Segala sesuatu yang kita lakukan merupakan pilihan

Segala sesuatu yang kita capai merupakan hasil dari pilihan-pilihan ‘kecil’ yang kita tetapkan setiap hari. Kesuksesan atau pun kegagalan mendapat jodoh terbaik pun mencerminkan pilihan-pilihan ini. Pilihan-pilihan ini seringkali tidak kita sadari. Namun, pilihan-pilihan ‘kecil’ inilah yang berpengaruh besar pada hasil ikhtiar pencarian jodoh terbaik kita.

Jodoh Anda tidaklah turun dari langit begitu saja. Jodoh yang dikaruniakan oleh Tuhan kepada Anda merupakan hasil dari semua pilihan ‘kecil’ yang telah Anda tempuh, termasuk memilih membaca artikel ini.

Ya, membaca artikel ini merupakan pilihan ‘kecil’ Anda. Ya, pilihan ‘kecil’ ini insya’Allah berpengaruh besar pada hasil ikhtiar pencarian jodoh terbaik Anda. Sebab, artikel ini hendak membawa Anda menuju pemahaman mengenai bagaimana memilih jodoh terbaik berdasarkan teori probabilitas matematika modern.

Sssttt… teori ini sejalan dengan ilmu tasauf loh!!! Belum yakin? Simaklah tulisan Muhammad Hikam,  “Fisika Modern Bersua Sufisme” < http://gusmus.net/page.php?mod=dinamis&sub=2&id=172&bulanku=2&tahunku=2006>.

Teori probabilitas yang sejalan dengan ilmu tasauf ini belum Anda manfaatkan (sepenuhnya) untuk mendapat jodoh terbaik, bukan? Ini sebabnya, tadi saya katakan, membaca artikel ini merupakan pilihan ‘kecil’ Anda yang insya’Allah berpengaruh besar pada hasil ikhtiar pencarian jodoh terbaik Anda.

Untuk langkah awal, perhatikanlah bahwa tidak setiap orang memilih membaca artikel ini. Di sekitar Anda, sebetulnya ada jutaan tulisan lain yang dapat Anda pilih. Mengapa memilih artikel ini? Mengapa bukan tulisan yang lain?

Pilihannya ada pada Anda sendiri. Inilah kenyataan pertama yang perlu Anda sadari dalam rangka memanfaatkan teori probabilitas untuk mendapat jodoh terbaik.

Mungkin sebagian pembaca bisa berkilah, “Membaca artikel ini bukan pilihanku. Aku hanya ikut-ikutan temanku yang telah lebih dahulu membaca artikel ini.” Namun, ikut-ikutan itu pun merupakan pilihan Anda.

Bahkan, kalau pun Anda dipaksa oleh teman-teman Anda untuk membaca artikel ini, Anda sendirilah yang memilih bersedia dipaksa. Jadi, segala sesuatu yang Anda lakukan merupakan pilihan Anda sendiri.

2 thoughts on “Segala sesuatu yang kita lakukan merupakan pilihan

  1. Ping-balik: Pilihan kita tak terbatas « Pacaran Islami

  2. eureka!
    pemilihan dan penetapan pilihan memiliki keterkaitan antara manusia-Tuhan.
    So, ketetapan pilihan tetap didasari atas petunjuk!
    contoh, saya menemukan artikel ini, bukan didasari atas keinginan saya melihat artikel ini. Tapi saya sedang menghadapi satu persoalan–khususnya mengenai wanita. Nah, makanya saya pilih cari artikel di internet untuk saya bacabaca. pencarian pun tidak serta merta langsung saya tuju ke blog ini, melainkan saya tulis kata kuncinya: pencarian jodoh. Itu saja. dan ketika saya baca beberapa kata kuncinya, saya tertarik dengan blog ini. nah bukan tanpa alasan saya memilih blog ini, karena ada berjuta-juta blog yang menawarkan artikel dengan kata kunci serupa (yang telah saya ketikkan). Namun mengapa saya memilih blog ini? dan saya mendapatkan sesuatu disana. jelas ini ada campur tangan yang lebih tinggi yaitu Allah.
    sama seperti mencari jodoh. barangkali itu yang bisa saya simpulkan dari artikel ini

Komentar ditutup.