Posted by: M Shodiq Mustika | 17 Juni 2007

Konsultasi: Cara “melupakan” si dia

Tanya:

Assalamu’alaikum warahmatullah ustadz. Saya mau konsultasi. Saya suka sama seorang ikhwan.tapi…sekitar 2 minggu yang lalu dia meninggal karena kecelakaan.sampai sekarang saya belum bisa melupakan dia.saya masih sering nangis kalau ingat dia.seakan saya nggak rela atas semua yang terjadi.dia adalah seorang ikhwan yang benar-benar baik dan sholeh.saya amat mengaguminya.lalu bagaimana caranya supaya saya bisa lupa dia? dalam hati saya masih sangat rindu padanya.terkadang saya ingin sekali bertemu dengannya walau hanya dalam mimpi.tapi saya tahu…apapun yang masih saya harapkan padanya takkan mungkin terjadi.apa saya belum ikhlas melepasnya?lalu bagaimana caranya supaya saya tidak terlalu memikirkannya? Terima kasih.wassalamu’alaikum warahmatullah.

Jawab:
Waalaikumsalam warahmatullah. Saya bisa merasakan perasaanmu, ketika kehilangan seseorang yang sangat kita cintai, kagumi dan sayangi.

Untuk bisa 100% ikhlas itu, dibutuhkan waktu. Semakin dalam perasaan kita, maka semakin banyak waktu yang kita butuhkan untuk bisa ikhlas sepenuhnya. Jadi, kamu gak perlu terlalu menyalahkan diri apakah sudah ikhlas atau belum. Yang paling penting, kamu terus berusaha meningkatkan keikhlasan.

Untuk “bisa lupa dia” dan “tidak terlalu memikirkannya”, saya sarankan agar kamu menjalankan lima macam langkah berikut:

  1. Akuilah terlukanya perasaan kehilangan
    Sebaiknya kita mengakui dan menerima kenyataan bahwa dia telah tiada. Sebagai manusia biasa harus kita akui bahwa kita bisa terluka oleh rasa kehilangan, termasuk kehilangan si dia. Di samping mengaku langsung kepada Tuhan, kita bisa mengakui terlukanya perasaan kita kepada diri sendiri dan terutama kepada orang yang kita percaya. Curhat atau konsultasi yang telah kau lakukan ini merupakan langkah awal yang tepat untuk mengobati rasa sakitnya kehilangan dia. Tinggal melakukan langkah-langkah berikutnya.
  2. Lepaskanlah emosi negatif secara positif.
    Secara positif itu maksudnya: yang membuat diri tenang, nyaman, sehat, dan tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. Misalnya: [a] menangislah secukupnya untuk redakan perasaan yang sedang berkecamuk di hatimu, [b] bersalatlah atau berdo’alah kepada Allah, [c] di buku harian (diary) tulislah “Dear diary, sejak 2 minggu yang lalu dari kepergiannya, aku merasakan betapa sakitnya hatiku, betapa sedihnya diriku. Aku merasa tak ingin ia pergi jauh dariku. Andainya saja aku bisa memilih, aku ingin ia tak pergi dari hari-hariku.”
  3. Tenangkanlah gejolak jiwa secara sehat
    Melepaskan emosi negatif, secara positif sekalipun, terkadang belum memadai untuk melepaskan jiwa dari belenggu luka hati karena kehilangan dirinya. Sebab itu, kita butuh langkah lain, untuk menenangkan gejolak jiwa ini. Cara yang paling efektif adalah disesuaikan dengan kepribadian masing-masing. Bagi yang religius, berserah diri kepada Allah swt. Bagi yang menginginkan sehat, berolahraga bisa tenangkan gejolak jiwa.
  4. Gairahkanlah diri dengan keceriaan
    Perasaan sedih kala kehilangan dirinya, itu suatu kewajaran. Namun bila kita terus berlarut-larut dalam kesedihan, tentu hal ini tak kan bisa menghapus kesedihan kita. Maka cobalah untuk bersikap ceria. Tersenyumlah untuk menampakkan wajah keceriaan hingga membuatmu merasa benar-benar bisa untuk ceria kembali.
  5. Terimalah kegagalan sebagai peluang belajar
    Terimalah dan akuilah kegagalanmu dalam memiliki dirinya untuk jadi pasanganmu.
    You know, orang yang mengakui kegagalannya dalam bercinta lebih mudah bangkit menuju terjalinnya hubungan cinta lain yang lebih baik. Oleh sebab itu, daripada mengucap kata-kata penyangkal kegagalan, lebih elok kita kemukakan ungkapan-ungkapan yang bernada menerima kegagalan. Umpamanya: “kegagalan adalah pelajaran menuju kesuksesan…” Kita menganggap perginya seorang yang kita cintai di masa lalu sebagai tahapan menuju terjalinnya hubungan cinta lain yang lebih indah.

Tanggapan

saya yakin Allah punya rencana atas segalanya ,

Be Strong ya Mbak….

assalamu”alaikum wr.wb
saya ingin konsul ttg mantan pacar saya…
saya pacaran dgn dia baru 3 minggu,, saya putus dg dia krn terpaksa, ortu saya tdk setuju krn hasutan seseorg yg mngkn tdk suka dgn saya..
sya sudah mencoba menjelaskan kpd org tua saya, namun beliau tdk mempercayai saya, dan tetap melarang saya berhub dg dia,,
awalnya saya emosi, tapi saya mencoba untuk mengikuti apa yang dinginkan org tua saya,,
akhirnya kami pun putus,,itu dengan sangat berat hati,krn saya bnr2 sayang dgn dia,,
3bln berlalu sampai skrg saya sulit sekali melupakan mantan saya itu,klau teringat dg mantan saya,, ingin mengingat2 perbuatan jahatnya kpd saya,tp dia g pernah menyakiti saya,,,hingga saya menjalin hubungan dg seseorg,,namun tetap sulit,,
kadang saya merasa bersalah dg pacar saya saat ini,saya blm bisa mencintainya,,padahal dia begitu sayang dan perhatin kepada saya…
apa yang harus saya lakukan???saya bnr2 sangat bingung…..
terima kasih

wassalamu”alaikum wr wb

wa’alaikum salam wr wb
Untuk kurang kebingungan, silakan simak http://pacaranislami.wordpress.com/2007/07/09/bila-ibu-tak-meridhoi-pilihan-anda/ dan http://pacaranislami.wordpress.com/2007/06/17/cara-%e2%80%9cmelupakan%e2%80%9d-si-dia-2/
wassalam…

assalamu’alaikum wr.wb
saya ingin berkonsultasi dgn ibu
Saya hubungan dgn cewek udah 4 tahun,dan selama itu dia pernah mutusin saya dgn alasan yang nggak jelas, dan tahunya dia punyak cowok lagi tapi kalau putus dgn baik-baik nggak apa-apa tapi dia menghinaku karena waktu itu aku masih kuliah dan belum bekerja,dia minta balikan lg karen saya sayang bangt ama dia jadi saya terima dia,tapi tahunya dia melakukan kesalahan yang sama, Ibu saya harus bagaimana saya sangat sayang banget ama dia dan yang paling membuatku salah adalah saya telah melakukan hub dgn dia layaknya suami istri.dan baru satu hari mutusin saya dia udah punyak cowok lagi.

Tanggapan Admin:
Tunggu ‘bentar ya! Insya’Allah Pak Shodiq akan jawab tak lama lagi.

@ ian

wa’alaykum salam wr. wb.

1) Tampaknya kau menyesal “telah melakukan hub dgn dia layaknya suami istri”. Baguslah. Untuk selanjutnya, gunakan jurus-jurus penangkal zina. Lihat http://gaulgayarasul.wordpress.com/2006/12/30/5-jurus-jurus-penangkal-zina/

2) Jika sudah putus dengannya, maka apakah dia sudah ataukah belum punya pacar lagi, itu bukan urusanmu. Biarkan saja.

3) Kalau kau sakit-hati karena merasa dikhianati, percayalah bahwa masih ada banyak cewek lain yang lebih menghargai amanah dan kesetiaan. Perluaslah pergaulan!

4) Bila dia melakukan “kesalahan yang sama”, maka instrospeksilah juga. Apakah kau tidak pernah melakukan “kesalahan yang sama” kepadanya (dan kepada orang lain)?

5) Hubungan selama 4 tahun itu tergolong lama. Jadi, wajarlah apabila kau membutuhkan waktu yang lama untuk “melupakan” si dia. Tak perlu cepat-cepat cari pengganti dirinya. Sabar, ya!

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

assalamualaikum…,,saya merasa sanagat sedih sekali untuk itusaya ingin konsultasi,,sebelimnya saya ingin bertanya bagaimana supaya saya menjadi orang yang ikhlas dalam menerima sesuatu apalagi dalam hal percintaan,,saya menyukai seseorang ,dia adalah kakak kelasku dan sebentar lagi dia akan pelulusan,,aku tidakmau terlarut dalam kesedihan….,,,dan bagaimana supaya hati saya menjadi tenang dan menjalani semuanya dengan ikhlas..,,oh iya sayabelum mengertiapa itu cinta yang sebenarnya.terimakasih

[...] Di bawah ini, silakan sampaikan saran atau jawaban terhadap pertanyaan tersebut. [...]

Assalamualaikum wrb????

saya mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di jakarta jurusan manajemen.
saya sudah 2 tahun di tinggalkan seseorang yang saya cinta.dia telah meniggal dunia pada tahun 2005.
samapi saat ini saya belum bisa melupakan dia.dan sampai skrg ini saya belum punya percaya diri untuk mendapatkan dan membri cinta pada seorang laki- laki.karena saya trauma dgn masa lalu saya.
tolong bantu saya untuk menjadi wanita yang bisa menerima kenyataan dan ikhlas menerima coban dan dapat mengembalikan kepercayan diri saya yang hilang.
terima kasih

ass ustad
saya sudah coba lakukan semua yang tertera diatas
tapi ga da satupun yang bisa hapuskan rasa sayang saya pada dy
apakah terlalu naif saya berfikir dya jodoh saya? karena saya pernah mendengar kata2 dari salah seorang ustad “kalo rasa cinta kita begitu dalam kita rasakan pada seseorang dan kita juga telah minta petunjuk pada ALLAH mungkin dya adalah jodoh kita

ustad tolong bantu saya
walopun saya tau yang bisa membantu diri saya adalah diri saya sendiri

Tanggapan Admin:
Jawabannya di http://pacaranislami.wordpress.com/2008/05/22/konsultasi-masih-mencintai-mantan-pacar/

ass ww…
mba,kita akhwan yang senasib… hanya saja aku kehilangan ikhwanku yang mengajak aku ta’aruf karena beda usia. padahal bulan depan kami berencana tukar cincin dan akan menikah setelah idul fitri 1429H…..
ALLAH punya rencana yang lain,mba…
wass ww

Assalamu alaikum
bagaimana jk org itu msh hdp??
dl aku prnh sk sama tmn SMP aku,, tp udh 2 thn ga ktmu,, nth knp aku msh sk sm dia
dan skrg aku ingn mnganggp dia sbg tmn aku,,
krn aku tak mw sk sm dia lg,,
sprtinya cape sk sm org

@ Nita

1) Cara-cara tersebut berlaku pula bila si dia masih hidup.

2) Supaya tidak capek, jangan pusatkan perhatian pada satu orang saja. Bagikan perhatian kepada yang lain, disamping kepada si dia.

allow,,,nie aq Agung,,aq udah pcrn slma 1bln,awaly sie asyk2 ja,,,tp stlah 2mggu hbngn’aq s5 dy jd ruyam,,,,aq sndri jg g tau knpa dy bs brubh s5 aq,dy sllu cuek s5 aq,pdhal appun yg dy mnta sllu aq pnuhi,,,skrng aq lg ptah hati bwnget…………gmna sie cra nglupain dy……………

Leave a response

Your response:

Kategori