Akrabilah keluarga si dia sedini mungkin!

Pak Shodiq Yang Baik, Satu hal yang sering menjadi kesalahan laki-laki dalam pacaran , selalu menjadikan orang tua Wanita nomor urut sekian untuk dapat mendapat restunya,,,,,,, yang penting anaknya duluan man……, SO pola ini yang harus dirubah, bukankah kita menyukai anaknya karena Orang Tuanya telah mendidiknya……Kita hanya terima jadi man……….,,,,,

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Ya, faktor keluarga si dia sebenarnya sangat penting. Begitu pentingnya itu, sehingga saya menganjurkan bahwa hendaknya kita membiasakan diri untuk berakrab-ria dengan keluarga (terutama orangtua) para teman lawan-jenis kita sedini mungkin, sebelum naksir (atau apalagi pacaran) dengan si lawan-jenis itu.

Bahkan, harusnya kita melakukannya secara tulus. Ketulusan itu akan lebih terjaga bila kita melakukannya sedini mungkin. Kita melakukannya untuk bersilaturrahim, BUKAN untuk “berpolitik” dalam rangka menggaet anaknya.

Bagaimanapun, Islam menekankan pentingnya silaturrahim. Islam TIDAK mengajarkan kita bersilaturrahim kepada suatu keluarga hanya jika akan menikah dengan anaknya. Walaupun kita “baru” berteman dengan lawan-jenis itu, tiada larangan untuk bersilaturrahmi dengan keluarganya. Malah, Islam menganjurkan kita untuk bersilaturrahim dengan sesama mukmin (dan menjaga hubungan baik dengan sesama manusia).

Abu Dzar r.a. mengungkapkan bahwa Nabi saw. pernah bersabda, “Janganlah sekali-kali engkau meremehkan kebaikan, walau sekadar bertemu saudaramu [sesama mukmin] dengan wajah ceria!” (HR Muslim)

One thought on “Akrabilah keluarga si dia sedini mungkin!

  1. Ping-balik: Bingung pilih 1 diantara 3 « Tanazhur PraNikah

Komentar ditutup.