Konsultasi: Merasa bersalah dan ingin si dia kembali

saya mau tanya, dlu saya pernah pacaran selama lbh dari 13 bulan dan pihak keluarga dia pun jg sdh tau saya. saya pacaran bukan seperti pacaran islami, tetapi malah sudah mendekati zina.pada saat itu pacar saya mengikuti saya (klo saya ajak beribadah ya ikut beribadah, kalo saya ajak maksiat ya dia ikut saya) akan tetapi saat itu saya masih jauh dari agama saya. dan suatu hari kami putus (itu jg yg mutusin dia,cewek) karna saya yg bikin masalah.setelah itu kami msh tetap temenen, saling menjaga tali sillaturohim. setelah kurang lebih 2 thn kami hanya sebatas teman, aku ingin dia kembali tetapi dia sudah punya cowok sedangkan saya belum pernah ada cewek lain setelah dia.

sampai sekarang saya sudah menyatakan perasaan saya ke dia sudah 2 kali.tapi dia masih tetap kekeh dengan tidak mau sama saya lagi. dilain sisi skrg saya bersyukur karena saya telah tersadar apa yg kulakkan dulu dan melalui dia saya mendapatkan sesuatu yg saya sebut dengan hidayah.alhamdulillah skrg saya melaksanakan kewajiban saya sebagai orang muslim dan ingin selalu menjadi orang yg lebih baik dan beriman.akan tetapi skrg saya melihat mantan pacar saya sudah berubah,saya melihatnya dia jauh dari agamanya (islam).dan karena itu juga sekarang saya merasa bersalah karena saya sebagai mantannya yg dl pernah bersama tidak menanamkan suatu kebaikan sehingga skrg dia seperti ini.dan skrg saya ingin memperbaikinya karna sampai sekarangpun saya masih sayang sama dia.bahkan jika dia mau menikah,saya sanggup untuk menikahinya dan itu yg saya inginkan sekarang.tetapi dia sampai skrg masih menolak saya.

saya sudah berikhtiar, apa ikhtiar saya msh blm sempurna? Mohon sarannya saya harus bagaimana

Sebelum saya menyampaikan saran, si penanya telah menambahkan:

terakhir saya mengajak dia ketemu saja sudah susah banget,tapi akhirnya saya bisa bertemu dgn dia dan kemudian saya bicarakan semua,saya juga sudah bilang kalau skrg saya sudah ikhlas,yg penting dia bahagia. ketika saya ngomong itu dia jawab kl dia sudah enjoy dgn kehidupan dia.say tanya gmn kbr cowoknya? dia menjawab seolah olah malah manas-manasin saya,pada hal saya sudah tau kl skrg dia sudah putus tapi ada cowok lain lagi yg sedang mendekati dia.

saya pernah istikharah meminta “apakah dia itu yg menjadi istriku nanti” pd saat say tidur saya malah mimpi saya sedang mau melakukan hubungan suami istri sama dia (foreplay) disitu saya melihat ibu saya yg sdg lewat, dan siangnya temen tetangga kamar kos saya mimpi bahwa cewek itu datang kekos saya dan itu seperti beneran kata temen saya. saya juga sudah cerita ke bapak ibu saya, bapak saya berkata kl bapak saya pernah mimpi mendapat menantu anak pertama, dan cewek itu adalah anak pertama. apakah itu jawaban dari istikharah saya ? kalau memang benar, kenapa skrg kenyataanya seperti ini?

Jawaban M Shodiq Mustika:

Baguslah kau sudah berikhtiar dengan begitu serius dan masih ingin berikhtiar lagi bila ikhtiar itu masih belum sempurna. Aku menghargainya. Karenanya, dengan senang hatilah aku menguraikan jawaban sebagai berikut.

1) Mimpi bapakmu itu sekurang-kurangnya menunjukkan bahwa bapakmu merestui hubunganmu dengannya.

2) Mimpimu berhubungan suami-istri dengannya belum tentu menunjukkan perjodohanmu dengannya. Jika mimpi itu terjadi lama setelah kau berjumpa dengannya di dunia nyata, maka mimpi itu sekedar menunjukkan kerinduanmu padanya. Namun jika mimpi berhubungan itu terjadi dalam waktu kurang dari 24 jam kau berjumpa dengannya di dunia nyata, sedangkan mimpi seperti itu terjadi berulang-kali, maka itu pertanda kuat bahwa kau berjodoh dengannya.

3) Istikharah bukanlah jalan pintas. Untuk berjodoh pun, diperlukan ikhtiar semaksimal mungkin.

Apabila yang kau ceritakan kepadaku itu sudah relatif lengkap, maka aku menduga bahwa dialah jodoh paling ideal yang disediakan oleh Tuhan bagimu. Namun untuk mendapatkannya, kamu masih perlu ikhtiar lagi. (Jika kamu tidak berikhtiar lagi, maka mungkin saja dia akan semakin menjauh dan Dia akan menyediakan wanita lain sebagai jodohmu.)

4) Kurasa, kendala utama mengapa dia belum mau kembali bersamamu adalah bahwa dia merasa kurang kau hargai. Dia merasa keberadaannya kurang bermakna bagi dirimu. Inilah kunci persoalannya.

5) Kau sudah tahu bahwa tiada manusia yang sempurna. Namun selama ini tampaknya kau menggunakan sudut pandang yang kurang pas. Kau agaknya memandang dia sebagai orang yang lebih buruk darimu, seseorang yang perlu kau perbaiki. Kau mungkin memandang ada banyak kebaikan pada dirimu dan melihat ada banyak kekurangan pada dirinya.

Kalau memang begitu, saranku: ubahlah sudut pandangmu! Bersikaplah rendah hati! Pandanglah bahwa pada dirimu ada banyak keburukan dan bahwa pada dirinya ada banyak kebaikan. Bagaimanapun–maaf–kau bukanlah malaikat yang suci, dan dia bukanlah iblis yang nista.

6) Hargailah dia dengan berbagai cara! Tunjukkanlah bahwa kamulah yang membutuhkan dia, bukan sebaliknya! Tunjukkanlah dalam sikap dan perilaku bahwa keberadaan dirinya membawa kebaikan dan manfaat bagi dirimu. Inilah yang akan menjadikan dia merasa kau hargai. Dengan demikianlah insya’Allah dia akan bersedia kembali menjalin hubungan cinta denganmu sampai ke jenjang pernikahan.

Akhirnya, ketika dia melihat bahwa kau berubah menjadi lebih baik berkat keberadaan dirinya, maka dia pun dengan sendirinya insya’Allah berubah pula menjadi lebih baik (berkat keberadaan dirimu).

7) Sertailah berbagai ikhtiar itu dengan panjatkan doa yang relevan. Contohnya: ‘Asallâhu ay ya’tiyanî bihim jamî‘â. Innahû huwal ‘alîmul hakîm. (Semoga Allah mengembalikan mereka [yang kucintai itu] seutuhnya kepadaku. Sungguh Dia Mahatahu, Mahabijaksana.) (QS Yusuf [12]: 83)

Doa-doa dan berbagai zikir relevan lainnya dapat kau baca di buku terbaru M Shodiq Mustika, Doa & Zikir Cinta: Mengatasi segala problema cinta dari pranikah hingga rumahtangga (Jakarta: Qultum Media, Agustus 2008).

Demikianlah saranku kali ini. Selamat berjuang!

One thought on “Konsultasi: Merasa bersalah dan ingin si dia kembali

  1. karma ALLAH Akan datang padamu secepatnya dan kamu akan sadar bahwa apa yang aku katakan tentang kebenaran HUKUM ALLAH adalah benar.Pesan ini kubuat untuk Mike Ernawati bin Mochammad Munir, binti Sariyati
    Allah selalu menepati janjinya .Setelah sadar kamu akan kembali mencari aku karena hanya aku yang bisa menyelamatkan nyawamu.hanya aku.aku adalah orang yang kamu siksa bathin.Allah akan mendengar ucapan hambanya yang teraniaya.Allahhu AKBAR.

    Sesungguhnya Kami telah mengurniakan kepadamu (wahai Muhammad) kebaikan yang banyak (di dunia dan di akhirat).
    Oleh itu, kerjakanlah sembahyang kerana Tuhanmu semata-mata, dan sembelihlah korban (sebagai bersyukur).
    Sesungguhnya orang yang bencikan engkau, Dia lah yang terputus (dari mendapat sebarang perkara yang diingininya).

Komentar ditutup.