Tag Archive | ekspresi cinta

SMS Mesra #3 (untuk Idul Fitri)

pak Ustad sebentar lagi kan Lebaran, nah klo lebaran akan banyak sMs masuk yang ngucapin “selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir & bathin”, umumnya kata2 ucapan tersebut sering dengan pantun, nasehat, dan seabrek kata2 kreatif yg lucu, menarik, dan indah jika kita baca… Nah saya memerlukan saran dari pak Ustad bagaimana cara ngunkapin ucapan selamat lebaran tapi di dalam ucapan tersebut tersirat perasaan suka, cinta, romantis, dan perhatian kita pada seseorang yang ingin kita jadikan pacar.. bagaimana klo pak Ustad memberikan sedikit contoh kata2 ucapan selamat tersebut. jadi bukan cuma sekedar ucapan selamat tetapi sekaligus tersirat kata2 cinta… tolongin ya pak ustad karena sekarang saya sedang suka dgn seseorang dan ingin saya jadikan pacar. ma kasih…sebelumnya

Jawaban M Shodiq Mustika:

Baca lebih lanjut

Konsultasi: Supaya PeDe Katakan Cinta

pak ustad saya menyukai cewek, tapi saya g berani buat ngungkapin perasaan suka saya kepadanya.. saya merasa g pede n malu banget klo ngungkapin nya.. pernah saya nembak cewe tapi setelah itu saya g berani lagi dekat sama dia, saya merasa kehilangan muka di depannya, sungguh saya benar-benar seperti seorang pecundang sejati… saya merasa g pede karena sy banyak kekurangan nya, dilihat dari fisik saya serba kekurangan.. badan saya pendek, dan wajah saya sangat-sangat apa adanya, barang kali ini yang membuat mental saya jatuh.. nah sekarang saya menyukai cewek lain, saya benar-benar mencintainya, saya g bisa kehilangan dia pak ustad.. saya merasa bahagia n senang klo berada dkat dgn nya dan klo lagi memikirin dia.. bahkan saya ingin sekali menikah dengan nya.. tapi masalahnya demi Allah pak ustad saya benar-benar g berani ngugkapin perasaan cinta saya.. bagaimana ne pak ustad saya merasa tertekan sekali.. bagaimana cara nya menimbulkan keberanian untuk mengungkapin perasaan saya??

Jawaban M Shodiq Mustika:

Baca lebih lanjut

SMS Mesra #2

Selain puisi, pantun pun cocok untuk isi SMS mesra. Sebagaimana puisi, idealnya pantun yang kita sampaikan itu ciptaan sendiri. Tapi ketika waktunya mendesak, mungkin “nyontek” pantun cinta tempo dulu (warisan nenek-moyang kita) nggak apa-apa.

Mau “nyontek”? Nih, saya kutipkan tujuh buah pantun Melayu lama. Saya mengambilnya dari buku Pantun Melayu (Balai Pustaka, 1920):

Baca lebih lanjut

Apakah Anda Mendukung Dakwah “Mesra Tanpa Zina”?

Saya baru saja menyelesaikan penyusunan naskah buku MESRA TANPA ZINA (Ekspresi Cinta Asmara Islami ala Ibnu Hazm al-Andalusi). Saya ingin tahu apakah Anda mendukung dakwah yang mengusung tema tersebut. Untuk pertimbangan Anda, saya kutipkan “Kata Pengantar”-nya di http://muslimromantis.wordpress.com/2008/05/08/mesra-tanpa-zina/.

Kalau Anda mendukung proyek dakwah ini, Baca lebih lanjut

Sikap Nabi terhadap Orang Yang Ekspresikan Cinta

Kapan[kah] Muhammad mengharamkan cinta,

Dan apakah ia menghina umatnya yang jatuh cinta.

Janganlah kau berlagak mulia,

Dengan menyebut cinta sebagai dosa.

Syair Ibnu Hazm (Di Bawah Naungan Cinta, hlm. 83) yang menyindir orang-orang yang melecehkan cinta tersebut mengingatkan saya pada sebuah hadits hasan dari Ibnu Abbas r.a. yang diriwayatkan oleh Thabrani (dalam Majma’ az-Zawâid 6: 209). Seperti yang saya ungkap kembali di bawah ini, Rasulullah saw. pun pernah menyindir beberapa sahabat yang memandang rendah sepasang pria-wanita yang saling jatuh cinta.

***

Baca lebih lanjut

Kiat Menulis Surat Cinta Romantis

Update 17 Juli 2008: Ibnu Hazm al-Andalusi (ulama besar di abad pertengahan) dan Abdul Halim Abu Syuqqah (ulama Ikhwanul Muslimin) membolehkan ekspresi cinta pranikah (dan bahkan juga prakhitbah). Lihat artikel Perlukah merahasiakan rasa cinta? dan Benarkah ulama Ikhwanul Muslimin mengharamkan pacaran? (2)

–Naskah semula:

Meski bentuk puisilah yang paling efisien dan efektif, surat cinta yang romantis tak harus berisi puisi melulu. Efisiensi dan efektivitas surat cinta bisa dapat lebih ditingkatkan melalui berbagai cara. Berikut ini beberapa kiat diantaranya.

1. Awal Surat

Jangan lupa, tanggalilah surat Anda (tanggal, bulan, tahun)! Lengkapilah pula dengan menyebut tempat Anda menulis. Misalnya:

Solo, 27 Maret 2008

Dengan adanya penanggalan seperti ini, surat cinta Anda menjadi bernilai historis, sehingga lebih berharga untuk disimpan dan dibaca berulang-ulang oleh si dia.

Lalu tulislah salam pembuka dengan disertai ungkapan yang memikat hati. Umpamanya:

Assalamu ‘alaykum, bidadariku tercinta.

Baca lebih lanjut