalani apa adanya<br />
nunggu saya lulus (sekarang lagi nyusun skripsi) dia juga.<br />
kita berdua pengennya nikah sekarang juga (hehe&#8230; nafsu aja bisanya!), tapi kedua orang tua kmi (terutama orang tua saya) menolak keras klo kami belum punya pekerjaan dan bisa mandiri&#8230;</p>
<p>sudah beberapa kali saya bolos pengajian&#8230;<br />
bukan apa2, saya mungkin butuh ketenangan aja&#8230;</p>
<p>sebenarnya saya masih sering nangis klo inget pandangan adik2 angkatan saya di kampus bgmn, karena seharusnya saya menjadi panutan buat mereka&#8230;</p>
<p>tapi saya tidak ingin menyakiti hatinya lagi&#8230;<br />
klo dibilang siapa yg paling jahat disini, itu adalah saya&#8230;<br />
dibanding dirinya, saya lbh paham bahayanya hubungan kami&#8230;<br />
tapi saya membiarkan diri saya&#8230;<br />
sejujurnya&#8230; sya lelah&#8230; sangat&#8230;<br />
sudah berulang kali minta pisah, tapi yg ada hanya menyakiti diri saya dan dirinya. yg pasti skripsi jadi tidak terurus&#8230; </p>
<p>saya berharap tidak ada yg mengikuti jejak saya&#8230;<br />
tapi saya yakin&#8230;. saya bisa melalui ini semua&#8230;<br />
kami pasti bisa melalui semua ini&#8230;</p>
<p>dgn bertemu dirinya&#8230; saya byk menemukan kenyataan bahwa saya tidak sebaik yg saya kira&#8230;<br />
kami berdua saling berusaha memperbaiki&#8230;<br />
dirinya dgn kepahaman ilmu tasawufnya dan saya sendiri dgn jiwa pergerakan (yg sejujurnya masih terhujam kuat dalam diri saya&#8230; hanya saja saat ini sedang koma&#8230;)</p>
<p>saya salut buat kalian yg bisa melewati masa2 sulit ini&#8230;<br />
doakan kami&#8230; secepatnya bisa melalui masa2 ini&#8230; dgn menikah atau pisah&#8230;<br />
(maaf ya jadi curhat) </p></blockquote>
<p>Alternatif lainnya adalah &#8220;terpaksa&#8221; menghentikan aktivitas dakwah di jamaah yang melarang dipeliharanya hubungan cinta pranikah. Seorang ikhwan mengungkapkannya sebagai berikut:</p>
<blockquote><p>Saya tahu blog ini dari temen saya di suatu masjid kampus, dan sejak itu saya selalu mampir ke sini (kurang lebih semingguan) di sela-sela kerja di kantor (mumpung internet gratis  ). Saya hampir telah membaca semua postingan Pak Shodiq <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/">di sini</a> beserta komen2nya. </p>
<p>Subhanallah, akhirnya ada juga yang berani merumuskan pacaran secara islami. Dan <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/">konsep pacaran islami</a> yang bapak usung saya sangat menyetujuinya. Memang sih, judulnya itu (pacaran islami) menyulut api banget bagi aktivis tarbiyah.</p>
<p>Eits, jangan salah, saya juga tarbiyah lho (paling nggak masih aktif liqo). Kebetulan dulu saya kuliah di salah satu Perguruan Tinggi ternama di Indonesia, dan alhamdulillah sudah lulus setahun yang lalu. Selama kuliah saya juga aktif di masjid kampusnya (dan sempat menempati asramanya selama setahun).<br />
Nah, yang ingin saya soroti di sini berdasarkan pengalaman saya adalah ternyata konsep pacaran islami ini sudah buanyak dilakukan oleh para aktivis dakwah. Tapi memang dilakukan sembunyi-sembunyi. Takut di’sidang’ katanya. Trus juga istilahnya bukan pacaran islami, melainkan TTM ato HTS (Hubungan Tanpa Status) ato berkomitmen. Tapi prakteknya sama banget dengan konsep pacaran islami.</p>
<p>Menurut saya pribadi hal seperti itu sangat manusiawi dan toh masing2 tetap menjaga adab2 pergaulan ikhwan-akhwat. Yang saya takutkan justru, karena merasa berdosa yang sangat berlebihan terhadap perasaan dan hubungan tersebut dan karena mendapat sindiran2 miring dari teman2 sesama aktivisnya, mereka akhirnya menarik diri dari aktifitas dakwahnya dan menghilang dari peredaran. Dan inilah yang terjadi. Kalo sudah begitu, siapa yang bisa jamin kalo hubungan antara ikhwan-akhwat yang bersangkutan bisa tetap dalam kaidah2 syari’at. Inilah yang sungguh2 disayangkan.</p>
<p>Ikhwahfillah, sadarilah, hal tersebut terjadi di antara kita. Trus, solusi yang paling baik yang bisa kita lakukan apa? Ujung2nya si pelaku disidang lagi disidang lagi. Kenapa nggak kita rame2 ngumpulin duit buat biaya pernikahannya trus kita ringankan segala kesulitannya menuju jenjang pernikahan. Gitu kan solutif. Akhirnya kita juga nggak merasa diri paling benar dan memandang sebelah mata terhadap para pelaku2 tersebut.<br />
Nah, di sinilah saya melihat ada kekurangan dalam metode pranikah dalam tarbiyah di Indonesia (gak tahu di luar Indonesia mah, lha wong ternyata Abu Syuqqah, sahabat Yusuf Qardhawi sendiri, malah menulis tentang ‘<a href="http://shodiq.com/konsultasi-cinta/about-2/panduan-pacaran/kebebasan-bercinta/">bercinta sebelum menikah</a>’). Mo dilarang2 juga pasti ada aja yang kayak gitu, baik terang2an maupun sembunyi2. Ya… namanya juga perasaan suka sama lawan jenis, siapa sih yang bisa ngelarang datengnya perasaan kayak gitu. </p>
<p>Saya pernah mendengar sendiri pernyataan seorang akhwat yang dia kutip dari murabbinya seperti ini, “Yang tidak mengikuti peraturan jamaah ini (dengan berta’aruf maksudnya), tidak termasuk dalam jamaah ini! (tarbiyah maksudnya)” Wuiiihhh…… serem banget dengernya. Masa segitu mudahnya sih mengeluarkan seseorang dari jamaah.</p>
<p>Harapan saya pribadi sih, <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/">konsep pacaran islami</a> ato tanazhur pra-nikah ini bisa menjadi suatu trigger dan referensi (paling tidak bahan komparasi) bagi ustadz2 kita untuk merumuskan metoda yang paling baik dan solutif dalam membina percintaan sebelum menikah. Sedih aja sih, ngeliat temen2 yang berguguran di jalan dakwah hanya karena ini.</p></blockquote>
<p>Aku juga sedih &#8220;ngeliat temen2 yang berguguran di jalan dakwah hanya karena ini&#8221;. Sebenarnya, seperti <a href="http://shodiq.com/2009/01/26/pengalaman-pranikah-diriku-pranikah-rasulullah-saw/">yang pernah kualami</a>, kita tidak harus berhenti berdakwah walau masih menjalani hubungan tanpa status.</p>
<p>Kita memang mesti mengikuti aturan jamaah. Kalau kita tidak bisa mengikuti aturan suatu jamaah, kita dapat berusaha mengubah aturan itu atau memilih bergabung dengan jamaah lain. </p>
<p>Bagaimanapun, ladang dakwah itu bukan hanya di tarbiyah/PKS. <strong>Masih ada banyak jamaah pergerakan dakwah lainnya, seperti NU dan Muhammadiyah, yang membolehkan hubungan tanpa status alias pacaran islami.</strong> (Lihat &#8220;<a href="http://shodiq.com/2008/12/18/pacaran-islami-ala-quraish-shihab/">Pacaran Islami ala Quraish Shihab</a>&#8221; dan &#8220;<a href="http://shodiq.com/2008/08/24/pacaran-ala-muhammadiyah/">Pacaran ala Muhammadiyah</a>&#8220;.) Kalau pun belum ada yang cocok, kita masih bisa berdakwah secara &#8220;sendirian&#8221; (bersama-sama dengan si dia), bukan?</p>
<p><strong>Untuk pembahasan atau diskusi lebih lanjut, <a href="http://shodiq.com/2009/02/23/konsultasi-dilema-hubungan-tanpa-status-antar-aktivis-dakwah/#respond">klik di sini</a>.</strong></p>
Posted in 5 - Tebarkan hikmah, Hasilkan kebaikan Tagged: akhwat, aktivis dakwah, ikhwan, komunikasi, pacaran islami, PKS, tanazhur, tarbiyah <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/607/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=607&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/02/23/konsultasi-dilema-hubungan-tanpa-status-antar-aktivis-dakwah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menikah tanpa cinta?</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/09/menikah-tanpa-cinta/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/09/menikah-tanpa-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 04:00:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[calon suami]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[istikharah]]></category>
		<category><![CDATA[khitbah]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan sebelum menikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=569</guid>
		<description><![CDATA[pak ustad, hati sy sedang gelisah.Setahun yg lalu, seorang duda cerai mati (sebut A,36 th) meminta sy (30th) kpd orang tua sy.Keluarganya sudah silaturahmi ke rumah dan keluarga sy membalasnya. Tanpa tukar cincin, disepakati tanggal pernikahan Juli 2008.Seiring waktu, ternyata sy tidak mencintai dia.Sedangkan keluarga sgt menyukai dia, dan terkesan memaksa sy.Sy bingung sekali.Haruskah sy [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=569&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>pak ustad, hati sy sedang gelisah.Setahun yg lalu, seorang duda cerai mati (sebut A,36 th) meminta sy (30th) kpd orang tua sy.Keluarganya sudah silaturahmi ke rumah dan keluarga sy membalasnya. Tanpa tukar cincin, disepakati tanggal pernikahan Juli 2008.Seiring waktu, ternyata sy tidak mencintai dia.Sedangkan keluarga sgt menyukai dia, dan terkesan memaksa sy.Sy bingung sekali.Haruskah sy menikah dengan orang yg tidak sy cintai?Sy sudah berusaha tp sy tdk bisa membohongi diri sy sendiri, sy mencintai orang lain (sebut B), dan orang ini dari Bali.Agama Hindunya kuat sekali.Dia menolak cinta sy tp dekat dengan sy sebagai sahabat.Krn beda agama, makanya sejak awal sy terima A, padahal sy gak cinta.Tolong pak Ustad, kasih nasihat, sebab, sy terpaksa mengiyakan ajakan menikah Juli 2009, padahal sy tidak yakin 100%.Apakah keluarganya datang silaturahmi berarti sy sudah dipinang meski tanpa tukar cincin? Soalnya sy takut azab Allah, jika sy menolak menikah dg dia.Sy belum melakukan sholat istikharah, seperti yg pernah sy baca di buku Bpk, <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">Istikharah cinta</a>.Trimakasih.</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-569"></span>Aku memaklumi kegelisahanmu. Pernikahan itu memang urusan yang serius. Yang saling cinta saja masih menghadapinya dengan hati berdebar-debar, apalagi yang belum saling cinta.</p>
<p>Kamu tak perlu membohongi dirimu sendiri. Namun, jangan berhenti di sini. Jangan sekadar menyadari bahwa pada saat ini kamu belum mencintai si A (calon suamimu) dan masih mencintai si B. Kesadaran ini perlu kau tindaklanjuti dengan sikap-sikap yang positif. </p>
<p>Berikut ini aku sampaikan lima sikap yang aku sarankan kepadamu. (Kuharap semuanya kau jalankan karena semuanya saling berkaitan.)</p>
<p>Pertama, boleh-boleh saja kau tetap mencintai si B, tetapi batasilah ekspresi cintamu kepadanya. Ekspresi cinta kepada sahabat tidaklah seleluasa kepada kekasih, apalagi suami.</p>
<p>Kedua, kau perlu menerima kenyataan bahwa si A sudah melamarmu dan kau sudah menerimanya. Walau kau merasa berat (karena merasa belum mencintainya), pada kenyataannya tidak ada pihak yang memaksamu. Entah kau menerimanya dengan berat hati atau pun dengan ringan hati, seharusnyalah kau bertanggung jawab atas penerimaanmu itu selaku manusia dewasa. (Peminangan tidaklah harus disertai dengan tukar-cincin. Lihat &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/27/tatacara-khitbah-peminangan-yang-bukan-bidah/">Tatacara Khitbah (peminangan) yang bukan bid’ah</a>&#8220;.)</p>
<p>Ketiga, perlu kau pahami bahwa <strong>cinta adalah proses</strong>. Bila sekarang kau belum mencintai A, belum tentu 1-2 bulan lagi kau masih begini. Terhadap si B pun, cintamu kepadanya melalui proses. Mustahil kau mencintainya seketika pada pandang pertama. Cinta &#8220;pada pandang pertama&#8221; hanyalah mitos yang tak pernah terbukti kebenarannya (secara ilmiah).</p>
<p>Keempat, belajarlah untuk mulai mencintai calon suamimu. Mintalah bantuan kepadanya untuk memudahkanmu belajar mencintainya. Dia sudah pernah berumahtangga, tentunya dia bisa memaklumi perbedaan antara cinta suami-istri dan cinta remaja pada umumnya. </p>
<p>Kelima, supaya kau menjadi tenang, sempurnakanlah ikhtiar-ikhtiarmu itu dengan <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">istikharah</a>. Supaya lebih tenang lagi, lengkapilah dengan <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/06/11/cara-dzikir-untuk-atasi-segala-masalah-cinta/">doa &amp; zikir cinta</a>.</p>
<p>Demikian saranku. Wallaahu a&#8217;lam.</p>
Posted in 5 - Tebarkan hikmah, Ikatan pranikah, Pernikahan Tagged: calon suami, cinta, istikharah, khitbah, konsultasi, persiapan sebelum menikah <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/569/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=569&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/09/menikah-tanpa-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sudah khitbah, mau nikah, terbentur ridha orangtua</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/05/sudah-khitbah-mau-nikah-terbentur-ridha-orangtua/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/05/sudah-khitbah-mau-nikah-terbentur-ridha-orangtua/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 09:16:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[2 - Mantapkan wujud]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[Langkah darurat]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[putus cinta]]></category>
		<category><![CDATA[restu orangtua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=565</guid>
		<description><![CDATA[Senang sekali rasanya saya menemukan buku Ustadz [Istikharah Cinta] di tengah2 kegalauan saya saat ini. Saya adalah wanita berumur 24 thn. Akhir Desember 2008 kemarin seharusnya saya dijadwalkan aqad nikah dengan pria yang sudah meminang saya 1 tahun yang lalu. Namun tiba-tiba pada awal Desember 2008, rencana aqad tersebut dibatalkan oleh pihak keluarga laki-laki, dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=565&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Senang sekali rasanya saya menemukan buku Ustadz [<a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">Istikharah Cinta</a>] di tengah2 kegalauan saya saat ini. Saya adalah wanita berumur 24 thn. Akhir Desember 2008 kemarin seharusnya saya dijadwalkan aqad nikah dengan pria yang sudah meminang saya 1 tahun yang lalu. Namun tiba-tiba pada awal Desember 2008, rencana aqad tersebut dibatalkan oleh pihak keluarga laki-laki, dengan alasan jauh. (Pria tersebut dari A, dan saya asli B). Tunangan saya pun juga tiba-tiba berhenti berjuang. Tidak berargumen apa-apa atas pembatalan tersebut. Setelah saya telusur kenapa dia tidak berusaha meluruskan tujuan pernikahan, dia berkata bahwa dia sudah terpentok dengan kata-kata ibunya: &#8220;Mama tidak ridho dunia ahirat jika kamu menikah dengan xxxxxx.&#8221;  </p>
<p>Sungguh pernyataan tersebut membuat keluarga saya terkaget-kaget. Karena pada awalnya semua lurus-lurus saja. Saat ini, jujur saja saya masih berharap keadaan pulih kembali, dan pernikahan dapat dijadwalkan kembali. Namun tunangan saya ketakutan. Dia sudah lepas tangan. Jika saya ingin tetap menikah dengan dia, maka saya harus meluluhkan hati ibunya dulu.  </p>
<p>Sedangkan sampai saat ini, saya masih terus berusaha komunikasi lewat telepon dengan ibunya. Walaupun kadang-kadang dijawab dengan tidak enak. Saya bingung, sebenarnya apa yang menjadi masalah. Dikatakan sang ibu bahwa biar anaknya nikah dengan wanita sedaerah saja. Apalagi ibu sudah pernah bermimpi bahwa jika saya menikah dengan anak laki-lakinya, kelak akan cerai.  </p>
<p>Ustadz, mohon nasehatnya akan hal ini. Saya masih mencintai bekas tunangan saya. Namun saya juga takut mendikte Allah jika saya terus berdoa agar dijodohkan dengan dia. Saya berusaha untuk legowo, namun bayangan pernikahan yang sudah kami rencanakan selama 1 tahun masih sangat membekas. Di satu sisi, saya juga kasihan melihat orang tua saya. Orang tua saya masih beranggapan bahwa tunangan saya masih punya janji untuk menikahi saya, sesuai lamarannya 1 tahun yang lalu.   </p>
<p>1) Mohon dijelaskan: Apakah jika tunangan saya ngeyel tetap menikahi saya (sesuai janjinya waktu melamar saya kepada bapak saya), berarti dia anak durhaka? Saat ini dia pun dalam kondisi bingung, siapa yang harus dia pilih. </p>
<p>2) Pembatalan aqad tersebut dilakukan lewat telepon, dan hanya disampaikan kepada saya agar saya meneruskan kepada orang tua. Hal inilah yang membuat orang tua saya meradang, dan menganggap bekas tunangan saya tersebut masih punya janji kepada kami. Apakah hal ini betul begitu, ustadz? </p>
<p>3) Adakah dzikir yang bisa membuat dia dan keluarganya kembali mencintai saya, dan akhirnya pernikahan kami bisa barakah? Terkadang saya takut jika saya terkesan terlalu memaksakan diri dan mendikte Allah, sehingga tidak barokah. </p>
<p>4). Bagaimanakah niat istikharah saya yang paling sesuai? Apakah sesuai kasus 3 di buku <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">istikharah cinta</a>, ustadz, yaitu diantara 2 cinta? </p>
<p>5). Apakah jika saya tetap berjuang agar dia menikahi saya, artinya saya egois? Karena saya tidak memperhatikan perasaan orang tua saya? </p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-565"></span>Saat membaca kata-katamu, dadaku bergetar. Aku merasa terharu. Aku memaklumi dan dapat turut merasakan kegalauanmu. Memang, ketika kita sudah yakin &#8220;100%&#8221; bahwa si dialah jodoh kita yang dengannya kita akan berumahtangga, akan sangat mengagetkan bila tiba-tiba perjodohan ini terputus oleh suatu sebab yang tampaknya bukan dari kesalahan kita. </p>
<p>Namun, walaupun masalah yang kau hadapi ini tergolong relatif berat, kulihat dari kata-katamu bahwa kau mampu bersikap tenang. Diantara semua orang yang pernah berkonsultasi denganku secara tertulis, kulihat kaulah yang paling tenang. Ketenanganmu ini akan menjadi modal berharga dalam menempuh solusi terbaik.</p>
<p>Ketenanganmu itu pun meringkankan tanganku untuk menyampaikan jawaban-jawaban sebagai berikut. </p>
<p>1). Jika tunanganmu menikah denganmu tanpa restu ibunya, maka dia belum tentu tergolong anak durhaka. Durhaka tidaknya itu bergantung pada alasan ibunya mengapa dia tidak meridhoi kamu untuk menjadi menantunya. Seandainya beliau menemukan suatu keburukan pada dirimu, sehingga beliau menganggap bahwa dirimu kurang shalihah untuk menjadi istri bagi anaknya yang shalih, maka sebaiknya dia mengikuti kemauan ibunya ini. Namun kalau alasannya hanya masalah jarak, maka menurutku, alasan ini belum cukup kuat untuk memutuskan tali pertunangan.  </p>
<p>Islam mewajibkan kita untuk memenuhi janji kepada orang lain. Islam juga mengajarkan bahwa ketaatan mutlak kita hanyalah kepada Allah. Ketaatan kepada orangtua haruslah berada di bawah ketaatan kepada-Nya. Jadi, apabila tunanganmu menikah denganmu dalam rangka memenuhi kewajiban yang telah dituntunkan oleh Allah, yakni memenuhi janji kepada dirimu dan keluargamu, apalagi bila janji tersebut dulunya sudah disetujui oleh ibunya, maka pernikahannya denganmu bukanlah berarti mendurhakai ibunya. (Lain halnya bila kewajiban itu berupa wajib kifayah, seperti berjihad, maka ketaatan kepada orangtualah yang harus lebih diutamakan daripada memenuhi kewajiban kifayah tersebut.) </p>
<p>2). Apabila pertunangan kalian dibatalkan, hendaknya pembatalan itu dilakukan dengan cara yang setara. Kalau dulu pertunangan itu dilakukan secara tatap muka, sebaiknya pembatalan itu pun dilakukan melalui tatapmuka pula. Jika pihak yang hendak membatalkan itu khawatir akan terjadi pertikaian, pihak ketiga (yang cukup berwibawa bagi kedua pihak) bisa dilibatkan untuk menjadi penengah. </p>
<p>3). Ya, ada dzikir yang bisa membuat dia dan keluarganya kembali mencintaimu. Ada pula dzikir untuk menjadikan pernikahan kalian bisa barakah. Aku telah menyusunnya di buku <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/06/11/cara-dzikir-untuk-atasi-segala-masalah-cinta/">Doa &amp; Zikir Cinta</a> (Qultum Media, 2008) </p>
<p>4). Ada kemiripan antara kasusmu dan Kasus 3 di buku <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">Istikharah Cinta</a>, tetapi ada pula perbedaannya. Dalam kasus 3 itu, alasan sang ibunda adalah melihat adanya kelemahan fisik pada calon menantunya, sehingga menganggapnya kurang sekufu untuk menjadi istri bagi putranya. </p>
<p>Menurutku, tujuan istikharahmu yang paling sesuai adalah yang paling memenuhi harapan semua pihak yang berkepentingan, yaitu dirimu, dirinya, keluargamu, dan keluarganya. Renungkanlah apa yang <strong>pada dasarnya</strong> diharapkan oleh semua pihak ini. Apakah yang diharapkan adalah kebahagiaanmu saja? Kebahagiaan kamu dan dirinya saja? Ataukah kebahagiaan semua pihak? Kebahagiaan sesaat ataukah kebahagiaan selama-lamanya? </p>
<p>5). Aku kurang tertarik untuk menilai apakah perjuanganmu untuk menikah dengannya itu tergolong egois ataukah tidak. Selaras dengan jawabanku barusan (mengenai tujuan istikharah), aku lebih suka memintamu untuk berjuang meminimalkan kekecewaan semua pihak. Apakah sarananya berupa menikah dengannya, ataukah mengikhlaskan dia menikah dengan orang lain yang direstui orangtua, berserah dirilah kepada Sang Mahakuasa melalui istikharah. Biarlah Dia memudahkan jalan ke arah mana pun yang meminimalkan kekecewaan semua pihak. </p>
<p>Demikianlah jawabanku. Akhirul kalam, aku pun turut berdoa semoga Allah memudahkan jalan ke arah mana pun yang meminimalkan kekecewaan semua pihak yang berkepentingan dalam kasus ini. Aamiin. </p>
Posted in 2 - Mantapkan wujud, 5 - Tebarkan hikmah, Ikatan pranikah, Langkah darurat Tagged: jodoh, konsultasi, putus cinta, restu orangtua <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/565/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/565/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/565/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=565&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/05/sudah-khitbah-mau-nikah-terbentur-ridha-orangtua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tatacara Khitbah (peminangan) yang bukan bid&#8217;ah</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/27/tatacara-khitbah-peminangan-yang-bukan-bidah/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/27/tatacara-khitbah-peminangan-yang-bukan-bidah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2008 21:42:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[ikhwan]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan sebelum menikah]]></category>
		<category><![CDATA[taaruf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=553</guid>
		<description><![CDATA[Insya Alloh di akhir Januari mendatang saya akan mengkhitbah seorang wanita, namun saya masih agak bingung tentang tata caranya. Berikut ini adalah beberapa pertanyaan dari saya: (1) bagaimanakah cara melakukan khitbah terhadap seorang akhwat? (2) apakah perlu ketika proses khitbah tersebut dilakukan, kita membawa  barang-barang  tertentu seperti yang lazim ada di masyarakat saat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=553&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Insya Alloh di akhir Januari mendatang saya akan mengkhitbah seorang wanita, namun saya masih agak bingung tentang tata caranya. Berikut ini adalah beberapa pertanyaan dari saya: (1) bagaimanakah cara melakukan khitbah terhadap seorang akhwat? (2) apakah perlu ketika proses khitbah tersebut dilakukan, kita membawa  barang-barang  tertentu seperti yang lazim ada di masyarakat saat ini? (3) apakah diperbolehkan melakukan khitbah kepada wali dari akhwat tersebut dilakukan secara sendirian tanpa didampingi dari orangtua kita? (4) apakah ada lafadz tertentu dalam proses khitbah tersebut, bila ada bagaimana? (5) dan bila tidak ada lafadz tertentu, sebaiknya saya berbicara seperti apa kepada wali dari akhwat tersebut? (6) apakah ada batasan waktu tertentu  dari masa khitbah ke masa wa&#8217;limahan?</p>
</blockquote>
<p>
Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-553"></span>Alhamdulillaah&#8230; aku turut gembira atas rencana khitbahmu. Sebelum menyampaikan jawabanku, aku pun mau bertanya kepadamu:</p>
<ul>
<li>Apakah kau dan sang akhwat sudah saling kenal?</li>
<li>Apakah si dia sudah tahu tentang rencana khitbahmu ini?</li>
<li>Apakah kau pernah berkomunikasi (dalam rangka menjalin silaturrahim) dengan orangtua/wali si dia?</li>
</ul>
<p>
Kalau semua jawabannya iya, maka proses khitbahmu insya&#8217;allah akan lebih lancar. Berikut ini jawabanku atas pertanyaan-pertanyaanmu.</p>
<p>
 1. <em>bagaimanakah cara melakukan khitbah terhadap seorang akhwat?</em><br />
Dibandingkan dengan agama besar lainnya, Islam merupakan agama yang sederhana. Cara nikahnya sederhana, apalagi khitbah. Tentu lebih sederhana lagi. Sekadar menyampaikan lamaran untuk menikah dengan si dia kepada yang bersangkutan pun sudah tergolong khitbah. <strong>Khitbah adalah permohonan kepada yang bersangkutan (yakni si dia atau walinya) untuk menikah dengan si dia. </strong>Khitbah sudah sah dan sempurna hanya dengan ungkapan permohonan itu saja.</p>
<p>
2. <em>apakah perlu ketika proses khitbah tersebut dilakukan, kita membawa  barang-barang  tertentu seperti yang lazim ada di masyarakat saat ini?</em><br />
Memberikan hadiah dalam rangka memelihara silaturrahim (hubungan kasih sayang) merupakan sunnah. Namun menurutku, wallaahu a&#8217;lam, <strong>pemberian barang yang <em>tertentu</em> (yang dimaknai sebagai kesempurnaan khitbah), misalnya: cincin kawin atau cincin pertunangan, justru merupakan bid&#8217;ah</strong>. Sebaiknya kau cari tahu barang apa yang dia sukai, sehingga bila diberi pastilah dia akan menerimanya dengan senang hati. Andaikan yang dia sukai (atau dia kehendaki) itu cincin, boleh-boleh saja kau memberinya cincin, tetapi jangan menyatakannya sebagai cincin kawin atau pun cincin pertunangan. Nyatakanlah cincin itu sebagai &#8220;hadiah&#8221; saja. Titik.</p>
<p>
3. <em>apakah diperbolehkan melakukan khitbah kepada wali dari akhwat tersebut dilakukan secara sendirian tanpa didampingi dari orangtua kita?</em><br />
Boleh-boleh saja kau datang melamar dia secara sendirian, tetapi <strong>lebih baik bersama-sama dengan orangtua dan beberapa famili lainnya</strong>. Sebab, musyawarah dan silaturrahim merupakan bagian dari ajaran Islam, bukan? Apalagi, kebersamaan itu cenderung memperlancar proses khitbah itu sendiri!</p>
<p>
4. <em>apakah ada lafadz tertentu dalam proses khitbah tersebut, bila ada bagaimana?</em><br />
Sepengetahuanku, tidak ada lafal tertentu untuk khitbah. Malah penetapan lafal tertentu bisa tergolong bid&#8217;ah.</p>
<p>
5. <em>dan bila tidak ada lafadz tertentu, sebaiknya saya berbicara seperti apa kepada wali dari akhwat tersebut?</em><br />
Yang penting, <strong>kata-kata permohonan menikah itu sebaiknya disampaikan secara jelas dan beradab</strong>. Hanya saja, pengertian &#8220;jelas dan beradab&#8221; itu bisa berlainan. Sesuatu yang jelas dan beradab bagi kita, belum tentu demikian pula bagi orang lain. Tentu saja, yang kita pegang dalam urusan ini adalah pengertian menurut orang yang kepadanya kita bermohon (selama tidak melanggar syariat). Kalau sekarang kita belum tahu, ya cari tahu, dong!</p>
<p>
6. <em>apakah ada batasan waktu tertentu  dari masa khitbah ke masa wa&#8217;limahan?</em><br />
Islam tidak menetapkan batas waktu tertentu antara khitbah dan walimah. (Lihat <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/18/pembatasan-masa-taaruf-yang-bidah-dan-yang-bukan-bidah/">Pembatasan Masa Taaruf (Yang Bid&#8217;ah dan Yang Bukan Bid&#8217;ah)</a>.) Sesudah khitbah (permohonan menikah) disetujui, <strong>sebaiknya keluarga kedua pihak bermusyawarah mengenai <em>kapan</em> dan <em>bagaimana</em> walimah dilangsungkan</strong>.</p>
<p>
Demikian jawabanku. Wallaahu a&#8217;lam.</p>
Posted in 5 - Tebarkan hikmah, Pernikahan Tagged: akhwat, ikhwan, persiapan sebelum menikah, taaruf <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/553/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/553/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/553/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/553/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/553/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/553/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/553/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/553/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/553/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/553/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=553&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/27/tatacara-khitbah-peminangan-yang-bukan-bidah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kalo belum ketemu jodoh gimana? (1)</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/17/kalo-belum-ketemu-jodoh-gimana-1/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/17/kalo-belum-ketemu-jodoh-gimana-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 12:35:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[istikharah]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[konflik]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=540</guid>
		<description><![CDATA[Saya .., umur 24 tahun domisili di D. Saat ini saya sedang menjalin hubungan dengan seorang pria dan sudah berjalan selama 3 tahun. Dari awal kami menjalin hubungan kami sepakat bahwa ini adalah hubungan yang tidak main-main. Awalnya saya merasa senang akhirnya ada juga yang mau menikahi saya. Namun seiring dengan waktu, banyak hal yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=540&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Saya .., umur 24 tahun domisili di D. Saat ini saya sedang menjalin hubungan dengan seorang pria dan sudah berjalan selama 3 tahun. Dari awal kami menjalin hubungan kami sepakat bahwa ini adalah hubungan yang tidak main-main. Awalnya saya merasa senang akhirnya ada juga yang mau menikahi saya. Namun seiring dengan waktu, banyak hal yang membuat saya menjadi kesal. </p>
<p>
Pertama, waktu pertama kali bertemu dia janji mau menyelesaikan kuliahnya, namun 3 tahun kami jalan baru dia selesaikan. Alasannya macam-macam. Setiap kali saya motivasi dia untuk lulus, dia diam dan marah. Setelah lulus, penyakit hepatitis-nya kambuh, otomatis kami jadi mengundurkan rencana pernikahan. </p>
<p>
Selain itu, orang tua saya juga semakin tidak setuju dengan dia. Kata ibu saya, ada yg ganjil. Itu feeling orang tua, biasanya bener. Saya juga sudah berusaha untuk mencari pekerjaan di daerahnya (kami memang menjalin hubungan jarak jauh selama ini, dia di P sedangkan saya di D), tapi tidak ada yang tembus. Saya istikharah, setelah itu perasaan saya seperti hampa dan berat.</p>
<p>
Apakah memang hasil istikharah saya menunjukkan dia bukan jodoh saya? Kenapa ya setiap laki-laki yang berkenalan dengan saya selalu gagal, dulu mereka bilang saya tidak putih, pendek dll.. sekarang alasannya karena saya s2 mereka jadi minder&#8230; </p>
<p>
Saya baca buku Bapak, <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/06/11/cara-dzikir-untuk-atasi-segala-masalah-cinta/">doa &amp; zikir cinta</a>, ada doa &amp; zikir pertemukan dengan jodoh, supaya mampu menikah, supaya memiliki kekuatan dalam menghadapi cobaan dll&#8230; apakah ada alasan kenapa bapak mengambil potongan ayat tersebut? (maaf pak, bukan meragukan bapak.. saya justru merasa terbantu sekali dengan tulisan bapak..akhirnya ada juga solusi untuk saya..karena selama ini saya selalu menemukan bacaan seperti pernikahan dini tapi tidak ada solusi mengenai ya kalo belum ketemu jodoh gimana? padahal dalam kasus saya&#8230; saya tidak menolak laki2, tapi ada faktor entah apa yang membuat laki2 tidak melamar saya-ini siy menurut saya)&#8230; tolong luruskan saya ya pak..</p>
</blockquote>
<p>
Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-540"></span>Terima kasih kau telah membaca bukuku. Terima kasih pula atas kepercayaan yang kau taruh padaku untuk &#8220;meluruskan&#8221;-mu.</p>
<p>
Ya, aku bersedia &#8220;meluruskan&#8221;-mu seperlunya dan sebatas kemampuanku. Kalau ada informasi yang lebih lengkap, akan lebih mudah bagiku untuk menganalisis kasusmu. Sambil menunggu informasi tambahan, kusampaikan dulu tanggapan awal.</p>
<p>Terhadap pertanyaan kritismu mengenai penggunaan &#8220;potongan&#8221; ayat tertentu untuk <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/06/11/cara-dzikir-untuk-atasi-segala-masalah-cinta/">doa &amp; zikir cinta</a>, jawabanku: ya, memang ada pertimbangannya. Gambarannya sudah aku ungkapkan di bab pertama, sub-bab &#8220;Cara Zikir Sesuai Syariat&#8221;, dua pasal pertama:</p>
<ol>
<li>Mengutamakan contoh dari Al-Qur&#8217;an dan As-Sunnah</li>
<li>Sesuai [atau relevan] dengan masalah yang sedang dihadapi</li>
</ol>
<p>Terhadap pertanyaan utama, &#8220;Kalo belum ketemu jodoh gimana&#8221;, maka pertimbangan pertama kita: Benarkah kita belum ketemu jodoh? Bagaimana kalau sebenarnya jodoh kita itu sudah ada di depan mata kita, tetapi kita belum menyadarinya?</p>
<p>Dalam konsultasi tatapmuka, tak jarang aku mendapat pertanyaan &#8220;Kalo belum ketemu jodoh gimana&#8221;. Namun setelah dianalisis lebih dalam, ketahuanlah bahwa ternyata jodoh mereka sudah disediakan oleh Tuhan di hadapan mereka, tetapi selama itu mereka belum menyadarinya. Tak ada satu pun diantara mereka yang pada kenyataannya belum ketemu jodoh sama sekali. (Juga dalam buku-buku mengenai filsafat cinta dan psikologi cinta, seringkali kudapati bahwa banyak orang mengira belum ketemu jodoh, padahal sebetulnya sudah ketemu.)</p>
<p>
Pada kasusmu, dari kata-kata yang kau sampaikan dalam curhatmu, kusimpulkan: ada kemungkinan bahwa kamu pun sudah bertemu dengan jodohmu, yakni pacarmu saat ini, tetapi kau (dan mungkin juga pacarmu) belum maksimal dalam merawat jodoh yang telah tersedia ini. Bila setelah istkharah kau malah merasa berat, kita pun dapat mempertimbangkan: Apakah kau sudah benar-benar melakukan istikharah dengan benar? (Untuk uraian lebih rinci mengenai istikharah ini, silakan baca buku <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">Istikharah Cinta</a>.)</p>
<p>
Meredupnya rasa cintamu padanya, juga rasa sayang orangtuamu kepadanya, merupakan kasus yang banyak terjadi pada pasangan yang pacaran lebih dari dua tahun. Kasus seperti itu juga banyak melanda pasangan suami-istri setelah usia perkawinan mereka lebih dari dua tahun, terutama pada pasangan yang menjalani pacaran secara singkat atau tanpa masa pacaran sama sekali.</p>
<p>
Ketika hubungan cinta kita sudah berlangsung cukup lama, katakanlah sudah lebih dari setahun, kita cenderung memikirkan mengapa si dia kurang memenuhi harapan kita. (Misalnya, harapan bahwa dia segera menyelesaikan studinya.) Dalam keadaan begini, mungkin kita berkutat pada sudut pandang subyektif kita sendiri. Kita kurang memperhatikan sudut pandang pasangan kita. Bahkan kita juga kurang memperhatikan keadaan obyektifnya. (Untuk perbandingan dengan kasusku, silakan simak Hati Lelaki, &#8220;<a href="http://shodiqmustika.multiply.com/journal/item/2/Mau_cepat_lulus_atau_mau_pintar_Jasa_Orangtua_dan_Guru_yang_Tak_Terlupakan">Mau Cepat Lulus atau Mau Pintar?</a>&#8220;)</p>
<p>
Tentu saja, masalah seperti itu dapat kita atasi dengan berusaha &#8220;memahami&#8221; lebih dahulu sebelum mengharap &#8220;dipahami&#8221;. Untuk itu, salah satu hal penting yang perlu kita pahami adalah perbedaan sikap pria-wanita. (Lihat <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/23/buku-taaruf-yang-best-seller/">Taaruf Forever</a>.)</p>
<p>
Bagi wanita pada umumnya, mungkin termasuk dirimu, tidak seharusnya dia &#8220;diam dan marah&#8221;. Padahal, begitulah salah satu &#8220;bahasa lelaki&#8221; (yang kurang dipahami oleh perempuan).</p>
<p>
Aku menduga, kemarahannya bukanlah karena kau memotivasi dia. Sebab, semua orang tentulah senang diberi dorongan oleh sang kekasih. Besar kemungkinan, yang memicu kemarahannya adalah kurang tepatnya <em>cara</em> kamu dalam memotivasi dia. </p>
<p>
Gimana sih cara kamu memotivasi dia? Terangkanlah serinci-rincinya, ya! Mungkin aku bisa memberitahu kamu cara lain yang lebih jitu untuk memotivasi laki-laki.</p>
<p>
Itu dulu tanggapanku. Nanti setelah ada tambahan informasi darimu, terutama tentang bagaimana kamu mensikapi dia dan apa saja pandangan dia terhadap sikapmu kepadanya, insya&#8217;Allah aku dapat menyampaikan penjelasan tambahan.</p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, 5 - Tebarkan hikmah, Evaluasi, Ikatan pranikah Tagged: istikharah, jodoh, komunikasi, konflik, konsultasi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/540/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/540/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/540/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/540/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/540/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/540/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/540/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/540/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/540/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/540/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=540&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/17/kalo-belum-ketemu-jodoh-gimana-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Curhat: Mau Nikah&#8230; Pernah Diperkosa</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/10/curhat-mau-nikah-pernah-diperkosa/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/10/curhat-mau-nikah-pernah-diperkosa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 10:28:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[perawan]]></category>
		<category><![CDATA[zina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=532</guid>
		<description><![CDATA[Ustadz, saya pernah diperkosa oleh paman saya ketika saya masih kecil. Dan itu terjadi hingga 3x. Waktu itu umur saya sekitar 6 tahun .waktu itu juga saya belum tau itu yang namanya diperkosa. Saya baru mengetahuinya ketika sudah dewasa. Sampai sekarang saya tidak tau orang itu di mana. Saya selalu mendoakannya semoga dia mati dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=532&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Ustadz, saya pernah diperkosa oleh paman saya ketika saya masih kecil. Dan itu terjadi hingga 3x. Waktu itu umur saya sekitar 6 tahun .waktu itu juga saya belum tau itu yang namanya diperkosa. Saya baru mengetahuinya ketika sudah dewasa. Sampai sekarang saya tidak tau orang itu di mana. Saya selalu mendoakannya semoga dia mati dalam keadaan paling hina. Itulah doa saya pada nya. Dan rahasia ini saya pendam sampai sekarang. Karena saya malu mengatakannya. Alhamdulillah sekarang saya mulai menghijab diri dengan jilbab seperti yangg di syariatkan islam, dan beberapa bulan yang lalu sya dilamar oleh seorang hafidz quran tetangga saya. Saat ini ia masih kuliah di salah satu negara islam, insyaallah akan pulang dalam beberapa bulan lagi. Dan ia terus mengatakan bahwa ia ingin menjadikan saya umi bagi anak2nya. Sampai saat ini saya hanya diam. Rasanya saya tidak pantas. Tidak adil bagi nya mendapatkan saya. Saya kira lelaki manapun tidak ingin mendapatkan wanita yang pernah diperkosa.</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p>
<span id="more-532"></span>1) Ya, pengalaman pahit itu seringkali terasa menyakitkan dalam waktu yang lama. Kamu boleh memendam rahasia itu selama mudharatnya lebih banyak daripada manfaatnya. Dasar kita adalah fatwa Umar bin Khatthab r.a., sebagaimana yang disebutkan oleh ath-Thabari ketika menafsirkan surah al-Mâ‘idah ayat 5:</p>
<blockquote><p>Seorang laki-laki datang kepada Umar, lalu berkata, “Seorang putri saya di zaman jahiliyah dikubur hidup-hidup. Lalu aku mengeluarkannya sebelum dia meninggal dunia. Dia masih mendapatkan masa Islam. Ketika dia masuk Islam, dia terkena salah satu hukuman had [karena berzina], lalu dia mencoba bunuh diri dengan melukai nadinya. Kemudian aku menjumpainya, sementara dia sudah memotong sebagian nadi lehernya, lalu aku mengobatinya sampai sembuh. Kemudian dia pun bertaubat dengan baik. Setelah itu, dia minta dicarikan jodoh. Wahai Amirul Mukminin! Apakah aku harus memberitahu calonnya tentang keadaan putriku pada masa lalu?”</p>
<p>
Umar menjawab, “Apakah kamu ingin menyingkapkan apa yang ditutupi Allah? Demi Allah, jika kamu memberitahukan tentang keadaannya kepada seseorang, kami akan menjadikan kamu contoh hukuman [lantaran membuka aib] bagi penduduk negeri. [Lebih baik] nikahkanlah dia dengan pernikahan yang suci!”</p>
</blockquote>
<p>
Bila yang pernah berzina dan hendak bunuh diri saja dipersilakan menyembunyikan aibnya, apalagi yang pernah diperkosa. Ini jikalau keadaan pernah diperkosa semasa kanak-kanak itu kau pandang aib. Merahasiakannya tidaklah sulit. Sebab, para pria takkan mampu mengetahui perbedaan antara wanita yang tidak pernah dan yang pernah diperkosa itu.</p>
<p>Secara medis pun tidak dapat dibuktikan apakah seorang wanita pernah diperkosa semasa kanak-kanaknya ataukah tidak. Bisa dikatakan, tanda-tanda bekas pemerkosaan itu sudah tidak ada.</p>
<p>
2) Yang adil ialah wanita shalihah untuk pria shalihah (dan sebaliknya). Yang juga adil adalah lelaki pezina dengan perempuan pezina. </p>
<p>
“Laki-laki pezina tidaklah menikahi selain perempuan pezina atau wanita musyrik, dan perempuan pezina tidaklah dinikahi selain oleh lelaki pezina atau pria musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas kaum mukminin.” (QS an-Nur [24]: 3)</p>
<p>
&#8220;Wanita-wanita yang keji adalah untuk pria-pria yang keji, sedangkan lelaki-lelaki yang keji adalah untuk perempuan-perempuan yang keji [pula]. Wanita-wanita yang baik adalah untuk pria-pria yang baik, sedangkan lelaki-lelaki yang baik adalah untuk perempuan-perempuan yang baik [pula]. Mereka yang dituduh [berbuat keji] itu bersih dari tuduhan [para penuduh]. Bagi mereka [yang bersih] itu ampunan dan rezeki yang mulia.&#8221; (QS an-Nur [24]: 26)</p>
<p>
Wanita shalihah yang diperkosa bukanlah pezina. Ia tidak keji, tidak pula nista. (Yang berzina, keji, dan nista ialah pemerkosanya.) Jadi, sudah seadilnya si perempuan yang bersih ini berjodoh dengan lelaki yang shalih pula, termasuk apabila pria tersebut belum pernah diperkosa.</p>
<p>
Yang tidak adil adalah apabila wanita yang bersih ini dijodohkan dengan pria yang keji dan kotor.</p>
<p>
3) Tidak semua lelaki itu enggan berjodoh dengan wanita yang pernah diperkosa. Yang enggan itu patut dipertanyakan kebaikannya. Semua pria yang berbudi luhur pastilah tidak enggan menikah dengan wanita shalihah yang pernah diperkosa.</p>
<p>
Aku sendiri pun takkan ambil pusing seandainya istriku adalah mantan pezina yang bertaubat atau pun wanita shalihah yang pernah diperkosa. Selama ini aku tak pernah bertanya-tanya dalam hati atau apalagi mencari tahu apakah wanita yang hendak kunikahi pernah diperkosa atau pun pernah berzina.</p>
<p>
Fokus perhatianku cukuplah <i>din</i> (<i>way of life</i>)-nya saja. </p>
<p>
4) Terimalah lamaran pria yang kau ridhai. Nabi Muhammad SAW bersabda, &#8220;Apabila datang melamar kepadamu seseorang yang kamu ridhai <em>din</em>-nya dan akhlaknya, maka kawinkanlah dia [dengan yang dilamarnya]. Jika kamu tidak melaksanakannya, maka akan terjadi kerusakan di muka bumi dan kehancuran yang luas.&#8221; (HR Tirmidzi)</p>
<p>Wallaahu a&#8217;lam.</p>
Posted in 5 - Tebarkan hikmah, Pernikahan Tagged: curhat, pemerkosaan, perawan, Pernikahan, zina <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/532/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/532/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/532/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=532&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/10/curhat-mau-nikah-pernah-diperkosa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bila wanita mau meminang pria yang disukainya</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/11/12/bila-wanita-mau-meminang-pria-yang-disukainya/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/11/12/bila-wanita-mau-meminang-pria-yang-disukainya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 22:44:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[khitbah]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=528</guid>
		<description><![CDATA[Saya 37 tahun, mau tanya&#8230;. sudah hampir 4 th ini saya suka sama ikhwan yang saya anggap agamanya baik dan sepertinya dia juga ada &#8220;rasa&#8221; dengan saya. dulu dia tinggal 1 kampung dengan saya  (dia ikut pamannya) tetapi sekarang dia pulang kampung.yang ingin saya tanyakan.. boleh gak saya mengkhitbah dia dengan tujuan saya ingin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=528&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Saya 37 tahun, mau tanya&#8230;. sudah hampir 4 th ini saya suka sama ikhwan yang saya anggap agamanya baik dan sepertinya dia juga ada &#8220;rasa&#8221; dengan saya. dulu dia tinggal 1 kampung dengan saya  (dia ikut pamannya) tetapi sekarang dia pulang kampung.yang ingin saya tanyakan.. boleh gak saya mengkhitbah dia dengan tujuan saya ingin menghindari zina karena saya selalu ingat dia terus&#8230; cuma yg jadi ganjalan saya.. sepertinya dia menghindari saya dan kalau dia ditanya orang (saudara saya) dia selalu jawab.. &#8220;saya sayang dan cinta sama siapa saja itu karena Allah,&#8221; gimana nih pak shodiq, mohon jawaban ya&#8230;.</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-528"></span>Wanita boleh berinisiatif lebih dahulu meminta nikah dengan pria yang disukainya. Siti Khadijah r.a. dan beberapa wanita shahabat Rasululullah saw. pernah melakukannya. Silakan&#8230; kalau memang sudah yakin, mungkin lebih baik kau utus seorang pria familimu (yang cukup berwibawa) untuk mengutarakan niatmu ini kepada si dia. Insya&#8217;Allah kau akan mendapat jawaban terbaik darinya.</p>
</p>
<p>Menanggapi jawaban singkat tersebut, sang penanya berkonsultasi lagi:</p>
<blockquote><p>pak shodiq,  kalau jawaban dia masih tetap saja ngambang (tidak menerima dan tidak menolak &#8211; semua diserahkan sama Allah swt ;red) gimana pak karena selama ini dia setiap kali ditanya perasaannya tentang saya selalu itu jawabannya dan dia juga selalu bilang bahwa dia sayang dan cinta sama siapa saja itu karena Allah , sedangkan saya suka / cinta ke dia itu karena nafsu.. padahal kan kita tidak tahu to pak jodoh kita kelak itu siapa, lalu gimana pak ?</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p>Gunakan bahasa &#8220;laki-laki&#8221;: gamblang, eksak, <em>to the point</em>, yang jawabannya hanya berupa &#8220;ya&#8221; atau &#8220;tidak&#8221;. Istilah &#8220;sayang&#8221; atau &#8220;cinta&#8221; memang bisa terlalu umum. Tapi kalau istilah &#8220;suami-istri&#8221; atau &#8220;nikah&#8221;, misalnya, tentu tidak umum lagi.</p>
<p>Akhirnya, walaupun jawaban barusan lebih singkat lagi, ternyata sang penanya sudah merasa cukup:</p>
<blockquote><p>Terimakasih pak shodiq untuk jawabanya. mohon doanya semoga Alloh SWT membukakan jalan untuk saya, amin.</p></blockquote>
Posted in 5 - Tebarkan hikmah, Pernikahan Tagged: khitbah, konsultasi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/528/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/528/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/528/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/528/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/528/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/528/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/528/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/528/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/528/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/528/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=528&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/11/12/bila-wanita-mau-meminang-pria-yang-disukainya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Ternyata dia sudah beristri</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/11/05/konsultasi-ternyata-dia-sudah-beristri/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/11/05/konsultasi-ternyata-dia-sudah-beristri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 18:30:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 - Rengkuh ruh]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Hasilkan kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga jarak]]></category>
		<category><![CDATA[chatting]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran jarak jauh]]></category>
		<category><![CDATA[putus cinta]]></category>
		<category><![CDATA[silaturrahim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=514</guid>
		<description><![CDATA[assalamu alaikum pa ustad&#8230;. begini pa ustadz, saya punya tmn cwo yang kami berdua saling berjauhan , kenalan kami dulu swktu saya dan dia chating di intrnt. biasanya klu chating jarang2 ada yg nyambung tp klu kali ini saya chating nyambung bngt ma dia pa ustadz, jd mulai saat itu kami slng tukar menukar no [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=514&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>assalamu alaikum pa ustad&#8230;. begini pa ustadz, saya punya tmn cwo yang kami berdua saling berjauhan , kenalan kami dulu swktu saya dan dia chating di intrnt. biasanya klu chating jarang2 ada yg nyambung tp klu kali ini saya chating nyambung bngt ma dia pa ustadz, jd mulai saat itu kami slng tukar menukar no hp dan saling bahkan tukar menukar fhoto pa ustadz. mulai saat itu kami berdua srng sms an bahkan tlp2an. dan dari sekian lama kami berkenalan kami berdua sama sama saling menyukai sekalipun kami belum prnh ketemu pa ustadz. tapi ada satu kekecewaan pada saat itu yang aku rasakan pa ustadz yaitu pada saat aku dan dia sama &#8211; sama saling menyayangi ., dia baru mengatakan kalau dia sudah berumah tangga dan mempunyai satu orang anak. pada saat dia mengatakan itu hatiku sakit, kecewa, menyesal ….<br />
semua campur aduk pa ustadz. aku marah ma dia dan aq tanya ma dia kenapa baru sekarang dia katakan kalau dia sudah berumah tangga ? knp sebelum aku dan dia saling menyayangi baru dia katakan ? tp apa jawaban dia pa ustadz ” dia mengatakan kalau dia mengatakan dari semula mungkin aq ga mau menerima dia sebagai temannya ” emang benar juga yang dia katakan pa ustadz kalau aku mengetahui dari semula kalau dia sudah berumah tangga mungkin aku g mau melanjutkan perkenalan ini. tapi itu dia pa ustadz aq dan dia sudah sama &#8211; sama menyayangi dan kami sudah berusaha untuk melakukan hal supaya kami bisa pisah tapi tetap aj g bisa pa ustadz. emng sich beberapa bulan bisa pa ustadz walaupun itu suatu hal yang menyakitkan bagi perasaan kami , tapi demi kebaikan bersama kami tetap aj g bisa pa ustadz…<br />
jadi aku sangat mohon dan mohon pada pa ustadz, atas pertolongannya pa austadz bagaimana cara mengatasi permasalahan kami ini. sebenarnya masih banyak lagi pa’ ceritanya tapi g mungkin aku bahas semuanya pa . aku sangat berharap kepada pa ustadz atas bantuannya agar permaslahan saya ini bisa dipecahan pa ustadz. tolong ya pa ustad bantu saya agar bisa melupakan dia pa ustadz.<br />
atas pertolongannya saya ucapkan banyak terima kasih ya pa ustadz.<br />
wasslamu alikum wr. wb……………</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-514"></span>Wa&#8217;alaykumusalam warahmatullah wabarakatuh.</p>
<p>Aku dapat merasakan kegalauan perasaanmu dalam kasus ini. Aku sendiri pernah dua atau tiga kali mengalami kejadian yang mirip dengan kasusmu itu. Hanya saja, posisiku adalah sebagai lelaki yang telah beristeri.</p>
<p>Seperti si dia, aku pun menyadari bahwa kebanyakan wanita tidak mau berteman dengan pria yang sudah beristri. Padahal, lelaki pun makhluk sosial. Kita mau berkawan dengan siapa pun (terutama yang berbudi mulia).</p>
<p>Melalui internet pula, aku pernah berkenalan dengan seorang gadis, sebut saja si C. Pada waktu interaksi yang ketiga, dia sudah &#8220;curiga&#8221; jangan-jangan aku sudah beristri. Aku menangkap gelagat bahwa dia takkan mau lagi berkomunikasi denganku kalau tahu bahwa aku berstatus kawin. Selanjutnya, aku tidak hendak menyembunyikan statusku ini (dalam waktu yang lama). Namun aku tidak ingin dia tahu statusku ketika sudah terlambat (yaitu ketika dia sudah menaruh harapan &#8220;tertentu&#8221; kepadaku). Aku hanya menunda memberi tahu si C sebentar saja, sampai dia merasa cukup &#8220;aman&#8221; berteman denganku.</p>
<p>Bagaimana caranya supaya si C merasa &#8220;aman&#8221; berteman denganku? Aku yakinkan dia bahwa hubungan pria-wanita tidaklah sebatas asmara. Pria-wanita dapat berhubungan akrab sebagai sahabat, sebagaimana berlaku di zaman Rasulullah saw. (Lihat &#8220;<a href="http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/31/4-gaul-akrab-sesuai-sunnah-nabi/">Gaul Akrab sesuai Sunnah Nabi</a>&#8220;.) Lalu kukatakan kepada si C bahwa apakah nanti di hatinya tumbuh benih-benih asmara terhadap diriku ataukah tidak sama sekali, aku tetap <i>takkan</i> memutus hubungan silaturrahim dengannya. Dia tetap akan kuanggap sebagai wanita berbudi mulia yang aku perlu jadikan sahabat dunia-akhirat. Setelah menjelaskan ini semua, barulah kunyatakan statusku yang sebenarnya.</p>
<p>Aku menerangkan sikapku itu secara panjang-lebar melalui beberapa lembar surat. Di akhir surat itulah kuungkapkan statusku yang sebenarnya.</p>
<p>Meski biasanya berkomunikasi via eMail (dan hp), aku sengaja memilih media surat non-elektronik untuk urusan sepenting ini. Sebab, pembaca surat itu cenderung bersedia menyimaknya berulang-kali <b>sampai benar-benar memahami</b>. Sedangkan eMail biasanya hanya dibaca satu-dua kali saja. Padahal, dalam urusan penting, menyimak sampai benar-benar mengerti itu sangatlah penting, bukan?</p>
<p>Setelah si C membaca isi suratku itu dan memahaminya, alhamdulillah, dia pun tetap hendak melanjutkan hubungan persahabatan denganku. Mungkin karena dia sudah merasa cukup &#8220;aman&#8221;.</p>
<p>Supaya lebih &#8220;aman&#8221;, aku pun mengantisipasi kemungkinan munculnya masalah yang tak jarang melanda hubungan akrab antara seorang pria beristri dan seorang gadis. Strategi yang kutempuh, sebagaimana yang telah kuterapkan dalam semua pertemananku dengan para wanita, adalah <i>menjadikan istriku sebagai temannya juga</i>. Bila dia menjadi akrab denganku, maka perlu pula dia akrab dengan istriku juga. </p>
<p>Dalam kasusmu sekarang, kau pun dapat menerapkan strategi tersebut. Walau mungkin sudah agak terlambat, lebih baik terlambat daripada tidak mengatasi persoalan, bukan?</p>
<p>Jadi, berteman jugalah dengan istrinya. Jalinlah persahabatan seakrab-akrabnya dengan istrinya. Akan lebih baik bila hubunganmu dengan istrinya itu lebih akrab daripada dengan si dia. Boleh-boleh saja kau tetap berkomunikasi dengan si dia, tetapi frekuensi dan kualitasnya hendaknya tidak melebihi komunikasi antara dirimu dengan istrinya.</p>
<p>Demikian saranku. Semoga Allah Sang Maha Penyayang senantiasa menyertai kita dalam segala urusan.</p>
Posted in 4 - Rengkuh ruh, 5 - Tebarkan hikmah, Hasilkan kebaikan, Jaga jarak Tagged: chatting, internet, komunikasi, pacaran jarak jauh, putus cinta, silaturrahim <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/514/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/514/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/514/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=514&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/11/05/konsultasi-ternyata-dia-sudah-beristri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kiat menjaga keperawanan dalam pacaran</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/28/kiat-menjaga-keperawanan-dalam-pacaran/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/28/kiat-menjaga-keperawanan-dalam-pacaran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 02:11:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Hasilkan kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan diri]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[gaya pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[janji]]></category>
		<category><![CDATA[perawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=511</guid>
		<description><![CDATA[Indah, seorang pembaca artikel &#8220;2/3 remaja SMP tidak perawan lagikah?&#8220;, telah menyampaikan tanggapan yang sangat menarik. Begitu menariknya, sampai-sampai kuputuskan untuk mengutipnya di sini.
Ini dia tanggapan dari Indah:
Allaah sudah berjanji dalam Al-Qur’an, laki-laki yang berzina untuk wanita yang berzina, begitu sebaliknya, laki2 yang tidak berzina untuk wanita yang tidak berzina, begitu juga sebaliknya. So, kalo [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=511&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Indah, seorang pembaca artikel &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/01/23-remaja-smp-tidak-perawan-lagikah/">2/3 remaja SMP tidak perawan lagikah?</a>&#8220;, telah menyampaikan tanggapan yang sangat menarik. Begitu menariknya, sampai-sampai kuputuskan untuk mengutipnya di sini.</p>
<p><span id="more-511"></span>Ini dia <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/01/23-remaja-smp-tidak-perawan-lagikah/#comment-3266">tanggapan dari Indah</a>:</p>
<blockquote><p>Allaah sudah berjanji dalam Al-Qur’an, laki-laki yang berzina untuk wanita yang berzina, begitu sebaliknya, laki2 yang tidak berzina untuk wanita yang tidak berzina, begitu juga sebaliknya. So, kalo mau dapet yang masih perawan, ngaca dulu dong, masih perjaka gak? Kalo udah gak perjaka nuntut pengen dapet perawan, gak punya malu aja kali ya? sok suci. </p>
<p>Menurut pengalaman aku, yg masih pertahanin keperawanan aku ampe sekarang, ML atau nggak sebelum nikah itu, tergantung perempuannya. Kalo perempuannya kuat jagain ntu “barang” jgn ampe jebol dulu sbelum merit, laki2 jg biasanya ngerti&amp;gak akan maksa (kecuali kalo kasusnya diperkosa). Dari pengalaman aku, para lelaki malah lebih hormat, respect &amp; tambah sayang, kalo kita bisa jagain “atu2nya yg paling berharga ntu”. </p>
<p>Aku belom pernah nemuin cowo yg pacaran ma aku ampe gitu “mupeng” nya maksa aku buat ML, coz dari awal aku udah ajuin syarat2 buat bisa pacaran ama aku:<br />
1. No sex before married,<br />
2. no drugs, no alkohol, no smoking,<br />
3. no ngebohong. </p>
<p>So, dari awal emang udah di block dulu cowo2 yg “mupeng”. Jadi, untuk temen2 cewe, hargai &amp; jagalah tubuhmu sendiri, karena kalau bukan dirimu sendiri yg menjaganya, cowo2 “mupeng” lah yg akan merusaknya.</p></blockquote>
<p>Artikel terkait:<br />
<a href="http://wppi.wordpress.com/2007/11/25/ikatan-pacaran-cukup-jelas/">Ikatan Pacaran Cukup Jelas</a><br />
<a href="http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/30/5-jurus-jurus-penangkal-zina/">Jurus-jurus penangkal zina</a></p>
Posted in 1 - Siagakan pelaku, 5 - Tebarkan hikmah, Hasilkan kebaikan, Siapkan diri Tagged: cewek, gaya pacaran, janji, perawan <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/511/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/511/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=511&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/28/kiat-menjaga-keperawanan-dalam-pacaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ayat-Ayat Mesra (buku pertama panduan pacaran islami)</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/25/ayat-ayat-mesra-buku-pertama-panduan-pacaran-islami/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/25/ayat-ayat-mesra-buku-pertama-panduan-pacaran-islami/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 23:57:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[2 - Mantapkan wujud]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspresi mesra]]></category>
		<category><![CDATA[Hasilkan kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[bercinta]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[cinta romantis]]></category>
		<category><![CDATA[cinta sejati]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=505</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah. Telah terbit buku pertama yang berisi panduan pacaran islami. Sebelum ini, belum pernah ada buku yang menguraikan dengan rinci bagaimana melakukan pacaran secara islami. Buku-buku terkait sebelumnya barulah sebatas mengungkapkan ada-tidaknya pacaran dalam Islam.
Sebelum baca isinya keseluruhannya, kau ingin tahu lebih dahulu gambaran isinya? Silakan simak naskah &#8220;Kata Pengantar&#8221;-nya, yaitu &#8220;Mesra Tanpa Zina&#8220;. Adapun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=505&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img alt="" src="http://farm4.static.flickr.com/3032/2970558830_6560a14434_m_d.jpg" class="alignright" width="155" height="240" />Alhamdulillah. Telah terbit buku pertama yang berisi panduan pacaran islami. Sebelum ini, belum pernah ada buku yang menguraikan dengan rinci <b>bagaimana</b> melakukan pacaran secara islami. Buku-buku terkait sebelumnya barulah sebatas mengungkapkan ada-tidaknya pacaran dalam Islam.</p>
<p><span id="more-505"></span>Sebelum baca isinya keseluruhannya, kau ingin tahu lebih dahulu gambaran isinya? Silakan simak naskah &#8220;Kata Pengantar&#8221;-nya, yaitu &#8220;<a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/05/08/mesra-tanpa-zina/">Mesra Tanpa Zina</a>&#8220;. Adapun daftar isinya adalah sebagai berikut.</p>
<p>1. <strong>Perlukah Rahasiakan Cinta</strong><br />
1.1. Buat Apa Sembunyikan Cinta<br />
1.2. Cinta Bukanlah Aib<br />
1.3. Cinta Tersembunyi Yang Terpuji<br />
1.4. Kalau Berusaha Lenyapkan Cinta</p>
<p>2. <strong>Perlukah Pamerkan Cinta</strong><br />
2.1. Buat Apa Banggakan Cinta<br />
2.2. Cinta Yang Terhormat<br />
2.3. Pameran Cinta Yang Tercela<br />
2.4. Kalau Mengumbar Ekspresi Cinta</p>
<p>3. <strong>Langsung Mesra</strong><br />
3.1. Jangan Sia-Siakan Kesempatan<br />
3.2. Manfaatkan Isyarat Mata<br />
3.3. Manfaatkan Isyarat Lisan<br />
3.4. Perhatikan Tanggapan Si Dia</p>
<p>4. <strong>Mesra Terus</strong><br />
4.1. Mahadaya Surat Cinta<br />
4.2. Kiat Menulis Surat Cinta<br />
4.3. Agen Cinta Yang Bisa Diandalkan<br />
4.4. The Power of Agents of Love</p>
<p>5. <strong>Batas Kemesraan</strong><br />
5.1. Kendalikan Tabiat, Ikuti Akal<br />
5.2. Kendalikan Nafsu Birahi Pria-Wanita<br />
5.3. “Ciuman Mesra” = Islami?<br />
5.4. “Dekati Zina” = Tolol</p>
<p>6. <strong>Selamanya Cinta</strong><br />
6.1. Jangan Tenggelam di Puncak Asmara<br />
6.2. Sengaja Jauh di Mata<br />
6.3. Supaya Dekat di Hati<br />
6.4. Berlayarlah di Puncak Asmara</p>
Posted in 2 - Mantapkan wujud, 5 - Tebarkan hikmah, Ekspresi mesra, Hasilkan kebaikan Tagged: bercinta, buku, cinta romantis, cinta sejati, pacaran islami <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/505/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/505/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/505/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/505/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/505/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/505/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/505/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/505/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/505/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/505/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=505&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/25/ayat-ayat-mesra-buku-pertama-panduan-pacaran-islami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://farm4.static.flickr.com/3032/2970558830_6560a14434_m_d.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Ingin nikah tapi belum mapan</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/30/konsultasi-ingin-nikah-tapi-belum-mapan/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/30/konsultasi-ingin-nikah-tapi-belum-mapan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2008 17:05:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan sebelum menikah]]></category>
		<category><![CDATA[restu orangtua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=490</guid>
		<description><![CDATA[besar harapan saya,..agar Allah berkenan membuka sedikit tabir rahasiaNya melalui saran-saran Bapak juga ikhwah fillah lain di hamparan bumiNya.
Saya seorang wanita,.muslim.orng bilang akhwat,..namun pantaskah saya,.sedang hanya Allah Yang Lebih Besar Pengetahuannya tntg hal ini.
Hampir 2 bulan ini,.saya mengenal seorang pria,.usia kami sama-sama 20 tahun.sy smtr 5 dan beliau baru saja masuk kuliah dkarenakan 2 tahun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=490&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>besar harapan saya,..agar Allah berkenan membuka sedikit tabir rahasiaNya melalui saran-saran Bapak juga ikhwah fillah lain di hamparan bumiNya.<br />
Saya seorang wanita,.muslim.orng bilang akhwat,..namun pantaskah saya,.sedang hanya Allah Yang Lebih Besar Pengetahuannya tntg hal ini.<br />
Hampir 2 bulan ini,.saya mengenal seorang pria,.usia kami sama-sama 20 tahun.sy smtr 5 dan beliau baru saja masuk kuliah dkarenakan 2 tahun stlh lulus dari Sklh Kajuruan, beliau bekerja disebuah prshaan swasta. Gajinya beliau tabung untuk kemdian melanjutkan kuliah,.di tahun ini.<br />
Saat di SMK,.bliau trgabung sbg ADS,.dkarnakan jam kerja yang tdk mmngkinkan,.bliau pun vakum dari aktifitas tarbiyah..saya sendiri mulai aktif dalam tariyah stlh masuk di bangku kuliah.<br />
Intiny,.kami berdua sudah bertekad bulat untuk menikah. Ya. Hanya demi itu kami bertahan ditengah keragu-raguan ayah saya untuk melepas sy.<br />
Secara gharis besar,.ayah saya belum (sekali lagi belum) berkenan melepas saya dengan alasan,..si calon berasal dari daerah yang cukup bisa dikatakan jauh. Saya di kudus, sdgkan beliau dari indramayu. Kshatan saya memg agak rentan,,shg ayah dan ibu pny kkhawatiran yg besar thdp saya,. Padahal sy anak sulung dg 2 adik.<br />
Awalnya ayah juga khawatir tntg perbedaan ltrblkng suku yang akan berimbas ke budaya dan kbiasaan hidup nantinya. Namun stlh saya jelaskan bhw insyaAllah beliau orang yang “paham”, hal itu pun tidak menjadi masalah lbh lanjut.<br />
Mnrut yang saya tangkap,.sekarang ini yang membuat ayah sdkit terganjal adlah bhwa beliau (si calon) belum “mapan”,.<br />
dmata saya pribadi,..menikah justru akan membuka pintu-intu rizki,.asalkan beliaupria yang bertanggungjawab,.insyaAllah saya yakin akan ada saja jalan keluarnya,.<br />
si calon tdk kberatan untuk kuliah sembari bekerja,.namun ia yakin tidak akan maksimal,..dan bliau merasa dg begitu bliau tidak dapat membuktikan pada ayah saya bahwa bliau dpt mbahagiakan sya,..bliau juga pernah menanyakan pada sy tntg haruskah bliau membatalkan rencana kuliahnya,..saya menjawab TIDAK. Sy jells tdk tega mnhancurkan masa dpan impiannya,.apalagi bliau tlh bekerja dan menabung 2 tahun untuk kuliah ini…jadi, satu-satunya alternative jwban yang kami punya smpai skrang adalah,.menunggu beliau 4 tahun lagi,.yaitu smpai beliau lulus shngg bisa total bkrja.<br />
Yang kemudian menjadi masalah,.bahwa menurut keyakinan yang sy pegang,.sudah barang tentu berlama-lama dlm situasi sprt ini tidaklah “sehat”,.saya khawatir akan memperpnjang khayalan kami,.dan yang paling tidak kami inginkan adalah tjdnya fitnah.<br />
Saya bermaksud mempercepat pernikahan kami,.dngan alasan,.MENHINDARKAN FITNAH DAN MENJAGA KEHORMATAN KAMI. Bisakah hal ini dibenarkan Pak?? Lalu bagaimana bila pernikahan kami “tak bermodal”???<br />
Pertanyaan saya,.bagaimana cara saya meyakinkan org tua trutama ayah, sedangkan kami berdua juga paham bahwa pernikahan juga butuh persiapan,.mental,..spiritual,.pun material,.ketiganya penting. Tidak bisa pincang.<br />
Bagaimana Pak,..sungguh ketakutan terbesar saya adalah HILANGNYA IZZAH KAMI.<br />
Jazakallah khairan jazza,.</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-490"></span>Untuk meyakinkan orangtua, tunjukkanlah bahwa kalian memang benar-benar sudah siap menikah. Untuk itu, perhatikanlah kriterianya di halaman <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/sukses-pacaran/">Siap Menikah</a>.</p>
<p>Solusi islami bagi yang belum mampu menikah adalah berpuasa, bukan memaksakan diri untuk buru-buru menikah. Dengan puasalah maka kita dapat lebih mudah mengerahkan <a href="http://gaul.dagdigdug.com/2006/12/30/5-jurus-jurus-penangkal-zina/">jurus-jurus penangkal zina</a>.</p>
<p>Untuk menghindari fitnah dan menjaga kehormatan, salinglah berkomunikasi/berhubungan secara terbuka, bukan secara sembunyi-sembunyi. Libatkanlah orangtua, famili, dan para sahabat untuk turut mengawasi kalian. Sementara itu, sertailah ikhtiar ini dengan dzikir/doa yang relevan. (Lihat <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/06/11/cara-dzikir-untuk-atasi-segala-masalah-cinta/">Doa &amp; Zikir Cinta</a>)</p>
<p>Artikel Terkait:<br />
<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/03/09/konsultasi-perlukah-cepat-cepat-menikah/">Konsultasi: Perlukah Cepat-Cepat Menikah?</a><br />
<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/02/supaya-siap-menikah/">Supaya Siap Menikah</a></p>
Posted in 5 - Tebarkan hikmah, Ikatan pranikah Tagged: Pernikahan, persiapan sebelum menikah, restu orangtua <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/490/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=490&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/30/konsultasi-ingin-nikah-tapi-belum-mapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Batas kontak fisik yang dibolehkan</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/16/konsultasi-batas-kontak-fisik-yang-dibolehkan/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/16/konsultasi-batas-kontak-fisik-yang-dibolehkan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 22:58:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Hasilkan kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[mendekati zina]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>
		<category><![CDATA[taaruf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=460</guid>
		<description><![CDATA[sy seorang muslimah, saat ini sy dekat dg seorang ikhwan.yg sy dengar dia adl seorng alim (guru agama). ilmu agama sy sngt minim sekali. kami berencana akan menikah di tahun depan. selama setengah tahun perkenalan kami , hanya 2(dua) kali pertemuan kami, yaitu pada saat tukar biodata.
yang saya tanyakan, pada saat sebelum menikah, sampai mana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=460&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>sy seorang muslimah, saat ini sy dekat dg seorang ikhwan.yg sy dengar dia adl seorng alim (guru agama). ilmu agama sy sngt minim sekali. kami berencana akan menikah di tahun depan. selama setengah tahun perkenalan kami , hanya 2(dua) kali pertemuan kami, yaitu pada saat tukar biodata.<br />
yang saya tanyakan, pada saat sebelum menikah, sampai mana batasan kami berkomunikasi/kontak fisik dengan dia? pernah dia meminta sy untuk memegang tangan dia, alasan dia untuk membuktikan keseriusan sy. sy tdk mengerti apa yg dia maksud dg menyuruh saya seperti itu. apakah dia cuma tes sampai seberapa jauh pemahaman sy tentang islam,karena setahu saya, memgang lawan jenis sebelum menikah blm diperbolehkan.<br />
apakah benar sikap sy kalau sy menolak permintaan dia, walau sekedar disuruh pegang tanganya?<br />
terimaksih, sy sngt mengharap balasan dr Anda. Smg bulan ramadhan ini Anda selalu di berkahi Alloh.</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><span id="more-460"></span>Semoga Anda pun diberkahi Sang Maha Penyayang. Aamiin.</p>
<p>Dalam hubungan dengan sesama manusia, termasuk dalam hubungan pria-wanita nonmuhrim, prinsip dalam Islam adalah bahwa <strong>semuanya dibolehkan, kecuali ada dalil qath&#8217;i yang melarangnya</strong>. Para ulama sepakat bahwa dalam hubungan pria-wanita nonmuhrim, mendekati zina tergolong perbuatan terlarang. Namun, mereka tidak sepakat dalam menentukan manakah yang tergolong <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/07/pengertian-zina-hati-dan-mendekati-zina-lainnya/">mendekati zina</a>.</p>
<p>Sebagian ulama mengharamkan persentuhan kulit antarnonmuhrim. Sebagian lainnya menghalalkannya dengan syarat: <em>tidak membangkitkan nafsu birahi</em>. (Lihat artikel <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2007/10/10/bolehnya-jabat-tangan-pria-wanita/">Bolehnya Jabat Tangan Pria-Wanita</a>.)</p>
<p>Kalau Anda mengikuti pandangan ulama yang mengharamkan persentuhan itu, maka benarlah sikap Anda dalam menolak permintaannya untuk memegang tangannya. (Mengenai cara menolak permintaan yang tidak menyakitkan hati, lihat <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/02/23/konsultasi-cara-menolak-permintaan-si-dia/">Konsultasi: Cara Menolak Permintaan Si Dia</a>.) Di sisi lain, sang guru agama (ikhwan Anda) itu tidaklah salah pula dalam meminta Anda untuk memegang tangan ala kadarnya, sekadar pertanda keseriusan Anda, selama hal itu tidak membangkitkan nafsu birahi kalian. Jadi, kedua pihak sama-sama benar.</p>
<p><a href="http://flickr.com/photos/11471733@N02/1125451448/"><img src="http://farm2.static.flickr.com/1397/1125451448_0102c9081a_o_d.jpg" alt="hand on hand" class="alignleft" /></a>Yang terpenting di sini bahwa hendaknya kalian saling menghargai perbedaan pandangan diantara kalian. Walau misalnya Anda menganggap bahwa persentuhan tangan dengan dia itu belum halal, janganlah Anda menganggap dia tercela atau menganggap kealimannya berkurang lantaran itu. Tetaplah menghargai dia. Di sisi lain, Anda pun berhak dihargai dengan cara meminta dia untuk menghormati pilihan Anda untuk tidak bersentuhan tangan (dan sebagainya).</p>
<p>Dengan saling menghargai itu, insya&#8217; Allah rumahtangga kalian akan terbina dengan indah, sakinah, mawaddah wa rahmah. Aamiin.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/460/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/460/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/460/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=460&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/16/konsultasi-batas-kontak-fisik-yang-dibolehkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://farm2.static.flickr.com/1397/1125451448_0102c9081a_o_d.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hand on hand</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsultasi: Kurang PD untuk menikah</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/06/konsultasi-kurang-pd-untuk-menikah/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/06/konsultasi-kurang-pd-untuk-menikah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2008 01:08:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=448</guid>
		<description><![CDATA[Assalammualaikum, Ustadz saya mau tanya tentang diri saya… saya laki -laki umur 24 tahun, baru tamat kuliah dan saat ini sudah bekeja.. seumuran saya adalah hal yang sangat wajar apabila saya ingin menikah, jujur saya suka sama seorang akhwat.. namun yang jadi masalah saya sedikit ragu dengan kapabilitas saya.. dulu ketika saya masih kuliah semester [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=448&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Assalammualaikum, Ustadz saya mau tanya tentang diri saya… saya laki -laki umur 24 tahun, baru tamat kuliah dan saat ini sudah bekeja.. seumuran saya adalah hal yang sangat wajar apabila saya ingin menikah, jujur saya suka sama seorang akhwat.. namun yang jadi masalah saya sedikit ragu dengan kapabilitas saya.. dulu ketika saya masih kuliah semester awal saya memang sempat aktif dalam LDF dsb, namun ketika semester 5 saya memutuskan untuk kuliah sambil bekerja, saya mulai menjauh dari tarbiyah yang telah menaungi saya sebelumnya.. sekarang saya mau memulai lagi tarbiyah tersebut… yang ingin saya tanyakan adalah :<br />
1. bagaimana cara mengatasi anggapan/sugesti bahwa saya tidak memiliki ilmu agama sebaik akhwat yang saya suka…<br />
2.haruskah saya melamar dia? pantaskah saya?<br />
3. Saya juga lagi bingung harus mengejar karir atau segera menikah? karena saat ini saya bekerja dengan ijazah SMA sedangkan saya berkeinginan untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan ijazah S-1 yang saya miliki..<br />
mohon jawabannya ustadz, agar hati saya lebih mantap</p></blockquote>
<p><span id="more-448"></span>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p>Kuliah sambil kerja? Bagus itu! Aku salut.<br />
Ingin segera menikah? Ini pun juga bagus.<br />
Kurang percaya diri untuk menikah dengan si dia? Masalah ini bisa diatasi. Berikut ini saran-saranku.</p>
<p>1) Ilmu agama suami tidak harus lebih tinggi daripada ilmu agama istri. Kalau memang ilmu agama si dia lebih tinggi, ya akui sajalah. Tentu saja, ini bukan berarti menyerah. Tetap saja kau perlu banyak belajar supaya ketinggalannya tidak terlalu jauh.</p>
<p>Kemudian untuk mengimbangi &#8220;kelemahanmu&#8221; itu, kau perlu mengembangkan beberapa kelebihan pada dirimu. Temukanlah segi-segi apa saja yang engkau bisa lebih unggul daripada dia. Dengan begini, rasa percaya dirimu akan bangkit kembali.</p>
<p>Ikhtiar itu akan lebih baik lagi bila kau sertai dengan dzikir. Ada lho, dzikir yang relevan untuk memperkuat rasa percaya diri untuk menikah. Silakan cari di buku M Shodiq Mustika, <a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/06/11/cara-dzikir-untuk-atasi-segala-masalah-cinta/">Doa &amp; Zikir Cinta</a>.</p>
<p>2) Sepengetahuanku, akhwat tarbiyah biasanya tidak terlalu memperhitungkan karir calon suami. Yang lebih diperhitungkan adalah apakah kau dapat membawa dia ke arah yang lebih baik, terutama dalam segi agama.</p>
<p>Jadi, walau tidak harus, tidak ada salahnya kau melamar dia. Kau pantas melakukannya.</p>
<p>3) Kalau memang sudah siap menikah, segera menikah itu bagus. Kalau tiada kekhawatiran akan terjerumus dalam perzinaan, mengejar karir dulu pun juga bagus. Pertimbangkanlah masa depan yang bagaimanakah yang kau kehendaki. Mana yang lebih kau prioritaskan: karir cemerlang ataukah istri cemerlang.</p>
<p>Tentu saja, idealnya kedua-duanya berjalan seiring. Namun untuk itu, kau perlu dukungan dari calon istri. (Kalau tidak ada dukungan, maka mungkin kau harus memprioritaskan salah satunya.)</p>
<p>Supaya lebih mantap dalam tentukan pilihan, lakukan istikharah! Untuk pedomannya, bukunya pun sudah ada. Lihat <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/01/29/cara-cerdas-mendapatkan-jodoh-ideal/">Istikharah Cinta</a>.</p>
<p>Demikian saran-saranku, semoga berguna.</p>
<p>Artikel Terkait:<br />
1) <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/03/09/konsultasi-perlukah-cepat-cepat-menikah/">Konsultasi: Perlukah Cepat-Cepat Menikah?</a><br />
2) <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/02/supaya-siap-menikah/">Supaya Siap Menikah</a><br />
3) Halaman <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/sukses-pacaran/">Siap Menikah</a></p>
<p>Wallaahu a&#8217;lam.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/448/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/448/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/448/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=448&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/06/konsultasi-kurang-pd-untuk-menikah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ramadhan tiba, pacaran yuk!</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/30/peluang-emas-untuk-pacaran-secara-islami/</link>
		<comments>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/30/peluang-emas-untuk-pacaran-secara-islami/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 07:10:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[1 - Siagakan pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[5 - Tebarkan hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Hasilkan kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Tata waktu]]></category>
		<category><![CDATA[beramal]]></category>
		<category><![CDATA[bercinta]]></category>
		<category><![CDATA[birahi]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[nafsu]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran islami]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran sehat]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/?p=427</guid>
		<description><![CDATA[Tadinya, sesuai &#8220;antrian&#8221; pengunjung yang berkonsultasi di blog ini, hari ini aku akan memposting artikel mengenai cara supaya tidak kecanduan masturbasi. Tapi kemudian aku ingat, sudah dua kali berturut-turut kubahas persoalan seksual, yaitu Ciuman dalam Pacaran dan Masih perawankah bila jari tangan masuk ke vagina. Jika saat ini aku memposting tulisan tentang persoalan seksual lagi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=427&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tadinya, sesuai &#8220;antrian&#8221; pengunjung yang berkonsultasi di blog ini, hari ini aku akan memposting artikel mengenai cara supaya tidak kecanduan masturbasi. Tapi kemudian aku ingat, sudah dua kali berturut-turut kubahas persoalan seksual, yaitu <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/28/ciuman-dalam-pacaran-antara-fakta-dan-mitos/">Ciuman dalam Pacaran</a> dan <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/26/masih-perawankah-bila-jari-tangan-masuk-ke-vagina/">Masih perawankah bila jari tangan masuk ke vagina</a>. Jika saat ini aku memposting tulisan tentang persoalan seksual lagi, maka mungkin itu sudah berlebihan. Sebab, seperti yang dikatakan oleh flanker (seorang pengunjung blog ini), <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/about/#comment-2953">unsur terpenting dalam pacaran yang sehat (atau islami) bukanlah hubungan lahiriah, melainkan batiniah</a>. Oleh karena itu, postingan mengenai cara supaya tidak kecanduan masturbasi itu kutunda dulu saja. Kupikir, sekarang sebaiknya kita bicara mengenai hubungan antara pacaran dan bulan Ramadhan.</p>
<p><span id="more-427"></span>Setahun yang lalu, aku sudah membahas persoalan ini dalam empat artikel. Sekarang, di sini aku hendak merangkum artikel-artikel tersebut.</p>
<p>Di artikel pertama kusebutkan bahwa <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/09/saat-terbaik-untuk-pacaran/">Ramadhan merupakan saat terbaik untuk pacaran</a>. Seorang pembaca (bernama Yeni Setiawan) menyambutnya dengan kata-kata:</p>
<blockquote><p>benar sekali judul tulisan ini. di bulan ramadan, dulu pas pacaran kami malah bisa saling menjaga satu sama lain.. seandainya setiap bulan adalah ramadhan..</p></blockquote>
<p><img src="http://bp0.blogger.com/_lZOV8CbO3K8/Ruw0ub0t9nI/AAAAAAAAA5Y/ah1gQMFrFiE/s320/ramadan_devil1.jpg" alt="" class="alignleft" />Mengapa di bulan Ramadhan, kita lebih bisa &#8220;saling menjaga satu sama lain&#8221;? Sebab, semua setan dibelenggu di bulan ini. Rasulullah saw. bersabda: <strong>Ketika tiba [bulan] Ramadhan, dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka, dan dibelenggulah semua syetan.</strong> (HR Bukhari &amp; Muslim, dari Abu Hurairah r.a.)</p>
<p>Selain itu, puasa merupakan tameng terhadap berbagai nafsu. Rasulullah saw. bersabda: <strong>Dan siapa pun belum mampu [menikah], hendaklah ia berpuasa. Sesungguhnya puasa itu merupakan perisai baginya.</strong> (HR Bukhari &amp; Muslim, dari Abdullah bin Mas’ud r.a.) Dengan perisai itulah kita menjadi lebih mampu mengendalikan berbagai nafsu kita, termasuk birahi. Jadi, jelaslah bahwa Ramadhan merupakan peluang emas untuk pacaran secara islami.</p>
<p>Untuk memanfaatkan peluang emas ini, silakan simak <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/12/panduan-pacaran-di-bulan-ramadhan/">Panduan Pacaran di Bulan Ramadhan</a>.</p>
<p>Lantas, <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/24/ramadhan-untuk-pacaran-saja/">apakah sebaiknya kita memenuhi bulan Ramadhan untuk pacaran saja tanpa menggiatkan ibadah formal seperti shalat?</a> TIDAK. Dari pernyataan bahwa &#8220;saat terbaik untuk pacaran adalah di bulan Ramadhan&#8221; TIDAK dapat disimpulkan bahwa “Ramadhan adalah saat untuk pacaran saja (sedangkan aktivitas lainnya dikesampingkan).” Bandingkan dengan pernyataan bahwa &#8220;saat terbaik untuk reuni adalah di bulan Syawal&#8221;. Dari pernyataan ini, tentu TIDAK dapat kita simpulkan bahwa “Syawal adalah saat untuk reuni saja (sedangkan aktivitas lainnya dikesampingkan).”</p>
<p>Oleh karena itu, disamping <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/10/27/ulama-yang-sibuk-bercinta/">sibuk bercinta</a> secara islami, kita mestinya juga sibuk mengerjakan amal-amal islami lainnya. Inilah yang harus kita perbuat <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/14/sia-siakah-puasanya-orang-yang-pacaran/">supaya amal puasa kita tidak menjadi sia-sia lantaran pacaran</a>.</p>
<p>Benarlah kesimpulan Feisal Rahmady dalam <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/12/panduan-pacaran-di-bulan-ramadhan/#comment-2959">menanggapi artikel Panduan Pacaran di bulan Ramadhan</a>:</p>
<blockquote><p>“Pacaran” itu cm status..yg ada di hati kita,,kalo pacaran sehat itu ya berbuat sebaik2nya terhadap org yg qta sayang.. dimana qta harus menjaga diri untuk tidak merusak kesucian, harga diri, harkat dan martabat org lain,,(sikap toleransi lah..)</p></blockquote>
<p>Intinya, hendaknya kita memperlakukan pacaran itu sebagai aktivitas &#8220;beribadah&#8221; supaya kita lebih dekat kepada Sang Maha Penyayang. Untuk itu, di dalam pacaran, terutama di bulan Ramadhan, hendaklah kita <strong>lakukan aktivitas yang membuat Dia semakin cinta kepada kita</strong>, bukan yang menjadikan Dia murka!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pacaranislami.wordpress.com/427/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pacaranislami.wordpress.com/427/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pacaranislami.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pacaranislami.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pacaranislami.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pacaranislami.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pacaranislami.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pacaranislami.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pacaranislami.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pacaranislami.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pacaranislami.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pacaranislami.wordpress.com/427/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pacaranislami.wordpress.com&blog=635294&post=427&subd=pacaranislami&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/30/peluang-emas-untuk-pacaran-secara-islami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0c56cfd65b24a709859aa6ee1d184107?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Shodiq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bp0.blogger.com/_lZOV8CbO3K8/Ruw0ub0t9nI/AAAAAAAAA5Y/ah1gQMFrFiE/s320/ramadan_devil1.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>