Curhat: Telah berzina tapi putus hubungan cinta

assalamualaikum ustadz. aku pengen curhat nii. aku punya seseorang iank sangad aku cintai. dan hubungan kamii sudaa terlalu jauh dan kami sudah terjerumus ke dalam zina. dia mempunyai banyag janji dan sumpah dengan nama ALLAH. tapi sekarang saiia sudaa puttus. dia mutusin saiia cuma karena kesalahan yang amad sepele. hal ini membuad saya sangat menyesal. saya mungkin bodoh hingga saya nekad bunuh diri sampai bersujud memohon kepadanya agar dia kembali pada saya. saya sudah coba terima dan ikhlas tapi saya tidak bisa. saya sudah sering berdoa di dalam sholat saya agar perasaan saya di musnahkan sja tapi semakin hari saya semakin mencintai dia. bagaimana menurut ustadz? apa yang harus saya lakukan?

Jawaban M Shodiq Mustika:

Bahwa kamu sudah sadar dan menyesal, jadikanlah kasus ini sebagai pelajaran supaya tidak lagi terjerumus dalam perzinaan atau pun terbuai oleh janji/sumpah palsu.

Bahwa dia mengingkari janji dan sumpahnya, serahkanlah kepada Allah SWT. Allah itulah Sang Mahaadil.

Apakah sebaiknya kamu kembali bersamanya ataukah dengan orang lain, serahkanlah kepada Allah SWT. Lakukanlah istikharah. Tuhanlah yang lebih tahu mana yang lebih baik bagimu: apakah kembali bersamanya ataukah dengan yang lain saja.

Terima kenyataan dan ikhlas itu perlu waktu. Kalau sekarang belum bisa, tentu di waktu mendatang kamu akan mampu.

Kamu tidak harus berusaha melupakan si dia. Serahkanlah kepada Tuhan. Tuhanlah yang lebih tahu mana yang baik bagimu. Kalau Dia menghendaki, tentulah si dia akan terlupakan olehmu dengan sendirinya. Sementara itu, terbukalah terhadap kemungkinan untuk berjodoh dengan yang lain.

Demikian saranku.

6 thoughts on “Curhat: Telah berzina tapi putus hubungan cinta

  1. kasian tuh yg terkena hipnotis dari anda, jdi terjerumus ke lembah dosa..ya iyalah dosa, Allah sudah menjelaskan dalam ayatx kok dan sy yakin ada lebih tau ttg ini. berzina selamax ttp dosa besar…anda sekuat apa mo nanggung dosa2 pengikut anda? kasian amatt sihhh..

  2. Gi mana y ngomongnya, sebenarnya itu smua bkn ksalahan mu pribadi, tp pacarmu tuh !
    itu semua udh trjadi, mo diapain lg cba ?, mnyesal ?, itu sudah trlambat !, mending yg kdu kamu lakuin, lupakan smua, anggap kamu gk pernah nglakuinny, toh yg nmanya cwo jg gk tw ap itu virginitas, yg tw cumen Allah, dokter (setelah dilakukan visum) dan kamu ndri. . .
    So . . .
    Kalo dah nkah, jgn ngomong-ngomong ma suami !!

  3. @ bimo
    Memang benar, hamil di luar nikah itu masalah. Namun bukan persoalan itu yang ditanyakan oleh si penanya.

    @ fee-3
    Terima kasih atas prasangka baik dari Anda bahwa saya lebih tahu daripada Anda. Yang saya tidak mengerti, mengapa Anda mengatakan bahwa saya menanggung dosa perzinaannya? Bukankah saya sudah mengarahkan dia “supaya tidak lagi terjerumus dalam perzinaan”?

    @ Ricky
    Terima kasih atas tambahan sarannya. Aku menghargainya.

  4. sebenarnya perasaan itu juga pernah aku rasakan..
    Teramat sulit memang karena kita dikhianati oleh orang yang kita sayangi, palagi kita sudah memberikan semuanya..
    Dulu, aku juga sempat hampir terjerumus ke perzinahan, tapi gak sampai menggadaikan keperawanan. tapi bagaimanapun juga itu adalah perbuatan yang dilarang oleh agama, semua agama bahkan. sekarang kita gak bisa menyesali, karena semua sdh terjadi.
    saranku hanya cobalah kita untuk selalu lebih dekat kepada Allah SWT, minta petunjuk kapadaNya. Dan untuk cara melupakannya, kamu harus lebih banyak mengingat keburukan2 pacaramu itu. dan tanamkan dalam otakmu bahwa pacarmu itu tidak pantas untuk bersanding denganmu..
    Dia hanya seorang pengecut yang hanya bisa bicara kesana-kesini tanpa tau apa itu arti komitmen dan cinta sejati.
    kalu kamu memang benar2 ingin melupakannya, maka niatkan dari sekarang dan lakukan dari sekarang…
    Thx bgt…

    (Jadilah perempuan yang punya prinsip)
    wassalam…

  5. melupakan seseorang yang pernah dicintai emank tidak mudah, tapi menurut aq jika kita sudah berniat dengan tulus pasti ada jalan untuk itu. yakinlah bahwa Allah tidak pernah tidur dan Ia selalu melihat segala sesuatu yang terjadi pada umatnya. sabar, tenang dan selalu berserah diri kepada Allah itulah kunci dari kebahagiaan.

Komentar ditutup.