Posted by: M Shodiq Mustika | 4 Juli 2008

Awas! Taaruf praNikah = bid’ah sesat!!!

Disamping bahaya zina pada budaya pacaran, kita juga perlu mewaspadai bahaya lain yang bahkan lebih mengerikan, yaitu bid’ah pada budaya ta’aruf praNikah. Mengapa lebih mengerikan? Sebab, bahaya ini cenderung kurang disadari. (Pelakunya menyangka menunaikan sunnah Rasul, padahal melakukan bid’ah yang sesat dan menyesatkan.)

Baca Lanjutannya…

Posted by: M Shodiq Mustika | 3 Juli 2008

Nabi Muhammad pun pernah pacaran

Sejumlah orang masih belum mengerti mengenai pacaran dalam Islam. Mereka menyangka: “Islam hanya mengenal ta’aruf sebelum pernikahan.” Lantas untuk menolak islamisasi pacaran, mereka pun mengajukan pertanyaan: “Apakah pernah Siti Khadijah pernah pacaran dengan Nabi Muhammad SAW sebelum menikah? Apakah pernah salah satu sahabat Rasullah SAW pernah pacaran sebelum menikah? Bukankah pacaran itu merupakan produk Barat?”

Baca Lanjutannya…

Posted by: M Shodiq Mustika | 2 Juli 2008

Supaya Siap Menikah

“Ah, nggak perlu gamang dan takut begitu… Lihat nih, Pak De mu… tiga kali menikah, tiga kali cerai, dan nggak kapok juga…” Demikian kata-kata dalam ilustrasi kartun “Gamang Memasuki Gerbang Perkawinan” di kolom konsultasi psikologi, Jawa Pos, 30 Juni 2008. Namun, saya tidak hendak membahas humor tersebut. Di sini, saya lebih tertarik untuk mengutip kalimat-kalimat terpenting di kolom Baca Lanjutannya…

Posted by: M Shodiq Mustika | 1 Juli 2008

Konsultasi: Bila cowok tersinggung oleh ulah cewek

Assalamu ‘Alaikum Pak, saya mau konsultasi tentang pendekatan saya dengan seorang laki-laki, bagimana sebenarnya sifat laki-laki itu. Ceritanya begini, saya seorang wanita yg bekerja di daerah Depok, dan sudah 3 minggu saya coba ta’aruf dg ikhwan melalui sms dan telephon, sampai suatu hari dia ingin ta’aruf langsung (ketemu) dg saya. Tapi belum sampai jenjang selanjutnya ternyata dia sudah menghilang begitu saja. Hal itu disebabkan karena hal yang sangat sepele.

Satu malam setelah sholat maghrib dia sms ke saya tapi blm sempat saya jawab karena saya masih d kantor banyak pekerjaan, kemudian 2 jam kemudian ikhwan tersebut telp kerumah tetapi karena saya lembur jadi yang mengangkat telp rumah itu Ibu saya, dan dia (ikhwan) tsb bilang akan telp kembali. Setelah saya pulang sampai dirumah karena kecapean saya tdk sempat bls sms dia & jg tdk memberi kabar ke dia. Tapi paginya setelah sholat subuh saya baru balas smsnya.

Menurut saya, yang saya lakukan adalah masih tahap yang wajar, tapi kenapa semnjak kejadian malam tersebut malah laki2 (ikhwan) tersbut tdk ada kabar sama sekali, saya sudah berusaha u sms & telp tapi tdk ada jawaban apa2 dari dia.

Yang saya tanyakan apakah setiap laki-laki sangat tersinggung apabila jawaban sms itu terlambat….? Apakah dia hanya untuk mempermainkan saya saja…?

Terima kasih, saya tunggu jawaban dari Bapak. Wasalamu ‘alaikum.

Hamba Allah

Jawaban M Shodiq Mustika:

Baca Lanjutannya…

Posted by: M Shodiq Mustika | 30 Juni 2008

Panduan Pacaran Islami bukanlah ibarat bermain api

Aris Gaara berkata bahwa Panduan Pacaran Islami itu ibarat bermain api. Ia berpandangan: “Mungkin kl fisik bs saja dpisahkan. namun siapa yg tahu dg hati? Yg tiada berpacaran saja sudah ketar ketir, apalagi yg melegalkanny. Harus diingat bahwa dosa bkn hanya dnikmati seorang pemabuk miras tp jg pembuatny. Anda berani menjamin surga? Wallahua’lam.

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Panduan Pacaran Islami itu itu bukanlah ibarat bermain api. Isinya merangkum pandangan ulama-ulama terpercaya mengenai percintaan pranikah. Pandangan mereka itu justru Baca Lanjutannya…

Posted by: M Shodiq Mustika | 27 Juni 2008

Konsultasi: Bukan pacar tapi cemburu

AssLmualaikum.. Pa, ini Lanz yg “ga ingin pacaran tapi suka si dia“. Iya pa, Lanz udah ngebiasain aza ama dia, seperti biasanya ke temen2 yg lain. Tapi pa, ga tau kenapa,, kemaren2 kan dia rada deket ama yang laen,, temen2 pada ngeledek2in lagi,, nah.. ngedenger mereka ngeledekin dia ke cewe itu teh, Lanz jadi ga enak banget. Kayak ga ikhlas, ato ga tau kenapa. Emang sih, dia nya mah diem aja, ga terlalu mikirin temen2nya. Kenapa ya pa, padahal kan dia bukan siapa2nya lanz, tapi koq Lanz jadi ga enak hati….

Jawaban M Shodiq Mustika:

Baca Lanjutannya…

Posted by: M Shodiq Mustika | 26 Juni 2008

Masih perawankah bila sudah bercumbu?

Aluww dokter, saya nita cwe 20 th saya tinggal di Jogja, saya baru saja putus sama pasangan saya 6 bulan yang lalu, saya putus gara-gara dia berbuat yang tidak senonoh pada saya.

Kemarin waktu dia ajak saya liburan ke gunung dan sempet nyewa 1 kamar di villa (karena kamar tinggal 1 otomatis saya mau sekamar dengan dia) kami sempet berhubungan tapi saya tidak sadar pada waktu itu. Waktu saya sudah naik ke ranjang karena uda benar-benar cape naik gunung, tiba-tiba libido dia naik dan berusaha untuk menerkam saya, padahal saya berpakaian lengkap tidak telanjang. Yang ingin saya tanyakan apakah semua cwo kalo udah liat
cewe nafsunya akan seperti itu dok?

Pada waktu itu karna terlalu cape saya sempat tak sadarkan diri, tapi pasangan saya berusaha untuk membuka pakaian saya dan sempet mencium dan mengigit puting payudara saya, bahkan esok harinya puting saya merasa sakit dan berubah warna menjadi coklat kehitaman. Apakah ini berdampak buruk bagi saya dok? Apakah saya masih virgin?

Setelah dia mencium puting saya, kemudian tangannya berusaha untuk memegang kelamin saya bahkan tangan dia sempat menjambak rambut di kelamin saya, untungnya dia ga sempet memasukkan jarinya ke dalam Miss V saya. Apakah saya bener-bener masih virgin ato ga dok? Tolong penjelasannya, terima kasih……

yn

Jawaban dr. Ferry Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori