<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Konsultasi</title>
	<atom:link href="http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pacaranislami.wordpress.com</link>
	<description>Persiapan Menikah Melalui Tanazhur Pra-Nikah</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Oct 2009 07:53:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Ami</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-4140</link>
		<dc:creator>Ami</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2009 01:41:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-4140</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum Wr Wb. ini adalah pertama kalinya saya membuka web dan berani untuk berkonsultasi sebelumnya saya hanya sekedar membaca. Saya adalah seorang mahasiswa semester 2, saya bingung harus mulai darimana saya menceritakan permasalahan saya ini,,, maaf jika nantinya agak mbulet ceritanya. Saya terlahir dari keluarga yang berpendidikan dan mampu, akan tetapi kehidupan orang tua saya hancur, dan terjadi perceraian. Tidak lama bercerai, beberapa hari kemudian ibu saya meninggal karena kecelakaan. Dan beberapa tahun kemudian ayah saya menikah lagi dengan wanita yang sholekhah. Tapi dalam hati kecil saya masih trauma dengan kehidupan keluarga yang hancur.... sehingga saya memutuskan untuk membenci laki-laki dan tidak akan menikah. Tapi setelah duduk di bangku kuliah saya bertemu dan berkenalan dengan seorang mahasiswa satu kampus tapi berbeda jurusan, dia jurusan kedokteran. Awalnya saya tidak mau, akan tetapi lama kelamaan saya luluh karena perilakunya yang santun dan beragama serta dia sangat cerdas. Padahal di pikiran saya bertahun- tahun telah saya tancapkan agar saya membenci lelaki, dan lelaki itu hanya bisa merusak prestasi......, Tapi setelah jadian dengan dia saya merasakan sayang yang begitu dalam, tapi disisi lain saya takut prestasi saya menurun akibat sugesti negatif itu. Apa yang harus saya lakukan ustadz??? Saya juga takut rasa cintaku pada Allah terkikis...........,, Alkhamdulillah ortu saya sudah tahu, walaupun awalnya tidak mengizinkan tapi sekarang memperbolehkan tapi dengan syarat masih dalam koridor agama dan prestasi tidak menurun. Tapi antara pacaran dan prestasi saya masih sulit untuk menyeimbangkan, meskipun antara saya dan dia hanya bertemu 2jam dalam seminggu dikarenakan kesibukan kuliah dan kegiatan kita dikampus...apakah saya harus memutuskan dia karena prestasi? padahal dia anak yang baik dan pintar,,,, kadang di dalam pikiran saya berpikir, kenapa Allah tidak memberikan dia pada saya 5 tahun mendatang,, di saat saya sudah lulus... dia adalah sosok adam yang selalu saya ceritakan kepada Allah disetiap doa yang saya panjatkan, tapi pemberian ini terlalu cepat, saya takut akan kekuatan iman saya...... Tolong ustadz solusi yang terbaik bagi saya apa?Tolong dibalez di email saya ya ustadz........sebelumnya terima kasih. Waskum. Wr.Wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum Wr Wb. ini adalah pertama kalinya saya membuka web dan berani untuk berkonsultasi sebelumnya saya hanya sekedar membaca. Saya adalah seorang mahasiswa semester 2, saya bingung harus mulai darimana saya menceritakan permasalahan saya ini,,, maaf jika nantinya agak mbulet ceritanya. Saya terlahir dari keluarga yang berpendidikan dan mampu, akan tetapi kehidupan orang tua saya hancur, dan terjadi perceraian. Tidak lama bercerai, beberapa hari kemudian ibu saya meninggal karena kecelakaan. Dan beberapa tahun kemudian ayah saya menikah lagi dengan wanita yang sholekhah. Tapi dalam hati kecil saya masih trauma dengan kehidupan keluarga yang hancur&#8230;. sehingga saya memutuskan untuk membenci laki-laki dan tidak akan menikah. Tapi setelah duduk di bangku kuliah saya bertemu dan berkenalan dengan seorang mahasiswa satu kampus tapi berbeda jurusan, dia jurusan kedokteran. Awalnya saya tidak mau, akan tetapi lama kelamaan saya luluh karena perilakunya yang santun dan beragama serta dia sangat cerdas. Padahal di pikiran saya bertahun- tahun telah saya tancapkan agar saya membenci lelaki, dan lelaki itu hanya bisa merusak prestasi&#8230;&#8230;, Tapi setelah jadian dengan dia saya merasakan sayang yang begitu dalam, tapi disisi lain saya takut prestasi saya menurun akibat sugesti negatif itu. Apa yang harus saya lakukan ustadz??? Saya juga takut rasa cintaku pada Allah terkikis&#8230;&#8230;&#8230;..,, Alkhamdulillah ortu saya sudah tahu, walaupun awalnya tidak mengizinkan tapi sekarang memperbolehkan tapi dengan syarat masih dalam koridor agama dan prestasi tidak menurun. Tapi antara pacaran dan prestasi saya masih sulit untuk menyeimbangkan, meskipun antara saya dan dia hanya bertemu 2jam dalam seminggu dikarenakan kesibukan kuliah dan kegiatan kita dikampus&#8230;apakah saya harus memutuskan dia karena prestasi? padahal dia anak yang baik dan pintar,,,, kadang di dalam pikiran saya berpikir, kenapa Allah tidak memberikan dia pada saya 5 tahun mendatang,, di saat saya sudah lulus&#8230; dia adalah sosok adam yang selalu saya ceritakan kepada Allah disetiap doa yang saya panjatkan, tapi pemberian ini terlalu cepat, saya takut akan kekuatan iman saya&#8230;&#8230; Tolong ustadz solusi yang terbaik bagi saya apa?Tolong dibalez di email saya ya ustadz&#8230;&#8230;..sebelumnya terima kasih. Waskum. Wr.Wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hamba Allah</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-4113</link>
		<dc:creator>hamba Allah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 10:08:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-4113</guid>
		<description>Assalamualaikum wr. wb

Pak, saya mau konsul ma bapak nie..
saya berumur 18th skrg, insya Allah bulan depan 19th..
saya punya niat untuk menggunakan jilbab lbih baik lagi.untuk saat ini sih, saya sudah menggunakan jilbab sejak mulai SMA kmrin. tapi,hati saya ingin lebih mendalami sekarang.
tapi, saya punya kendala sekarang.
ibu saya seorang mualaf..dan keluarga dari ibu semuanya non muslim. bagi saya ini ujian yang besar buat saya.ibu saya terkadang seperti melarang saya untuk berjilbab.palagi kalau baju yang saya kenakan itu agak besar.mungkin di pandangan ibu saya, ini hal yang aneh.karna ibu saya pernah bilang, kalau dia takut melihat muslimah yang menggunakan baju yang sangat amat besar.dan bercadar.saya sebenarnya juga gx terlalu suka ngeliat orang yang pake baju gituan.
Setelah saya biasa membaca artikel2 di internet tentang pakaian muslimah itu, intinya menutupi dada, tidak menampakkan lekuk tubuh, tidak tipis,dll.
saya udah coba menerapkan, cuma untuk baju, saya blm bisa menerapkan 100% sprti itu.yang penting bagi saya, baju itu tidak terlalu menampakkan lekuk tubuh saya, dan sopan.saya mau beli baju yang sesuai dgn umur saya(baju atasan yang muslim), tapi saya kesulitan untuk menemukannya.kebanyakan untuk ibu2.
saya berusan juga ada membaca di internet juga, kalau wanita selain menggunakan jilbab, harus menggunakan khimar juga, sblm menggunakan jilbab.
yang saya tanyakan, wajib kah itu??masalahnya, saya gx bisa melaksanakan itu, karna di tempat saya bekerja sangat panas.menggunakan jilbab yang sedada aja, udah kepanasan minta ampun apalagi sampai berlapis-lapis.saya pasti tdk mampu.
mohon saya minta bantuan ke Bpk, gimana caranya untuk saya menghadapi ujian ini.

atas jawabnnya, saya ucapkan terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum wr. wb</p>
<p>Pak, saya mau konsul ma bapak nie..<br />
saya berumur 18th skrg, insya Allah bulan depan 19th..<br />
saya punya niat untuk menggunakan jilbab lbih baik lagi.untuk saat ini sih, saya sudah menggunakan jilbab sejak mulai SMA kmrin. tapi,hati saya ingin lebih mendalami sekarang.<br />
tapi, saya punya kendala sekarang.<br />
ibu saya seorang mualaf..dan keluarga dari ibu semuanya non muslim. bagi saya ini ujian yang besar buat saya.ibu saya terkadang seperti melarang saya untuk berjilbab.palagi kalau baju yang saya kenakan itu agak besar.mungkin di pandangan ibu saya, ini hal yang aneh.karna ibu saya pernah bilang, kalau dia takut melihat muslimah yang menggunakan baju yang sangat amat besar.dan bercadar.saya sebenarnya juga gx terlalu suka ngeliat orang yang pake baju gituan.<br />
Setelah saya biasa membaca artikel2 di internet tentang pakaian muslimah itu, intinya menutupi dada, tidak menampakkan lekuk tubuh, tidak tipis,dll.<br />
saya udah coba menerapkan, cuma untuk baju, saya blm bisa menerapkan 100% sprti itu.yang penting bagi saya, baju itu tidak terlalu menampakkan lekuk tubuh saya, dan sopan.saya mau beli baju yang sesuai dgn umur saya(baju atasan yang muslim), tapi saya kesulitan untuk menemukannya.kebanyakan untuk ibu2.<br />
saya berusan juga ada membaca di internet juga, kalau wanita selain menggunakan jilbab, harus menggunakan khimar juga, sblm menggunakan jilbab.<br />
yang saya tanyakan, wajib kah itu??masalahnya, saya gx bisa melaksanakan itu, karna di tempat saya bekerja sangat panas.menggunakan jilbab yang sedada aja, udah kepanasan minta ampun apalagi sampai berlapis-lapis.saya pasti tdk mampu.<br />
mohon saya minta bantuan ke Bpk, gimana caranya untuk saya menghadapi ujian ini.</p>
<p>atas jawabnnya, saya ucapkan terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-4026</link>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 19:53:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-4026</guid>
		<description>@ fatwa
Pertanyaanmu sangat mendalam. Dibutuhkan uraian panjang-lebar untuk menjawabnya. Mudah2an akan ada kelonggaran bagiku untuk menjawab pertanyaanmu ini. Untuk sekarang, aku sarankan kau simak lebih dulu artikel &quot;&lt;a href=&quot;http://shodiq.com/2008/12/18/benarkah-penggunaan-jilbab-harus-ditekankan/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Benarkah penggunaan jilbab harus ditekankan?&lt;/a&gt;&quot;.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ fatwa<br />
Pertanyaanmu sangat mendalam. Dibutuhkan uraian panjang-lebar untuk menjawabnya. Mudah2an akan ada kelonggaran bagiku untuk menjawab pertanyaanmu ini. Untuk sekarang, aku sarankan kau simak lebih dulu artikel &#8220;<a href="http://shodiq.com/2008/12/18/benarkah-penggunaan-jilbab-harus-ditekankan/" rel="nofollow">Benarkah penggunaan jilbab harus ditekankan?</a>&#8220;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-4024</link>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 19:32:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-4024</guid>
		<description>@ tata
wa&#039;alaykumus salaam
1. Tujuan menikah itu bisa banyak, tergantung dari sudut pandang kita. Salah satunya tercermin dalam peribahasa &quot;bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh&quot;.
2. Lihat &quot;&lt;a href=&quot;http://shodiq.com/2008/09/16/konsultasi-batas-kontak-fisik-yang-dibolehkan/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Konsultasi: Batas kontak fisik yang dibolehkan&lt;/a&gt;&quot; dan &quot;&lt;a href=&quot;http://shodiq.com/2008/08/07/pengertian-zina-hati-dan-mendekati-zina-lainnya/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Pengertian zina-hati dan mendekati-zina lainnya&lt;/a&gt;&quot;. Dari situ, aku yakin kau mampu mengambil kesimpulan sendiri mengenai hukum berciuman bibir dengan pacar.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ tata<br />
wa&#8217;alaykumus salaam<br />
1. Tujuan menikah itu bisa banyak, tergantung dari sudut pandang kita. Salah satunya tercermin dalam peribahasa &#8220;bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh&#8221;.<br />
2. Lihat &#8220;<a href="http://shodiq.com/2008/09/16/konsultasi-batas-kontak-fisik-yang-dibolehkan/" rel="nofollow">Konsultasi: Batas kontak fisik yang dibolehkan</a>&#8221; dan &#8220;<a href="http://shodiq.com/2008/08/07/pengertian-zina-hati-dan-mendekati-zina-lainnya/" rel="nofollow">Pengertian zina-hati dan mendekati-zina lainnya</a>&#8220;. Dari situ, aku yakin kau mampu mengambil kesimpulan sendiri mengenai hukum berciuman bibir dengan pacar.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fatwa</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-4005</link>
		<dc:creator>fatwa</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 20:39:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-4005</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum
apa batasan aurat wanita kafir, apakah sama dengan binatang yang tidak mempunyai batasan aurat, ataukah sama dengan batasan aurat amat/budak???.

sehingga apakah semua anggota tubuh wanita kafir halal dilihat ??

bagaimana derajat aurat, apakah sama antara aurat satu dengan yg lainnya. Misal apakah sama antara melihat aurat rambut dengan dada ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum<br />
apa batasan aurat wanita kafir, apakah sama dengan binatang yang tidak mempunyai batasan aurat, ataukah sama dengan batasan aurat amat/budak???.</p>
<p>sehingga apakah semua anggota tubuh wanita kafir halal dilihat ??</p>
<p>bagaimana derajat aurat, apakah sama antara aurat satu dengan yg lainnya. Misal apakah sama antara melihat aurat rambut dengan dada ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: tata</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-4002</link>
		<dc:creator>tata</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 03:52:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-4002</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum pak ustad...?saya ingin bertanya.saya pny pertanyaan yg blm bisa saya pecahkan.1.apa tujuan kita menikah sebenarny?mank benar nikah itu sunnah tapi saya ingin tw kejelasan tentang NIKAH. 2.hukum berciuman bibir dgn pacar?krena bny remaja yg tek bisa menghindar dari ciumen itu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum pak ustad&#8230;?saya ingin bertanya.saya pny pertanyaan yg blm bisa saya pecahkan.1.apa tujuan kita menikah sebenarny?mank benar nikah itu sunnah tapi saya ingin tw kejelasan tentang NIKAH. 2.hukum berciuman bibir dgn pacar?krena bny remaja yg tek bisa menghindar dari ciumen itu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-3998</link>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 14:40:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-3998</guid>
		<description>@ fagas
lihat http://shodiq.com/2008/09/19/konsultasi-supaya-pede-katakan-cinta/ dan http://shodiq.com/2008/10/27/konsultasi-supaya-lebih-pede-katakan-cinta/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ fagas<br />
lihat <a href="http://shodiq.com/2008/09/19/konsultasi-supaya-pede-katakan-cinta/" rel="nofollow">http://shodiq.com/2008/09/19/konsultasi-supaya-pede-katakan-cinta/</a> dan <a href="http://shodiq.com/2008/10/27/konsultasi-supaya-lebih-pede-katakan-cinta/" rel="nofollow">http://shodiq.com/2008/10/27/konsultasi-supaya-lebih-pede-katakan-cinta/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fagas</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-3971</link>
		<dc:creator>fagas</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 14:20:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-3971</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum wr.wb
          saya ingin menanyakan bagaimana cara agar kita percaya diri</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum wr.wb<br />
          saya ingin menanyakan bagaimana cara agar kita percaya diri</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-3898</link>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 12:50:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-3898</guid>
		<description>@ Youdhi Wicaksono
Tetaplah menjalin persahabatan akrab dengannya walau tidak berstatus pacaran. Kalau jodoh, takkan lari ke mana. Nanti kalau dia sudah lulus SMA, dapatlah kau pertimbangkan lagi untuk kembali menjalin hubungan pacaran dengannya.

@ afadilla ikhwan
Pengertianmu mengenai ta&#039;aruf tampaknya perlu dikoreksi. Lihat &quot;&lt;a href=&quot;http://shodiq.com/2009/01/01/belum-ingin-nikah-perlukah-taaruf/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Belum ingin nikah, perlukah taaruf?&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://shodiq.com/2009/01/26/pengalaman-pranikah-diriku-pranikah-rasulullah-saw/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Pengalaman PraNikah Diriku &amp; PraNikah Rasulullah SAW&lt;/a&gt;&quot;.

wa&#039;alaykumussalaam war. wab.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Youdhi Wicaksono<br />
Tetaplah menjalin persahabatan akrab dengannya walau tidak berstatus pacaran. Kalau jodoh, takkan lari ke mana. Nanti kalau dia sudah lulus SMA, dapatlah kau pertimbangkan lagi untuk kembali menjalin hubungan pacaran dengannya.</p>
<p>@ afadilla ikhwan<br />
Pengertianmu mengenai ta&#8217;aruf tampaknya perlu dikoreksi. Lihat &#8220;<a href="http://shodiq.com/2009/01/01/belum-ingin-nikah-perlukah-taaruf/" rel="nofollow">Belum ingin nikah, perlukah taaruf?</a> dan <a href="http://shodiq.com/2009/01/26/pengalaman-pranikah-diriku-pranikah-rasulullah-saw/" rel="nofollow">Pengalaman PraNikah Diriku &amp; PraNikah Rasulullah SAW</a>&#8220;.</p>
<p>wa&#8217;alaykumussalaam war. wab.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: afadilla ikhwan</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-3804</link>
		<dc:creator>afadilla ikhwan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 08:09:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-3804</guid>
		<description>assalamualaikum.wr .wb.

saya remaja usia 19 tahun,saat ini saya sedang dalam pembelajaran lebih dalam mengenai Islam setelah saya sempat mengenyam pendidikan pesantren selama 3 tahun.

saat ini saya sedang dilanda perasaan bersalah,
saya suka dengan seorang akhwat yang(beberapa waktu lalu)dekat dengan saya,
dan saya sebisa mungkin untuk tetap menjaga hijab pergaulan dengan dia.
jujur,saya seorang yang tidak bisa/sulit menahan perasaan saya,terlebih saya diajarkan untuk jujur minimal pada diri sendiri.

dan puncaknya ketika saya memutuskan untuk mengenal dia lebih dekat,sebagai bentuk keseriusan dan kesiapan saya,
sebenarnya belum memasuki jenjang ta&#039;aruf karena sedikit saya mengerti tentang prinsipnya,dan prinsip saya,waktunya belum tepat,

yang menjadi masalah untuk saya saat ini adalah sikapnya yang seolah menjaga jarak dengan saya,setelah dia tahu bahwa saya memiliki rencana ke depan soal hubungan saya dengan dia,

saya minta pendapat dari antum mengenai masalah yang saat ini saya hadapi..

jazakillah khairan katsira,
wassalamualaikum wr .wb..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum.wr .wb.</p>
<p>saya remaja usia 19 tahun,saat ini saya sedang dalam pembelajaran lebih dalam mengenai Islam setelah saya sempat mengenyam pendidikan pesantren selama 3 tahun.</p>
<p>saat ini saya sedang dilanda perasaan bersalah,<br />
saya suka dengan seorang akhwat yang(beberapa waktu lalu)dekat dengan saya,<br />
dan saya sebisa mungkin untuk tetap menjaga hijab pergaulan dengan dia.<br />
jujur,saya seorang yang tidak bisa/sulit menahan perasaan saya,terlebih saya diajarkan untuk jujur minimal pada diri sendiri.</p>
<p>dan puncaknya ketika saya memutuskan untuk mengenal dia lebih dekat,sebagai bentuk keseriusan dan kesiapan saya,<br />
sebenarnya belum memasuki jenjang ta&#8217;aruf karena sedikit saya mengerti tentang prinsipnya,dan prinsip saya,waktunya belum tepat,</p>
<p>yang menjadi masalah untuk saya saat ini adalah sikapnya yang seolah menjaga jarak dengan saya,setelah dia tahu bahwa saya memiliki rencana ke depan soal hubungan saya dengan dia,</p>
<p>saya minta pendapat dari antum mengenai masalah yang saat ini saya hadapi..</p>
<p>jazakillah khairan katsira,<br />
wassalamualaikum wr .wb..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Youdhi Wicaksono</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-3800</link>
		<dc:creator>Youdhi Wicaksono</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 15:17:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-3800</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum WR.WB

Pak ustad,saya masih 20thn,tpi sudah kerja wiraswasta(home industry),begini saya punyakekasih,&amp;dya msih skul klas 2 sma(17thn) n pacaran saya masih 8 bulan,,
&amp; ketika  mau menginjak usia 9blan pacaran kami,aku &amp; dya dtimpa masalah,yakni dya  berantem sama ayahnya tapi berimbas kepada hub kami,dya minta udahan dengan aku,tapi aku maksa kalau aku tidak mau,n akupun harus bagaimana?soalnya dya adalah first loveQ n aku juga first love dya,,
tp ada 1 kejanggalan yakni setyap kali aku kerumah dy,ayahnya sangat baik sama aku...?
tapi aku juga sudah selidiki dya dengan segala cara bahkan sampai ke sahabat2nya n dengan teman2Q kalau dya itu  g pernah selingkuh...?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum WR.WB</p>
<p>Pak ustad,saya masih 20thn,tpi sudah kerja wiraswasta(home industry),begini saya punyakekasih,&amp;dya msih skul klas 2 sma(17thn) n pacaran saya masih 8 bulan,,<br />
&amp; ketika  mau menginjak usia 9blan pacaran kami,aku &amp; dya dtimpa masalah,yakni dya  berantem sama ayahnya tapi berimbas kepada hub kami,dya minta udahan dengan aku,tapi aku maksa kalau aku tidak mau,n akupun harus bagaimana?soalnya dya adalah first loveQ n aku juga first love dya,,<br />
tp ada 1 kejanggalan yakni setyap kali aku kerumah dy,ayahnya sangat baik sama aku&#8230;?<br />
tapi aku juga sudah selidiki dya dengan segala cara bahkan sampai ke sahabat2nya n dengan teman2Q kalau dya itu  g pernah selingkuh&#8230;?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-3718</link>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2009 20:31:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-3718</guid>
		<description>@ sefty
Lihat &quot;&lt;a href=&quot;http://muhshodiq.wordpress.com/2009/01/03/hubungan-tanpa-status-perlukah-kejelasan/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Hubungan Tanpa Status, perlukah kejelasan?&lt;/a&gt;&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ sefty<br />
Lihat &#8220;<a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2009/01/03/hubungan-tanpa-status-perlukah-kejelasan/" rel="nofollow">Hubungan Tanpa Status, perlukah kejelasan?</a>&#8220;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sefty</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-3713</link>
		<dc:creator>sefty</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2009 03:55:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-3713</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum pak Ustad,sy mengirim ini dengan hati yang masih dongkol dan marah sekali. 1,5 tahun yang lalu sy 30 th, single mengenal pria single 37 tahun.Dari luar dia itu super ramah, humoris, santun, hingga akhirnya sy jatuh hati ke dia.Bagi sy dialah sosok pria yang sy cari selama ini.Tp dia menolak sy.Kami tetap jalan sbg sahabat baik dan partnert kerja kontraktoran 1 tim.Tp lama kelamaan belangnya ketahuan.Dia itu suka membentak sy, menyuruh2 sy, memperlakukan sy seenaknya seolah-olah sy ini budaknya,padahal sy sudah berusaha untuk berlaku baik padanya, termasuk mengusahakan proyek untuknya.Demi Allah, belum pernah sy diperlakukan seperti itu oleh keluarga sy sekalipun.Tp sy tetap memaafkan dia karena inget kebaikan dia pas lagi baik.
.Jika sy komplain ke dia, dia mengancam sy, kalau tidak mau ya lebih baik berteman biasa aja.Lama-lama sy tidak tahan pak Ustad, sakit sekali hati ini.Apa dia memperlakukan sy seperti itu karena sy pernah mengungkapkan perasaan sy ke dia? (Sy selidiki, dia berani marah cuma kepada orang terdekatnya, tapi ya tidak sampai membentak-bentak dan memukul seperti kepada sy).
Dia itu orangnya perfeksionis dan mudah mencari pacar yang cantik, sedangkan sy tidak memenuhi kriterianya.
Buruknya kalau sakit hati, sy suka mendoakan yg buruk2 ke dia.Sy harus bagaimana p.Ustad?Sy tidak boleh terus menerus bergantung dan mengharapkan cintanya,dan harus mencari pria lain yang lebih baik agar hati sy bisa lebih tenang lagi.Sy tunggu jawabannya pak.Terima kasih.Wassalam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum pak Ustad,sy mengirim ini dengan hati yang masih dongkol dan marah sekali. 1,5 tahun yang lalu sy 30 th, single mengenal pria single 37 tahun.Dari luar dia itu super ramah, humoris, santun, hingga akhirnya sy jatuh hati ke dia.Bagi sy dialah sosok pria yang sy cari selama ini.Tp dia menolak sy.Kami tetap jalan sbg sahabat baik dan partnert kerja kontraktoran 1 tim.Tp lama kelamaan belangnya ketahuan.Dia itu suka membentak sy, menyuruh2 sy, memperlakukan sy seenaknya seolah-olah sy ini budaknya,padahal sy sudah berusaha untuk berlaku baik padanya, termasuk mengusahakan proyek untuknya.Demi Allah, belum pernah sy diperlakukan seperti itu oleh keluarga sy sekalipun.Tp sy tetap memaafkan dia karena inget kebaikan dia pas lagi baik.<br />
.Jika sy komplain ke dia, dia mengancam sy, kalau tidak mau ya lebih baik berteman biasa aja.Lama-lama sy tidak tahan pak Ustad, sakit sekali hati ini.Apa dia memperlakukan sy seperti itu karena sy pernah mengungkapkan perasaan sy ke dia? (Sy selidiki, dia berani marah cuma kepada orang terdekatnya, tapi ya tidak sampai membentak-bentak dan memukul seperti kepada sy).<br />
Dia itu orangnya perfeksionis dan mudah mencari pacar yang cantik, sedangkan sy tidak memenuhi kriterianya.<br />
Buruknya kalau sakit hati, sy suka mendoakan yg buruk2 ke dia.Sy harus bagaimana p.Ustad?Sy tidak boleh terus menerus bergantung dan mengharapkan cintanya,dan harus mencari pria lain yang lebih baik agar hati sy bisa lebih tenang lagi.Sy tunggu jawabannya pak.Terima kasih.Wassalam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-3601</link>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 07:32:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-3601</guid>
		<description>@ Sri 
Jawabanku berbentuk artikel &quot;&lt;a href=&quot;http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/09/menikah-tanpa-cinta/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Menikah tanpa cinta?&lt;/a&gt;&quot;

@ ella
Bukan aku tak mau menjawab, tapi menurutku, lebih baik kau berkonsultasi dengan petugas KUA terdekat. Mereka lebih tahu daripada aku dalam persoalan teknis ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Sri<br />
Jawabanku berbentuk artikel &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2009/01/09/menikah-tanpa-cinta/" rel="nofollow">Menikah tanpa cinta?</a>&#8221;</p>
<p>@ ella<br />
Bukan aku tak mau menjawab, tapi menurutku, lebih baik kau berkonsultasi dengan petugas KUA terdekat. Mereka lebih tahu daripada aku dalam persoalan teknis ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ella</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-3580</link>
		<dc:creator>ella</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 07:38:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-3580</guid>
		<description>ustad, saat ini saya lagi bingung...sekarang saya dekat dengan duda (istrinya meninggal 1thn yang lalu) beranak 1 umur 6tahun.kami sama2 serius dan ingin secepatnya menikah, saya udah akrab dengan anaknya bahkan anaknya udah anggap saya sebagai ibunya.tapi keinginan saya ini terhalang ridho ortu, ortu melarang hanya karena alasan dia seorang duda, bahkan pernah ortu ingin memisahkan kami dengan jalan dukun. ustad, apa yang kami harus lakukan?apa kami harus kawin lari?pernah oru bilang jangan nikah disini (rumah pihak cewek),apa saya bisa nikah dengan wali hakim?apa saya bisa nikah didaerah pihak cowok?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ustad, saat ini saya lagi bingung&#8230;sekarang saya dekat dengan duda (istrinya meninggal 1thn yang lalu) beranak 1 umur 6tahun.kami sama2 serius dan ingin secepatnya menikah, saya udah akrab dengan anaknya bahkan anaknya udah anggap saya sebagai ibunya.tapi keinginan saya ini terhalang ridho ortu, ortu melarang hanya karena alasan dia seorang duda, bahkan pernah ortu ingin memisahkan kami dengan jalan dukun. ustad, apa yang kami harus lakukan?apa kami harus kawin lari?pernah oru bilang jangan nikah disini (rumah pihak cewek),apa saya bisa nikah dengan wali hakim?apa saya bisa nikah didaerah pihak cowok?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Sri</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-3577</link>
		<dc:creator>Sri</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 05:05:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-3577</guid>
		<description>Assalamualaikum,pak ustad, hati sy sedang gelisah.Setahun yg lalu, seorang duda cerai mati (sebut A,36 th) meminta sy (30th) kpd orang tua sy.Keluarganya sudah silaturahmi ke rumah dan keluarga sy membalasnya. Tanpa tukar cincin, disepakati tanggal pernikahan Juli 2008.Seiring waktu, ternyata sy tidak mencintai dia.Sedangkan keluarga sgt menyukai dia, dan terkesan memaksa sy.Sy bingung sekali.Haruskah sy menikah dengan orang yg tidak sy cintai?Sy sudah berusaha tp sy tdk bisa membohongi diri sy sendiri, sy mencintai orang lain (sebut B), dan orang ini dari Bali.Agama Hindunya kuat sekali.Dia menolak cinta sy tp dekat dengan sy sebagai sahabat.Krn beda agama, makanya sejak awal sy terima A, padahal sy gak cinta.Tolong pak Ustad, kasih nasihat, sebab, sy terpaksa mengiyakan ajakan menikah Juli 2009, padahal sy tidak yakin 100%.Apakah keluarganya datang silaturahmi berarti sy sudah dipinang meski tanpa tukar cincin? Soalnya sy takut azab Allah, jika sy menolak menikah dg dia.Sy belum melakukan sholat istikharah, seperti yg pernah sy baca di buku Bpk, Istikharah cinta.Trimakasih.Wassalam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum,pak ustad, hati sy sedang gelisah.Setahun yg lalu, seorang duda cerai mati (sebut A,36 th) meminta sy (30th) kpd orang tua sy.Keluarganya sudah silaturahmi ke rumah dan keluarga sy membalasnya. Tanpa tukar cincin, disepakati tanggal pernikahan Juli 2008.Seiring waktu, ternyata sy tidak mencintai dia.Sedangkan keluarga sgt menyukai dia, dan terkesan memaksa sy.Sy bingung sekali.Haruskah sy menikah dengan orang yg tidak sy cintai?Sy sudah berusaha tp sy tdk bisa membohongi diri sy sendiri, sy mencintai orang lain (sebut B), dan orang ini dari Bali.Agama Hindunya kuat sekali.Dia menolak cinta sy tp dekat dengan sy sebagai sahabat.Krn beda agama, makanya sejak awal sy terima A, padahal sy gak cinta.Tolong pak Ustad, kasih nasihat, sebab, sy terpaksa mengiyakan ajakan menikah Juli 2009, padahal sy tidak yakin 100%.Apakah keluarganya datang silaturahmi berarti sy sudah dipinang meski tanpa tukar cincin? Soalnya sy takut azab Allah, jika sy menolak menikah dg dia.Sy belum melakukan sholat istikharah, seperti yg pernah sy baca di buku Bpk, Istikharah cinta.Trimakasih.Wassalam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ratna</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-3532</link>
		<dc:creator>ratna</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2008 04:40:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-3532</guid>
		<description>Makasih yaa Pak Ustad utk jawabannya, dapet pencerahan banget

May Allaah Bless U...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Makasih yaa Pak Ustad utk jawabannya, dapet pencerahan banget</p>
<p>May Allaah Bless U&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-3517</link>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 13:45:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-3517</guid>
		<description>@ Vinda
Lihat &lt;a href=&quot;http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-3515&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Tanggapan Admin terhadap pertanyaanmu&lt;/a&gt;.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Vinda<br />
Lihat <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-3515" rel="nofollow">Tanggapan Admin terhadap pertanyaanmu</a>.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Vinda</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-3516</link>
		<dc:creator>Vinda</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 13:10:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-3516</guid>
		<description>Assalamualaikum wr wb. pak ustadz..
Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih pak..
Sebenarnya saya juga nggak tau knpa bisa ada 3 org pria sekaligus yg hadir dlm hidup saya dan ini semua di luar dugaan saya. Perlu diketahui bahwa mereka berasal dari negara yg berbeda dgn saya dan mereka juga bersedia untuk datang ke indonesia inshallah tahun 2009. Itu sebabnya saya sangat bingung untuk menentukan siapa yg akan menjadi pendamping hidup saya kelak. Saya takut salah pilih pak ustadz. Mohon bimbingannya pak ustadz..
Wassalam..
Trima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum wr wb. pak ustadz..<br />
Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih pak..<br />
Sebenarnya saya juga nggak tau knpa bisa ada 3 org pria sekaligus yg hadir dlm hidup saya dan ini semua di luar dugaan saya. Perlu diketahui bahwa mereka berasal dari negara yg berbeda dgn saya dan mereka juga bersedia untuk datang ke indonesia inshallah tahun 2009. Itu sebabnya saya sangat bingung untuk menentukan siapa yg akan menjadi pendamping hidup saya kelak. Saya takut salah pilih pak ustadz. Mohon bimbingannya pak ustadz..<br />
Wassalam..<br />
Trima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Vinda</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/comment-page-4/#comment-3515</link>
		<dc:creator>Vinda</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Dec 2008 09:55:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/konsultasi/#comment-3515</guid>
		<description>pak ustadz kug saya blum dijawab?mohon dibalaz diemail saya saja,trims



&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;Tanggapan Admin:
Sudah dijawab kemarin di &quot;&lt;a href=&quot;http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/20/bingung-pilih-1-diantara-3/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Bingung pilih 1 diantara 3&lt;/a&gt;&quot;&lt;/em&gt;
Alamat eMailmu saat ini tak bisa kami hubungi.&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak ustadz kug saya blum dijawab?mohon dibalaz diemail saya saja,trims</p>
<blockquote><p><em>Tanggapan Admin:<br />
Sudah dijawab kemarin di &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/12/20/bingung-pilih-1-diantara-3/" rel="nofollow">Bingung pilih 1 diantara 3</a>&#8220;</em><br />
Alamat eMailmu saat ini tak bisa kami hubungi.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
