Setelah Keperawanan Lenyap Disantap Dukun Cabul

Mungkin akulah wanita terbodoh sedunia. Menyerahkan keperawanan kepada seorang dukun cabul tanpa alasan. Pelacur saja lebih baik daripada aku. Mereka menjual diri demi sesuap nasi. Sepasang kekasih yang berzina mungkin juga lebih baik daripada aku. Mereka melakukannya atas dasar suka sama suka. Tapi aku…

Beberapa tahun lalu, aku kenal seorang pria. Tampan, ramah, dan saleh. Nyaris sempurna. Setidaknya, begitulah yang dilihat orang dari penampilannya. Dia suka menolong orang yang terkena ‘santet’.

Pada suatu ketika, santet orang yang ditolongnya berbalik mengenai dirinya. Begitulah yang dia katakan. Orang-orang di komunitasnya juga bilang begitu.

Pada suatu malam, dia menelpon aku. Dia ceritakan kronologi penyakitnya. Dia bilang terkena santet tertentu yang katanya hanya bisa disembuhkan dengan cara bersetubuh. Namun kalau denganku, katanya, dia cukup menyentuh kulitku, tidak sampai bersetubuh. Dia pun minta tolong padaku untuk mengizinkan dia menyentuh kulitku demi kesembuhannya. Aku pun menyetujuinya. Toh hanya menyentuh, pikirku.

Akan tetapi, aku terkecoh. Ternyata dia tidak berhenti pada menyentuh kulitku saja. Dia bohong. Dia renggut keperawananku.

Saat itu terjadi, aku dalam keadaan sadar. Sentuhan-sentuhannya melambungkan gejolak biologisku. Hati dan pikiranku hendak menolaknya, tapi gejolak itu teramat kuat. Aku terhanyut. Kendati aku bershalawat, percuma saja. Duuuh… bodohnya diriku.

Sesaat setelah kejadian itu, dia menghubungiku lagi. Dia bilang ingin melakukannya sekali lagi untuk mempercepat kesembuhannya. Tapi aku menolaknya. Malah aku berusaha menghindarinya. Aku tak mau berhubungan dengan dia lagi dalam bentuk apa pun. Sekarang pun aku tak tahu lagi dia entah di mana.

Kini, sebagai manusia normal, aku juga ingin menikah. Kuingin membangun rumah-tangga yg sakinah dengan orang yang kucintai dan mencintaiku. Aku ingin mengikuti sunnah Rasul ini. Tapi… aku tak berani.

Setiap kali ada seorang lelaki saleh mendekatiku, aku selalu merasa tidak pantas untuk dia. Akhirnya, kupilih menarik diri.

Apa yang harus aku lakukan, Pak? Apakah aku masih pantas berharap untuk dapat membina sebuah rumah tangga yang sakinah?

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Mau jawaban singkat atau panjang-lebar? Jawabanku: [1] Yang tetap harus kau lakukan hanyalah bertaubat; tetaplah untuk tidak lagi mendekati zina, apa pun alasannya. [2] Ya, kamu masih berpeluang besar untuk dapat membina rumah tangga yang sakinah.

Mau penjelasan lebih rinci? Baiklah.

Sebutan “bodoh” bukanlah julukan yang tepat bagi dirimu. Yang tepat, “belum tahu”. Saat itu, kamu belum tahu sepenuhnya bahwa godaan syetan dapat menimpa siapa saja, termasuk yang shalih sekalipun. Kamu belum tahu seluk-beluk rayuan maut “buaya darat”. Kamu juga belum tahu Kamu juga belum tahu kulit wanita itu sepuluh kali lebih peka daripada pria. (Lihat Ta’aruf Forever, hlm. 20)

Bila lelaki lebih mudah terangsang melalui pandangan mata, maka perempuan lebih mudah terangsang melalui sentuhan kulit. Itulah yang agaknya terjadi ketika kau terhanyut oleh gejolak biologis ketika dia menyentuh kulitmu.

Kau bukanlah satu-satunya wanita yang mengalami kejadian “aneh” itu. Malah ada sebuah buku kumpulan kisah nyata yang sebagian besar isinya mengisahkan terenggutnya keperawanan perempuan-perempuan di luar nikah gara-gara ketidak-tahuan si perempuan bahwa kulit mereka sangatlah peka.

Mengenai penjelasan yang lebih rinci mengenai taubat dari zina, juga mengenai kepantasan membina rumahtangga sakinah, silakan simak postingan “Kalau aktivis dakwah lakukan taaruf yang tidak islami“.

Wallaahu a’lam

5 thoughts on “Setelah Keperawanan Lenyap Disantap Dukun Cabul

  1. 1, Yang penting adalah untuk kamu bertoubat mohon ampunan Allah Swt, jagalah diri kamu baik baik jangan sampai tertipu bujuk rayu lelaki apalagi yang bukan muhrimnya, karena masa depanmu masih panjang, jadikanlah ini pengalaman serta pelajaran yang sangat berharga buat kamu agar kejadian yang menimpa diri kamu tidak terulang kembali.
    2, Insya Allah niat kamu untuk mengikuti sunah Rosul dapat terlaksana, mudah mudahan kamu dapat menjalin rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah, dan kamu mendapat pasangan hidup yang setia dan menerima keadaan kamu apa adanya. Amien …….

  2. saya sangat miris mendengar cerita di atas, tapi yang sudah terjadi tidak bisa kembali lagi karena waktu itu berjalan ke depan, sehingga harus selalu berbuat baik untuk menghapus keburukan tempo hari, pesan saya kepada semua orang biak pria maupun wanita yang mengaku sebagai muslim/muslimah mari kita bersama menjaga diri ini,yang notabene bukan kepunyaan kita tapi kepunyaan-Nya,berusaha selalu berada dekat dengan-Nya, meminta petunjukNya setiap akan melaksanakan keputusan-keputusan baik itu mudah atau berat,menambah pengetahuan kita tentang hakikat hidup kita dengan mempelajari Ayat-ayatNya serta Hikmah dan Nasihat dari Rasul-Nya, semoga kita dapat meraih RidhoNya dan kita semua dipertemukan dalam surgaNya. Amien

  3. Ass
    Mnrut sya jln satu2ny hnylh taubt!dn allah maha pgampun!brdoalh kpda allah agr iya mmbrikan jln yg trbaik bgi mu!jka suatu saat kmu jmpa jemah tblig yg sdng dmsjd mu dn mrka mmbwa istriy untk brdawah tp istr y mmbuat prgram di dlm rmh silakn kmu ikut pgajian dn muzkrah mrka! Krn apa yg mrka lakukn mmg sprt sahabyh pd zman nbi! Mgkn dgn itu kmu akn taw apa arti sunah dn bgaimna pran wnita dlm islam dn trtbny

  4. Dg crt yg d ats it adlh slh 1 pljrn bwt sy jg,krn sy jg s’or wnt,dn mnrt sy sbaikx km brtobt dg s’sngguhx krn insyallh allh akn mnrm taubt km,pkrj’an yg tlh km krjkn it adlh prbuatn yg sgt dosa akn ttp ada ds yg lbh bsr dr pdx yitu rasan2,ds inlh yg sulit unt d ampuni,dn smg km dpt mnjlani sunnah rosul amiin

Komentar ditutup.