Arsip

Konsultasi: Perempuan tanpa rahim

Izinkan saya memperkenalkan diri, nama saya riskiyah, 29 tahun, Nona. skarg sibuk mengajar di sekolah sd swasta islami. saya tinggal di jakarta. Mohon sarannya untuk masalah saya ini. Saya gadis 29 thn, tapi belum menemukan calon/teman baik untuk pandangan hidup saya. Tapi saya juga bingung/minder karena saya tidak sama seperti perempuan seumuran saya. Di umur saya 25 thn yang lalu saya mengalami operasi angkat rahim, krn penyakit kista dan miom disertai dgn pendarahan. artinya saya skrag adalah perempuan tanpa rahim dan kelak tidak bisa memberikan keturunan.

Menurut, Bapak bagaimana cara saya berikhtiar agar saya tidak minder untuk mendapatkan teman baik saya? Apakah masih ada laki-laki yang dengan ikhlas kelak bisa menerima saya apa adanya??????? Apakah ada bacaa/doa/zikir yang bisa membantu saya. Mohon bimbingannya pak. TErima kasih sebelumnya, semoga Allah meRahmati kehidupan Bapak. Amien

Tanggapan M Shodiq Mustika: Baca lebih lanjut

Ta’aruf Network (jaringan persahabatan dan/atau perjodohan)

Marilah, wahai muslim dan muslimah, kita jalin hubungan persahabatan dan/atau perjodohan secara islami melalui Ta’aruf Network. Yo ayo ayo… gabung, ya! Caranya, pertama: Isi formulir pendaftaran dengan meng-klik di sini. Setelah proses pendaftaran ini kita selesaikan, kita menjadi anggota. Kemudian, dengan sesama anggota, kita bisa saling menyampaikan pesan, baik secara publik maupun secara privat.

Daripada menunggu jodoh, lebih baik…

Tolong donk Pak Ustadz…!!!!!! Minta Masukannya..??? Begini Pak, umur aku kan masih 20 dan masih kerja. kadang aku diledekin ma temenku. (udah punya cwo lom, kapan mau nikah, ntar klo hamil ga da temennya lho). secara temen2 ku dah pada merid dan mereka banyak yang hamil juga. Aku kan merasa agak2 TERSINGGUNG, ya walaopn mereka dengan bercanda secara aku kan lom punya cwo. Memang sich manusia ga ada yang sempurna dan aku tau itu, tapi aku pengen punya cowo seperti apa yang aku inginkan (sholeh, pekerjaan tetap, tggng jawab, setia). Menurutku ini kriteria yang standart.
Apa aku SALAH jika aku sering nolak cwo dan apa aku terlalu PILIH2 dalam mencari pasangan hidup..???? Sebelum aku bener2 sreg dan merasa ada yang cocok denganku, maka aku ga nerima dia, daripada MENYESAL kemudian hari…!!!!!! Aku berfikir, apapun yang diberikan padaku oleh Allah SWT pasti itu yang terbaik buatku walopun kenyataannya ga seperti yang aku inginkan. Cukup ini yang aku tanyakan.

Jawaban M Shodiq Mustika:

Baca lebih lanjut

Belum ingin nikah, perlukah taaruf?

Bapak M Musodiq Mustika YAng saya Hormati sebelumnya saya minta maaf karena saya pembaca yang baru !

setelah sering saya membaca artikle yang bapak tulis saya jadi tertarik untuk konsultasi masalah saya

saya sekarang baru menginjak usia 21 dan hendak menginjak 22 saya dudah di perkenalkan dengan seorang wanita pilihan orang tua saya yang tak lain adalah rekan ayah semasa SMA beliau hendak mengenalkan Putrinya kepada saya dan saya kaget dengan adanya tawaran seperti itu karena entah kenapa saya masih merasa kalo saya itu masih jauh untuk menginjak hal-hal yang lebih serius.

kalo boleh jujur Pacaran saja saya ga pernah yah paling juga baru 1 kali dan itu juga ga berlangsung lama karena sangat singkat dan itu juga waktu SMA, menurut Bapak usia Normal untuk menikah pada seorang laki-laki itu di usia ke berapa Pa. dan saya masih dalam tahapan mengenal dia dan menurut syariat Agama sih dia Bagus gadis yang solehah tapi saya masih merasa jauh dengan ke adaan saya, saya yang masih suka main, nongkrong2 sama temen, terus gaul di Internet apa pantas dengan gadis yang taat kepada Agama, dan memang dalam hati kecil saya ingin sekali mendapat gadis yang solehah tapi saya masih suka merasa Minder dengan keadaan saya yang frofesinya sebagai Operator Di sebuah Warnet swasta.

dan saya mohon bantuan bapak saya harus gimana? apa saya haru Ta’aruf dulu dan pengalaman di Ilmu Agama saya Agak Kurang Gimana menurut pandangan Bapak,
dan 1 lagi nih pa gimana caranya mendapatkan Buku-buku Bapak apa ada di Toko-toko buku sedangkan daerah saya jauh dari toko-toko buku besar dan saya tinggal di daerah Kuningan Jawa Barat..

sekian surhatan saya dan mohon kiranya bapak memberikan bimbingan nya kepada saya selaku manusia yang haus akan ilmu Agama dan mohon di maafkan jika ada kata-kata yang tak berkenan di hati Bapak Terimakasih setitik ilmu dan Doa sangat saya Harapkan……

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Baca lebih lanjut

Bingung pilih 1 diantara 3

Saya … umur 18 tahun. Saya mau cerita ttg problem saya. Saat ini saya sedang menjalin hubungan dgn seseorg sbut saja si “A”. Saya kenal dia dari dunia maya dan hubungan kita sudah 9bulan tapi kita sama sekali blm prnh ktemu. Dia juga ingin menikahi saya. Namun saat ini saya juga mempunyai 2orang teman laki – laki yang ingin menikahi saya juga. Sebut saja si “B” usianya sudah agak tua dan si “C” masih muda sama seperti si “A”,dan menurut saya pekerjaan mereka sama – sama sudah bagus namun ditinjau dari segi perekonomiannya si “B” lebih mapan dari mereka. Menurut saya ketiganya sama – sama bagus. Ow,ya semuanya saya kenal dari dunia seperti itu. Saya bingung sekali untuk memutuskan persoalan besar ini pak. Menurut pak ustadz saya harus pilih yang mana? Mohon dibalaz pak ustadz..

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Baca lebih lanjut

Konsultasi: Cara mudah mencari pacar

Assalamu’alaikum. Wr. Wb.
Pak M Shodiq Mustika, nama saya Moh. Gagan, sy seorang ikhwan, usia sy skrang 21 th.
Pak M Shodiq jujur saya mulai suka kepada lawan jenis sejak SD saya sudah mulai menyukai kepada lawan jenis (akhwat), namun yang menjadikan beban hidup saya ini adalah jujur sampai sekarang saya belum pernah merasakan sekalipun apa itu pacaran, namun saya sebagai ikhwan saya normal karena saya tiap melihat akhwat yang cantik jujur perasaan degdegan mulai bangkit, perasaan suka mulai bangkit, mungkin ini curhat tapi saya pernah merasakan satu kali rasanya jatuh cinta yang sangat luar biasa yang pernah saya alami, ini benar-benar sesuatu hal yang tidak saya harapkan tapi perasaan itu timbul dari mata turun ke hati saya yang paling dalam kejadian itu memang terjadi pada bulan april 2008 kepada anak mahasiswi yang seangkatan sama saya.
saya sekarang Mahasiswa mau ke semester 5, ju2r saya sudah berani perhatian, ngerayu-ngerayu, sampai nembak ke ikhwan mulai semester 3 perguruan tinggi.

Demikian Dik Gagan memulai curhat dan sekaligus konsultasi. Selanjutnya, Baca lebih lanjut