<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Fiqih Pacaran</title>
	<atom:link href="http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pacaranislami.wordpress.com</link>
	<description>Persiapan Menikah Melalui Tanazhur Pra-Nikah</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Oct 2009 07:53:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: pickguitar</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-4232</link>
		<dc:creator>pickguitar</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 15:04:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-4232</guid>
		<description>Saya sependapat dengan anda pak. Menurut saya, yang jelas-jelas dosa adalah zina. Jadi bukan masalah jika pacaran dilakukan, asalkan tidak melanggar syari&#039;at. Teliti kembali niat dan tujuan dari apa yang akan dilakukan, misalnya pacaran, jika dengan niat dan tujuan untuk menikah, menikah adalah suatu upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah, maka sah-sah saja lah. Lalu misalnya ta&#039;aruf, jika dengan niat yang macam-macam atau membangkitkan birahi, maka itu adalah dosa. Jadi, mau pacaran, ta&#039;aruf atau istilah lainnya, kalau niatnya salah, ya salah juga perbuatannya. Jadi, tinjau kembali niat dan syariatnya.

Untuk para pembaca dimohon untuk memberikan suatu komentar yang ilmiah, objektif, disertai bukti-bukti yang kongkrit. Jangan bersifat subjektif dalam menghadapi suatu persoalan. Sudah belajar metode ilmiah kan di SMA??. Masalah anda setuju atau tidak, melakukan atau tidak, itu terserah anda. Antum barii&#039;uuna mimma a&#039;malu wa ana barii&#039;un mimma ta&#039;maluun. Kamu terlepas atas apa yang aku perbuat, dan aku terlepas dari apa yang kamu perbuat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sependapat dengan anda pak. Menurut saya, yang jelas-jelas dosa adalah zina. Jadi bukan masalah jika pacaran dilakukan, asalkan tidak melanggar syari&#8217;at. Teliti kembali niat dan tujuan dari apa yang akan dilakukan, misalnya pacaran, jika dengan niat dan tujuan untuk menikah, menikah adalah suatu upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah, maka sah-sah saja lah. Lalu misalnya ta&#8217;aruf, jika dengan niat yang macam-macam atau membangkitkan birahi, maka itu adalah dosa. Jadi, mau pacaran, ta&#8217;aruf atau istilah lainnya, kalau niatnya salah, ya salah juga perbuatannya. Jadi, tinjau kembali niat dan syariatnya.</p>
<p>Untuk para pembaca dimohon untuk memberikan suatu komentar yang ilmiah, objektif, disertai bukti-bukti yang kongkrit. Jangan bersifat subjektif dalam menghadapi suatu persoalan. Sudah belajar metode ilmiah kan di SMA??. Masalah anda setuju atau tidak, melakukan atau tidak, itu terserah anda. Antum barii&#8217;uuna mimma a&#8217;malu wa ana barii&#8217;un mimma ta&#8217;maluun. Kamu terlepas atas apa yang aku perbuat, dan aku terlepas dari apa yang kamu perbuat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-4211</link>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 04:39:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-4211</guid>
		<description>@ Doni
Terima kasih atas masukannya. Persoalan semacam itu sudah beberapa kali kami bahas. Diantaranya: http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/15/sulitkah-menjaga-hati-dalam-pacaran-islami/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Doni<br />
Terima kasih atas masukannya. Persoalan semacam itu sudah beberapa kali kami bahas. Diantaranya: <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/15/sulitkah-menjaga-hati-dalam-pacaran-islami/" rel="nofollow">http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/15/sulitkah-menjaga-hati-dalam-pacaran-islami/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Doni</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-4210</link>
		<dc:creator>Doni</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 02:39:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-4210</guid>
		<description>ciieehhh Juno... ada disini juga toh, baru gabung juga nih saiyah....wekekekekek...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ciieehhh Juno&#8230; ada disini juga toh, baru gabung juga nih saiyah&#8230;.wekekekekek&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Doni</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-4209</link>
		<dc:creator>Doni</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 02:30:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-4209</guid>
		<description>Alhamdulillah ketemu blog ini, padahal udah rajin ngeblog setahun belakangan tapi baru ketemu sama blog ini... duh...
sedikit berpendapat mengenai fiqih Islam dalam berpacaran, bahwasanya sangatlah mudah ketika kita berbicara dalam ranah konstektual seperti ini, tapi tahukah Anda bahwa di luar sana syaitan benar-benar mengincar celah kosong yang ada dari dua insan yang menjalani hubungan?
bukannya saya menolak akan istilah pacaran Islami, namun menurut penngalaman yang sudah saya alami sendiri, sangatlah sulit untuk menjalankan pacaran Islami ini. di satu sisi kita diperbolehkan menyatakan cinta kita terhadap lawan jenis, namun di sisi lain timbul perasaan-perasaan dan keinginan untuk membuktikan secara konkrit kepada lawan jenis rasa cinta yang kita miliki terhadapnya dalam sebuah perbuatan dan biasanya menjurus kepada perzinahan (jalan berdua, nonton berdua, malam mingguan berdua, dst), padahal hubungan diantara keduanya belum halal. jadi intinya berpacaran Islami pun memiliki resiko yang teramat tinggi. 
Solusi yang saya tawarkan dan sedang saya latih sekarang adalah dengan berpuasa dengan tetap membuka hati saya terhadap datangnya cinta, saya berlatih untuk berpuas diri hanya dengan menjadi secret admirer terhadap gadis yang saya kagumi atau bahkan saya cintai selama saya belum siap untuk menikah, dan tentu sambil dengan sekuat tenaga mempersiapkan diri (belajar ilmu agama, dan belajar ilmu duniawi) untuk menjadi imam yang baik.
Secret admirer disini berarti dengan sepenuh hati mencari informasi tentangnya, atau mungkin sesekali berinteraksi dalam kerangka pekerjaan atau apapun dalam kondisi tidak berduaan dan sambil menilai seperti apakah gadis yang saya cintai ini.
jadi menurut saya intinya adalah mengetahui kemampuan diri masing-masing, yang ngerasa bisa menahan hawa nafsu bahkan saat berduaan saja ya monggo, tapi ingat fitnah bisa timbul sekalipun tiada perbuatan nista di sana. Dan bagi orang-orang yang sadar bahwasanya dirinya sulit dikendalikan seperti saya ini, ya mending berpuasa dan jangan sampai berada dalam kondisi berduaan saja (pun menjalankan pacaran islami), karena kita tidak cukup hanya beriman dan bertaqwa dalam islam. Tapi juga berhati-hati dalam menjalankan iman dan taqwa itu sendiri. 
satu lagi, kita gak perlu takut cinta kita bertepuk sebelah tangan atau keduluan orang lain (karena memilih jadi secret admirer doank dan tidak memilih pacaran islami ~seperti saya~), pun bila demikian kejadiannya berarti dia bukanlah jodoh kita, dan InsyaAllah Sang Kholik sudah menyediakan jodoh yang selevel dan sesuai untuk kita dan gak bakalan ketuker, so trust Our Beloved Allah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah ketemu blog ini, padahal udah rajin ngeblog setahun belakangan tapi baru ketemu sama blog ini&#8230; duh&#8230;<br />
sedikit berpendapat mengenai fiqih Islam dalam berpacaran, bahwasanya sangatlah mudah ketika kita berbicara dalam ranah konstektual seperti ini, tapi tahukah Anda bahwa di luar sana syaitan benar-benar mengincar celah kosong yang ada dari dua insan yang menjalani hubungan?<br />
bukannya saya menolak akan istilah pacaran Islami, namun menurut penngalaman yang sudah saya alami sendiri, sangatlah sulit untuk menjalankan pacaran Islami ini. di satu sisi kita diperbolehkan menyatakan cinta kita terhadap lawan jenis, namun di sisi lain timbul perasaan-perasaan dan keinginan untuk membuktikan secara konkrit kepada lawan jenis rasa cinta yang kita miliki terhadapnya dalam sebuah perbuatan dan biasanya menjurus kepada perzinahan (jalan berdua, nonton berdua, malam mingguan berdua, dst), padahal hubungan diantara keduanya belum halal. jadi intinya berpacaran Islami pun memiliki resiko yang teramat tinggi.<br />
Solusi yang saya tawarkan dan sedang saya latih sekarang adalah dengan berpuasa dengan tetap membuka hati saya terhadap datangnya cinta, saya berlatih untuk berpuas diri hanya dengan menjadi secret admirer terhadap gadis yang saya kagumi atau bahkan saya cintai selama saya belum siap untuk menikah, dan tentu sambil dengan sekuat tenaga mempersiapkan diri (belajar ilmu agama, dan belajar ilmu duniawi) untuk menjadi imam yang baik.<br />
Secret admirer disini berarti dengan sepenuh hati mencari informasi tentangnya, atau mungkin sesekali berinteraksi dalam kerangka pekerjaan atau apapun dalam kondisi tidak berduaan dan sambil menilai seperti apakah gadis yang saya cintai ini.<br />
jadi menurut saya intinya adalah mengetahui kemampuan diri masing-masing, yang ngerasa bisa menahan hawa nafsu bahkan saat berduaan saja ya monggo, tapi ingat fitnah bisa timbul sekalipun tiada perbuatan nista di sana. Dan bagi orang-orang yang sadar bahwasanya dirinya sulit dikendalikan seperti saya ini, ya mending berpuasa dan jangan sampai berada dalam kondisi berduaan saja (pun menjalankan pacaran islami), karena kita tidak cukup hanya beriman dan bertaqwa dalam islam. Tapi juga berhati-hati dalam menjalankan iman dan taqwa itu sendiri.<br />
satu lagi, kita gak perlu takut cinta kita bertepuk sebelah tangan atau keduluan orang lain (karena memilih jadi secret admirer doank dan tidak memilih pacaran islami ~seperti saya~), pun bila demikian kejadiannya berarti dia bukanlah jodoh kita, dan InsyaAllah Sang Kholik sudah menyediakan jodoh yang selevel dan sesuai untuk kita dan gak bakalan ketuker, so trust Our Beloved Allah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-4116</link>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 13:55:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-4116</guid>
		<description>@ cute


Boleh-boleh saja kau menggunakan istilah lain. Namun, karena kita berbicara di depan publik, marilah kita gunakan pengertian yang obyektif. 

Secara etimologis (asal-usulnya), makna asli pacaran adalah &lt;strong&gt;persiapan nikah&lt;/strong&gt;. Secara leksikal (kamus), makna baku pacaran adalah &lt;strong&gt;bercintaan dengan kekasih-tetap&lt;/strong&gt;. (Lihat &quot;&lt;a href=&quot;http://shodiq.com/2009/03/16/definisi-bentuk-nyata-pacaran-islami/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Definisi &amp; Bentuk Nyata Pacaran Islami&lt;/a&gt;&quot;.) Secara sosiologis, istilah pacaran islami merupakan&lt;a href=&quot;http://shodiq.com/2008/07/28/istilah-favorit-untuk-pranikah/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt; istilah yang paling &lt;em&gt;favorit&lt;/em&gt; untuk aktivitas persiapan nikah&lt;/a&gt; bagi &lt;em&gt;mayoritas&lt;/em&gt; pembaca blogku.

Aku sudah sering menjelaskan &lt;a href=&quot;http://shodiq.com/2009/01/15/mengapa-pakai-istilah-pacaran-islami/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;mengapa pakai istilah pacaran islami&lt;/a&gt;. Diantaranya adalah &lt;a href=&quot;http://shodiq.com/2007/11/21/jangan-biarkan-mereka-lari-ke-model-pacaran-jahiliyah/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;supaya mereka yang menyukai istilah pacaran tidak malah lari ke model pacaran jahiliyah&lt;/a&gt;.

Adapun makna ta&#039;aruf adalah &lt;strong&gt;perkenalan&lt;/strong&gt;. &lt;em&gt;Tidak&lt;/em&gt; ada kamus bahasa Arab yang menyebut bahwa ta&#039;aruf adalah pendekatan sebelum nikah. &lt;em&gt;Tidak&lt;/em&gt; ada pula kitab tafsir yang menyebutkannya begitu.

Pembatasan ta&#039;aruf untuk pranikah saja justru merupakan bid&#039;ah. (Lihat &quot;&lt;a href=&quot;http://shodiq.com/2007/01/21/taaruf-sebuah-istilah-yang-asal-keren/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Taaruf, sebuah istilah yang asal keren?&lt;/a&gt;&quot; dan &quot;&lt;a href=&quot;http://shodiq.com/2008/07/04/awas-taaruf-pranikah-bid%e2%80%99ah-sesat/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Awas! Taaruf praNikah = Bid&#039;ah Sesat!!!&lt;/a&gt;&quot;)

Oh ya, aku adalah seorang penulis buku. Wajarlah bila kau pernah menjumpai namaku di toko buku.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ cute</p>
<p>Boleh-boleh saja kau menggunakan istilah lain. Namun, karena kita berbicara di depan publik, marilah kita gunakan pengertian yang obyektif. </p>
<p>Secara etimologis (asal-usulnya), makna asli pacaran adalah <strong>persiapan nikah</strong>. Secara leksikal (kamus), makna baku pacaran adalah <strong>bercintaan dengan kekasih-tetap</strong>. (Lihat &#8220;<a href="http://shodiq.com/2009/03/16/definisi-bentuk-nyata-pacaran-islami/" rel="nofollow">Definisi &amp; Bentuk Nyata Pacaran Islami</a>&#8220;.) Secara sosiologis, istilah pacaran islami merupakan<a href="http://shodiq.com/2008/07/28/istilah-favorit-untuk-pranikah/" rel="nofollow"> istilah yang paling <em>favorit</em> untuk aktivitas persiapan nikah</a> bagi <em>mayoritas</em> pembaca blogku.</p>
<p>Aku sudah sering menjelaskan <a href="http://shodiq.com/2009/01/15/mengapa-pakai-istilah-pacaran-islami/" rel="nofollow">mengapa pakai istilah pacaran islami</a>. Diantaranya adalah <a href="http://shodiq.com/2007/11/21/jangan-biarkan-mereka-lari-ke-model-pacaran-jahiliyah/" rel="nofollow">supaya mereka yang menyukai istilah pacaran tidak malah lari ke model pacaran jahiliyah</a>.</p>
<p>Adapun makna ta&#8217;aruf adalah <strong>perkenalan</strong>. <em>Tidak</em> ada kamus bahasa Arab yang menyebut bahwa ta&#8217;aruf adalah pendekatan sebelum nikah. <em>Tidak</em> ada pula kitab tafsir yang menyebutkannya begitu.</p>
<p>Pembatasan ta&#8217;aruf untuk pranikah saja justru merupakan bid&#8217;ah. (Lihat &#8220;<a href="http://shodiq.com/2007/01/21/taaruf-sebuah-istilah-yang-asal-keren/" rel="nofollow">Taaruf, sebuah istilah yang asal keren?</a>&#8221; dan &#8220;<a href="http://shodiq.com/2008/07/04/awas-taaruf-pranikah-bid%e2%80%99ah-sesat/" rel="nofollow">Awas! Taaruf praNikah = Bid&#8217;ah Sesat!!!</a>&#8220;)</p>
<p>Oh ya, aku adalah seorang penulis buku. Wajarlah bila kau pernah menjumpai namaku di toko buku.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Cute</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-4114</link>
		<dc:creator>Cute</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 10:16:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-4114</guid>
		<description>Deu,seru bgt debatny...
Smp pusing yg baca.

Kl ngikut 7 aturan d artikel,tu sih bkn pacaran,kl q nyebutny pendekatan sblm nikah (ta&#039;arruf) gt

ky&#039;ny g asing ma pmilik blog nie,p&#039;nah liat nmany d tko bku,tlong kl unt hal ini jgn pke kata pacaran,&#039;pacaran&#039; terkesan unt acara senang2 j,bkn p&#039;siapan unt nikah

Makasih ^_^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Deu,seru bgt debatny&#8230;<br />
Smp pusing yg baca.</p>
<p>Kl ngikut 7 aturan d artikel,tu sih bkn pacaran,kl q nyebutny pendekatan sblm nikah (ta&#8217;arruf) gt</p>
<p>ky&#8217;ny g asing ma pmilik blog nie,p&#8217;nah liat nmany d tko bku,tlong kl unt hal ini jgn pke kata pacaran,&#8217;pacaran&#8217; terkesan unt acara senang2 j,bkn p&#8217;siapan unt nikah</p>
<p>Makasih ^_^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-4101</link>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2009 03:41:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-4101</guid>
		<description>@ firda
Kau sudah &quot;melihat&quot; blog ini? Melihat seberapa dalam? Kayaknya kurang dalam, deh. Soalnya, semua yang kau persoalkan itu sudah pernah kami bahas. Paling tidak, simaklah halaman &quot;&lt;a href=&quot;http://pacaranislami.wordpress.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Wajib Baca&lt;/a&gt;&quot; beserta artikel-artikel terkait. Bahkan, artikel Fiqih Pacaran di atas yang sedang kau komentari ini pun tampaknya belum kau baca sama sekali. Kalau memang sudah membaca, jawablah: Bagian manakah yang menunjukkan bahwa pacaran islami ala Ibnu Qayyim itu mendekati zina?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ firda<br />
Kau sudah &#8220;melihat&#8221; blog ini? Melihat seberapa dalam? Kayaknya kurang dalam, deh. Soalnya, semua yang kau persoalkan itu sudah pernah kami bahas. Paling tidak, simaklah halaman &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/" rel="nofollow">Wajib Baca</a>&#8221; beserta artikel-artikel terkait. Bahkan, artikel Fiqih Pacaran di atas yang sedang kau komentari ini pun tampaknya belum kau baca sama sekali. Kalau memang sudah membaca, jawablah: Bagian manakah yang menunjukkan bahwa pacaran islami ala Ibnu Qayyim itu mendekati zina?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-4100</link>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2009 03:36:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-4100</guid>
		<description>@ firda
Makna asli &quot;pacaran&quot; adalah &quot;persiapan sebelum menikah&quot;. Kalau ada yang &quot;pacaran setelah menikah&quot;, pastilah itu bukan pacaran yang sebenarnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ firda<br />
Makna asli &#8220;pacaran&#8221; adalah &#8220;persiapan sebelum menikah&#8221;. Kalau ada yang &#8220;pacaran setelah menikah&#8221;, pastilah itu bukan pacaran yang sebenarnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: firda</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-4099</link>
		<dc:creator>firda</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2009 01:51:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-4099</guid>
		<description>pacaran itu ya setelah nikah dunk.. halal, aman, dan nyaman</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pacaran itu ya setelah nikah dunk.. halal, aman, dan nyaman</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: firda</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-4098</link>
		<dc:creator>firda</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2009 01:49:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-4098</guid>
		<description>subhanallah, Maha Besar Allah yang telah mengkaruniakan kita otak, akal untuk berpikir. tapi jangan sampai kita terlalu mengandalkan pikiran. bertanyalah pada hati, nurani yang terdalam..

setelah melihat blog anda, sepertinya pemikiran anda terlalu superfisial saja. kurang dikaji lebih dalam dan terlalu memaksakan untuk menghalalkan nafsu, pacaran islami..Islam itu nggak ada yang namanya pacaran.. pacaran itu mendekatkan kita dengan zina.. zina hati??

cinta itu halal dan fitrah. zina itu haram dan dosa. so, kalo memang sudah siap nikah, ya langsung khitbah aj dan nikah. jangan pacaran..

susah deh, kalo sudah terkena ghawzul fikr kayak gni..
dan jangan menghalalkan sesuatu atas nama islam... pacaran islami.. mencuri islami aja sekalian


afwan atas sgala khilaf..
saya hanya mengungkapkan pikiran saya saja</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>subhanallah, Maha Besar Allah yang telah mengkaruniakan kita otak, akal untuk berpikir. tapi jangan sampai kita terlalu mengandalkan pikiran. bertanyalah pada hati, nurani yang terdalam..</p>
<p>setelah melihat blog anda, sepertinya pemikiran anda terlalu superfisial saja. kurang dikaji lebih dalam dan terlalu memaksakan untuk menghalalkan nafsu, pacaran islami..Islam itu nggak ada yang namanya pacaran.. pacaran itu mendekatkan kita dengan zina.. zina hati??</p>
<p>cinta itu halal dan fitrah. zina itu haram dan dosa. so, kalo memang sudah siap nikah, ya langsung khitbah aj dan nikah. jangan pacaran..</p>
<p>susah deh, kalo sudah terkena ghawzul fikr kayak gni..<br />
dan jangan menghalalkan sesuatu atas nama islam&#8230; pacaran islami.. mencuri islami aja sekalian</p>
<p>afwan atas sgala khilaf..<br />
saya hanya mengungkapkan pikiran saya saja</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-4068</link>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 11:22:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-4068</guid>
		<description>@ Nendra Susanti
Makna asli pacaran adalah persiapan nikah. Kalau ada yang “pacaran” setelah nikah, maka itu bukanlah pacaran yang sebenarnya. (Sebenarnya, hal ini sudah seringkali aku utarakan di blog ini. Silakan baca artikel-artikel terkait di blog ini, minimal halaman “&lt;a href=&quot;http://pacaranislami.wordpress.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Wajib Baca&lt;/a&gt;“.)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Nendra Susanti<br />
Makna asli pacaran adalah persiapan nikah. Kalau ada yang “pacaran” setelah nikah, maka itu bukanlah pacaran yang sebenarnya. (Sebenarnya, hal ini sudah seringkali aku utarakan di blog ini. Silakan baca artikel-artikel terkait di blog ini, minimal halaman “<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/" rel="nofollow">Wajib Baca</a>“.)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Nendra Susanti</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-4050</link>
		<dc:creator>Nendra Susanti</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 07:30:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-4050</guid>
		<description>innalillahi wa inna ilaihi raji&#039;un
semakin dekat kiamat, ya....
seperti yang dikatakan Rasulullah SAW, akan datang masa dimana umat islam itu seperti buih di lautan, mereka banyak tapi lemah. mereka saling berdebat tentang suatu hal yang sudah pasti hukumnya, admin, siapapun anda, saya sudah baca sedikit tulisan di blog ini, yang saya tangkap anda berusaha untuk menjustifikasi pacaran dengan mengembelinya dengan kata islami, bukannya sudah jelas pak, pacaran islami itu ya pacaran setelah menikah, bukannya pacaran pra nikah, kenapa sih orang-2 ini begitu keukeuh membela kebathilan?? heran saya, orang semakin pintar, kok semakin nyeleneh begini ya?
fikirkan lagi, pak....dengan hati nurani, jangan sampai tanah yang kita injak ini menyesali kehadiran kita di dunia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>innalillahi wa inna ilaihi raji&#8217;un<br />
semakin dekat kiamat, ya&#8230;.<br />
seperti yang dikatakan Rasulullah SAW, akan datang masa dimana umat islam itu seperti buih di lautan, mereka banyak tapi lemah. mereka saling berdebat tentang suatu hal yang sudah pasti hukumnya, admin, siapapun anda, saya sudah baca sedikit tulisan di blog ini, yang saya tangkap anda berusaha untuk menjustifikasi pacaran dengan mengembelinya dengan kata islami, bukannya sudah jelas pak, pacaran islami itu ya pacaran setelah menikah, bukannya pacaran pra nikah, kenapa sih orang-2 ini begitu keukeuh membela kebathilan?? heran saya, orang semakin pintar, kok semakin nyeleneh begini ya?<br />
fikirkan lagi, pak&#8230;.dengan hati nurani, jangan sampai tanah yang kita injak ini menyesali kehadiran kita di dunia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fachrezakbar</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-3813</link>
		<dc:creator>fachrezakbar</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 19:46:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-3813</guid>
		<description>dan menanggapi yang menganggap hubungan muda-mudi selalu identink dengan zina dan seolah-olah selalu beorientasi kesana,
 
Jangan membuat daerah fikir sesempit itu apalagi jika anda belum pernah mengalami menjalin hubungan dengan lawan jenis bahkan sangat menutup diri dari hal tersebut. karena akan susah memahami bahasan ini dari sudut pandang muda-mudi yang pernah menjalaninya.

masih banyak anak muda yang menjaga kisah cintanya dengan tidak mau mengotori dengan perbuatan zina, menjaga sikapnya, dan selalu berusaha membawa ke jenjang pernikahan dengan baik.

saya sependapat dengan pak shodiq, hargailah mereka yang berusaha mengekspresikan fitrah dari Allah dengan baik, daripada mereka yang mengekspresikan cintanya dengan hal-hal buruk.
(apa anda juga akan menyalahkan siti khadijah yang menaruh simpati dan perhatian kepada Rasulullah, padahal yang memberikan rasa tersebut adalah Allah.SWT) :-)

kita sama-sama belajar, jadi juga sama-sama saling mengoreksi...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dan menanggapi yang menganggap hubungan muda-mudi selalu identink dengan zina dan seolah-olah selalu beorientasi kesana,</p>
<p>Jangan membuat daerah fikir sesempit itu apalagi jika anda belum pernah mengalami menjalin hubungan dengan lawan jenis bahkan sangat menutup diri dari hal tersebut. karena akan susah memahami bahasan ini dari sudut pandang muda-mudi yang pernah menjalaninya.</p>
<p>masih banyak anak muda yang menjaga kisah cintanya dengan tidak mau mengotori dengan perbuatan zina, menjaga sikapnya, dan selalu berusaha membawa ke jenjang pernikahan dengan baik.</p>
<p>saya sependapat dengan pak shodiq, hargailah mereka yang berusaha mengekspresikan fitrah dari Allah dengan baik, daripada mereka yang mengekspresikan cintanya dengan hal-hal buruk.<br />
(apa anda juga akan menyalahkan siti khadijah yang menaruh simpati dan perhatian kepada Rasulullah, padahal yang memberikan rasa tersebut adalah Allah.SWT) <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>kita sama-sama belajar, jadi juga sama-sama saling mengoreksi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fachrezakbar</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-3812</link>
		<dc:creator>fachrezakbar</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 19:40:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-3812</guid>
		<description>@yang pada menghujat saudaranya.

sesama muslim tidak baik saling menghujat, kalau memang saudara kita menurut anda salah, kenapa tidak diingatkan dan diluruskan dengan baik, ia pun tidak menghujat anda-anda yang berbeda pendapat dengan anda kan...??

ia memberi pendapat dengan alasan, kenapa tidak dikoment dengan alasan juga, ia mengemukakan pendapat dengan dalil, kenapa tidak ditanggapi dengan dalil juga...

Terkadang saya hanya prihatin dengan cara anda-anda berdakwah dengan keras mengatakan ini itu HARAM, TIDAK BOLEH, HINDARI, tanpa memberi solusi dan pandangan yang lebih mudah diterima oleh orang lain...

sehingga akibatnya orang yang memang pada dasarnya niat ingin lebih &quot;beriman&quot;, yah, lebih mudah masuk, sementara yang masih bimbang jadi malah menjauhi dan enggan mendekatinya...
sampai2 ad seorang teman yang diajak kajian mengatakan &quot;aq ga mau ikutan wis, takut ikut jd tukang nge-bom&quot;, miris hati mendengarnya, padahal teman tersebut shalat nya masih rajin.

afwan pak shodiq kalau saya ikutan berkoment panjang yang bukan bahasan artikel diatas... sekli lagi afwan ;-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@yang pada menghujat saudaranya.</p>
<p>sesama muslim tidak baik saling menghujat, kalau memang saudara kita menurut anda salah, kenapa tidak diingatkan dan diluruskan dengan baik, ia pun tidak menghujat anda-anda yang berbeda pendapat dengan anda kan&#8230;??</p>
<p>ia memberi pendapat dengan alasan, kenapa tidak dikoment dengan alasan juga, ia mengemukakan pendapat dengan dalil, kenapa tidak ditanggapi dengan dalil juga&#8230;</p>
<p>Terkadang saya hanya prihatin dengan cara anda-anda berdakwah dengan keras mengatakan ini itu HARAM, TIDAK BOLEH, HINDARI, tanpa memberi solusi dan pandangan yang lebih mudah diterima oleh orang lain&#8230;</p>
<p>sehingga akibatnya orang yang memang pada dasarnya niat ingin lebih &#8220;beriman&#8221;, yah, lebih mudah masuk, sementara yang masih bimbang jadi malah menjauhi dan enggan mendekatinya&#8230;<br />
sampai2 ad seorang teman yang diajak kajian mengatakan &#8220;aq ga mau ikutan wis, takut ikut jd tukang nge-bom&#8221;, miris hati mendengarnya, padahal teman tersebut shalat nya masih rajin.</p>
<p>afwan pak shodiq kalau saya ikutan berkoment panjang yang bukan bahasan artikel diatas&#8230; sekli lagi afwan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Luar biasa!! Seorang lelaki muda mengakui kesalahannya dan minta maaf kepadaku. &#171; Tanazhur PraNikah</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-3769</link>
		<dc:creator>Luar biasa!! Seorang lelaki muda mengakui kesalahannya dan minta maaf kepadaku. &#171; Tanazhur PraNikah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 14:56:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-3769</guid>
		<description>[...] Fiqih&#160;Pacaran [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Fiqih&nbsp;Pacaran [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-3670</link>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 09:47:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-3670</guid>
		<description>Wahai Ramadhan Mustofa, bertindak sopanlah selaku tamu blog ini sebelum para pengunjung lain meminta kami mengusir Anda.
Ataukah kegemaran Anda terhadap mobil-mobil mewah membuat hati Anda membeku dan kehilangan rasa kasih-sayang terhadap saudara-saudara kita sesama muslim?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wahai Ramadhan Mustofa, bertindak sopanlah selaku tamu blog ini sebelum para pengunjung lain meminta kami mengusir Anda.<br />
Ataukah kegemaran Anda terhadap mobil-mobil mewah membuat hati Anda membeku dan kehilangan rasa kasih-sayang terhadap saudara-saudara kita sesama muslim?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ramadhan</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-3669</link>
		<dc:creator>ramadhan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 09:42:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-3669</guid>
		<description>lebih parah daripada pornografi ini...
pornografi, judi, Miras orang2 sadar itu salah... termasuk penikmatnya
lha ini... ngrusak tapi dibungkus kata2 Islam...
makanya dikatakan ahlul bid&#039;ah susah tobat kalo modelnya sudah kronis...
semoga Allah melindungi diriku dari org seperti anda...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lebih parah daripada pornografi ini&#8230;<br />
pornografi, judi, Miras orang2 sadar itu salah&#8230; termasuk penikmatnya<br />
lha ini&#8230; ngrusak tapi dibungkus kata2 Islam&#8230;<br />
makanya dikatakan ahlul bid&#8217;ah susah tobat kalo modelnya sudah kronis&#8230;<br />
semoga Allah melindungi diriku dari org seperti anda&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ramadhan</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-3668</link>
		<dc:creator>ramadhan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 09:37:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-3668</guid>
		<description>semoga Allah menghancurkan orang2 berpemikiran menyimpang, menyesatkan umat seperti anda...
diq, koen termasuk Jaringan Iblis La&#039;natullah kayaknya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>semoga Allah menghancurkan orang2 berpemikiran menyimpang, menyesatkan umat seperti anda&#8230;<br />
diq, koen termasuk Jaringan Iblis La&#8217;natullah kayaknya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M Shodiq Mustika</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-3575</link>
		<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 22:18:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-3575</guid>
		<description>@ duniabaruku
Terima kasih atas nasihatnya.
Pengertian kita tentang &quot;debat [kusir]&quot; dan &quot;saling memberi nasihat&quot; (&lt;em&gt;wa tawa shawbil haq&lt;/em&gt;) mungkin berbeda. Karena itu, aku memaklumi penilaianmu terhadap diriku.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ duniabaruku<br />
Terima kasih atas nasihatnya.<br />
Pengertian kita tentang &#8220;debat [kusir]&#8221; dan &#8220;saling memberi nasihat&#8221; (<em>wa tawa shawbil haq</em>) mungkin berbeda. Karena itu, aku memaklumi penilaianmu terhadap diriku.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: duniabaruku</title>
		<link>http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/taman-cinta/comment-page-1/#comment-3573</link>
		<dc:creator>duniabaruku</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 17:57:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pacaranislami.wordpress.com/taman-cinta/#comment-3573</guid>
		<description>Bang Shodiq, belajar...belajar...Nggak suka debat. Kayaknya terlihat sepintas blog Bang Shodiq juga berusaha mendebatnya. Konsisten Bang, katakanlah sejujurnya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bang Shodiq, belajar&#8230;belajar&#8230;Nggak suka debat. Kayaknya terlihat sepintas blog Bang Shodiq juga berusaha mendebatnya. Konsisten Bang, katakanlah sejujurnya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
