Arsip

PDKT antara ikhwan-akhwat aktivis dakwah

1. Dlm melakukan aktivitas,khususnya agenda dakwah, biasanya ikhwan dan akhwat paham betul utk ga terlibat jauh dlm mendiskusikan hal2 yg ga urgent, selain itu mereka jg terpisah alias ga ikhtilat. Dg begitu gmn bisa si penanya melakukan hal yg disarankan bpk itu?
2. Semua kebaikan2 yg ditunjukkan kpd si akhwat seperti meminta memilihkan buku2, dsb bila saya simpulkan bukankah itu merupakan “topeng” bagi si penanya yg kemudian bs aja hal itu dilakukan krn “ada maunya” yaitu utk mendptkan hati si akhwat, dan itu adalah sebuah penjebakan krn apa yg dilihat si akhwat adlah “kebaikan” si penanya.
3. Kemudian pd saran yg berikutnya yaitu pd “beri perhatian”. Bila demikian saran bpk,apakah itu berarti si penanya ga menundukan pandangannya kpd si akhwat smpe-smpe 2 helai rmbut aja bs kelihatan sm dia?

Jawaban M Shodiq Mustika:

Yang ukhti persoalkan itu sering kubahas. Karena itu, jawabanku terutama adalah untuk menunjukkan artikel-artikel penjelas. Baca lebih lanjut

Konsultasi: Restu orangtua dan keluarga

Beberapa hari belakangan ini, aku sering jumpai satu masalah yang serupa: masalah restu orang tua (dan keluarga) untuk menerima calon menantu (atau anggota keluarga baru). Lagi nge-trend ‘kali, ya? Heran deh gue… Meski di blog Pacaran Sehat ini, aku sudah beberapa kali membicarakan persoalan restu orangtua pacar, masih saja ada banyak yang bertanya-tanya.

Jangan-jangan, para pembaca sulit memahami kata-kata yang kutulis. Semoga tidak begitu. Mudah-mudahan mereka yang bertanya itu didorong oleh rasa penasaran dan hasrat untuk peroleh penjelasan yang lebih mendalam.

Paling tidak, Baca lebih lanjut

Konsultasi: Cinta ataukah anggap sebagai adik saja

asalamu’alaikum ustad. saya orang yang dulu pernah konsultasi sama bapak, masalah masih mencintai mantan [pacar]…. dulu saya pesimis bakal ketemu orang yang seperti dya: rajin ibadah, sopan dll, yang jarang ditemukan pada kebnyakan orang biasanya. saya minta sama ALLAH untuk dipertemukan dgn jodoh saya orang yang mirip dgn mantan sya itu, dan 3 bulan kemudian saya ketemu dengan orang yang mirip dengan mantan saya. sya berfikir ALLAH mengabulkan permintaan saya, tapi sya tidak mengerti…

😦 bukan secra fisik tapi sikap nya. saya dekat dengn dya, tapi hanya sebatas itu saja. saya suka dengannya, tapi saya tidak pernah tau bgaimana perasaan dya. dya tau perasaan saya padanya. kalo saya sms, dibales. tapi selalu saya yang mulai duluan. saya bingung, apa maksudnya?

berulang kali saya coba menata hati, untuk tidak terlalu berharap, tapi saya tidak bisa membohongi diri saya, saya sayang…..

kalau menurut saya, dya memberi respon tapi saya tidak tau apa maksudnya *dya suka sama saya*? *dya anggap sya sbagai adiknya*?

sya bingung. menurut ustad, apa yang harus saya lakukan?

Jawaban M Shodiq Mustika:

Baca lebih lanjut

Konsultasi: Supaya calon suami diterima keluarga

pak ustad, saya mau tanya gimana menyakinkan keluarga saya agar calon suami saya diterima, cos pacar saya pgen segera menikahi saya, tapi keluarga gak setuju lantaran kita beda sosial,dia hanya lulusan SMA sedangkan saya Sarjana, pekerjaanya pun hanya penjaga toko, keluarga melarang karena,. dia belum mapan?? selain itu kami pacaran udah pada tingkat tinggi..maksudnya pacaran kami udah jauh.. untuk itu kita pengen mengakhirinya dengan menikah,..cos kita pengen halal dimata Tuhan, secara kita udah sering melakukan perbuatan hina.., n kita ingin bertobat dengan jalan nikah

Jawaban M Shodiq Mustika:

Baca lebih lanjut

Konsultasi: Merasa bersalah dan ingin si dia kembali

saya mau tanya, dlu saya pernah pacaran selama lbh dari 13 bulan dan pihak keluarga dia pun jg sdh tau saya. saya pacaran bukan seperti pacaran islami, tetapi malah sudah mendekati zina.pada saat itu pacar saya mengikuti saya (klo saya ajak beribadah ya ikut beribadah, kalo saya ajak maksiat ya dia ikut saya) akan tetapi saat itu saya masih jauh dari agama saya. dan suatu hari kami putus (itu jg yg mutusin dia,cewek) karna saya yg bikin masalah.setelah itu kami msh tetap temenen, saling menjaga tali sillaturohim. setelah kurang lebih 2 thn kami hanya sebatas teman, aku ingin dia kembali tetapi dia sudah punya cowok sedangkan saya belum pernah ada cewek lain setelah dia.

sampai sekarang saya sudah menyatakan perasaan saya ke dia sudah 2 kali.tapi dia masih tetap kekeh dengan tidak mau sama saya lagi. dilain sisi skrg saya bersyukur karena saya telah tersadar apa yg kulakkan dulu dan melalui dia saya mendapatkan sesuatu yg saya sebut dengan hidayah.alhamdulillah skrg saya melaksanakan kewajiban saya sebagai orang muslim dan ingin selalu menjadi orang yg lebih baik dan beriman.akan tetapi skrg saya melihat mantan pacar saya sudah berubah,saya melihatnya dia jauh dari agamanya (islam).dan karena itu juga sekarang saya merasa bersalah karena saya sebagai mantannya yg dl pernah bersama tidak menanamkan suatu kebaikan sehingga skrg dia seperti ini.dan skrg saya ingin memperbaikinya karna sampai sekarangpun saya masih sayang sama dia.bahkan jika dia mau menikah,saya sanggup untuk menikahinya dan itu yg saya inginkan sekarang.tetapi dia sampai skrg masih menolak saya.

saya sudah berikhtiar, apa ikhtiar saya msh blm sempurna? Mohon sarannya saya harus bagaimana

Sebelum saya menyampaikan saran, Baca lebih lanjut

Konsultasi: Cara mudah mencari pacar

Assalamu’alaikum. Wr. Wb.
Pak M Shodiq Mustika, nama saya Moh. Gagan, sy seorang ikhwan, usia sy skrang 21 th.
Pak M Shodiq jujur saya mulai suka kepada lawan jenis sejak SD saya sudah mulai menyukai kepada lawan jenis (akhwat), namun yang menjadikan beban hidup saya ini adalah jujur sampai sekarang saya belum pernah merasakan sekalipun apa itu pacaran, namun saya sebagai ikhwan saya normal karena saya tiap melihat akhwat yang cantik jujur perasaan degdegan mulai bangkit, perasaan suka mulai bangkit, mungkin ini curhat tapi saya pernah merasakan satu kali rasanya jatuh cinta yang sangat luar biasa yang pernah saya alami, ini benar-benar sesuatu hal yang tidak saya harapkan tapi perasaan itu timbul dari mata turun ke hati saya yang paling dalam kejadian itu memang terjadi pada bulan april 2008 kepada anak mahasiswi yang seangkatan sama saya.
saya sekarang Mahasiswa mau ke semester 5, ju2r saya sudah berani perhatian, ngerayu-ngerayu, sampai nembak ke ikhwan mulai semester 3 perguruan tinggi.

Demikian Dik Gagan memulai curhat dan sekaligus konsultasi. Selanjutnya, Baca lebih lanjut

Curhat: Cinta sejak pendengaran pertama

Perkenalkan nama aku Rani, kelas dua sebuah SMA di Siak [Riau]. Aku punya masalah seputar cinta. Gini ceritanya, setahun yang lalu aku dicomblangin sama seorang cowok, namanya Reza.

Awal pertama kenalan itu lewat telepon. Hebatnya, saat pertama telepon-teleponan itu memakan waktu yang sangat lama, yaitu tiga jam! Bayangin deh, itu kan kali pertama ngobrol, kali pertama kenal. Nggak tahu kenapa aku sama dia bisa cocok banget. Mulai selera musik, makanan favorit, sampai pandangan tentang cinta.

Datangnya dia dalam hidupku bak angin segar yang mengalir menusuk ke dalam kalbu. Sumpah, rasanya aku melayang dibuatnya. dia pun sudah mulai menunjukkan sinyal-sinyal cinta kepadaku.

Terus, Baca lebih lanjut