Konsultasi: Pantaskah minta dilamar

Saya adalah wanita berusia 25 th dan pacar saya berusia 27 th. Saya telah membina hubungan selama hampir 2 th. Kira-kira 2 minggu yang lalu ayah saya meminta pacar saya untuk melamar saya. Pacar saya bingung karena saat ini dia mempunyai 3 orang kakak yang belum menikah yaitu ka N (35th), ka B (32th) dan ka T (29th). Ke3 kakaknya termasuk pacar saya sudah pernah dilangkah oleh adik bungsu mereka. Tapi khusus untuk ka N ini sudah ke2 kalinya ia dilangkah.

Saat ini ibunya sedang terkena Stroke ringan dan ia ingin sekali melihat ka N menikah. Ka N sendiri adalah tulang punggung keluarga sejak ayahnya meningal pada waktu pacar saya masih SMP, dan ka N yang membiayai semua pendidikan adik2nya hingga perguruan tinggi. Ibu pacar saya pernah bilang kalau jangan ada lagi langkah melangkah. Beliau takut ke3 kakak pacar saya semakin sulit mendapat jodoh apabila di langkah terus. Dari sini lah pacar saya lebih memilih untuk berbakti pada keluarganya dan memutuskan hubungan walau dia bilang ini adalah keputusan yang sangat sulit antara saya dan keluarganya.

Saya merasa sayang apabila hubungan ini berakhir begitu saja mengingat umur dari kami berdua sudah cukup untuk menikah. Bagaimana menurut bapak apabila saya dan orangtua mendatangi ibu pacar saya dan berbicara mengenai hal ini sesopan mungkin dan sepelan mungkin guna menjaga perasaan keluarganya. Pantaskah pihak perempuan mendatangi keluarga lelaki untuk minta dilamar? Dan apakah ini akan mempengaruhi kesehatan ibunya? Bagaimana menurut bapak dari segi agama?

Mohon penjelasan. Terima kasih.

–Lila

Jawaban M Shodiq Mustika:

Dalam Islam, tidak ada larangan bagi pihak perempuan untuk mendatangi keluarga lelaki. Bahkan, silaturrahmi adalah ajaran yang sangat dianjurkan dalam Islam. Saya sulit mengerti mengapa di masyarakat kita ada kebiasaan bahwa keluarga kedua pihak hanya bertemu saat lamaran saja. Padahal, yang lebih baik adalah bahwa kedua pihak sudah saling berkunjung sebelum lamaran. Kedua pihak perlu lebih saling mengenal.

Tidak ada pula larangan bagi pihak perempuan untuk minta dilamar. Pada pernikahan Nabi Muhammad saw, justru perempuanlah (yakni Khadijah r.a.) yang mengajukan diri. Begitu pula beberapa shahabiyat (sahabat wanita) lainnya.

Namun yang saya sarankan, jangan langsung minta dilamar ketika keluarga Lila mengunjungi keluarga sang pacar. Pertemuan pertama sebaiknya hanya digunakan untuk hanya sekadar silaturrahmi untuk mengetahui keadaan keluarga sang pacar, terutama kesehatan ibunda. Singkatnya, pertemuan pertama itu hanya untuk kepentingan keluarga sang pacar.

Pada pertemuan kedua pun sebaiknya keluarga Lila juga belum minta dilamar. Pada kesempatan ini, keluarga Lila sebaiknya meminta konfirmasi langsung kepada ibundanya atau kakak2nya, apakah benar bahwa ibunda pernah berpesan supaya para kakak itu tidak dilangkahi lagi. Kalau benar begitu, sebaiknya keluarga Lila minta izin kepada mereka untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut. Bentuk bantuannya bisa dibicarakan bersama.

Pada kunjungan berikutnya, kalau keluarga Lila sudah menunjukkan kesungguh-sungguhan untuk mengatasi persoalan tersebut, barulah saya beranggapan bahwa keluarga Lila sudah pantas untuk minta dilamar. Jelas?

One thought on “Konsultasi: Pantaskah minta dilamar

Komentar ditutup.